Senin, 05 Januari 2026

Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, FKIP Unmuh Jember Laksanakan Magang Kependidikan di Sekolah Mitra

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan penerjunan peserta Magang Kependidikan yang diikuti oleh 152 mahasiswa dari enam program studi, yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Program magang ini merupakan bagian dari program akademik wajib bagi mahasiswa kependidikan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di dunia pendidikan. Mahasiswa diterjunkan ke sejumlah sekolah mitra di Kabupaten Jember sebagai upaya meningkatkan kesiapan mereka menjadi calon pendidik profesional.

Adapun sekolah mitra yang menjadi lokasi magang antara lain PAUD Yasmin, SMA Bima Ambulu, SMAN Balung, SMAM 1 Rambipuji, SMAN Kalisat, SMKM Kalisat, SMAN Pakusari, SMPN 4 Sukowono, dan SMPM 1 Jember. Penempatan mahasiswa dilakukan sesuai dengan program studi dan kompetensi masing-masing.

Peserta magang ditempatkan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Pada jenjang TK dan KB, mahasiswa difokuskan pada pendampingan perkembangan anak usia dini, sementara pada jenjang SMP dan SMA mahasiswa diarahkan untuk melakukan praktik pembelajaran di kelas.

Selama masa magang yang berlangsung sekitar tiga bulan, mahasiswa tidak hanya melaksanakan praktik mengajar, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan kependidikan lainnya. Kegiatan tersebut meliputi administrasi pembelajaran, pendampingan peserta didik, serta partisipasi dalam kegiatan sekolah. Mahasiswa juga didorong untuk memahami budaya dan tata kelola sekolah guna memperoleh gambaran utuh tentang dunia pendidikan.

Kegiatan penerjunan magang kependidikan ini secara resmi dibuka oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di masing-masing sekolah. Dalam sambutannya, DPL menyampaikan bahwa magang kependidikan merupakan sarana penting dalam pembentukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru. Melalui interaksi langsung dengan guru pamong dan peserta didik, mahasiswa diharapkan mampu memahami tantangan nyata di lingkungan sekolah.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari guru pamong di sekolah serta pendampingan dan evaluasi berkala dari dosen pembimbing lapangan FKIP Unmuh Jember. Sistem bimbingan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan magang berjalan optimal serta membantu mahasiswa meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pelaksanaan magang kependidikan ini juga menjadi bentuk penguatan kerja sama antara FKIP Unmuh Jember dengan sekolah-sekolah mitra. Melalui sinergi ini, sekolah memperoleh dukungan dalam proses pembelajaran, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang pendidikan.

Melalui program magang kependidikan ini, FKIP Unmuh Jember berharap dapat mencetak calon pendidik yang kompeten, profesional, dan berkarakter. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan serta kontribusi nyata Unmuh Jember dalam pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Jember.

  

Selasa, 23 Desember 2025

Unmuh Jember dan MGMP PJOK Jember Gelar Seminar Pendidikan Jasmani

Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK SMA Kabupaten Jember sukses menggelar seminar bertajuk “From Campus to School: Implementasi Deep Learning dalam Praktik Mengajar Pendidikan Jasmani”, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Gedung FKIP Universitas Muhammadiyah Jember ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani dunia akademik kampus dengan realitas pembelajaran di sekolah.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Seminar dibuka secara resmi melalui opening ceremony yang dipandu oleh MC, Vina. Suasana khidmat terasa saat peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Patriot Olahraga, dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani sekaligus dosen pembimbing, serta sambutan dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Jember sebagai pembina kegiatan. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama.

Memasuki sesi inti, seminar menghadirkan Andika Fence, H.A., S.Or., S.Pd., Gr, guru Pendidikan Jasmani SMAN 3 Jember sekaligus Sekretaris MGMP PJOK Kabupaten Jember, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Andika menjelaskan konsep deep learning serta urgensinya dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Ia menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada pemaknaan, keterlibatan aktif, serta pengembangan karakter peserta didik.

“Pembelajaran pendidikan jasmani harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, mendorong siswa berpikir kritis, aktif bergerak, dan memahami nilai di balik setiap aktivitas,” jelasnya di hadapan peserta seminar.

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan penerapan deep learning di sekolah, mulai dari keterbatasan sarana, karakter peserta didik, hingga strategi mengelola kelas pendidikan jasmani secara efektif dan inovatif.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani angkatan 2023 sebagai bekal awal dalam menghadapi magang kependidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran nyata tentang praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan dinamika sekolah saat ini. Sementara itu, pelaksanaan seminar menjadi bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Seminar Olahraga yang diampu oleh mahasiswa angkatan 2022 sebagai bentuk pembelajaran berbasis proyek.

Kegiatan seminar ditutup dengan sesi penutup dan dokumentasi bersama. Melalui kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Jember dan MGMP PJOK SMA Kabupaten Jember, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik profesional, sekaligus mempererat sinergi antara kampus dan sekolah dalam pengembangan pendidikan jasmani yang adaptif dan bermakna.

Jumat, 19 Desember 2025

Perkuat Literasi Demokrasi, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Gelar Diskusi Akademik Bersama KPU Jember

Guna memperdalam pemahaman mengenai mekanisme demokrasi di Indonesia, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2023 dan 2025 menggelar Diskusi Akademik bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (17/12/2025), di Aula Kantor KPU Kabupaten Jember ini mengangkat tema strategis yaitu “Sistem Tata Kelola Pemilu dan Penyelenggaraan Pemilu”.

Diskusi ini menghadirkan Andi Wasis, anggota KPU Kabupaten Jember Divisi SDM, Parmas, dan Sosdiklih sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Andi Wasis mengupas tuntas berbagai aspek krusial mulai dari landasan demokrasi dan negara hukum, tinjauan historis pelaksanaan Pemilu di Indonesia, hingga implementasi Undang-Undang Pemilu. Selain itu, mahasiswa diberikan gambaran mendalam mengenai struktur penyelenggara pemilu, tugas, wewenang, serta tanggung jawab KPU mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, termasuk kedudukan badan Adhoc seperti PPK, PPS, dan KPPS.

Ketua KPU Kabupaten Jember, Dessi Anggraeni, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya literasi kepemiluan bagi generasi muda. Menurutnya, diskusi akademik seperti ini merupakan langkah vital dalam membentuk warga negara yang kritis, bertanggung jawab, dan aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan demokrasi. Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu menjadi pelopor dalam memilih pemimpin berdasarkan program dan gagasan, serta dengan tegas menolak praktik politik uang yang merusak integritas bangsa.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman akademik mahasiswa mengenai sistem tata kelola Pemilu yang demokratis, mandiri, dan berintegritas. Suasana diskusi berlangsung sangat interaktif, di mana para mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember antusias melontarkan berbagai pertanyaan kritis terkait tantangan penyelenggaraan pemilu di masa depan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai peran dan fungsi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen.

Melalui kolaborasi antara FISIP Unmuh Jember dan KPU Kabupaten Jember ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik, tetapi juga menjadi penggerak demokrasi yang cerdas. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar edukasi kepemiluan terus berlanjut guna menciptakan generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara demi terciptanya kualitas demokrasi yang lebih baik.

 

Rabu, 10 Desember 2025

Agribisnis Harumanis Tembus Puluhan Miliar: Ketua Koperasi Y.A. Bagikan Rahasia Potensi Ekonomi Tinggi di Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menghadirkan perspektif bisnis yang menjanjikan melalui Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Acara ini menghadirkan praktisi sekaligus wirausahawan agribisnis, Mr. Mohd Asri Bin Yusoff, Ketua Koperasi Y.A. Harumanis, untuk berbagi wawasan mengenai Agribusiness Entrepreneurship.

Dalam paparannya, Mohd Asri Yusoff, yang beroperasi di Kg Baru Panggas, Chuping, Perlis, Malaysia, menegaskan bahwa Industri Harumanis memiliki peluang dan potensi yang sangat tinggi dalam menjana ekonomi. Ia memaparkan bahwa agribisnis Harumanis Y.A. diproyeksikan mencapai pendapatan total RM 10 Juta (sekitar IDR 33 Miliar) pada tahun 2027.

Mohd Asri menjelaskan bahwa potensi pendapatan tinggi dalam agribisnis Harumanis tidak hanya bergantung pada penjualan buah segar, tetapi bertumpu pada tiga cabang bisnis utama.

Pertama adalah Penjualan Buah Langsung atau buah segar. Penjualan ini dilakukan secara langsung atau online dan sangat bergantung pada kualitas gred buah. Koperasi Y.A. menjual buah berdasarkan gred A hingga D, dengan Gred A memiliki harga tertinggi (RM 45/kg) dan kontribusi persentase terbesar dari hasil per pokok (60%). Koperasi ini juga menyediakan layanan kurir untuk pengiriman ke seluruh Semenanjung Malaysia.

Kedua, adalah Produk Hiliran (Downstream Products). Untuk meningkatkan nilai tambah dan meminimalkan kerugian buah non-premium, Koperasi Y.A. mengembangkan berbagai produk hiliran. Produk-produk ini memanfaatkan isi mangga Harumanis, termasuk Isi Sejuk Beku, Serbuk Harumanis, Kordial, Jem, Cheese Tart, Sirap, Sos Salad, dan Sos Mangga Harumanis.

Ketiga, adalah Agropelancongan. Cabang ini memanfaatkan ladang mangga sebagai daya tarik wisata, dengan menawarkan aktivitas seperti wisata ke ladang mangga dan kegiatan event publik seperti Harumanis Y.A Family Fun Run 5km. Sektor Agropelancongan diprediksi menyumbang sekitar 20% dari estimasi pendapatan di tahun 2027.

Mohd Asri memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang sangat agresif dalam tiga tahun ke depan. Total pendapatan dari tiga cabang agribisnis diperkirakan naik signifikan dari RM 1.2 Juta (sekitar IDR 4 Miliar) di tahun 2025 menjadi RM 2.5 Juta (sekitar IDR 8.3 Miliar) di tahun 2026, dan mencapai RM 10 Juta (sekitar IDR 33 Miliar) pada tahun 2027. Presentasi ini membuktikan bahwa Mangga Harumanis adalah salah satu bidang agro-bisnis yang cukup berpotensi tinggi jika dikelola melalui diversifikasi produk dan strategi pemasaran yang kuat.

Prof. Subash UniMAP Ungkap Revolusi Pertanian dengan Plasma Dingin di Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali mengadakan sesi akademik internasional melalui Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menghadirkan profesor terkemuka, Prof. Dr. Subash Gopinath dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), yang dikenal sebagai salah satu ilmuwan top dunia dari tahun 2020 hingga 2024.

Prof. Subash Gopinath, yang bertugas di Fakultas Kejuruteraan & Teknologi Kimia (FKTK) dan Institute of Nano Electronic Engineering (INEE) UniMAP, mempresentasikan materi berjudul “Advancing Agricultural Performance with Nanotechnology and Cold Plasma Technologies”. Presentasi ini menyoroti bagaimana teknologi skala nano dapat mentransformasi efisiensi dan keamanan pangan, sebuah konsep yang sangat relevan dengan industri pertanian.

Dalam paparannya, Prof. Subash menjelaskan dua pilar teknologi yang dikembangkan timnya untuk meningkatkan kinerja pertanian:

Prof. Subash memperkenalkan konsep nanoteknologi, yaitu produksi dan manipulasi nanomaterial (dimensi kurang dari 100 nm) yang digunakan dalam pengembangan Biosensor. Biosensor adalah perangkat yang mampu mendeteksi berbagai jenis biomarker penyakit dengan sensitivitas tinggi.

Pekerjaan timnya mencakup sintesis nanomaterial seperti Graphene Oxide (GO), Carbon Nanotubes (CNTs), Zinc Oxide (ZnO), dan Silicon Nanowires (SiNW) sebagai transduser biosensor. Meskipun awalnya berfokus pada diagnosis biomedis (seperti deteksi Diabetes, DENV, HIV, dan berbagai jenis kanker), potensi akurasi dan kecepatan deteksi biosensor ini sangat relevan untuk mengukur kondisi kesehatan tanaman dan tanah secara cepat dan tepat.

Aspek kedua yang disorot adalah penggunaan Cold Plasma Technologies (Plasma Dingin). Perlakuan Atmospheric Cold Plasma telah terbukti efektif dalam inaktivasi mikroba. Sebagai contoh, perlakuan ini dapat mengurangi pertumbuhan Aspergillus Flavus (jamur) pada sereal beras merah secara signifikan, sebuah indikasi bahwa teknologi ini sangat potensial dalam pertanian dan keamanan pangan untuk mengurangi pertumbuhan jamur dan mikroba pada hasil panen pasca-panen.

Selain teknologi sensor, Prof. Subash juga memaparkan kontribusi timnya dalam menghadapi Zero-waste Challenge melalui pemanfaatan limbah menjadi nanomaterial berharga. Beberapa contoh pemanfaatan limbah meliputi ekstraksi Silica Nanopartikel dari abu ampas jerami padi (rice straw fly ash), pemanfaatan abu kertas sembahyang (Joss paper dan Holly stick) untuk menghasilkan Aluminosilikat Nanokomposit, serta produksi Tembaga Oksida Nanopartikel dari limbah papan sirkuit tercetak (Printed Circuit Board).

Acara Cocoa Segment Lecture Voice di Unmuh Jember ini menegaskan komitmen institusi untuk memfasilitasi wawasan global tentang teknologi maju, memicu kolaborasi internasional, dan mendorong pengembangan riset mahasiswa dan dosen di bidang agroteknologi dan nanoteknologi.

Senin, 08 Desember 2025

Dosen UniMAP Malaysia Hadir di Unmuh Jember, Bagikan Inovasi Strategi Enkapsulasi pada Buah Tropis

 

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali mengadakan kegiatan akademik berkelas internasional dengan menyelenggarakan Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Acara yang diselenggarakan di Aula Fakultas Teknik Unmuh Jember ini, menghadirkan narasumber dari luar negeri, yaitu Dr. Lee Boon Beng, Dosen Senior dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP).

Dr. Lee Boon Beng, yang merupakan perwakilan dari Fakultas Teknik dan Teknologi Kimia (FKTK) UniMAP, memaparkan risetnya yang berjudul “Encapsulation Strategies in Tropical Fruit Systems: Fruit Ripeness Control and Functional Juice Fortification” (Strategi Enkapsulasi Dalam Sistem Buah Tropis: Kontrol Kematangan Buah dan Fortifikasi Jus Fungsional).

Riset ini berfokus pada pemanfaatan teknologi enkapsulasi mikro untuk memecahkan dua masalah krusial di industri pangan tropis, yaitu pengendalian kematangan buah pascapanen dan peningkatan nilai fungsional produk minuman.

Dua Fokus Utama Inovasi Enkapsulasi. Dalam paparannya, Dr. Lee Boon Beng merinci dua inovasi utama yang telah dikembangkan timnya yaitu, Kontrol Kematangan Mangga Harumanis dengan “Ripener Beads” Dr. Lee menjelaskan, butiran pematang buah atau Harumanis Ripener Beads diciptakan sebagai alternatif yang lebih aman dan terukur dibandingkan penggunaan bahan pematang tradisional seperti kalsium karbida (calcium carbide). Metode tradisional tersebut memiliki potensi risiko kesehatan (health concerns).

Ripener Beads menggunakan agen pematangan yang dienkapsulasi, kemudian dilepaskan secara terkontrol (controlled release). Teknologi ini memastikan mangga mengalami pematangan yang lebih seragam dan stabil selama beberapa hari.

Fortifikasi Jus Nanas Probiotik Inovasi kedua adalah produksi Probiotics Royale Sweet™ Pineapple Juice, yaitu jus nanas MD2 yang diperkaya dengan bakteri probiotik (Lacticaseibacillus paracasei strain Shirota). Tantangan utama adalah menjaga viabilitas probiotik agar tetap hidup dalam lingkungan jus yang asam dan saat melewati sistem pencernaan manusia. Solusinya, bakteri probiotik dienkapsulasi dalam butiran mikro Ca-alginat yang terbukti meningkatkan ketahanan hidup probiotik.

Kegiatan Cocoa Segment Lecture Voice ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Teknik Unmuh Jember untuk mendorong budaya riset dan membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi terkemuka di ASEAN, sekaligus memberikan wawasan teknologi pangan mutakhir kepada mahasiswa dan dosen.

 

Jumat, 05 Desember 2025

Quality Showcase : Unmuh Jember Gandeng UniMAP Perluas Kerja Sama Internasional



Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus memperluas jaringan kerja sama global. Melalui Bidang Pengembangan Kerjasama Nasional dan Urusan Internasional, Unmuh Jember menggelar kegiatan Quality Showcase bersama Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Lobby Akademi Pariwisata (Akpar) Unmuh Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik Unmuh Jember, bersama delegasi UniMAP. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan peluang kolaborasi strategis yang dapat dikembangkan oleh masing-masing fakultas, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, bidang penelitian, maupun bidang pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi atas kunjungan UniMAP dan terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi kampus.

“Selamat datang di Unmuh Jember. Ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kerja sama antar universitas dan menjadi wadah untuk pengembangan inovasi dari kita,” ujarnya.

Suasana diskusi berlangsung dinamis melalui Focus Group Discussion (FGD) antar fakultas. Para peserta terlihat aktif bertukar gagasan mengenai potensi program kolaboratif, seperti rencana proyek pengembangan teknologi dan pertanian berkelanjutan. Meskipun diskusi berlangsung serius, suasana tetap hangat dan komunikatif. Ide-ide inovatif dari kedua institusi mengalir dengan antusias, mencerminkan komitmen kuat untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Quality Showcase ini, Unmuh Jember berharap dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional guna meningkatkan daya saing akademik serta memperluas dampak positif bagi masyarakat. Sementara itu, delegasi UniMAP menyampaikan kesiapan mereka untuk melanjutkan kerja sama konkret di masa mendatang.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas kampus, sebagai langkah awal untuk merancang program kolaboratif yang lebih terstruktur dan implementatif.




Jumat, 28 November 2025

Unmuh Jember Kunjungi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk Matangkan Persiapan Pembukaan Program Studi Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) terus memperkuat langkah strategis dalam proses pendirian Program Studi Kedokteran. Dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai standar pendidikan dokter dan kebutuhan mitra klinis, jajaran pimpinan Unmuh Jember melakukan kunjungan resmi ke RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso pada Kamis (27/11/2025). Rumah sakit tersebut merupakan Rumah Sakit Pendidikan Utama yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan klinis.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh arahan teknis, memahami alur regulasi, serta melihat langsung praktik tata kelola rumah sakit pendidikan. Dalam pertemuan tersebut, Unmuh Jember memaparkan perkembangan persiapan pembukaan Prodi Kedokteran, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, kesiapan institusi, hingga pembangunan infrastruktur akademik seperti laboratorium dan ruang kuliah.

“Kami datang untuk belajar dan meminta arahan dari RSUD dr. H. Koesnadi sebagai rumah sakit pendidikan utama. Masukan dari rumah sakit menjadi bekal penting bagi kami agar langkah persiapan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Dr. Bagus Setya Rintyarna, M.Kom., Wakil Rektor Bidang Akademik Unmuh Jember.

Pihak RSUD dr. H. Koesnadi menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan penjelasan mendalam terkait pengalaman mereka sebagai rumah sakit pendidikan, mulai dari alur perizinan, kebutuhan SDM, hingga tantangan operasional. Rumah sakit menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan dokter memerlukan kesiapan menyeluruh serta kolaborasi kuat antara perguruan tinggi dan fasilitas layanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Unmuh Jember juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal peluang kerja sama di masa mendatang. Kampus menilai RSUD dr. H. Koesnadi memiliki potensi strategis sebagai mitra klinis, mengingat statusnya sebagai rumah sakit pendidikan utama dengan layanan kesehatan yang komprehensif.

“Ke depan, kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan RSUD dr. H. Koesnadi ketika seluruh tahap dan regulasi telah siap. Semoga komunikasi baik yang terbangun hari ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang saling menguatkan,” tambah Dr. Bagus.

Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi berkelanjutan, sehingga Unmuh Jember dapat melengkapi seluruh persyaratan pembukaan Program Studi Kedokteran sesuai ketentuan dan standar nasional.

 

Senin, 24 November 2025

Kembangkan Wawasan Praktis, Unmuh Jember Kampus 2 Lepas Mahasiswa PAI di SMPM 7 Sempu


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kampus Banyuwangi atau biasa disebut Kampus 2 itu menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Pada Senin, 24 Desember 2025, Unmuh Jember Kampus 2 menerjunkan tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) di SMP Muhammadiyah 7 Sempu, Banyuwangi.

Mahasiswa yang dikirim merupakan mahasiswa semester 3 dan menjadi bagian dari pelaksanaan PLP gelombang pertama. Selanjutnya, program ini akan dilanjutkan dengan gelombang kedua dan ketiga agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan praktik lapangan.

Pelaksanaan PLP ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua lembaga karena di dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dekan Fakultas PAI Unmuh Jember dan Kepala SMP Muhammadiyah 7 Sempu. Kerja sama ini mencakup penguatan bidang akademik, peningkatan mutu pendidikan, serta kolaborasi bidang akademik.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berupaya membangun sinergi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta persiapan akreditasi yang lebih baik pada masing-masing lembaga. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program-program pendidikan yang lebih strategis di masa depan.

Selama kegiatan PLP, mahasiswa PAI diarahkan untuk mempelajari dinamika lingkungan sekolah secara langsung, meliputi sistem administrasi, kultur organisasi, proses pembelajaran, hingga interaksi sosial antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memadukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman praktik di lapangan.

SMP Muhammadiyah 7 Sempu menyambut baik pelaksanaan PLP ini serta kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan. Pihak sekolah memandang kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sekolah dan sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Dengan terlaksananya program ini, Unmuh Jember Kampus 2 berharap mahasiswa mampu memperoleh keterampilan pedagogik dan wawasan praktis yang akan menjadi bekal penting ketika terjun ke masyarakat sebagai pendidik profesional di masa mendatang.

Unmuh Jember dan Universitas Jember Sepakati MoU untuk Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Jember (Unej) melalui Fakultas Kedokteran (FK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Unmuh Jember. Penandatanganan berlangsung pada Senin (24/11/2025) di Gedung Rektorat Universitas Jember.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas institusi dalam memenuhi standar pendidikan kedokteran. Melalui MoU tersebut, Unmuh Jember akan mendapatkan dukungan dan pendampingan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember, mencakup pengembangan kurikulum, pemenuhan standar akreditasi, hingga rencana kebutuhan sumber daya manusia di tahap awal pendirian fakultas.

 


Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., bersama Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM. Keduanya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan dua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di wilayah Jember. Pihak Unej menekankan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen mereka dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kontribusi pendidikan kesehatan di tingkat regional.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi. Dari Unmuh Jember hadir: Wakil Rektor II, Ns. Sasmiyanto, M.Kes. Wakil Rektor III, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, Ketua Lembaga Kerjasama, Dr. Fauziyah, M.Si. Ketua LPPM, Dr. Juariyah, M.H. Sementara jajaran Universitas Jember yang hadir meliputi: Wakil Rektor I, Prof. Slamin, M.Sc.Com., Ph.D. Wakil Rektor III, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H.  Wakil Rektor IV, Prof. Bambang Kuswandi, Sc., Ph.D. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.

 


Rektor Unmuh Jember, di kesempatan yang sama, menyampaikan harapannya agar proses pendirian fakultas dapat segera terpenuhi. Ia berharap penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Unmuh Jember dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga pada tahun ajaran baru kampus sudah dapat membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi kedokteran

MoU ini menjadi landasan awal dalam memperkuat kerja sama akademik antara kedua institusi. Selain pendampingan dalam aspek internal pendirian fakultas, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penelitian bersama, pengembangan program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, serta pemanfaatan fasilitas dan tenaga ahli FK Unej untuk mendukung proses awal Unmuh Jember.

Dengan kesepakatan ini, Unmuh Jember semakin mendekati realisasi pembentukan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. MoU tersebut diharapkan menjadi pijakan penting bagi terwujudnya institusi pendidikan kedokteran yang berdaya saing dan memenuhi standar nasional.

 

Kamis, 13 November 2025

Dr. Dani Harmanto Paparkan Solusi Urban CFD untuk Mobilitas Berkelanjutan dan Atasi Polusi di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang kali ini menyoroti isu krusial lingkungan dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas, yang dilangsungkan pada Kamis, (13/11/2025), bertempat di Aula Ahmad Zaenuri. Acara ini menarik perhatian, khususnya ketika menghadirkan pembicara utama (Keynote Speaker) dari Inggris yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Tokoh yang didapuk menjadi pembicara kunci adalah Dr. Dani Harmanto CEng MIED FHEA, seorang Associate Professor di bidang Teknik Aeronautika dari De Montfort University (DMU), Inggris. Dengan latar belakangnya yang lahir dan tumbuh besar di Surabaya, Dr. Dani membawa perspektif mendalam mengenai tantangan mobilitas perkotaan di tanah air. Materi yang ia sajikan, berjudul: "Urban CFD for Sustainable Mobility: Rethinking Motorcycle Pollution & Low-Speed EV Aerodynamics in Jakarta and Surabaya", mengupas tuntas mengapa kota-kota besar di Indonesia menghadapi masalah polusi udara yang akut.

Dalam paparannya, Dr. Dani menjelaskan bahwa kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya merupakan "laboratorium hidup" yang kompleks bagi studi aliran udara perkotaan. Ia memaparkan dua realitas utama: pertama, lebih dari 70% kendaraan adalah sepeda motor, yang menyebabkan paparan knalpot secara terus-menerus bagi warga kota. Kedua, formasi bangunan tinggi dan kepadatan jalanan menciptakan efek "ngarai jalanan" (street-canyon). Struktur ini, ditambah dengan kondisi angin silang yang lemah (rata-rata di bawah 5 m/s), secara efektif menjebak polutan di tingkat jalanan, sehingga memperburuk kualitas udara yang dihirup warga. Tidak hanya polusi, kondisi aliran udara ini juga menyebabkan kendaraan listrik (EV) kecil yang beroperasi di kecepatan rendah menderita drag tinggi, mengurangi efisiensi energi dan jarak tempuh mereka.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dr. Dani mengusulkan pemanfaatan Urban Computational Fluid Dynamics (CFD) sebagai alat utama dalam perencanaan kota. CFD memungkinkan insinyur dan perencana kota untuk memvisualisasikan dan memprediksi bagaimana polutan tersebar dan bagaimana aliran udara mempengaruhi efisiensi kendaraan. Lebih lanjut, ia mengusulkan pengenalan dua indeks baru: TUAI (Tropical Urban Aerodynamic Index), untuk mengukur efisiensi aerodinamika EV pada kondisi tropis berkecepatan rendah, dan SCEI (Street-Canyon Exposure Index), untuk menilai kemungkinan stagnasi polutan di jalanan. Kedua indeks ini diharapkan dapat berevolusi menjadi standar desain nasional yang dikembangkan bersama antara insinyur dan perencana kota.

Dr. Dani menutup presentasinya dengan pesan optimis, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin global dalam mobilitas berkelanjutan berbasis CFD. Dengan kolaborasi riset yang kuat, khususnya melalui platform AST-PTMA, Indonesia dapat mewujudkan udara yang lebih bersih dan EV yang lebih efisien, yang pada akhirnya akan menciptakan kota-kota yang lebih sehat dan layak huni. Presentasi ini menjadi seruan bagi seluruh PTMA untuk memperkuat kapasitas riset dan pendidikan di bidang ilmu terapan, khususnya rekayasa fluida komputasional, demi mendukung pembangunan kota masa depan.

Dr. Rahimi A. Rahman Paparkan Leveraging BIM and Digital Twins for Sustainable Construction di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang menetapkan agenda penting bagi masa depan sains dan teknologi PTMA. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) dipercaya menjadi tuan rumah acara tahunan ini, yang dipusatkan di Aula Ahmad Zaenuri pada Kamis, (13/11/2025). Rakornas kali ini berfokus pada penguatan peran PTMA dalam menghadapi transformasi digital, khususnya di sektor konstruksi, dan menjadi bagian integral dari rangkaian konferensi ilmiah yang lebih besar.

Puncak acara ilmiah Rakornas ini ditandai dengan presentasi utama (Keynote Speech) yang sangat dinantikan oleh Dr. Rahimi A. Rahman, seorang Associate Professor of Decision Management in Construction dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Dr. Rahimi membawakan materi utama yang sangat relevan dengan isu keberlanjutan global berjudul: "Leveraging BIM and Digital Twins for Sustainable Construction: Strategies for Preparation and Optimization".

Dalam paparannya, Dr. Rahimi menekankan bahwa era konstruksi berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari adopsi teknologi mutakhir seperti Building Information Modeling (BIM) dan Digital Twins (DT) atau Kembaran Digital. Ia menjelaskan bahwa Digital Twin adalah replika virtual dari aset, proses, atau sistem fisik yang memungkinkan pemantauan, analisis, dan simulasi secara real-time. Teknologi ini menyimpan potensi yang sangat besar bagi manajer fasilitas, terutama dalam meningkatkan proses dekonstruksi yang lebih terencana dan efisien di akhir siklus hidup bangunan.

Namun, Dr. Rahimi juga menyoroti tantangan krusial yang dihadapi industri. Ia memperingatkan bahwa presisi dan keandalan Digital Twins seringkali terhambat oleh data Building Information Modeling (BIM) yang tidak akurat, khususnya data as-built atau data setelah bangunan selesai didirikan. Jika Digital Twin tidak akurat, dampak negatifnya bisa meluas, termasuk inefisiensi operasional, peningkatan waktu henti tak terduga, dan pengambilan keputusan manajemen aset yang buruk. Oleh karena itu, riset yang dipaparkannya berfokus pada identifikasi strategi yang diperlukan organisasi konstruksi untuk memastikan kesiapan mereka dalam memproduksi model BIM as-built yang akurat, sehingga menghasilkan Digital Twins yang presisi.

Menggunakan metodologi riset yang melibatkan 118 responden profesional konstruksi, Dr. Rahimi mengidentifikasi adanya 11 atribut utama dan 20 strategi kunci yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut. Temuan kuncinya menggarisbawahi pentingnya Kapabilitas Organisasi Terkait Digital Twin yang terukur, yang mana memiliki dampak signifikan terhadap kebutuhan daya saing, investasi teknologi, manajemen tenaga kerja, dan kapabilitas manajemen organisasi secara keseluruhan. Selain itu, ia juga memaparkan perlunya pengembangan Kerangka Kompetensi Digital Leadership (DL) yang ditujukan bagi posisi tingkat pemula di industri konstruksi, sebagai panduan komprehensif untuk kepemimpinan dan adaptabilitas di lingkungan konstruksi digital yang terus berkembang. Partisipasi Dr. Rahimi ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi seluruh PTMA untuk mempercepat integrasi teknologi dan kompetensi digital ke dalam kurikulum mereka, memastikan PTMA melahirkan lulusan yang kompeten dan siap menjadi pemimpin di era konstruksi digital global.

 

Dosen Unmuh Jember Tampilkan Riset Analisis Preferensi Konsumen Berbasis Kecerdasan Buatan di Rakornas AST-PTMA

 

Konferensi dan Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AST-PTMA) yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Jember menjadi ajang berbagi riset dan inovasi dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Salah satu pemateri yang menarik perhatian peserta adalah Dr. Bagus Setya Rintyarna dari Program Studi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Jember, yang mempresentasikan riset berjudul “Consumer Preference Analysis Based on Aspect-Level Sentiment Analysis of Product Reviews.”

Dalam paparannya, Dr. Bagus menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat digunakan untuk menganalisis preferensi konsumen berdasarkan ulasan produk di platform e-commerce.

“Di era digital, ulasan konsumen bukan sekadar opini tetapi data berharga yang bisa digunakan untuk memahami kebutuhan dan ekspektasi pasar secara lebih mendalam,” jelas Dr. Bagus.

Penelitian ini mengembangkan model Aspect-Level Sentiment Analysis, yaitu pendekatan yang mampu mengurai sentimen pengguna terhadap aspek-aspek spesifik sebuah produk seperti daya tahan baterai, desain, harga, atau fitur lainnya. Melalui metode ini, peneliti dapat menghitung tingkat kepuasan dan preferensi konsumen terhadap tiap aspek produk secara otomatis.

Dr. Bagus memperkenalkan metode yang dikembangkannya, yakni SimplEx (Simple Extraction Model), yang terbukti memiliki akurasi lebih tinggi dibandingkan metode analisis sentimen konvensional. Dengan model ini, produsen dapat memperoleh wawasan cepat tentang apa yang disukai atau dikeluhkan konsumen tanpa harus melakukan survei manual yang mahal dan memakan waktu.

“SimplEx dapat membantu pelaku industri dan UMKM dalam memahami tren pasar dengan lebih efisien. Dari data ulasan online saja, kita bisa mengetahui pola konsumsi masyarakat Indonesia secara real time,” ungkapnya.

Riset ini relevan dengan kondisi Indonesia sebagai pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, dengan lebih dari 178 juta konsumen aktif dan tingkat penetrasi internet mencapai 79,5 persen.

Kehadiran Dr. Bagus dalam forum AST-PTMA menjadi kebanggaan tersendiri bagi Unmuh Jember. Selain memperlihatkan kompetensi akademik, riset ini juga menunjukkan bagaimana ilmu teknik dan kecerdasan buatan dapat bersinergi untuk menjawab kebutuhan industri digital Indonesia.

Dr. Taufik dari Cal Poly State University Paparkan Konsep Rumah Hybrid AC/DC di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

Gagasan masa depan rumah hemat energi mendapat sorotan khusus dalam Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AST-PTMA) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jember, Kamis (13/11).

Dalam forum bergengsi tersebut, Dr. Taufik, Professor of Electrical Engineering di Cal Poly State University, San Luis Obispo, California, Amerika Serikat, hadir sebagai Keynote Speaker dengan topik “Hybrid AC/DC House: Paving a Pathway for Future Net Zero Energy Homes.”

Dr. Taufik memaparkan konsep rumah hibrida yang menggabungkan sistem listrik arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC) sebagai solusi menuju hunian masa depan yang net zero energy yaitu rumah yang menghasilkan energi sebanyak yang dikonsumsinya sepanjang tahun.

“Konsep Hybrid AC/DC House menawarkan efisiensi energi yang lebih tinggi, karena mampu mengurangi kehilangan daya hingga 30 persen dibanding sistem AC konvensional,” jelas Dr. Taufik.

Menurutnya, sistem kelistrikan rumah saat ini masih sangat bergantung pada AC (arus bolak-balik), sementara sebagian besar perangkat modern seperti panel surya, lampu LED, komputer, dan perangkat pintar sebenarnya beroperasi dengan DC (arus searah).

“Kita perlu melengkapi sistem konvensional AC dengan DC. Dengan sistem hybrid, energi dari panel surya bisa disalurkan lebih efisien tanpa banyak konversi yang membuang daya,” tambahnya.

Dalam paparannya, Dr. Taufik juga menampilkan hasil riset dan prototipe Hybrid AC/DC House yang telah dikembangkan di Cal Poly University serta diuji di Filipina dan Indonesia (Universitas Padjadjaran). Ia menekankan bahwa konsep ini tidak hanya relevan untuk kawasan perkotaan, tetapi juga dapat menjadi solusi untuk elektrifikasi pedesaan dan daerah terpencil.

Selain meningkatkan efisiensi, model rumah hybrid ini juga membuka peluang bagi inovasi teknologi baru, efisiensi biaya, serta bisnis energi terbarukan di masa depan.

“Hybrid AC/DC adalah masa depan sistem kelistrikan rumah tangga. Kita harus bergerak cepat agar bisa menjadi pemimpin di bidang ini,” tegasnya.

Kehadiran Dr. Taufik dalam Rakornas AST-PTMA menegaskan komitmen AST-PTMA dan Unmuh Jember untuk menghadirkan wacana global dalam pengembangan teknologi berkelanjutan, sekaligus memperkuat jejaring riset internasional di bidang energi terbarukan dan sistem cerdas ramah lingkungan.

Prof. Yun Arifatul Fatimah Bahas Ekonomi Sirkular Digital yang Inklusif di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

Agenda Rapat Koordinasi Nasional Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AST-PTMA) yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jember terus menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Salah satunya adalah Prof. Ir. Yun Arifatul Fatimah, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Digitalisasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), sekaligus Ketua Centre for Sustainable Intelligent Circular Economy (CSICE). Beliau tampil sebagai Keynote Speaker dengan materi bertajuk “Indonesia’s Smart and Sustainable Transition and Circular Economy Accelerations.”

Dalam pemaparannya, Prof. Yun mengangkat isu penting mengenai transformasi digital dan ekonomi sirkular berkelanjutan di Indonesia, serta bagaimana perguruan tinggi dapat berperan sebagai motor perubahan menuju pembangunan yang adil, cerdas, dan ramah lingkungan.

“Digital bukanlah sesuatu yang netral. Ia bisa mempercepat keberlanjutan, tapi juga mempercepat ketidakberlanjutan. Tugas kita adalah memastikan teknologi menjadi alat keadilan dan keberlanjutan, bukan justru sumber ketimpangan baru,” ujar Prof. Yun.

Prof. Yun menyoroti fenomena yang ia sebut sebagai “techno-centrism trap”  jebakan ketika teknologi canggih dijadikan solusi utama tanpa mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan kesiapan masyarakat lokal. Menurutnya, solusi berkelanjutan tidak selalu harus high-tech, tetapi harus right-tech  teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai lokal.

Melalui risetnya, Prof. Yun memperkenalkan sejumlah pendekatan baru seperti Digital Material Footprint (DMF) dan Digital Wisdom Index (DWI) sebagai alat ukur keseimbangan antara transformasi digital dan keberlanjutan lingkungan.

“Masa depan hijau Indonesia tidak dibangun hanya di atas server dan data center, tetapi di atas kebijaksanaan, keadilan, dan inklusi. Digital hanyalah alat  manusialah strateginya,” tuturnya.

Kehadiran Prof. Yun di Rakornas AST-PTMA 2025 menunjukkan kuatnya sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendorong rancang bangun ekonomi hijau dan sirkular yang berpihak pada manusia dan alam.

Rakornas AST-PTMA yang berlangsung di Aula Ahmad Zaenuri, Universitas Muhammadiyah Jember, menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan transformasi digital di bidang sains dan teknologi, baik di level nasional maupun internasional.


Shusuke Miyata dari Kyoto University Bahas Sains di Balik Longsor Pegunungan di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AST-PTMA) yang digelar di Aula Ahmad Zaenuri pada Kamis (13/11).

Acara bergengsi ini menghadirkan Prof. Shusuke Miyata dari Kyoto University, Jepang, sebagai Keynote Speaker, yang memaparkan hasil penelitian bertajuk “Sediment Runoff at a Mountain Stream Influenced by Debris Flow Events.”

Dalam pemaparannya, Prof. Miyata menjelaskan bahwa fenomena aliran debris (debris flow) di kawasan pegunungan tidak hanya membawa material besar yang merusak infrastruktur, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang terhadap bentuk dan kualitas ekosistem sungai.

“Gangguan seperti debris flow dapat meningkatkan konektivitas antara lereng dan aliran sungai. Dampaknya terhadap transportasi sedimen bisa bertahan hingga lima tahun setelah kejadian,” ujar Prof. Miyata.

Peneliti dari Kyoto University tersebut juga menegaskan pentingnya observasi jangka panjang dan kolaborasi lintas negara untuk memahami dinamika lingkungan pegunungan, terutama di tengah meningkatnya risiko bencana akibat perubahan iklim global.

Kehadiran Prof. Miyata menjadi magnet tersendiri dalam Rakornas AST-PTMA 2025, yang mempertemukan para akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Unmuh Jember untuk menunjukkan komitmen dalam memperkuat riset dan jejaring kolaborasi internasional di bidang sains dan teknologi.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang membahas peluang penelitian bersama antara Kyoto University dan perguruan tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam tema mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Senin, 27 Oktober 2025

Cocoa 2025 : Lecture Voices Warnai Kampus dengan Kolaborasi Seni, Budaya, dan Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses menggelar kegiatan Cocoa, pada sesi “Lecture Voices”, yang menghadirkan suasana pembelajaran lintas budaya penuh inspirasi. Acara ini diikuti oleh lima mahasiswi mancanegara, satu mahasiswi tamu dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, serta tiga belas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember dari berbagai program studi pendidikan di FKIP Unmuh Jember pada Kamis (23/10/2025.

Sesi pertama diisi oleh Dr. Dyah Laksmi Wardani, M.Pd. yang membahas tentang pentingnya seni dan kreativitas dalam pembelajaran Anak Usia Dini (AUD). Beliau menekankan bahwa calon guru PAUD perlu mampu menciptakan alat permainan edukatif (APE) yang tidak hanya menarik, tetapi juga melatih aspek perkembangan anak melalui perpaduan antara seni dan pendidikan. Dalam mata kuliah yang diampunya, mahasiswa didorong untuk membuat karya berbasis tema dengan berbagai media sederhana seperti kerang, pasir, hingga membuat ecoprint yang hasilnya dipamerkan dan dijual. Mahasiswa juga dilatih berpikir kritis melalui kegiatan menganyam, mewarnai, serta mengombinasikan teknik lipat dan anyam menjadi karya seni yang kreatif.

Selanjutnya, Dr. Kukuh Munandar, M.Kes. tampil sebagai pembicara kedua dengan topik menarik, “Kopi dan Monolog.” Ia memperkenalkan kopi sebagai bagian dari kearifan lokal Jember, membawa daun dan biji kopi sebagai media pembelajaran, serta menjelaskan jenis-jenis kopi yang tumbuh di Indonesia, seperti robusta, arabika, liberika, dan excelsa. Dr. Kukuh juga memperkenalkan Tari Molong Kopi, tarian tradisional yang menggambarkan aktivitas para wanita pemetik kopi sebagai bentuk penghargaan terhadap peran mereka dalam budaya kopi Jember. Suasana semakin semarak ketika Revina, mahasiswi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Jember, menampilkan Tari Molong Kopi dan mengajak seluruh peserta dari University of Malaya dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk menari bersama.

Sesi ketiga diisi oleh Prof. Dr. Muh Nazri bin Abdurrahman dari University of Malaya, yang memaparkan konsep pedagogi responsif budaya, yaitu pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai dan identitas budaya lokal dalam kurikulum. Ia menegaskan bahwa pendidikan seharusnya membentuk jati diri peserta didik berdasarkan karakter dan budaya bangsanya sendiri. Profesor Nazri juga memperkenalkan program Sekolah Angkat Madani sebagai bentuk penerapan pendidikan berbasis budaya di University of Malaya. Acara kemudian diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antar dosen sebagai simbol kerja sama dan kolaborasi akademik antara Universitas Muhammadiyah Jember dan University of Malaya.

Pada sesi penutup, para mahasiswa dari ketiga universitas menampilkan kegiatan menari tarian adat dan membuat kerajinan bersama. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, mencerminkan semangat kolaborasi dan apresiasi terhadap keberagaman budaya. Melalui Summer Class “Lecture Voices” ini, kampus tidak hanya menjadi tempat berbagi ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kreativitas, memperkuat identitas budaya, serta mempererat persahabatan lintas negara.

Kamis, 23 Oktober 2025

Lecturer Voices : Sampah Plastik Disulap Jadi Kebun Kota Ramah Lingkungan

Dosen Fakultas Pertanian (Faperta) sekaligus Kaprodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Fefi Nurdiana W., S.P., M.P., memperkenalkan gagasan inovatif bertajuk “Turning Plastic Waste into Green Solutions: Urban Farming Innovation for a Sustainable Future” dalam kegiatan Summer Camp 2025: Asian Indigenous Culture pada Kamis (23/10).

Dalam presentasinya, beliau menyoroti masalah global sampah plastik yang menjadi salah satu polutan paling persisten di dunia. Sebagian besar sampah plastik berakhir di tempat pembuangan akhir atau laut, mengancam ekosistem dan bahkan masuk ke rantai makanan manusia. Menurutnya, solusi atas masalah ini bisa ditemukan melalui pendekatan pertanian perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Pertanian perkotaan mampu mengubah limbah plastik menjadi sumber daya bernilai, sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat perkotaan,” jelasnya.

Ia memaparkan berbagai metode inovatif seperti vertical farming, container gardening, dan rooftop garden sebagai upaya memanfaatkan ruang terbatas di kota untuk produksi pangan. Selain itu, sistem hidroponik dan akuaponik juga disebut efektif dalam meningkatkan efisiensi sumber daya air dan nutrisi tanpa menggunakan tanah.

Lebih lanjut, konsep ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan pemberdayaan sosial dan ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi perempuan dan pemuda di daerah perkotaan. Melalui pemanfaatan limbah plastik sebagai pot atau wadah tanam, masyarakat dapat menghemat biaya, mengurangi sampah, dan memperoleh pasokan pangan segar dari kebun rumah sendiri.

“Pendekatan ini membentuk ekonomi sirkular — di mana sampah bukan lagi akhir dari proses, tetapi bagian dari sistem regeneratif yang bermanfaat,” tambahnya.

Gagasan yang diusung beliau sejalan dengan upaya global dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan, peningkatan kualitas udara perkotaan, serta pendidikan ekologi masyarakat.

Dengan inovasi tersebut, Unmuh Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung mahasiswa yang berkontribusi nyata terhadap isu-isu lingkungan dan ketahanan pangan di tingkat Asia.

Mahasiswa Universiti Malaya Antusias Jajal Vest Multifungsi Buatan Mahasiswa Unmuh Jember

Suasana penuh semangat tampak di lingkungan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Kamis (23/10), saat para peserta Summer Camp 2025 dari Universiti Malaya, Malaysia, mengikuti berbagai kegiatan crafting yang diadakan di tiap fakultas. Kegiatan ini menjadi ajang pertukaran budaya dan kreativitas antara mahasiswa Unmuh Jember dan mahasiswa internasional.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Di fakultas ini, para peserta diajak mengenal produk inovatif hasil karya mahasiswa FEB berupa vest (rompi) yang unik karena dapat difungsikan ganda sebagai totebag. Desain yang estetik dan fungsional membuat produk ini tak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Salah satu peserta dari Universiti Malaya, Nurun Nazwa, mengaku terkesan dengan hasil karya mahasiswa Unmuh Jember tersebut.

“Saya baru tahu ada produk semacam ini. Ini sangat unik karena bagus dan fungsinya tak cuma jadi tas saja,” ungkapnya dengan penuh kekaguman.

Nurun menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memberikan inspirasi baru baginya. Ia bahkan berencana untuk mengembangkan ide serupa ketika kembali ke Malaysia.

“Insyaallah saya mau coba buat produk semacam ini di Malaysia, sebab ini sangat menarik,” ujarnya.

Kegiatan crafting di FEB Unmuh Jember ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan inovasi dan jiwa kewirausahaan yang ditanamkan di lingkungan kampus. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dari luar negeri dapat melihat langsung bagaimana ide-ide sederhana dapat dikembangkan menjadi produk kreatif yang bernilai jual.

Melalui program Summer Camp 2025, Unmuh Jember berupaya memperluas jejaring internasional serta membuka ruang bagi pertukaran gagasan, budaya, dan inovasi antar mahasiswa lintas negara. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Unmuh Jember dan Universiti Malaya di masa mendatang.

Summer Camp 2025: Kolaborasi Empat Kampus Bangun Jejaring Global di Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) gelar kegiatan internasional bertajuk Summer Camp 2025: COCOA (Collaboration of Culture and Academic) di Aula Ahmad Zaenuri Unmuh Jember, pada Kamis (23/10/2025). Program ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai universitas untuk merayakan semangat kolaborasi lintas negara dan memperkuat hubungan akademik antarperguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas akademik dan jejaring antar universitas.

“Acara ini bukan hanya ajang pertukaran budaya, tetapi juga ruang kolaborasi nyata antarperguruan tinggi dalam bidang penelitian, pengabdian, dan pendidikan,” ujar Dr. Hanafi.

Empat universitas turut terlibat dalam pelaksanaan program ini, yakni Universiti Malaya, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Keempatnya menandatangani implementation agreement yang menegaskan kerja sama di bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pertukaran budaya.

Sebanyak 42 mahasiswa dari Universiti Malaya mengikuti program ini dengan berbagai agenda menarik, mulai dari kegiatan Crafty (Creativity) yang memperkenalkan budaya lokal, kolaborasi pembelajaran Levi’s, penelitian bertema Insect, hingga program pengabdian masyarakat “In-Comes”. Tak ketinggalan, sesi Benchmarking antar universitas dan Culture Night akan menjadi puncak perayaan keberagaman budaya Indonesia dan Malaysia.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universiti Malaya, Prof. Nazri, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Summer Camp ini.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami kolaborasi global, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial lintas budaya,” tuturnya.

Melalui program internasionalisasi ini, Summer Camp 2025: COCOA menjadi bukti sinergi antarperguruan tinggi dalam membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global.

 

 

Connect