Sabtu, 27 April 2024

Pengalaman Berwarna Nan Ispiratif Wisudawan Hafidz Qur’an Wisuda Ke-50 Unmuh Jember Semasa Kuliah



Sehubungan dengan diselenggarakannya Rapat Terbuka Senat Wisuda Ke -50 pada Program Magister (S2), Sarjana (S1) dan Ahli Madya (D3) Semester Ganjil 2023/2024 Unuversitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), beberapa mahasiswa dinobatkan untuk mendapat penghargaan dengan beberapa kategori antara lain wisudawan lulusan tercepat, IPK tertinggi, hafizh quran dan mahasiswa teladan.

 

Salah satu dari wisudawan, Jepri Akbar, yang diwisuda pada hari Sabtu (27/04/2024) berhasil meraih IPK tertinggi di Fakultas Psikologi dengan perolehan nilai 3,69 serta wisudawan ini dinobatkan sebagai wisudawan hafidz qur’an 10 Juz.

 

Dalam kisah perjalanannya, Jefri memanfaatkan masa kuliahnya dengan berkuliah secara sungguh-sungguh dan terus bekerja keras untuk mendapatkan hasil maksimal. Tak heran jika gelar IPK tertinggi se-Fakultas Psikologi dapat diraihnya dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Tinggal di Pesantren Al-Fanani membuat Jefri lebih aktif untuk mengikuti kegiatan ekstra di lingkungan kampus.

 

“Selama saya tinggal di Pesantren Al-Fanani, banyak kegiatan di samping kegiatan kuliah yang saya ikuti di pesantren seperti hafalan dan dirasah” kata Jefri.

 

Tak hanya fokus pada perkuliahan, Jefri terus menggapai prestasi akademik dan non akademik yang tersedia di universitas, antara lain kemenangannya dalam meraih juara 2 di pemilihan mahasiswa berprestasi (Pilmapres) di Fakultas Psikologi. Selain itu, mahasiswa ini juga berhasil menjadi Duta Putra Fakultas Psikologi periode pertama.

 

Turut aktif di kegiatan berorganisasi juga menuntun Jefri untuk bisa memaksimalkan pengalaman perkuliahannya di Unmuh Jember. Mengetuai UKM Hizbul Wathan menjadi salah satu pencapaian organisasi terhebat yang dimiliki oleh wisudawan hafidz qur’an ini. Selain bergerak di unit kegiatan, Jefri juga berpartisipasi secara aktif di IMM Komisariat Psikologi.

 

“Di pesantren dan organisasi saya bertemu dengan banyak orang yang menginspirasi saya untuk terus berprestasi, berkumpul dengan orang-orang inilah yang mendorong semangat saya untuk meraih prestasi” jelas Jefri.

 


Atas wibawa yang diusung oleh Jefri, dia dipercaya untuk menjadi koordinator desa di kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 15 Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang dan berhasil meraih penghargaan kelompok terbaik se-Kecamatan.

 

Dalam perjalanan yang indah, tentunya terdapat lika-liku rintangan yang harus dilalui agar bisa memetik hasil yang diinginkan. Jefri mengaku terkadang kesulitan untuk mengerjakan tugas dan praktikum dengan deadline dan waktu yang sama. Ditambah dengan keluhannya terkait dengan tugas kelompok yang dijalaninya tidak terkoordinasi dengan baik oleh rekan kelompoknya.

 

“Kadang harus begadang karena anggota kelompok minim kontribusi” keluh Jefri.

 

Namun dari keluh kesah tersebut, tidak menurunkan tekad Jefri untuk bisa menjalani perkuliahan dengan beragam prestasi dan pencapaian. Dedikasi tinggi yang dimiliki Jefri patut menjadi teladan bagi seluruh mahasiswa untuk mejalani perkuliahan di Unmuh Jember agar dapat mengharumkan nama kampus biru sebagai universitas yang mampu bersaing dengan universitas lain.

Selasa, 16 April 2024

Alumni Unmuh Jember Bagikan Pengalaman Seorang Fighter Mom di Dunia Enginer Teknik Sipil

Potret Wahyu Aprilia, S.T alumni Teknik Sipil Unmuh Jember

Sebagai seorang ibu, istri, dan seorang profesional di dunia teknik sipil khusunya pada bidang infrastruktur jalan dan jembatan, Wahyu Aprilia, S.T., alumni Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), telah menjadi contoh yang  sempurna dari perjuangan emansipasi wanita di tempat kerja. Dalam peringatan Hari Kartini di tahun 2024 ini, wanita pekerja keras yang akrab dipanggil dengan nama Lia beberkan bagaimana kesetaraan gender dapat diwujudkan melalui dedikasi dan kerja kerasnya selama bekerja.

Emansipasi wanita, menurut Lia, tidak hanya tentang memperjuangkan hak-hak yang sama, tetapi juga tentang memberikan kesempatan bagi wanita untuk meraih kesuksesan tanpa hambatan gender. Sebagai seorang engineer pada bidang infrastruktur jalan dan jembatan, dia telah menghadapi berbagai tantangan di tempat kerja yang mayoritas diisi oleh rekan pria. Namun, dia tidak pernah gentar. Baginya, tidak ada perbedaan antara dirinya dan rekan pria dalam memasuki proyek-proyek besar atau menanggung tekanan kerja.

"Atmosfer di tempat kerja, meskipun mayoritas diisi oleh laki-laki, tidak mengintimidasi saya. Saya menganggap diri saya setara dengan mereka," ujarnya.

Lia menceritakan bagaimana sebagai satu-satunya wanita di proyek-proyek tersebut, dia seringkali dihadapkan pada beban dan tanggung jawab yang sama. Dia tak segan untuk lembur bahkan hingga larut malam, membuktikan bahwa kesetaraan sejati dalam dunia kerja bukanlah sekadar retorika, tetapi praktek nyata.



"Sebagai satu-satunya wanita di tempat proyek, beban dan tanggung jawab yang diberikan ya sama, kalau ada salah ya benerin sendiri, lembur sampai pagi, bener-bener setara tidak memandang aku perempuan dan anak muda yang baru kerja tujuh tahun, sedangkan kebanyakan dari mereka sudah berpuluhan tahun," tegasnya.

Namun, tidak selalu mudah bagi Lia untuk mendapat pengakuan yang seharusnya. Terkadang, dia merasa sungkan untuk berhadapan dengan rekan-rekan laki-laki yang lebih tua. Namun, dengan waktu, mereka menerima Lia sebagai seorang profesional yang kompeten, bukan sekadar seorang wanita atau seorang anak muda yang baru saja memulai karirnya.

"Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah pesatnya perkembangan zaman dan era digitalisasi. Wanita harus siap memperbarui diri mereka, meningkatkan kompetensi, dan sebagai muslim harus menjaga iman serta taqwa," ungkapnya.

Selain itu, sebagai seorang istri Lia juga mengaku bahwa memilih sebagai wanita berkarir harus mendapatkan restu dari seorang suami.

"Memilih sebagai Wanita yang berkarir tentunya ada keputusan besar yang harus diambil mengingat posisi saya sebagai seorang istri, pasti yang paling utama ialah restu suami," tuturnya.

Meskipun menghadapi berbagai rintangan, Lia yakin bahwa dengan tekad yang kuat dan semangat yang tidak pernah padam, wanita dapat mengatasi segala hambatan di dunia kerja. Sebagai seorang "fighter mom" dan seorang insinyur, Wahyu Aprilia, S.T., kisahnya kesehariannya bisa menjadi contoh bagi banyak wanita yang ingin mengejar karir dalam dunia kerja.

Kamis, 14 Maret 2024

Hampir Berusia Setahun, RSU Unmuh Jember Raih Akreditasi Tertinggi

 


     Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Jember (RSU Unmuh Jember) sukses meraih akreditasi paripurna. Proses akreditasi tersebut dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) yang dilaksanakan pada Senin (27/11/2023), Kamis, dan Sabtu (30/11/2023-1/12/2023).

     Pencapaian ini menjadi uji akreditasi perdana bagi RSU Unmuh Jember, mengingat rumah sakit tersebut baru diresmikan pada perayaan Milad Universitas Muhammadiyah Jember ke-42 pada Sabtu, (11/3/2023) lalu.

     Untuk memenuhi standar akreditasi paripurna, RSU Unmuh Jember harus memenuhi sekitar 700 elemen penilaian dengan nilai minimal 80% pada 15 bab, serta mencapai 100% pada Program Nasional. Kriteria tersebut mencakup pemenuhan persyaratan umum perizinan Rumah Sakit. Tim dan tenaga medis RSU Unmuh Jember melakukan persiapan dengan matang, termasuk penyusunan roadmap pelaksanaan akreditasi, simulasi, self-assessment mingguan, dan pemantauan pelaporan mutu Rumah Sakit.

     Ketua Panitia Akreditasi RSU Unmuh Jember drg, Rismawati Tri Kalasrworojati menyampaikan, "Proses persiapan dimulai pada bulan Agustus dan September melalui rapat koordinasi dan sosialisasi akreditasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Pembimbingan akreditasi dengan lembaga LARSI dilakukan pada bulan Oktober, diikuti oleh perbaikan dokumen dan pemenuhan sarpras pada bulan November."
 
     Dirinya juga menjabarkan tantangan terbesar dalam proses ini adalah status RSU Unmuh Jember yang baru dengan pengalaman akreditasi yang terbatas.

     Dalam wawancara, Direktur RSU Unmuh Jember dr, Bambang Indra H, Sp, THT menyatakan bahwa meski telah meraih akreditasi paripurna, masih terdapat kekurangan kecil yang akan segera diperbaiki.

     "Pentingnya internalisasi standar akreditasi kepada seluruh sumber daya manusia RSU Unmuh Jember menjadi hal yang perlu ditekankan, agar menjadi kebiasaan dan kebutuhan, bukan beban." tegasnya"

     RSU Unmuh Jember tidak berhenti pada akreditasi, melainkan memiliki rencana pengembangan berupa peningkatan kualitas pelayanan, penambahan Alat Kesehatan (Alkes) dan Sarana Prasarana (Sarpras), serta penambahan pelayanan spesialis secara bertahap. Peningkatan pada pelayanan khusus, seperti Bidang Bedah Saraf dan Ekstremitas (BSEF), paket persalinan dengan pelayanan khusus, dan pelayanan Home Care, juga menjadi bagian dari rencana pengembangan RSU Unmuh Jember.

     “Tentu saja kami tidak berhenti di akreditasi paripurna, masih banyak tugas terkait rencana yang akan kami kejar, peningkatan mutu pelayanan, peningkatan alkes, sarpras, penambahan layanan spesialis seperti bidang BSEF, pelayanan home care dan masih banyak lainnya, harapannya semua ini bisa kita kejar dengan cepat” harapnya.

Perjalanan Menuju Guru Besar: Kisah Sukses Prof Dr Nanang Saiful Rizal dalam Pengembangan Teknik Sumber Daya Air di Universitas Muhammadiyah Jember


     Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar acara Rapat Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar untuk Prof Dr Nanang Saiful Rizal ST MT IPM Bidang Ilmu Teknik Sumber Daya Air di Gedung Ahmad Zainuri, Rabu, (31/1/2024).


     Dihadiri oleh Prof Achmad Jainuri PhD, Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Dr Indah Kusuma Hidayati MT, Kepala Satker Atab BBWS Brantas, beliau resmi dikukuhkan sebagai guru besar pertama oleh Dr Hanafi MPd, Rektor Unmuh Jember.

     Dalam sambutannya, Jainuri berujar betapa pentingnya mendukung dosen untuk meraih gelar Profesor. Pencapaian yang telah dilakukan oleh Prof Nanang Saiful Rizal hendaknya menjadi motivasi dan memicu semangat bagi para akademisi yang lain. “Saya yakin bahwa Unmuh Jember akan mendukung penuh giat dosen lain untuk menyandang gelar profesor.

     Pencapaiannya sejak tahun 2010 mengabdi di Unmuh Jember, Prof Nanang Saiful Rizal telah banyak menorehkan serta menduduki jabatan penting, salah satunya sebagai Reviewer Internasional dan menerbitkan sejumlah buku tentang Teknik Sumber Daya Air.

     Ia menjelaskan bahwa ketertarikannya dalam bidang tersebut bermula dari pilihan program studi ketika kuliah S1. Bidang tersebut ia geluti hingga banyak hal yang diraihnya.

     Beberapanya termasuk pengembangan kincir air portable untuk irigasi pedesaan yang mengantarkan mahasiswa Unmuh Jember meraih prestasi di Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS), serta berbagai inovasi lainnya seperti pintu air irigasi modular berbahan beton ringan yang membawa Kabupaten Jember meraih juara nasional. Prof. Nanang juga terlibat dalam pengembangan instalasi air minum sistem reverse osmosis yang menjadi salah satu amal usaha milik Universitas Muhammadiyah Jember, Moyamu.

     Berbagai prestasi ini membuatnya dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sebagai reviewer nasional hibah riset & pengabdian DIKTI dan beberapa jurnal internasional terindeks scopus. Selain itu, beliau juga telah menulis beberapa buku dan memiliki beberapa hak paten teknologi.

     Sebagai seorang akademisi, beliau aktif dalam mengaplikasikan ilmunya untuk kepentingan riset dan masyarakat luas. Tak hanya untuk literasi para akademisi tetapi harus bisa memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat luas.

Rabu, 31 Januari 2024

Perjalanan Menuju Guru Besar: Kisah Sukses Prof Dr Nanang Saiful Rizal dalam Pengembangan Teknik Sumber Daya Air di Universitas Muhammadiyah Jember


 

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar acara Rapat Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar untuk Prof Dr Nanang Saiful Rizal ST MT IPM Bidang Ilmu Teknik Sumber Daya Air di Gedung Ahmad Zainuri, Rabu, (31/1/2024).


     Dihadiri oleh Prof Achmad Jainuri PhD, Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Dr Indah Kusuma Hidayati MT, Kepala Satker Atab BBWS Brantas, beliau resmi dikukuhkan sebagai guru besar pertama oleh Dr Hanafi MPd, Rektor Unmuh Jember.

     Dalam sambutannya, Jainuri berujar betapa pentingnya mendukung dosen untuk meraih gelar Profesor. Pencapaian yang telah dilakukan oleh Prof Nanang Saiful Rizal hendaknya menjadi motivasi dan memicu semangat bagi para akademisi yang lain. “Saya yakin bahwa Unmuh Jember akan mendukung penuh giat dosen lain untuk menyandang gelar profesor.

     Pencapaiannya sejak tahun 2010 mengabdi di Unmuh Jember, Prof Nanang Saiful Rizal telah banyak menorehkan serta menduduki jabatan penting, salah satunya sebagai Reviewer Internasional dan menerbitkan sejumlah buku tentang Teknik Sumber Daya Air.

     Ia menjelaskan bahwa ketertarikannya dalam bidang tersebut bermula dari pilihan program studi ketika kuliah S1. Bidang tersebut ia geluti hingga banyak hal yang diraihnya.



     Beberapanya termasuk pengembangan kincir air portable untuk irigasi pedesaan yang mengantarkan mahasiswa Unmuh Jember meraih prestasi di Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS), serta berbagai inovasi lainnya seperti pintu air irigasi modular berbahan beton ringan yang membawa Kabupaten Jember meraih juara nasional. Prof. Nanang juga terlibat dalam pengembangan instalasi air minum sistem reverse osmosis yang menjadi salah satu amal usaha milik Universitas Muhammadiyah Jember, Moyamu.

     Berbagai prestasi ini membuatnya dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi sebagai reviewer nasional hibah riset & pengabdian DIKTI dan beberapa jurnal internasional terindeks scopus. Selain itu, beliau juga telah menulis beberapa buku dan memiliki beberapa hak paten teknologi.

     Sebagai seorang akademisi, beliau aktif dalam mengaplikasikan ilmunya untuk kepentingan riset dan masyarakat luas. Tak hanya untuk literasi para akademisi tetapi harus bisa memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat luas.

Minggu, 31 Desember 2023

Selasa, 19 Desember 2023

Almarhumah Sawitri Komarayanti Menjadi Inspirasi Yudisium Ke-II PPG Tahun 2023 Unmuh Jember

 


Suasana haru menyelimuti gelaran Yudisium Ke II Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2023 di Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) pada Kamis (14/12/2023) yang lalu. Momen ini diwarnai oleh pesan yang menggetarkan hati dari salah satu Yudisi, Elok Fadhilah, yang berhasil menyentuh perasaan seluruh peserta yang turut hadir.

 

Saat memberikan pesan dan kesan sebagai perwakilan mahasiswa, Elok Fadhilah tak mampu menahan tangisnya saat mengenang almarhumah Sawitri Komarayanti, seorang dosen Pendidikan Biologi yang bukan hanya sebatas pengajar, melainkan juga sosok ibu yang memberikan inspirasi dan motivasi. 

 

"Satu tahun beliau telah membimbing kami dengan semangatnya bahkan ketika beliau sakit." tutur Elok dengan suara yang penuh emosi.

 

Pesan tersebut diungkapkan sebagai bentuk terima kasih kepada almarhumah Sawitri Komarayanti atas pengabdian dan dedikasinya dalam mendidik calon-calon guru selama 35 tahun 8 bulan di Unmuh Jember.

 

Elok Fadhilah juga menyampaikan bahwa kelulusan dirinya bersama rekan-rekannya bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai guru profesional.

 

"Dengan gelar baru ini, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk mengaplikasikan pengetahuan yang kami peroleh selama berkuliah di Unmuh Jember. Saatnya untuk membuktikan diri sebagai individu yang berkualitas, berkomitmen, dan memegang teguh nilai moral dan agama" ungkapnya.

 

Yudisium ini melibatkan mahasiswa Prajab Gelombang 1 dan 2 dari Prodi PGPAUD, PBI, dan Biologi, serta mahasiswa Daljab Angkatan 1 2023 Prodi PGPAUD dan Matematika, dengan total 247 lulusan. Walaupun terbatas oleh jarak, sebanyak 150 peserta turut hadir secara langsung di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember, sementara yang lain bergabung melalui Zoom Meeting.

 

"Karena mahasiswa PPG tersebar dari seluruh penjuru daerah jadi terkendala jarak." Ungkap Anam Fadhilah M,Pd, Ketua Panitia.

 

Selain itu, dirinya berharap agar PPG Unmuh Jember terus menjunjung tinggi citra sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terbaik dalam penyelenggaraan PPG, baik dalam jalur jabatan (daljab) maupun pra jabatan (prajab).

Kamis, 30 November 2023

Hari HIV/AIDS Sedunia: Dokter RSU Unmuh Jember Ulas Tuntas HIV/AIDS & Ajak Masyarakat Sadar Berantas Stigma

 


Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah dua hal berbeda. HIV adalah virus yang menyebabkan penurunan kekebalan tubuh, sedangkan AIDS adalah kumpulan gejala yang muncul akibat penurunan kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

 

Memperingati Hari HIV/AIDS Sedunia pada Jumat (1/12/2023), dr. Hana Nadya, Sp. PD, dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Jember (RSU Unmuh Jember), memberikan pandangan mendalam tentang HIV/AIDS, menyoroti banyak faktor, antara lain :

 

1. Risiko Tinggi dan Pencegahan

dr. Hana Nadya, Sp. PD, mengidentifikasi beberapa populasi dengan risiko tinggi, termasuk mereka yang melakukan aktivitas seksual berisiko, golongan LGBT, pasangan dari pasien HIV positif, anak dari ibu yang positif HIV, tenaga kesehatan yang memberikan perawatan, dan warga binaan dari lembaga pemasyarakatan.

 

Dalam upaya pencegahan, ia menekankan pentingnya menghindari aktivitas seksual berisiko dan berbagi jarum suntik. Dirinya juga memberikan informasi bahwa pengobatan HIV kini dapat diakses secara luas, bahkan di pelosok desa, memastikan pasien mendapatkan perawatan yang efektif.

 

2. Mitos tentang HIV/AIDS

 

Selain itu, dirinya membantah stigma yang melekat pada HIV/AIDS sebagai penyakit yang pasti mematikan. Ia menjelaskan bahwa dengan deteksi dini dan pengobatan efektif, banyak penderita HIV dapat menjalani hidup secara stabil. 

 

Merinci perjalanan penyakit dari masa inkubasi hingga tahap AIDS, dirinya menjelaskan bahwa Virus HIV masuk ke dalam tubuh penderita, maka dia membutuhkan periode waktu sekitar 2 atau 4 minggu sebelum terjadinya infeksi akut, periode itu dinamakan dengan masa inkubasi. 

 

Lalu ketika sudah memasuki tahap infeksi akut atau tahap pertama, pasien akan mengeluhkan gejala seperti demam, nyeri kepala, nyeri sendi, ruam-ruam di kulit, dan juga ada perasaan tidak enak badan seperti penyakit flu pada umumnya.

 

Setelah itu, penyakit akan memasuki tahap infeksi kronis atau tahap kedua. Tahap penyakit infeksi kronis ini berlangsung cukup lama, ada yang 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan lebih.

 

“Tetapi gejala seperti infeksi akut sudah mereda, sehingga biasanya pasien tidak memeriksakan diri ke fasilitas. Pada tahap infeksi kronis inilah, virus HIV memperbanyak diri atau mereplikasi diri sehingga jumlahnya semakin banyak. Dan pada tahap inilah, proses kekebalan tubuh sudah mulai akan diganggu.” tekannya.

 

3. Menanggulangi Stigma dan Diskriminasi

 

Menghadapi stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV, dr. Hana Nadya, Sp. PD, mengajak masyarakat untuk melihat penyakitnya, bukan orangnya. Dirinya menegaskan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sehari-hari seperti berjabat tangan atau bertukar alat makan, sehingga tidak ada alasan untuk mengucilkan atau menjauhi penderita.

 

“Untuk menghadapi penderita HIV/AIDS, yang perlu dipahami, bahwa infeksi virus HIV menular melalui kontak darah dan juga kontak seksual, tetapi tidak menular melalui berjabat tangan, menyentuh pasien, ataupun bertukar alat makan dengan pasien, sehingga kita tidak perlu memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap pasien HIV, Konsep yang perlu dipegang adalah jauhi penyakitnya, bukan orangnya.” tegasnya.

 

4. Pentingnya Melakukan Pemeriksaan

 

Dirinya juga menginformasikan bahwa pihak pemerintah juga sudah melakukan program screening sebesar-besarnya, dengan cara melakukan screening pada setiap pasien ibu hamil, pasien tuberkolosis, pasien hepatitis B/C.

 

Dalam mengakhiri wawancaranya, dr. Hana Nadya, Sp. PD, mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama yang merasa memiliki risiko tinggi, untuk melakukan pemeriksaan di sarana kesehatan terdekat. 

 

“Segera lakukan pemeriksaan di sarana kesehatan terdekat untuk deteksi dan pengobatan dini HIV, karena pentingnya deteksi dini dan pengobatan untuk memastikan kualitas hidup yang baik bagi penderita HIV.” tutupnya

Kamis, 23 November 2023

Bagi Kisah Fantastis, Gol A Gong ‘Hipnotis’ Mahasiswa Unmuh Jember Untuk Terus Menulis

 


Memasuki era teknologi yang menuntut mahasiswa untuk memiliki daya saing dan menjungjung kreativitas, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perpustakaan dan Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mendobrak minat menulis dan menumbuhkan personal branding mahasiswanya dengan menggelar seminar dengan tamu-tamu luar biasa.

 

Dibintang tamui oleh Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, seminar ini digelar pada hari Kamis (16/11/2023) pagi lalu di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember. Tak lupa dengan dua narasumber yang tak kalah ajaib, Mas Hamzah Setiawan, S.Kom., M.Kom. dan Prita HW, S.Sos.,CNLPBP, CDMP yang turut membuat acara menjadi informatif, inspiratif dan menyenangkan. Dengan tema acara “Empower Your Career: Making Your Path to Entrepreneurship and Career Freedom” Gedung Zainuri ‘dibombardir’ oleh kehadiran 250 mahasiswa di Gedung Zainuri dan sebanyak 134 peserta umum dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah & Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia via daring yang semuanya ikut aktif menyimak dan berdiskusi langsung bersama ketiga narasumber.

 

Dipandu langsung oleh Ibu Nuraini Kusumaningtyas, S.Psi., M.Psi. selaku moderator, gerakan acara ini berlangsung khidmat dan tertata. 

 

Mas Hamzah, dalam materinya yang menekankan mahasiswa untuk membentuk pembangunan karir yang cemerlang dengan personal branding, penanaman jejaring dan persiapan interview. 

 

“Jadilah mahasiswa-mahasiswa yang aktif dan cari pengalaman sebanyak mungkin” ungkap Sekretaris Asosiasi Pusat Karir Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (APSKAR PTMA). 

 

Tak kalah saing, Knowledgepreneur-nya the Jannah Institute, Mbak Prita, membagikan pengalaman menulis yang menuntunnya untuk terus berproses hingga saat ini. Tidak hanya menulis, si momblogger ini juga menginspirasi mahasiswa untuk memiliki daya jual pada pengetahuan yang dimiliki. Aktivitas literasi yang sering diadakan oleh narasumber satu ini menjadi sorotan pemaparan pengalaman olehnya yang membuat mahasiswa semakin yakin untuk bisa mengembangkan diri dalam aspek membaca dan menulis. 

 

“Jangan pernah berhenti belajar, jaga rasa penasaran terhadap sesuatu,” tutup Prita HW pada akhir sesi materinya.

 

Setelah kedua narasumber menyampaikan materi, tibalah saatnya Gol A Gong sang Duta Baca Indonesia untuk tampil dan menyampaikan materi dengan diawali pembagian buku gratis untuk mahasiswa yang aktif bertanya dan berpartisipasi dalam sesi penyampaian pengalaman. 

 

Gol A Gong menyampaikan jutaan flashback ketika beliau masih menjadi penulis ulung dan bekerja di televisi. Berkat tekad yang kuat dan kisah yang menginspirasi untuk menjadi seorang penulis, Gol A Gong dinobatkan menjadi Duta Baca Indonesia pada tahun 2021 lalu.

 

“Menariknya lagi, saya bisa dapetin cewek, insinyur, gara-gara hobi baca,” cetus gurau Gol A Gong menghangatkan acara sembari memberi pandangan kepada mahasiswa bahwa dengan membaca mampu memberikan manfaat lebih pada kehidupan.

 

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi dibagikan hadiah untuk 10 kelompok kreatif dan berjiwa wirausaha pemenang lomba Business Idea Competition yang diadakan pada Rabu (15/11/2023) lalu.

 

Seutas kata motivasi disampaikan oleh Mas Hamzah kepada peserta yang sekaligus menjadi konklusi acara.

 

“Janganlah mudah menyerah, sebuah tantangan hadapilah dengan senyuman karena tantangan adalah bagian dari pengalaman.” tutup Mas Hamzah sebagai konklusi acara.

Minggu, 22 Oktober 2023

Proyek Kemanusiaan TIM ISS MBKM UNMUH Jember Membantu Perangi Stunting di Desa Sumberanyar

 


Pada tanggal 13 Oktober 2023, Tim Mahasiswa Prodi S1 Teknologi Industri Pertanian dari Universitas Muhammadiyah Jember (UNMUH) meluncurkan proyek kemanusiaan bertujuan memerangi masalah stunting di Desa Sumberanyar, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

     Kegiatan ini bukan sekadar pembelajaran, tetapi juga mengajarkan mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian dan kepekaan sosial melalui program terprogram dan melembaga. Oleh kelompok Rizki Rismawati, Siska Aula Alfianti, Iraudatul Hasanah, dan Syahroni Riskiyono, tim ini dibimbing oleh Dr. Trias Setyowati, SH., SE., MM.

     Desa Sumberanyar, dengan luas mencapai 381,204 hektar, memiliki populasi sebanyak 3,347 jiwa. Angka stunting di Kabupaten Bondowoso, menurut data dari Status Survei Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, mencapai 37%, namun mengalami penurunan menjadi 32% pada tahun 2022.

     Dalam upaya pencegahan stunting, berbagai program pemerintah telah dijalankan melalui berbagai sektor masyarakat, termasuk lembaga sosial, dunia usaha, lembaga profesi, dan akademisi, hingga media massa.

     Dalam rangka menyebarkan informasi dan meningkatkan sosialisasi tentang stunting di masyarakat, tim dari UNMUH Jember mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Desa Sumberanyar pada tanggal 13 Oktober 2023. Tujuan dari FGD ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan stunting di desa tersebut serta memberikan materi pencegahan dan penanganan stunting.

     Kader dan anggota posyandu Desa Sumberanyar menjadi fokus penyuluhan. Sebanyak 4 kader dan 6 anggota posyandu dilibatkan dalam kegiatan ini. Turut hadir juga Ibu Bidan Desa Sumberanyar.

     Melalui FGD ini, diharapkan para kader dan anggota posyandu dapat menyerap informasi dengan lebih baik mengenai strategi pencegahan dan penanganan stunting. Informasi yang diperoleh dari kegiatan ini kemudian diharapkan dapat disebarluaskan oleh para kader dan anggota posyandu ke masyarakat sekitar.

     Proyek ini menjadi langkah konkrit dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sumberanyar dan mengurangi angka stunting di wilayah tersebut. Langkah ini membuktikan komitmen tim ISS MBKM UNMUH Jember dalam membantu membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera

Sabtu, 07 Oktober 2023

PKM Unmuh Jember Melawan Stunting dengan Olahan Bekatul

 


Tim PKM Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali mengambil inisiatif untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di Kabupaten Jember. Dalam sebuah kolaborasi yang melibatkan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, mereka menjalankan program pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dengan mengembangkan olahan nutrisi berbasis bekatul sebagai solusi pencegahan stunting.

Stunting adalah masalah serius yang terjadi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Data terbaru dari SSGI 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Jember mengalami peningkatan prevalensi stunting hingga 11 poin, menjadikannya sebagai kabupaten dengan tingkat stunting tertinggi di Jawa Timur, mencapai 35.9 persen. Angka kematian ibu yang tinggi dan kemiskinan ekstrim juga menjadi tantangan serius di wilayah ini.

Dalam upaya mencegah stunting, tim PKM Universitas Muhammadiyah Jember fokus pada pemberian nutrisi berkualitas, terutama pada remaja putri. Ketua PKM, Dr. Awatiful Azza, S.Kep., Ns. M.Kep., Sp.Kep.Mat, menjelaskan bahwa perbaikan kondisi stunting pada balita yang sudah teridentifikasi sulit dilakukan. Oleh karena itu, pencegahan menjadi kunci utama, terutama melalui pendekatan pada remaja putri dan calon pengantin untuk memastikan generasi penerus terbebas dari stunting. Pernyataan ini juga disetujui oleh Dr. Nikmatur Rohmah, S.Kep., Ns. M.Kes, dan Ara Nugrahayu, N., S.TP., M.Si, sebagai anggota tim PKM.

Program PKM ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga yang menjadi binaan mitra "Azzahra." Mereka diberikan pelatihan tentang cara mengolah bekatul sebagai nutrisi alternatif. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, melibatkan 15 ibu rumah tangga pada akhir bulan September. Selain memberikan pengetahuan, ibu-ibu juga diajarkan cara mengolah bekatul menjadi cake yang enak dan menarik, sehingga dapat menjadi alternatif cemilan atau nutrisi untuk remaja putri.

Bekatul adalah produk dari proses penggilingan padi, yang merupakan lapisan luar beras yang berwarna cokelat atau disebut juga dedak. Ara Nugrahayu, N., S.TP., M.Si, seorang dosen teknologi pangan di Universitas Muhammadiyah Jember, menjelaskan bahwa bekatul sebenarnya mirip dengan dedak, tetapi memiliki tekstur yang lebih halus karena melalui proses pengelupasan kedua. Bekatul memiliki kandungan nutrisi yang beragam, termasuk protein, lemak, vitamin E, dan mineral seperti zat besi, zinc, tembaga, mangan, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Oleh karena itu, olahan bekatul dapat menjadi solusi murah untuk meningkatkan gizi masyarakat.

Menurut Dr. Nikmatur Rohmah, S.Kep., Ns. M.Kes, olahan bekatul dapat membantu mencegah stunting karena kandungan gizi yang baik dan aman dikonsumsi oleh remaja. Harapannya adalah bahwa melalui kegiatan ini, pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam mengolah bekatul sebagai nutrisi alternatif dapat meningkat, dan mereka dapat menerapkannya di rumah. Selain itu, program ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah Kabupaten Jember mencapai target penurunan stunting, melibatkan masyarakat secara langsung.

Inisiatif yang dilakukan oleh tim PKM Universitas Muhammadiyah Jember ini menjadi langkah berani dalam menghadapi tantangan stunting di wilayah tersebut, dengan mengajak masyarakat lokal untuk turut serta dalam upaya pencegahan melalui nutrisi yang berkualitas dan terjangkau. Semoga langkah ini akan membawa perubahan positif bagi generasi penerus Kabupaten Jember.

Crafis, Produk Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian yang Kaya Protein

 


     Sebuah inovasi produk baru bernama CRAFIS telah dikembangkan oleh tim mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dari prodi S1 Teknologi Industri Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Produk ini mengandung protein dari hidrolisat ikan tongkol (Euthynnus Affinis) dengan tujuan menangani masalah wasting pada balita.

     Tim mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini, dipimpin oleh Asih Imer Rita sebagai ketua, dengan anggota lainnya adalah Rizki Rismawati, Andi Setiawan, Muhammad Andrian Maulana, dan Edo Edwin Saputra. Mereka didampingi oleh dosen Ara Nugrahayu Nalawati, S. TP., M. Si.

     Masalah kekurangan gizi pada balita telah menjadi perhatian serius, karena dapat berdampak negatif pada perkembangan anak dan bahkan bagi negara. Salah satu faktor utama dari kekurangan gizi adalah kurangnya konsumsi makanan yang kaya protein, seperti ikan tongkol. Ikan ini memiliki tingkat protein yang tinggi dan kandungan asam lemak omega 3.

     Kabupaten Jember memiliki pasokan ikan tongkol yang melimpah, namun belum terdapat inovasi signifikan dalam pengolahan ikan ini. Oleh karena itu, tim mahasiswa menciptakan CRAFIS, crackers berbahan dasar ikan tongkol, dengan harapan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan wasting pada balita.

     Produk CRAFIS dijual dengan harga terjangkau dan dikemas dalam kemasan yang praktis untuk dibawa kemana-mana. Keunikan dari CRAFIS adalah penggunaan bahan baku ikan tongkol yang kaya protein, serta bentuk crackers yang dicetak menyerupai ikan untuk menarik minat balita.

     CRAFIS ditujukan untuk balita berusia 12-59 bulan, dengan tekstur lembut dan rasa yang enak, sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi penting dalam masa pertumbuhan mereka. Produk ini dipasarkan melalui berbagai media sosial dan juga di tempat-tempat fisik dengan mematuhi protokol kesehatan.

     Diharapkan, inovasi ini akan memberikan nilai tambah pada pemanfaatan ikan tongkol, meningkatkan daya saing produk, dan pada akhirnya, membantu menurunkan jumlah wasting pada balita. CRAFIS menjadi langkah positif dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) terkait dengan gizi dan pangan pada tahun 2030.

Kamis, 05 Oktober 2023

Mahasiswa Unmuh Jember Hadirkan Teh Rosella Kapulaga sebagai Solusi Antioksidan

 


     Sebuah inovasi menarik muncul dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Mereka menghadirkan produk minuman herbal berbahan dasar bunga rosella yang dipadukan dengan rempah asli Indonesia, kapulaga. Kelompok mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini antara lain Anisatus Syamsil Arifin (Mahasiswa Ilmu Keperawatan 2022), Deva Ayu Nurazizah (Mahasiswa Akuntansi 2021), dan Finggiani Anjar Ningrum (Mahasiswa Akuntansi 2021), dengan pendampingan dari Ibu Ari Sita Nastiti, SE., M. Akun., CIIQA, Dosen Akuntansi Universitas Muhammadiyah Jember.

     Produk bernama Teh Rosella Kapulaga ini dipilih karena mengandung senyawa aktif antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Antioksidan memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, yang dapat berasal dari berbagai sumber seperti proses metabolisme tubuh dan lingkungan luar seperti sinar matahari berlebih, polusi udara, dan lain sebagainya.

     Ketua kelompok, Anisatus Syamsil Arifin, menyatakan, "Minimnya pengetahuan akan manfaat dari Rosella dan kapulaga ini membuat kami tertarik untuk memberikan inovasi minuman herbal dalam kemasan celup yang fungsional, praktis, mudah dikonsumsi, dan higienis."

     Proses pengolahan yang dipilih adalah proses simplisia atau pengeringan khusus untuk tanaman obat, sehingga produk memiliki daya simpan yang lebih lama dan bebas dari bahan pengawet. Teh Rosella Kapulaga ini juga diklaim memiliki cita rasa yang sangat autentik, memberikan pengalaman minum teh herbal yang unik.

     Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM-K) di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), yang bertujuan untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Diharapkan, program ini dapat menjadi cikal bakal lahirnya produk-produk usaha karya mandiri bangsa.

     Meskipun proyek ini menjanjikan, kelompok mahasiswa masih menghadapi beberapa tantangan. Ketersediaan bahan baku yang langka menjadi salah satu masalah utama, terutama dalam mencari petani rosella dan kapulaga di daerah Jember dan sekitarnya. Selain itu, persaingan dengan produk minuman teh yang sudah terkenal dan dijual dengan harga yang lebih terjangkau menjadi hal lain yang perlu diatasi. Seluruh proses produksi juga masih dilakukan secara mandiri, yang memerlukan manajemen waktu yang efisien antara belajar, kuliah, dan proses produksi.

     Keberanian dan dedikasi mahasiswa Unmuh Jember dalam mengatasi tantangan ini menunjukkan potensi besar dari inovasi mereka. Dengan terus berkembangnya minuman Teh Rosella Kapulaga, diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang bisnis baru di industri minuman herbal.

Mahasiswa Unmuh Jember Kembangkan Budidaya Lele dengan Memanfaatkan Kotoran Lele sebagai Pangan

 


Mahasiswa berbakat asal Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Prodi Agribisnis, Nurojib Abdurachman, bersama timnya yang penuh semangat, telah meraih hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang mendukung pengembangan bisnis budidaya lele dengan metode bioflok yang menarik. Timnya, yang terdiri dari Lailatul Karomah (Manajemen, semester 5), Achmad Ramadhani (Agribisnis, semester 7), dan Angelita Leilia Putri (Manajemen, semester 5), menggabungkan latar belakang keahlian mereka untuk menciptakan keberhasilan bisnis ini.

Dalam proyek ini, setiap anggota tim memiliki peran khusus antara lain, Lailatul mengelola keuangan, Achmad mengurusi pemasaran, dan Angelita mengatasi operasional. Metode bioflok adalah kunci keberhasilan mereka. Ini adalah pendekatan inovatif di mana kotoran dan amoniak dari ikan lele digunakan sebagai pakan organik, mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan dan meminimalkan biaya operasional.

“Jadi kotoran yang berasal dari lele kita manfaatkan dengan sistem bioflok yang dimana kita gunakan kotoran tersebut untuk jadi pakan lele seperti semacam mikroorganisme atau kalau orang awam biasanya memanggil istilah itu dengan nama plankton, untuk merubah kotoran tersebut kita picu dengan probiotik, kotoran ini bisa kita ubah jadi pakan sebanyak tiga kali, setelah tiga kali maka kotoran tersebut menjadi feses dan akan mengendap di dasar kolam lalu kita bersihkan”. Jelas Nurojib Abdurachman

Produk utama dari budidaya ini adalah lele segar, yang menjadi sorotan bisnis mereka. Meskipun relatif singkat, mereka telah memahami budidaya ikan lele selama 4 tahun. Mereka telah mengembangkan teknik fermentasi air selama minimal 3-7 hari sebelum bibit ikan ditebarkan ke kolam. Ini mempersiapkan pakan alami seperti plankton atau mikroorganisme untuk ikan lele setelah ditebarkan.

“Untuk tahapan ini memang sedikit berbeda dari sistem sistem lain nya yang mana metode ini perlu ada nya fermentasi air sebelum penebaran bibit pada kolam kurang lebih selama minimal 3 - 7 hari. hal ini bertujuan untuk menghidupkan plangton atau mikroorganisme pada kolam untuk mempersiapkan pakan alami untuk si lele setelah penebaran.” ungkapnya

Lokasi proyek, berada di Perum Green Tegal Gede, Blok AA, proyek ini bukan hanya beroperasi lokal tetapi juga telah mengirimkan lele segar ke Situbondo, memperluas jangkauan bisnis mereka.

Mereka memilih budidaya lele metode bioflok sebagai proyek wirausaha dikarenakan keuntungan yang lebih besar, perawatan yang lebih mudah, dan pemasaran yang lebih sederhana dibandingkan dengan budidaya lele konvensional.

Keunggulan metode ini meliputi operasional panen dan sortir yang lebih mudah, minim bau yang tidak sedap, pertumbuhan ikan yang lebih cepat, serta ketahanan ikan yang lebih baik terhadap penyakit.

Proses teknis budidaya lele metode bioflok melibatkan langkah-langkah seperti pengisian air kolam, campuran garam krosok, probiotik, dan molase ke dalam kolam, serta penambahan batang pohon pisang untuk mempercepat fermentasi selama minimal 3-7 hari.

Mereka juga telah mengembangkan strategi pemasaran yang kuat, menjual produk mereka kepada tukang kulak, pasar, dan warung di sekitar wilayah mereka.

Selain itu, mereka terus melakukan riset untuk mengembangkan pakan buatan mereka sendiri, memastikan bahwa hasil budidaya mereka berkualitas dan sesuai dengan preferensi konsumen. Inovasi dan kreativitas adalah kunci kesuksesan mereka dalam menciptakan produk berkualitas dan memenangkan hati konsumen.

“Yang harus kami siapkan untuk menjalankan proyek ini secara berkelanjutan, kami harus memainkan peran yang sangat teliti dalam mengelola keuangan, menjalin kemitraan dengan pemasok bibit, pakan, dan pembeli hasil panen.”  tutupnya.

Senin, 28 Agustus 2023

Meriahkan Hari Lahirnya, Teater Oksigen Tampilkan Seni Spektakuler

 


 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Oksigen sukses menggelar perayaan ulang tahunnya yang ke-14 dengan megah di Aula Ahmad Zaenuri, Senin-Rabu (7-9/8).

     Tahun ini, Teater Oksigen menunjukkan keberagaman bakat seni dengan menghadirkan 12 penampilan spektakuler. Para penonton dihibur oleh sejumlah seni unik, mulai dari drama intens, karya seni rupa yang memukau, hingga sinematografi berkelas. Tidak hanya itu, kekayaan budaya Indonesia juga dipertontonkan melalui "Asmara Putri Kirana", sebuah tarian tradisional yang memikat, serta penampilan seni tari modern yang energik. Musikalisasi puisi dan segudang penampilan lainnya juga menghiasi panggung Teater Oksigen.

     Puncak acara diikuti oleh lebih dari 300 penonton setiap harinya, menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari mahasiswa dan komunitas seni di kampus. Ketua Teater Oksigen, Hakhan Maulana, mengungkapkan kebanggaannya terhadap dedikasi anggota UKM dalam menciptakan karya-karya kreatif dan inovatif yang menarik. "Kami berharap bahwa acara ini dapat menjadi wadah bagi para seniman muda untuk mengembangkan bakat mereka dan mampu terbang lebih tinggi," ujar Hakhan.

     Tidak berhenti sampai di situ, setelah sukses dengan perayaan ulang tahun ini, Teater Oksigen memiliki rencana besar di masa depan. Hakhan dengan semangatnya mengumumkan bahwa UKM ini akan berpartisipasi dalam sebuah perlombaan di Universitas Marwadewa di Bali. Mereka berharap dapat mengukir prestasi dan membawa nama baik kampus dalam kancah seni di tingkat nasional.

     Terakhir, fokus UKM tidak berhenti pada perayaan ulang tahun dan persiapan lomba saja. Hakhan mengungkapkan bahwa seni tari modern (Dance) sedang ditingkatkan dan dikembangkan dengan penuh dedikasi. "Kami ingin memberikan penonton pengalaman yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya melalui seni tari modern ini," tambahnya.

     Dengan semangat berkarya dan berinovasi, Teater Oksigen membuktikan dirinya sebagai kekuatan penting di dunia seni kampus, dan terus memberikan inspirasi serta hiburan yang tak terlupakan bagi para penontonnya.

Kamis, 27 Juli 2023

Tim Dosen Unmuh Jember Berdayakan Usaha Rumah Tangga dengan Bekatul Sebagai Makanan Sehat Berkualitas Tinggi

 


Tim dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember telah berhasil melakukan kolaborasi yang bertujuan untuk memberdayakan usaha rumah tangga yang memproduksi makanan sehat berbasis bekatul pada pekan lalu. Program ini dipimpin oleh Ns, Awatiful Azza, M,Kep, Sp,Kep,Mat dan melibatkan anggota tim, yaitu Dr, Nikmatur Rohmah, S,Kep,Ns, M,Kes, dan Ara Nugrahayu Nalawati, S,Tp, M,Si, Tujuan dari program ini adalah untuk menciptakan diversifikasi nutrisi dengan bahan dasar bekatul yang mudah didapat dan memiliki nilai gizi yang tinggi.
 
Selama ini, masyarakat mengenal bekatul sebagai makanan untuk ternak dan limbah dari proses penggilingan padi. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, dedak dihasilkan pada penyosohan pertama, sementara bekatul dihasilkan pada proses penyosohan kedua. Bekatul mengandung komponen bioaktif pangan yang bermanfaat, seperti vitamin B15, kalsium (Ca), magnesium (Mg), mangan (Mn), zat besi (Fe), kalium, dan seng (Zn). Oleh karena itu,, pengolahan bekatul menjadi makanan sehat diyakini akan memberikan manfaat besar, baik dalam meningkatkan kesehatan masyarakat maupun meningkatkan penghasilan keluarga melalui produksi olahan yang memiliki nilai ekonomi.
Program ini melibatkan mahasiswa dari fakultas Keperawatan dan Pertanian, bekerja sama dengan mitra usaha kecil rumah tangga bernama "Azzahra" yang berlokasi di desa Silo, Kabupaten Jember. Program pemberdayaan kemitraan masyarakat ini merupakan salah satu bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk membantu meningkatkan potensi masyarakat. Salah satu aspek pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan produksi olahan bekatul dan menjaga mutu olahan agar lebih tahan lama dan aman untuk kesehatan.
 
Dukungan dana dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) memungkinkan tim untuk memulai kegiatan dengan melakukan survei di tempat pengolahan bekatul serta mempelajari proses penyimpanan agar bekatul tidak mudah rusak. Survei ini telah dilaksanakan pada Jumat (14/07/2023). Ibu Sri Agustini sebagai pemilik usaha "Azzahra" memberikan berbagai penjelasan mengenai proses mendapatkan bekatul dari tempat penggilingan, langkah awal dalam pengolahan agar bekatul tetap berkualitas, dan cara memproduksi minuman berbahan dasar bekatul. Mitra usaha ini sangat antusias dengan program pemberdayaan kemitraan masyarakat ini dan berharap bahwa masyarakat di sekitar rumah produksi juga dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.

 

Kolaborasi yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Jember dalam membina usaha rumah tangga berbasis bekatul ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan nilai gizi bekatul dan pemanfaatannya sebagai makanan sehat yang bernilai ekonomi. Program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya lebih banyak usaha rumah tangga yang berbasis pada bahan pangan yang mudah didapat dan memiliki potensi gizi yang tinggi. Dengan demikian, kolaborasi ini menjadi salah satu langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Connect