Jumat, 05 Desember 2025

Tingkatkan Kemampuan Publikasi, PGSD Unmuh Jember Selenggarakan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah


   

 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah bertema “Struktur Penulisan Artikel di Jurnal Ilmiah” di Gedung FKIP pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini diikuti 60 mahasiswa semester 1 dan 3 sebagai upaya meningkatkan kompetensi penulisan artikel ilmiah sesuai standar jurnal Sinta 3.

    Kegiatan ini dadasari oleh kebutuhan peningkatan kemampuan menulis artikel ilmiah yang sistematis dan berbasis kaidah jurnal. Banyak mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam memahami format dan struktur penulisan yang benar, sehingga memengaruhi peluang publikasi di jurnal bereputasi.

    Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan yang menuntut komunikasi riset yang jelas dan terstruktur, pembekalan semacam ini menjadi penting. Dengan pemahaman yang tepat, mahasiswa dapat menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik serta mampu bersaing pada tingkat nasional maupun internasional.


    Workshop menghadirkan pemateri Nurhasanah, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Jember, yang menyampaikan panduan praktis dan teoritis mengenai struktur penulisan artikel ilmiah, mulai dari judul, abstrak, pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, hingga kesimpulan. Melalui materi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan motivasi untuk menulis dan melakukan publikasi ilmiah secara konsisten.

    Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk aktif menghasilkan karya tulis ilmiah sebagai bentuk kontribusi terhadap penilaian akreditasi program studi serta penguatan budaya akademik di lingkungan PGSD Unmuh Jember.

    Dengan terlaksananya workshop ini, tercipta suasana akademik yang lebih kondusif. Mahasiswa diharapkan semakin terdorong melakukan penelitian dan berkontribusi melalui publikasi ilmiah yang berkualitas, sehingga turut mendukung peningkatan mutu akademik institusi.

Quality Showcase : Unmuh Jember Gandeng UniMAP Perluas Kerja Sama Internasional



Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus memperluas jaringan kerja sama global. Melalui Bidang Pengembangan Kerjasama Nasional dan Urusan Internasional, Unmuh Jember menggelar kegiatan Quality Showcase bersama Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Lobby Akademi Pariwisata (Akpar) Unmuh Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik Unmuh Jember, bersama delegasi UniMAP. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan peluang kolaborasi strategis yang dapat dikembangkan oleh masing-masing fakultas, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, bidang penelitian, maupun bidang pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi atas kunjungan UniMAP dan terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi kampus.

“Selamat datang di Unmuh Jember. Ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kerja sama antar universitas dan menjadi wadah untuk pengembangan inovasi dari kita,” ujarnya.

Suasana diskusi berlangsung dinamis melalui Focus Group Discussion (FGD) antar fakultas. Para peserta terlihat aktif bertukar gagasan mengenai potensi program kolaboratif, seperti rencana proyek pengembangan teknologi dan pertanian berkelanjutan. Meskipun diskusi berlangsung serius, suasana tetap hangat dan komunikatif. Ide-ide inovatif dari kedua institusi mengalir dengan antusias, mencerminkan komitmen kuat untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Quality Showcase ini, Unmuh Jember berharap dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional guna meningkatkan daya saing akademik serta memperluas dampak positif bagi masyarakat. Sementara itu, delegasi UniMAP menyampaikan kesiapan mereka untuk melanjutkan kerja sama konkret di masa mendatang.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas kampus, sebagai langkah awal untuk merancang program kolaboratif yang lebih terstruktur dan implementatif.




Kamis, 04 Desember 2025

Mahasiswi Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Raih Juara 1 Karate di Kejuaraan Piala Direktur Poliwangi 2025


Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh mahasiswi Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Mahasiswi semester 1 tersebut sukses meraih Juara 1 kategori Kata Perorangan dalam Kejuaraan Karate tingkat Kabupaten Banyuwangi Piala Direktur Poliwangi 2025 yang digelar pada 14–16 November 2025 di Banyuwangi Park.

Dalam wawancara, ia menceritakan perjalanan panjangnya menekuni dunia karate. Ketertarikannya pada bela diri telah tumbuh sejak kecil karena berada di lingkungan militer. Rasa kagum muncul ketika melihat teman-teman seusianya berani tampil dan mendapatkan apresiasi langsung dari Komandan Batalyon. Hal itulah yang menjadi motivasi awalnya untuk serius menekuni karate.

Ia mulai berlatih sejak usia 10 tahun dan terus mengasah kemampuannya hingga mencapai tingkat sabuk hitam. Menjelang kompetisi Piala Direktur Poliwangi 2025, ia berlatih intens selama dua bulan. Setiap malam ia rutin melakukan latihan fisik serta pendalaman teknik khususnya pada kategori kata. Usaha dan kedisiplinannya membuahkan hasil saat ia berhasil keluar sebagai juara pertama.

Ia berharap untuk tetap rendah hati meskipun sudah berhasil menjuarai kompetisi ini.

“Harapan saya setelah menjuarai kejuaraan ini adalah agar saya bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik, tetap bertanggung jawab, tidak sombong, dan semoga ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat bagi diri saya maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membawa hasil gemilang. Universitas Muhammadiyah Jember pun kembali menambah deretan mahasiswa berprestasi yang mengharumkan nama kampus di kancah olahraga daerah.

Senin, 01 Desember 2025

Perkuat Organisasi, HIMABIN Gelar Kongres 2025

Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (HIMABIN) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan konsistensinya dalam membangun organisasi yang solid dan kader yang berkualitas. Hal itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Kongres HIMABIN 2025 pada Sabtu (29/11/2025) di Gedung Alfanani, yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme mahasiswa.

Mengusung tema “Membangun Kesadaran Kolektif untuk Menguatkan HIMABIN dan Melahirkan Regenerasi yang Tangguh dalam Arus Perubahan,” kongres ini menjadi momentum penting bagi HIMABIN untuk meneguhkan kembali komitmen organisasi dalam menghadapi dinamika zaman. Tema tersebut mencerminkan dorongan mahasiswa PBSI untuk terus adaptif, solid, serta responsif terhadap berbagai tantangan baik di lingkungan kampus maupun dalam konteks perkembangan ilmu bahasa dan sastra Indonesia.

Acara resmi dibuka oleh Pembina HIMABIN, Dr. Dzarna, M.Pd., yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memulai kongres dengan penuh kekhidmatan.
“Marilah kita buka acara kongres pada pagi hari ini dengan bacaan basmalah bersama-sama,” tuturnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta.

Kongres HIMABIN 2025 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian penting dari implementasi program kerja yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas organisasi dan pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa PBSI. Melalui forum ini, mahasiswa dibimbing untuk memahami struktur dan dinamika organisasi secara lebih mendalam, sekaligus dilibatkan dalam proses penyusunan kebijakan, evaluasi program kerja, hingga penentuan arah organisasi ke depan.

Suasana kongres tampak hidup dan dinamis. Setiap sesi mulai dari penyampaian pasal-pasal HIMABIN, laporan pertanggungjawaban, diskusi program, hingga agenda regenerasi kepengurusan dipenuhi partisipasi aktif mahasiswa. Para peserta tidak hanya hadir sebagai pendengar, tetapi juga sebagai aktor utama yang menyumbangkan gagasan, kritik, serta visi untuk memajukan HIMABIN.

Melalui penyelenggaraan kongres ini, HIMABIN berharap lahir generasi pemimpin baru yang lebih inovatif, tangguh, dan memiliki komitmen kuat untuk membawa organisasi menuju arah yang lebih progresif. Regenerasi ini menjadi modal penting bagi HIMABIN untuk terus maju, sejalan dengan perubahan dan perkembangan dunia pendidikan bahasa Indonesia.

 

Akademisi Teknik Lingkungan Unmuh Jember: Banjir Sumatra Bukti Kerusakan Lingkungan Sudah di Titik Kritis

Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra kembali membuka luka lama persoalan lingkungan di Indonesia. Menanggapi situasi tersebut, Dr. Latifa Mirzatika Al-Rosyid, S.T., M.T., Kepala Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), menegaskan bahwa bencana ini merupakan “alarm keras” atas kerusakan ekologis nasional yang semakin parah, terutama pada Daerah Aliran Sungai (DAS), tata ruang, dan dampak perubahan iklim yang makin terlihat nyata.

Menurut Dr. Latifa, banjir yang terjadi bukan sekadar akibat curah hujan tinggi, namun merupakan gambaran kompleks dari masalah lingkungan yang telah berlangsung lama. Sumatra, yang mencatat tingkat deforestasi tinggi. mengalami penurunan drastis kemampuan tanah menyerap air. Hilangnya tutupan hutan, meningkatnya erosi, serta sedimentasi sungai menyebabkan aliran permukaan meningkat tajam. 

“Ketika DAS rusak, hujan dengan intensitas sedang pun sudah cukup untuk memicu banjir. Apalagi saat terjadi hujan ekstrem seperti sekarang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim global memperparah situasi ini. Atmosfer yang semakin hangat mampu menyimpan lebih banyak uap air, sehingga hujan ekstrem turun dalam waktu singkat dengan intensitas jauh lebih besar. Fenomena cuaca seperti La Niña dan ketidakstabilan monsun Asia–Australia turut memicu curah hujan luar biasa di Sumatra. Kombinasi antara DAS yang rusak dan intensitas hujan yang meningkat akibat perubahan iklim menciptakan kondisi banjir yang sulit dikendalikan.

Dr. Latifa juga menyoroti urbanisasi cepat di berbagai kota besar di Sumatra yang tidak diimbangi dengan modernisasi sistem drainase. Saluran air tidak diperbarui sesuai pertumbuhan kota, banyak pemukiman berada di bantaran sungai, dan sampah yang menumpuk kerap menyumbat aliran. 

“Banjir ini bukan hanya fenomena alam, tetapi konsekuensi dari pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan,” tambahnya.

Selain merusak permukiman dan infrastruktur, banjir besar juga berdampak langsung pada kualitas air sungai dan sumur warga. Air banjir membawa lumpur, limbah domestik, limbah pertanian, hingga overflow septic tank yang mencemari sumur dangkal. Kontaminasi ini meningkatkan risiko penyakit berbasis air seperti diare, kolera, disentri, leptospirosis, hingga penyakit berbasis vektor akibat genangan seperti demam berdarah. Dr. Latifa memperingatkan bahwa fase pascabencana adalah masa paling kritis karena kualitas air bersih biasanya menurun drastis.

Dalam penanganan banjir di Indonesia, Dr. Latifa menilai terdapat banyak aspek penting yang sering luput. Ia menyebut minimnya pendekatan terpadu dari hulu hingga hilir, lemahnya tata ruang berbasis risiko, kurangnya penggunaan solusi ekologis seperti wetland buatan dan sumur resapan besar, serta lemahnya pengelolaan data hidrometeorologi. Selain itu, sanitasi pascabencana jarang menjadi prioritas meskipun dampaknya sangat besar terhadap kesehatan masyarakat. Ia menekankan perlunya keterlibatan akademisi sejak tahap perencanaan, bukan setelah bencana terjadi.

Terkait langkah darurat setelah banjir surut, Dr. Latifa menekankan pentingnya pemulihan sumber air bersih melalui klorinasi sumur, penggunaan sementara air dari PDAM, serta pembersihan lumpur dan sedimen yang membawa kontaminan. Pembersihan fasilitas umum, pengelolaan sampah pascabencana, dan perbaikan drainase menjadi langkah krusial sebelum masyarakat kembali beraktivitas normal.

Sebagai strategi jangka panjang, ia mendorong penerapan rekayasa lingkungan berbasis DAS dan integrasi antara solusi teknis dengan solusi ekologis. Rehabilitasi hutan, restorasi vegetasi riparian, pembangunan kolam retensi, wetland buatan, serta modernisasi drainase berbasis analisis hidrologi menjadi langkah penting untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Desain infrastruktur juga harus menyesuaikan kondisi iklim masa kini yang jauh lebih ekstrem dibanding 10–20 tahun lalu. 

“Solusi teknis saja tidak cukup. Harus berpadu dengan solusi ekologis dan kebijakan tata ruang yang bijak. Tanpa sinergi ini, banjir akan terus berulang,” tegasnya.

Dr. Latifa juga memberikan pesan kepada masyarakat untuk lebih mengenali risiko wilayah masing-masing, menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah ke sungai, dan menjaga ruang hijau di lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa mitigasi banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun budaya siaga bencana.

Berbagai pandangan tersebut menegaskan bahwa banjir besar Sumatra hari ini bukan sekadar kejadian sesaat, melainkan sinyal kuat bahwa kerusakan lingkungan nasional telah mencapai titik kritis.

Jumat, 28 November 2025

Unmuh Jember Kunjungi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk Matangkan Persiapan Pembukaan Program Studi Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) terus memperkuat langkah strategis dalam proses pendirian Program Studi Kedokteran. Dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai standar pendidikan dokter dan kebutuhan mitra klinis, jajaran pimpinan Unmuh Jember melakukan kunjungan resmi ke RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso pada Kamis (27/11/2025). Rumah sakit tersebut merupakan Rumah Sakit Pendidikan Utama yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan klinis.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh arahan teknis, memahami alur regulasi, serta melihat langsung praktik tata kelola rumah sakit pendidikan. Dalam pertemuan tersebut, Unmuh Jember memaparkan perkembangan persiapan pembukaan Prodi Kedokteran, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, kesiapan institusi, hingga pembangunan infrastruktur akademik seperti laboratorium dan ruang kuliah.

“Kami datang untuk belajar dan meminta arahan dari RSUD dr. H. Koesnadi sebagai rumah sakit pendidikan utama. Masukan dari rumah sakit menjadi bekal penting bagi kami agar langkah persiapan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Dr. Bagus Setya Rintyarna, M.Kom., Wakil Rektor Bidang Akademik Unmuh Jember.

Pihak RSUD dr. H. Koesnadi menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan penjelasan mendalam terkait pengalaman mereka sebagai rumah sakit pendidikan, mulai dari alur perizinan, kebutuhan SDM, hingga tantangan operasional. Rumah sakit menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan dokter memerlukan kesiapan menyeluruh serta kolaborasi kuat antara perguruan tinggi dan fasilitas layanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Unmuh Jember juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal peluang kerja sama di masa mendatang. Kampus menilai RSUD dr. H. Koesnadi memiliki potensi strategis sebagai mitra klinis, mengingat statusnya sebagai rumah sakit pendidikan utama dengan layanan kesehatan yang komprehensif.

“Ke depan, kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan RSUD dr. H. Koesnadi ketika seluruh tahap dan regulasi telah siap. Semoga komunikasi baik yang terbangun hari ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang saling menguatkan,” tambah Dr. Bagus.

Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi berkelanjutan, sehingga Unmuh Jember dapat melengkapi seluruh persyaratan pembukaan Program Studi Kedokteran sesuai ketentuan dan standar nasional.

 

Rabu, 26 November 2025

PBSI FKIP Unmuh Jember Hidupkan Semangat Literasi Lewat Kuliah Lapangan di Kampoeng Batja

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali menghadirkan inovasi pembelajaran dengan menggelar Kuliah Lapangan di pusat literasi legendaris Kota Jember, Kampoeng Batja, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Mata Kuliah Keterampilan Membaca yang sengaja dikemas di luar ruang kelas agar mahasiswa dapat merasakan langsung atmosfer literasi di masyarakat. Suasana Kampoeng Batja yang asri dan penuh nuansa edukatif menjadi ruang belajar yang ideal bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sekaligus memperkaya wawasan.

Dosen Pengampu Keterampilan Membaca, Dr. Dzarna, M.Pd., menegaskan bahwa pembelajaran langsung di lapangan memberi pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh teori semata.

"Kami ingin mahasiswa melihat bagaimana ekosistem literasi tumbuh di tengah masyarakat. Interaksi antara dosen, mahasiswa, dan lingkungan nyata seperti ini akan menciptakan proses belajar yang lebih hidup dan interaktif," ujarnya.

Kunjungan ini semakin bermakna karena para mahasiswa disambut langsung oleh pendiri Kampoeng Batja, Iman Suligi. Ia menceritakan perjalanan panjang tempat ini, yang berawal dari perpustakaan komik pribadinya “Taman Baca Tintin” pada era 1980-an. Perkembangan demi perkembangan akhirnya melahirkan Kampoeng Batja yang resmi berdiri pada 7 Maret 2009, kini dikenal sebagai ikon literasi di Jember.

Mahasiswa tampak antusias menelusuri setiap sudut lokasi. Selain ribuan koleksi buku, mereka juga disuguhi pemandangan deretan barang antik bernilai sejarah yang menambah nuansa vintage dan kenyamanan membaca.

Dinda Latifatul Muhtar, salah satu mahasiswa PBSI, mengaku mendapat pengalaman belajar yang sangat berbeda.

"Rasanya menyenangkan sekali belajar di sini. Suasananya santai, tapi ilmunya dapat. Kami bisa melihat langsung tantangan dalam membangun budaya baca dan berdiskusi dengan Pak Iman Suligi mengenai karya serta sejarah Kampoeng Batja," ungkapnya.

Selasa, 25 November 2025

CDC Unmuh Jember Gelar Talkshow Inspiratif Bersama Leader PT Sejati Group di Puncak Acara IGNIVISION

Dalam rangka memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat inovasi di kalangan mahasiswa, Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar talkshow inspiratif bersama Leader PT Sejati Group, Agus Aji Panuntun. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan IGNIVISION (Ignite Visionary Business Innovation Competition) yang telah berlangsung sejak 24 November lalu.

Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme mahasiswa yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Luar biasa, saya senang saudara (mahasiswa) hadir memenuhi undangan dari kemarin sampai hari ini,” ujarnya.

Mahasiswa yang mengikuti talkshow ini merupakan peserta kompetisi IGNIVISION yang digelar sehari sebelumnya. Talkshow tersebut menjadi puncak acara sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk mendapat inspirasi langsung dari praktisi bisnis.

Dr. Sofyan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengevaluasi serta mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang bisnis.

“Saya harap mahasiswa mampu membedah kemampuan, menyiapkan diri untuk mengembangkan minat dan bakat kalian. Tanpa dikembangkan dan latihan, tidak akan bisa berkembang dengan sendirinya,” tuturnya.

PT Sejati Group sendiri merupakan perusahaan distribusi berbagai produk yang telah berdiri sejak tahun 2000 dan memiliki perjalanan bisnis yang dinamis.

Mengangkat tema “Inovasi Dalam Ketahanan Bisnis Modern”, Agus Aji Panuntun membagikan pengalaman dan strategi dalam menjaga keberlangsungan bisnis di tengah ketatnya persaingan industri dan pesatnya perkembangan teknologi. Ia menekankan pentingnya adaptasi serta keberlanjutan inovasi dalam dunia usaha.

Agus juga menceritakan perjalanan kariernya, mulai dari berada di titik terendah hingga akhirnya dipercaya memimpin beberapa cabang PT Sejati Group. Menurutnya, kunci utama dari keberhasilannya adalah konsistensi terhadap proses dan komitmen untuk terus berkembang.

Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kompetisi IGNIVISION sebagai penutup rangkaian kegiatan.  Terpilih 10 besar pemenang yang berhasil mendapatkan dana hibah untuk pengembangan bisnis. Kelompok yang berhasil menjadi 10 besar diantaranya :

  1. Pure Step
  2. ChocoHealthy
  3. Briket dari Batang dan Daun Bakau
  4. EcoTask
  5. Panjer.io
  6. Eco Plast Furni
  7. Wiratech
  8. Ferma+
  9. Sirup Bakawin
  10. Fruit Sushi

Dengan diberikannya dana hibah ini, diharapkan para pemenang dapat mengambangkan bisnis dan inovasi mereka menjadi lebih dikenal luas di pasaran, serta dapat memotivasi untuk terus melakukan inovasi yang berkelanjutan.



Senin, 24 November 2025

Kembangkan Wawasan Praktis, Unmuh Jember Kampus 2 Lepas Mahasiswa PAI di SMPM 7 Sempu


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kampus Banyuwangi atau biasa disebut Kampus 2 itu menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Pada Senin, 24 Desember 2025, Unmuh Jember Kampus 2 menerjunkan tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) di SMP Muhammadiyah 7 Sempu, Banyuwangi.

Mahasiswa yang dikirim merupakan mahasiswa semester 3 dan menjadi bagian dari pelaksanaan PLP gelombang pertama. Selanjutnya, program ini akan dilanjutkan dengan gelombang kedua dan ketiga agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan praktik lapangan.

Pelaksanaan PLP ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua lembaga karena di dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dekan Fakultas PAI Unmuh Jember dan Kepala SMP Muhammadiyah 7 Sempu. Kerja sama ini mencakup penguatan bidang akademik, peningkatan mutu pendidikan, serta kolaborasi bidang akademik.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berupaya membangun sinergi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta persiapan akreditasi yang lebih baik pada masing-masing lembaga. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program-program pendidikan yang lebih strategis di masa depan.

Selama kegiatan PLP, mahasiswa PAI diarahkan untuk mempelajari dinamika lingkungan sekolah secara langsung, meliputi sistem administrasi, kultur organisasi, proses pembelajaran, hingga interaksi sosial antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memadukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman praktik di lapangan.

SMP Muhammadiyah 7 Sempu menyambut baik pelaksanaan PLP ini serta kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan. Pihak sekolah memandang kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sekolah dan sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Dengan terlaksananya program ini, Unmuh Jember Kampus 2 berharap mahasiswa mampu memperoleh keterampilan pedagogik dan wawasan praktis yang akan menjadi bekal penting ketika terjun ke masyarakat sebagai pendidik profesional di masa mendatang.

Unmuh Jember dan Universitas Jember Sepakati MoU untuk Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Jember (Unej) melalui Fakultas Kedokteran (FK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Unmuh Jember. Penandatanganan berlangsung pada Senin (24/11/2025) di Gedung Rektorat Universitas Jember.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas institusi dalam memenuhi standar pendidikan kedokteran. Melalui MoU tersebut, Unmuh Jember akan mendapatkan dukungan dan pendampingan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember, mencakup pengembangan kurikulum, pemenuhan standar akreditasi, hingga rencana kebutuhan sumber daya manusia di tahap awal pendirian fakultas.

 


Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., bersama Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM. Keduanya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan dua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di wilayah Jember. Pihak Unej menekankan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen mereka dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kontribusi pendidikan kesehatan di tingkat regional.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi. Dari Unmuh Jember hadir: Wakil Rektor II, Ns. Sasmiyanto, M.Kes. Wakil Rektor III, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, Ketua Lembaga Kerjasama, Dr. Fauziyah, M.Si. Ketua LPPM, Dr. Juariyah, M.H. Sementara jajaran Universitas Jember yang hadir meliputi: Wakil Rektor I, Prof. Slamin, M.Sc.Com., Ph.D. Wakil Rektor III, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H.  Wakil Rektor IV, Prof. Bambang Kuswandi, Sc., Ph.D. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.

 


Rektor Unmuh Jember, di kesempatan yang sama, menyampaikan harapannya agar proses pendirian fakultas dapat segera terpenuhi. Ia berharap penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Unmuh Jember dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga pada tahun ajaran baru kampus sudah dapat membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi kedokteran

MoU ini menjadi landasan awal dalam memperkuat kerja sama akademik antara kedua institusi. Selain pendampingan dalam aspek internal pendirian fakultas, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penelitian bersama, pengembangan program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, serta pemanfaatan fasilitas dan tenaga ahli FK Unej untuk mendukung proses awal Unmuh Jember.

Dengan kesepakatan ini, Unmuh Jember semakin mendekati realisasi pembentukan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. MoU tersebut diharapkan menjadi pijakan penting bagi terwujudnya institusi pendidikan kedokteran yang berdaya saing dan memenuhi standar nasional.

 

Connect