Senin, 03 Juli 2023

Spirit Idul Adha di Unmuh Jember, Meneladani Kepemimpinan Nabi Ibrahim

 


Langit yang mendung menghiasi pemandangan para jemaah salat Iduladha yang datang di Lapangan Universitas Muhammadiyah Jember pada pagi ini, Rabu (28/6/2023). Sebanyak 4.000 jemaah memenuhi lapangan Unmuh Jember, dengan Mochamad Alfan MEd, dosen FKIP Unmuh Jember, bertindak sebagai imam. Sementara itu, Dr Dhian Wahana Putra MPdI, Kepala Lembaga Pengembangan Al Islam Kemuhammadiyahan, menjadi khotib dan memberikan khotbah dengan tema "Merindu Kepemimpinan Nabi Ibrahim dalam Mendidik Khoiroh Ummah."

Dalam khutbahnya, Dhian mengutip ayat dari Surah An Nahl: 20 yang menyatakan bahwa Nabi Ibrahim adalah seorang imam yang patuh kepada Allah dan hanif. Beliau juga menekankan bahwa kepemimpinan Nabi Ibrahim bukan hanya ketika memimpin umat, tetapi juga sebagai ayah dan suami yang harus dijadikan teladan. Hal ini diperkuat oleh ayat dalam Surah Al-Mumtahanah: 4.

Dhian menyampaikan bahwa terdapat empat profil kepemimpinan Nabi Ibrahim yang harus dimiliki oleh para pemimpin zaman sekarang. Pertama, mereka harus selalu patuh kepada Allah, memiliki jiwa yang hanif, dan berpegang teguh pada tauhid. Kedua, mereka harus mampu mencetak kader dan menghasilkan generasi yang saleh. Ketiga, para pemimpin juga harus menerapkan syariat Islam secara menyeluruh, tidak hanya dalam hubungan dengan Allah, tetapi juga dalam hubungan antara sesama manusia. Terakhir, mereka harus memiliki sifat komunikatif, seperti yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim dalam mimpinya ketika ia berkomunikasi dengan anaknya mengenai perintah Allah untuk menyembelihnya.

Dhian menekankan bahwa semua sikap kepemimpinan Nabi Ibrahim tersebut harus diimplementasikan oleh pemimpin saat ini untuk menciptakan generasi Khaira Ummah yang memiliki karakteristik ilmu dan cinta terhadap profesi. Generasi Khaira Ummah ini memiliki lima ciri, yaitu beriman dan bertakwa kepada Allah, berakhlak mulia, cerdas dan berilmu, menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, dalam khutbahnya, Dhian juga mengajak umat Muslim yang merayakan Iduladha untuk mengaktualisasikan akhlak mereka terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan surat edaran Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Muhammadiyah dan Surat Edaran Bupati Jember yang mendorong pemotongan hewan kurban sesuai dengan prinsip menjaga lingkungan untuk mewujudkan lingkungan ecogreen. Salah satu upaya yang disarankan adalah dengan tidak menggunakan plastik sebagai bungkus daging kurban, dengan slogan "Berkurban Asyik tanpa Plastik."Pada pelaksanaan salat Iduladha di Unmuh Jember, terkumpul infak sebesar 46 juta rupiah.

Rektor Unmuh Jember, Dr Hanafi MPd menjelaskan terdapat empat sapi yang terdiri dari satu sapi berasal dari bank mitra, yaitu Bank Syariat Indonesia (BSI) sementara tiga lainnya dari Unmuh Jember sendiri. 

"Tiap tahunnya kita memang melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk nantinya dibagikan kepada masyarakat." ungkpanya.

Hanafi menjelaskan, pendistribusian hewan kurban menggunakan kupon sebanyak 600 buah. Dengan penerima yayasan panti asuhan, anak yatim semua dosen dan karyawan serta masyarakat sekitar Unmuh Jember dan Rumah Sakit Unmuh Jember. 

"Namun, untuk tahun ini, kupon juga kita bagi untuk masyarakat di sekitar Rumah Sakit Unmuh Jember sana.", ungkapnya. Hal tersebut kita lakukan untuk menjaga jalinan persaudaraan kita dengan masyarakat sekitar.

Daging kurban yang dibagikan per kantongnya dengan berat 600 gram. "Itu belum kita tambahi tulangan juga." Ungkap Silman Farizi ST, salah satu panitia kurban. 

Sementara untuk jagalnya, Silman menjelaskan berasal dari Tapak Suci Jember yang sebelumnya telah melakukan pelatihan. "Dikomandoi oleh Pak Yuyun, para jagal telah melakukan pelatihan JULEHA (Juru Sembelih Halal) yang dilaksanakan oleh Lembaga Pemeriksaan Halal & Kajian Halalan Tayyiban (LPHKHT) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember." Terangnya.

Dengan semangat kepemimpinan Nabi Ibrahim, umat Muslim di Unmuh Jember merayakan Iduladha dengan khidmat dan mengedepankan nilai-nilai agama serta lingkungan.

Sabtu, 17 Juni 2023

Siap Unjuk Gigi di KMLI 2023, Prodi Teknik Mesin Unmuh Jember Launching Mobil Listrik

 

Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) gelar Grand Launching Mobil Listrik Bharata di Unmuh Jember, pada Sabtu (17/06/2023). Mobil listrik yang diproduksi oleh sebelas mahasiswa Prodi Teknik Mesin (Kyra Team) akhirnya diresmikan setelah kurang lebih delapan bulan produksi sejak tahap perencanaan dan desain.

Tim mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jember telah memilih untuk merakit mobil listrik sebagai bagian dari proyek mereka. Keputusan ini didasarkan pada kompetensi yang mereka pelajari selama perkuliahan, yang meliputi bidang mekanikal, elektrikal, kontrol informasi, dan lain-lain.

Melalui proyek ini, mereka berusaha menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh ke dalam pembuatan prototipe mobil listrik pertama yang diberi nama "Bharata". Mobil Bharata ini merupakan hasil dari analisis dan rancang bangun mobil listrik, sistem mekanikal-elektrikal, suspensi, dan komponen lainnya.

Mobil listrik Bharata akan unjuk gigi dalam Kompetisi Mobil Listrik Nasional (KMLI 2023). Kompetisi ini merupakan ajang tahunan yang diadakan di berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa akan menghadapi persaingan dengan tim-tim lain yang juga memiliki proyek mobil listrik mereka sendiri.

Mobil listrik Bharata yang berhasil dirakit mampu mencapai kecepatan maksimum 60 km/jam dan dapat melaju hingga jarak 60 km per pengisian penuh baterai. Sesuai dengan empat kategori yang ada pada KMLI, mobil listrik Bharata pada kategori percepatan mampu menempuh jarak 30 meter hanya dengan 4,9 detik, pada kategori pengereman mampu memberikan daya deselerasi hingga 2.94 meter, pada kategori daya tanjak dengan kemiringan 15 derajat dengan beda ketinggian 2,4 meter mobil ini mampu ditempuh hanya 6.1 detik, lalu dengan  scenario zig-zag sepanjang 30 meter mampu ditempuh selama 5.6 detik dan untuk lebar area parkir 200cm ditempuh dengan waktu 12.36 detik.

Respons masyarakat terhadap mobil ini sangat positif, terutama setelah mobil Bharata dipamerkan dalam acara-acara kampus dan organisasi Muhammadiyah. Banyak masyarakat yang tertarik dengan inovasi teknologi yang terkandung dalam mobil listrik ini.

“Alhamdulillah dengan kreativitas dan keberanian teman-teman mahasiswa, mobil listrik ini selesai diproduksi dan akan dilombakan pada Oktober nanti, saya selaku Dekan akan sangat mendukung secara penuh Kyra Team.” ujar Nanang Saiful Rizal, Dekan Fakultas Teknik.

Dalam proses perakitan mobil listrik, tim pembimbing hanya memberikan bimbingan dan pendampingan ketika diperlukan. Mahasiswa diberikan tanggung jawab untuk merakit mobil listrik secara mandiri sebelum dilakukan evaluasi penuh oleh tim pembimbing. Para mahasiswa terlibat aktif dalam proses ini, melakukan uji coba dan penelitian terkait efisiensi, kecepatan, dan ketahanan mobil listrik Bharata.

“Saya bangga dengan mahasiswa Teknik Mesin, terutama sebelas mahasiswa yang tergabung di Kyra Team karena mampu memproduksi mobil listrik secara mandiri, harapannya saya sebagai Kaprodi hal ini akan mendukung untuk kampus Unmuh Jember yang ramah lingkungan.” ujar Kosjoko, Kaprodi Teknik Mesin.

Tim Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jember memiliki rencana pengembangan untuk membuat mobil listrik dengan tipe yang berbeda. Pertama, mereka ingin membuat mobil dengan sistem angkut yang sering disebut sebagai Green Car Electric Vehicle, yang dapat digunakan untuk keperluan dalam kampus dan kegiatan amal Muhammadiyah, seperti Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Jember.

“Saya optimis dengan diluncurkannya  mobil ini dan juga mobil yang akan datang nantinya juga menjadi salah satu cikal bakal untuk Unmuh Jember menuju green campus, yang kita kemarin sudah bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk membahas Unmuh Jember menjadi Green Campus atau kampus yang ramah lingkungan.” ungkap Syamsul Hadi Wakil Rektor 3 Unmuh Jember, saat sambutan.

Untuk mendukung penggunaan mobil listrik, tim ini juga akan menyediakan stasiun pengisian baterai. Mereka berencana untuk menggunakan sumber energi terbarukan untuk stasiun pengisian ini, dengan tujuan menciptakan pengisian mandiri dan memanfaatkan bahan bakar yang dihasilkan oleh mobil listrik itu sendiri.

Kamarulla Upi Ade Pajri selaku ketua Kyra Team berharap dengan hadirnya mobil Bharata masyarakat dapat dengan mudah beradaptasi dengan penggunaan bahan bakar listrik. Dengan demikian, polusi di jalan dapat dikurangi. Selain itu, mereka berharap agar mahasiswa terus mengembangkan teknologi ini dengan lebih baik.

Pengembangan teknologi di bidang kelistrikan, terutama mobil listrik, menjadi tolok ukur bagi mahasiswa-mahasiswa di jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jember.

“Sebagai calon insinyur, mahasiswa harus mampu berimajinasi secara luas dan mengaplikasikan imajinasi mereka dalam bentuk produk yang dapat langsung dimanfaatkan oleh dunia industri dan masyarakat.” tegasnya.

Sabtu, 03 Juni 2023

Kisah Inspiratif Mahasiswa Unmuh Jember Berkompetisi Memenangkan Forda Jatim Cabang Esport

 


     Firman Adhimah S.J, seorang mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), yang merupakan salah satu anggota dari tim Esport Kabupaten Jember berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan FORDA JATIM cabang olahraga Esport PUBG Mobile yang diadakan pada Selasa (30/5/2023) di lantai 2 Malang Creative Center. Keberhasilan ini membuat Kabupaten Jember dan Unmuh Jember bangga dengan pencapaian tersebut.

     Firman dan timnya memiliki perjalanan yang menarik sebelum mencapai kemenangan ini. Awalnya, mereka adalah musuh dalam kompetisi sebelum akhirnya menjadi teman dan memutuskan untuk bermain bersama. Mereka sering bertemu dalam turnamen offline di Jember, dan lama-kelamaan terjalinlah persahabatan di antara mereka.

     Sebelum mengikuti Kejuaraan FORDA JATIM, tim ini melakukan persiapan dengan mengikuti berbagai turnamen offline di Jember, Surabaya, Banyuwangi, dan Lumajang, serta turnamen online. Para anggota tim bahkan melatih diri mereka sendiri dengan intensitas yang tinggi, dengan latihan harian yang berlangsung selama 4-8 jam, fokus pada turnamen daripada permainan biasa.

     Firman sendiri awalnya hanya iseng-iseng mencoba bermain PUBG pada tahun 2020 karena ajakan teman-temannya. Namun, ia semakin tertarik dengan permainan ini dan terjun ke dalam dunia kompetitif pada awal tahun 2021. Dalam perjalanan ini, ia fokus mengasah kemampuan individu dan chemistry timnya. Tidak mudah, ada kegagalan dan kemenangan, namun semua itu adalah bagian dari perjalanan ini. Firman yakin ini bukan akhir, melainkan awal dari pencapaian yang lebih besar di dunia kompetitif.

     Kejuaraan FORDA JATIM berlangsung dengan final yang terdiri dari 5 pertandingan. Penentuan kemenangan mereka terjadi pada pertandingan terakhir, di mana mereka berhasil meraih chicken dinner dengan total 11 kill. Pada pertandingan keempat, mereka sempat tertinggal 15 poin dari tim MALANG 1. Namun, tim Firman tetap optimis dan akhirnya berhasil unggul dengan selisih hanya 2 poin.

     Firman memiliki persiapan yang lebih keras untuk Kejuaraan Fornas Jabar mendatang. Kompetisi ini akan melibatkan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia. Dengan semangat yang tinggi, Firman berharap dapat membawa pulang medali emas untuk JATIM. Dia bertekad untuk terus berlatih dengan keras dan memberikan yang terbaik dalam kompetisi tersebut.

     “Untuk persiapan Fornas Jabar kita akan terus berlatih dengan keras dengan harapan dapat membawa pulang medali emas untuk Jatim” tutupnya.

Selasa, 09 Mei 2023

Alumni dan Dosen Teknik Sipil Unmuh Jember Jalin Sinergi di Acara Temu Alumni 2023

 


     Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember menggelar acara Temu Alumni 2023 pada hari Sabtu, (6/5). Temu Alumni kali ini dilaksanakan secara hybrid yaitu di Lobby Gedung B yang dihadiri sekitar 30 alumni dan dosen, dan Zoom Meeting sebanyak 70 peserta.

     Dalam tema yang diangkat, "Sinergi Alumni Teknik Sipil Unmuh Jember Guna Menjalin Tali Silaturahmi serta Meningkatkan Aktualisasi Mahasiswa di Dunia Kerja pada Era Society 5.0", para peserta berdiskusi dan bertukar informasi mengenai pengalaman dan pengetahuan mereka di dunia kerja.

     Acara ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember serta meningkatkan kualitas pengalaman dan pengetahuan mahasiswa Teknik Sipil yang terkait dengan perkembangan teknologi pada era Society 5.0. Peserta juga membahas mengenai berbagai isu terkini di bidang Teknik Sipil dan potensi kerja di masa depan.

     Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember, Dr Ir Nanang Saiful Rizal, ST MT IPM. mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk sinergi antara alumni dan mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan meningkatkan kualitas hubungan antara alumni dan mahasiswa Teknik Sipil.

     Nanang juga menambahkan, bahwa Fakultas Teknik membuka tiga prodi baru yaitu S-1 Sistem Informasi, S-1 Teknik Lingkungan dan Vokasi Rekam Medis. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa fakultas teknik membuka jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang bisa diikuti oleh para keluarga, atau sahabat alumni yang hendak mengejar perkuliahan.

     Di akhir sambutannya, Dekan Fakultas Teknik tersebut berpesan dengan kehadiran para alumni saat ini, banyak serapan yang bisa didapatkan oleh para lulusan teknik sipil. Melihat mahasiswa aktif teknik sipil saat ini mencapai 750 mahasiswa aktif atau nomer dua terbesar dari seluruh program studi di Universitas Muhammadiyah Jember.

     “Kami berharap ada keterlibatan atau sinergi dari para alumni kepada para lulusan-lulusan teknik sipil sehingga dapat memberikan kompetensi yang unggul dan kontribusi kepada masyarakat luas.” Ujarnya.

     Kegiatan Temu Alumni 2023 di Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember ditutup dengan adanya diskusi yang produktif dan konstruktif antara para alumni dan ramah tamah

Senin, 10 April 2023

Pentingnya Pengetahuan Kesehatan Islam dalam Kurikulum Pondok Pesantren: Peluang dan Tantangan di Universitas Muhammadiyah Jember

 


    Pondok Pesantren Al-Fanani di Universitas Muhammadiyah Jember memberikan solusi untuk masalah kesehatan santri dengan mengadakan kegiatan pelatihan Thibbun Nabawi dan praktik Bekam dan Ruqyah Syar’iyah. Pondok pesantren yang berada di lingkungan kampus ini diresmikan pada tahun 1996 oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat itu, Prof. Dr. Amien Rais. Meskipun kapasitasnya hanya 45 tempat tidur, Al-Fanani memiliki santri dari Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dan daerah-daerah lain yang jauh dari Jember.

     Program yang dikembangkan di pondok pesantren ini adalah program hafalan (hafidz) dan program Dirosah Islamiyah. Namun, belum ada kajian kitab Thibbun Nabawi atau pelatihan praktis Bekam dan Ruqyah Syar’iyah yang disampaikan dalam kurikulum pondok. Dalam wawancara dengan santri, didapatkan informasi bahwa mereka belum memahami tentang ilmu Kesehatan Islam.

     Sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Jember yang ingin setiap aktifitasnya bernapaskan nilai-nilai keislaman, kegiatan pelatihan Thibbun Nabawi dan praktik Bekam dan Ruqyah Syar’iyah diadakan untuk membekali santri dengan ilmu kesehatan yang bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadist. Terapi Bekam dan Ruqyah Syar’iyah adalah contoh model Kesehatan Islam yang populer dan bersumber dari rujukan al-Quran dan Al-Hadist.

     Kegiatan pelatihan Thibbun Nabawi dan praktik Bekam dan Ruqyah Syar’iyah ini bertujuan untuk memberikan solusi secara preventif dan kuratif masalah kesehatan santri. Seluruh santri dan pengasuh (murobbi) pondok pesantren Al-Fanani, yang berjumlah 27 orang, sudah mendapat pengalaman berbekam dan terampil membekam dan meruqyah. Trainer pelatihan ini adalah Dr. Wahyudi Widada, seorang trainer nasional Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) dan juga dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan Unmuh Jember. Beliau dikenal sebagai Doktor Bekam karena disertasinya yang berjudul Mekanisme Penurunan Kolesterol LDL Akibat Terapi Bekam Basah. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dari bulan Februari hingga Mei 2023.

Kamis, 29 September 2022

Angkat Budaya Lokal Desa Kemiri, Unmuh Jember Gandeng Tiga Prodi

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melalui tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, Teknik Informatika, dan Teknik Industri Pertanian lakukan pembangunan Desa Kemiri melalui Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP MBKM) yang juga dikemas sebagai KKN Tematik sejak bulan Maret hingga Agustus 2022.

Bermitra dengan Desa Kemiri, BKP MBKM Pembangunan Desa memiliki tema Kemitraan Membangun Desa (‘Kembang Desa’) Mewujudkan Desa Wisata Kemiri. Kegiatan ini dimulai dengan adanya monitoring dan evaluasi (monev) pada Desa Kemiri.

Selain itu, di samping melakukan Monev, tim peneliti juga malakukan pengukuran keberhasilan Model yang dihasilkan oleh Riset Keilmuan yang disupport oleh LPDP tahun 2021-2022 ini. Hal-hal yang diukur adalah ketepatan metode pelaksanaan kegiatan, ketepatan identifikasi permasalahan dan solusi, dan juga ketepatan solusi yang dihasilkan dalam implementasi model ‘Kembang Desa’. Informasi digali dari para pemangku kepentingan di desa antara lain adalah aparat desa dan tokoh masyarakat yang berkegiatan di bidang wisata desa.

Output dari aktivitas BKP MBKM tersebut adalah adanya implementasi Kembang Desa sebagai model BKP MBKM Pembangunan Desa. Output model tersebut adalah teridentifikasinya potensi unggulan desa wisata Kemiri, yaitu potensi budaya kearifan lokal, yaitu pencak silat-jaranan. Potensi budaya ini dapat menjadi icon desa Kemiri sebagai desa budaya.

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan memberikan pendampingan dan upaya mempublikasi budaya lokal ini pada media online dan media massa dan merekam ulang secara lengkap budaya ini. Selanjutnya, mahasiswa Ilmu Pemerintahan memberikan advokasi pada pemerintah desa melalui drafting dan advokasi kebijakan, agar budaya lokal menjadi menjadi perhatian dalam pengembangannya.

Selain itu, Di sisi lain mahasiwa Teknik Informatika dan Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian berhasil melakukan pendampingan peningkatan nilai tambah produk unggulan desa pada minyak asiri, asap cair dan makanan ringan. Mahasiswa juga membuat website untuk UMKM yang dapat meningkatkan pemasaran produk lokal ini.

Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Kemiri menyampaikan bahwa dengan adanya keberadaan mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan KKN tematik pembangunan Desa Unmuh Jember dirasa sangat cocok dengan slogan yang dimiliki oleh Desa Kemiri yang memiliki kemiripan, yaitu Kembang Desa.

“Kedatangan dan keberadaan maahasiswa dan dosen Unmuh Jember pada kegiatan pembangunan desa ini sangatlah tepat dan cocok dengan slogan Desa Kemiri yang kebetulan mirip, yaitu Kembang Desa, namun perbedaannya di singkatan saja, kalau kami adalah Kemiri Membangun.” ungkap Ifalsafah, Sekdes Desa Kemiri.

Diketuai oleh Emy Kholifah, pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga keahlian dosen dan mahasiswa, yaitu keahlian Ilmu Pemerintahan, keahlian Teknik Informatika dan keahlian Teknologi Industri Pertanian. Tiga dosen yang terlibat tersebut adalah Emy Kholifah R, Danu Indra Wardana dan Yeni Dwi Rahayu.

Selain itu, dari mahasiswa yang terlibat terdiri dari mahasiswa semester enam, yaitu enam mahasiswa dari Prodi Ilmu Pemerintahan, tiga mahasiswa dari Prodi Teknik Industri Pertanian, dan tiga mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika.

Senin, 26 September 2022

Mengenal Lebih Dekat Gedung Dakwah ‘Aisyiyah Jember


  

‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuaan keagamaan terbesar di Indonesia memiliki beragam kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat khususnya penyadaran terhadap kehidupan muslim Indonesia. Selain itu, ‘Aisyiyah juga memiliki amal usaha yang berderak di berbagai bidang yaitu Pendidikan, Kesehatan, kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.


     Untuk menunjang kegiatan ‘Aisyiyah di Kabupaten Jember, dibangun Gedung Dakwah ‘Aisyiyah (GDA) yang berlokasi di Jalan Rotawu II/38 Jember. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Jember, Menik Chumaidah SH MHum menjelaskan bahwa Gedung tersebut direncanakan akan dibangun tiga lantai dengan pembangunan bertahap.
“Lantai pertama akan difungsikan sebagai koperasi dan juga kantor dakwah ‘Aisyiyah, sedangkan lantai 2 akan digunakan sebagai aula pertemuan rutin ‘Aisyiyah.” Sementara lantai 3 nantinya akan difungsikan sebagai rooftop serta tempat untuk kepentingan kegiatan keanggotaan dan organisasi Muhammadiyah seperti tapak suci dan lainnya, ungkap dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember.

     Melalui program KKN Unmuh Jember, diterjunkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan sumbangsihkan agar menjadikan GDA Jember lebih dikenal lagi oleh masyarakat sekitar. Mereka mempynyai program kerja utama yaitu pembangunan jalan paving pada jalan setapak di samping GDA yang difungsikan untuk masyarakat umum.

     Selain program kerja tersebut, juga dilakukan pemasangan papan nama dan neon box, pemberian stiker organisasi, dan penyuluhan tentang laporan keuangan arus kas dan laba rugi kepada Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Kabupaten Jember pada pertemuan yang diselenggarakan di GDA.

     Menik mengatakan, dari 46 orang yang mengikuti penyuluhan, mereka sudah memahami apa yang disampaikan sehingga harapan ke depannya mereka bisa membuat laporan arus laba rugi yang lebih baik di ranting masing-masing. “Mengingat organisasi ‘Aisyiyah banyak memiliki amal usaha di bidang pertanian.” tutupnya.

Sabtu, 16 Juli 2022

Gowes Bareng Unmuh Jember, Peduli Untuk Bebas Polusi


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) gelar acara gowes bareng pada Sabtu (16/07/2022). Kegiatan gowes bareng ini merupakan upaya Unmuh Jember dalam mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan berkendara secara sehat tanpa polusi.

Rute pemberangkatannya dimulai dari Unmuh Jember, Jalan Mastrip, Alun-Alun Jember, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Sriwijaya hingga kembali lagi di Unmuh Jember.

“Untuk rutenya memang kita tidak jauh-jauh dan mencari jalan yang landai saja, jadi menghindari tanjakan, sehingga semua pihak bisa mengikuti acara gowes bareng ini.” ungkap Ir Iskandar Umarie, Ketua Panitia Gowes Bareng.

Gowes bareng ini dilaksanakan dalam rangka promosi Unmuh Jember dan menunjukkan bahwa Unmuh Jember peduli terhadap lingkungan terutama bebas asap polusi. Selain itu, ketua panitia gowes bareng ini direncanakan akan dilaksankan secara rutin secara tiga sampai enam bulan sekali.

“Untuk agenda ini akan kita rutinkan, tidak hanya satu kali ini, namun kita akan coba untuk melaksanakan acara ini secara rutin secara tiga bulan sekali atau enam bulan sekali.” ujarnya.

Iskandar Umarie juga menjelaskan bahwa kegiatan ini nantinya berencana untuk dibuka secara umum kepada masyarakat, mengingat tujuan dari acara ini adalah untuk mengajak masyarakat peduli kepada lingkungan dalam kegiatan bersepeda bebas polusi.

“Kedepan memang kita mencoba melibatkan masyarakat banyak, karena ini memang dalam upaya mengenalkan sepeda ke masyarakat, mengajak masyarakat untuk meminimalisir polusi, oleh sebab itu kita akan mencoba untuk membuka kegiatan ini ke masyarakat juga nantinya.” jelasnya.

Perjalanan gowes ini berjalan secara tertib dan asik, para karyawan dan dosen Unmuh Jember bersepeda melalui rute yang sudah ditentukan mulai sekitar jam enam pagi hingga jam delapan pagi.

Gowes bareng ini berkolaborasi dengan beberapa pihak yaitu Rodalink, KSR Unmuh Jember, Klinik Suherman, dan Kepolisian. Dimeriahkan oleh UKM Musik Gudang Productions, acara ini ditutup dengan pembagian doorprize 2 unit sepeda gunung sebagai hadiah utama.

“Pada acara gowes ini tentu kita bekerjasama dengan pihak-pihak yang terkait seperti kepolisian, klinik suherman, dan UKM-UKM yang ada di Unmuh Jember, dengan harapan acara ini bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar.” harapnya.

Connect