Rabu, 14 Januari 2026

Raih Juara 1 Essay Nasional, Mahasiswa Unmuh Jember Angkat Inovasi EcoFuture Catalys untuk Atasi Mikroplastik

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Gilang Arya Mahmudi, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan semester 7 angkatan 2022, berhasil meraih Juara 1 Lomba Essay Public Health Festival (PHV IV) yang diselenggarakan oleh UIN Jakarta pada 3 Januari 2025, melalui karya ilmiah berjudul “EcoFuture Catalys: Disruptive Green Technology Bionanofilter AI-IoT Berbasis Bioenzim untuk Transformasi Mikroplastik menjadi Asam Organik sebagai Circular Bioeconomy Lingkungan Berkelanjutan.”

Essay tersebut mengangkat isu global terkait tingginya paparan mikroplastik di lingkungan. Berdasarkan riset yang dilakukan, saat ini diperkirakan terdapat lebih dari 51 triliun partikel mikroplastik di lautan, sekitar 4,5 juta ton terakumulasi di tanah pertanian, serta 3,2 juta ton berada di atmosfer global. Kondisi ini menjadikan mikroplastik sebagai ancaman nyata bagi kesehatan lingkungan dan manusia, sehingga memerlukan solusi teknologi yang inovatif dan berkelanjutan.

Melalui konsep EcoFuture Catalys, Gilang merancang pendekatan teknologi hijau yang mengintegrasikan bioteknologi, nanomaterial, serta sistem digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Teknologi ini tidak hanya berfokus pada mitigasi pencemaran mikroplastik, tetapi juga pada proses konversi mikroplastik menjadi asam organik berbasis bioenzim, sehingga mendorong terciptanya circular bioeconomy yang berkelanjutan.

Dalam proses penulisan, satu karya ilmiah diselesaikan dalam rentang waktu dua hingga tiga hari. Sementara itu, tahapan kompetisi—mulai dari seleksi, penetapan finalis, presentasi, hingga pengumuman—rata-rata berlangsung selama dua minggu. Intensitas mengikuti kompetisi yang tinggi membuat Gilang kerap menghadapi tantangan fisik dan mental, termasuk kelelahan dan burnout akibat ambisi mencapai target prestasi sebelum lulus.

Dukungan dari berbagai pihak turut menjadi faktor penting dalam konsistensinya meraih prestasi. Bimbingan akademik serta motivasi dari dosen pembimbing, guru pendamping, dan rekan-rekan tim menjadi bagian dari proses panjang yang ia jalani dalam dunia kompetisi karya ilmiah.

Dalam kurun waktu dua minggu terakhir, Gilang mencatatkan empat prestasi nasional di bidang essay ilmiah, yakni:

  1. Juara 2 Health Essay Competition (HEC), Universitas Tadulako, 30 Desember 2025.
  2. Juara 1 Lomba Essay Public Health Festival (PHV IV), UIN Jakarta, 3 Januari 2025.
  3. Juara 2 Public Health Award Competition (PHAC), Universitas Muslim Indonesia dalam Rapat Tahunan IKSMI, 9 Januari 2025.
  4. Juara 3 Lomba Essay ANESCO 01, Ansa Academy, 12 Desember 2025.

Secara keseluruhan, hingga semester tujuh, Gilang telah mengoleksi 22 prestasi karya ilmiah, dengan tujuh di antaranya diraih melalui kompetisi offline. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi mahasiswa Unmuh Jember dalam berkompetisi di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisi universitas sebagai kampus yang mampu melahirkan mahasiswa berdaya saing tinggi.

Ke depan, Gilang menargetkan untuk terus menjaga konsistensi prestasi hingga mencapai 40 karya ilmiah sebelum lulus, serta menorehkan pencapaian pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) sebagai puncak target akademiknya.

 

Kamis, 04 Desember 2025

Mahasiswi Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Raih Juara 1 Karate di Kejuaraan Piala Direktur Poliwangi 2025


Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh mahasiswi Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Mahasiswi semester 1 tersebut sukses meraih Juara 1 kategori Kata Perorangan dalam Kejuaraan Karate tingkat Kabupaten Banyuwangi Piala Direktur Poliwangi 2025 yang digelar pada 14–16 November 2025 di Banyuwangi Park.

Dalam wawancara, ia menceritakan perjalanan panjangnya menekuni dunia karate. Ketertarikannya pada bela diri telah tumbuh sejak kecil karena berada di lingkungan militer. Rasa kagum muncul ketika melihat teman-teman seusianya berani tampil dan mendapatkan apresiasi langsung dari Komandan Batalyon. Hal itulah yang menjadi motivasi awalnya untuk serius menekuni karate.

Ia mulai berlatih sejak usia 10 tahun dan terus mengasah kemampuannya hingga mencapai tingkat sabuk hitam. Menjelang kompetisi Piala Direktur Poliwangi 2025, ia berlatih intens selama dua bulan. Setiap malam ia rutin melakukan latihan fisik serta pendalaman teknik khususnya pada kategori kata. Usaha dan kedisiplinannya membuahkan hasil saat ia berhasil keluar sebagai juara pertama.

Ia berharap untuk tetap rendah hati meskipun sudah berhasil menjuarai kompetisi ini.

“Harapan saya setelah menjuarai kejuaraan ini adalah agar saya bisa terus menjadi pribadi yang lebih baik, tetap bertanggung jawab, tidak sombong, dan semoga ilmu yang saya miliki bisa bermanfaat bagi diri saya maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membawa hasil gemilang. Universitas Muhammadiyah Jember pun kembali menambah deretan mahasiswa berprestasi yang mengharumkan nama kampus di kancah olahraga daerah.

Jumat, 07 November 2025

Dosen FEB Unmuh Jember Raih Penghargaan Best Paper pada ICEBAST 2025

Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Bayu Wijayanti, M.M., Ph.D., CETP., salah satu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmuh Jember, sukses meraih penghargaan Best Paper Award pada ajang The 4th International Conference on Economics, Business, and Accounting Studies (ICEBAST) 2025.

ICEBAST 2025 merupakan forum ilmiah internasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Jember pada 11 Oktober 2025. Dengan mengusung tema sentral “Sustainable Business Transformation: Strategies for a Net-Zero Future,” konferensi ini menjadi wadah diskusi penting bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk merancang strategi bisnis berkelanjutan menuju masa depan nol-bersih (net-zero).

Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki sifat kompetitif yang ketat. Seluruh makalah yang dipresentasikan harus melalui proses seleksi dan penilaian oleh panel reviewer internasional. Tahun ini, ICEBAST 2025 diikuti oleh lebih dari 120 peserta dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri, termasuk perwakilan dari Meksiko, Brunei Darussalam, Turki, Malaysia, dan Australia.

"Kami hadir bersama empat rekan akademisi lainnya sebagai perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Jember, yang turut berpartisipasi aktif dalam sesi presentasi dan diskusi ilmiah," ujarnya, menegaskan bahwa partisipasi Unmuh Jember melibatkan tim yang solid. 

Beliau berhasil mendapatkan penghargaan Best Paper Award berkat makalah berjudul “Sustainable Business Transformation and Market Valuation: Testing Graham’s Financial Indicators on Indonesian Banking Stocks.”

Studi ini secara spesifik menguji relevansi indikator fundamental yang dikembangkan oleh investor legendaris Benjamin Graham terhadap valuasi pasar saham perbankan Indonesia, terutama dalam konteks transformasi bisnis berkelanjutan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana faktor-faktor keberlanjutan mulai memengaruhi valuasi pasar saham di sektor perbankan Indonesia.

Tim Reviewer Internasional memberikan catatan positif, menilai paper ini kuat secara metodologis, relevan dengan isu kebijakan green finance (keuangan hijau) dan inisiatif net-zero transition global, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan riset dan praktik keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Atas capaian ini, beliau menyampaikan harapannya agar prestasi ini dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkuat riset-riset berbasis sustainability finance.

"Secara pribadi, saya berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkuat riset-riset berbasis sustainability finance, memperluas kolaborasi akademik lintas negara, serta mendorong peran universitas dalam mempercepat transisi menuju praktik bisnis yang lebih hijau, etis, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Capaian ini menjadi bukti komitmen Unmuh Jember dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan global melalui kontribusi riset akademik yang berkualitas.

Senin, 03 November 2025

Atlet Taekwondo Unmuh Jember Borong 2 Medal di Kejurnas Bali Cup 2025

 



Dua atlet muda Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejurnas Kadisdikpora Bali Cup 2025, yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali pada (24-26/10/2025). Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kedua atlet tersebut adalah Adam Atha Firdaus, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (FKIP) semester 1, yang sukses meraih juara 3 kategori under 74 kg Kyurugi, dan Sanrio Dwi Kurniawan, mahasiswa Pendidikan Jasmani (FKIP) semester 9, yang berhasil menyabet juara 2 kategori under 63 kg Kyurugi.

Keduanya mewakili Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Unmuh Jember, dengan dukungan penuh dari Dojang Zero Taekwondo Academy. Persiapan intensif dilakukan hanya dalam waktu dua minggu, namun hasil yang dicapai membuktikan dedikasi dan disiplin tinggi dari para atlet.

Dalam ajang tersebut, para peserta didampingi oleh tim pelatih yang terdiri dari Sabeum Agis, Sabeum Hilmi, Sunbae Renal, serta Manajer Hauwin. Mereka berperan penting dalam membimbing teknik, strategi, serta menjaga motivasi para atlet selama pertandingan berlangsung.



Sementara itu,  Adam Atha Firdaus mengaku tidak menyangka bisa naik podium di kejuaraan sebesar ini. “Awalnya saya sempat gugup karena ini pengalaman pertama di tingkat nasional. Tapi dukungan dari pelatih dan teman-teman membuat saya percaya diri. Saya ingin terus berkembang dan membawa nama Unmuh Jember lebih tinggi lagi,” ungkapnya dengan semangat.

Senada dengan Adam, Sanrio Dwi Kurniawan menuturkan bahwa hasil ini adalah buah dari kerja keras dan kebersamaan tim. “Bagi saya, kemenangan ini bukan hanya soal medali, tapi tentang bagaimana kita bisa membuktikan bahwa mahasiswa Unmuh Jember juga mampu bersaing di kancah nasional. Semoga prestasi ini bisa memotivasi adik-adik di UKM Taekwondo untuk terus berjuang,” tuturnya.

Dengan prestasi ini, Unmuh Jember semakin menegaskan komitmennya dalam mendukung mahasiswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Ke depan, UKM Taekwondo Unmuh Jember berencana memperkuat pembinaan dan memperluas partisipasi dalam kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Jumat, 10 Oktober 2025

Mahasiswa Unmuh Jember Sabet Juara 1 Essay FK2H Law Fest 2025

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Tim gabungan lintas program studi yang terdiri dari Satria Bagaskoro (Prodi Ilmu Pemerintahan) dan Gilang Arya Mahmudi (Prodi Keperawatan) berhasil meraih Juara 1 Lomba Essay Nasional FK2H Law Fest 2025 yang diselenggarakan oleh UKM-F FK2H (Forum Kajian Keilmuan Hukum) Fakultas Hukum Universitas Jember.

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh 28 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi ketat, panitia menetapkan 5 tim terbaik untuk melaju ke babak final. Pengumuman finalis dilakukan pada 22 September 2025, kemudian dilanjutkan dengan presentasi karya pada 27 September serta seminar dan awarding pada 28 September 2025 di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Jember.

Perjalanan tim Unmuh Jember menuju podium juara tidak berjalan mulus. Mereka sempat mengalami pengurangan 50 poin akibat keterlambatan dalam pengumpulan file presentasi. Meski demikian, semangat juang dan kemampuan argumentatif mereka justru menjadi faktor penentu kemenangan.

“Pengurangan poin itu sempat membuat kami pesimis, tapi ternyata bukan penghalang untuk tetap memberikan yang terbaik,” ungkap Bagas usai menerima penghargaan.

Dalam kompetisi tersebut, mereka membawakan essay berjudul Human Rights Sentinel (HRS): Sistem Two-Interface berbasis Crowdshield-AI untuk Pencegahan Persbreidel dalam Penegakan Keterbukaan Informasi Publik saat Aksi Demonstrasi.

Karya ini menawarkan konsep teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi melindungi hak asasi manusia dan kebebasan pers di ruang publik, terutama ketika terjadi aksi demonstrasi. Inovasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena menggabungkan aspek teknologi, hukum, dan hak asasi manusia dalam satu sistem yang aplikatif.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan ide-ide segar dan solutif. Bagi UnmuhJember, prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus mendukung mahasiswa agar aktif berkompetisi dan berkontribusi dalam forum akademik tingkat nasional.

Senin, 29 September 2025

Ketika Pendidikan Mengubah Takdir: Kisah Inspiratif Wisudawan Berprestasi Unmuh Jember

Perjalanan hidup penuh perjuangan dialami oleh salah satu wisudawan berprestasi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Salehuddin. Lahir dan besar di keluarga sederhana di Situbondo, dengan latar belakang orang tua yang berprofesi sebagai petani, ia sejak kecil sudah ditempa oleh keterbatasan ekonomi. Namun, semangat untuk mengenyam pendidikan tinggi tak pernah padam.

Sejak duduk di bangku kuliah S1 Ilmu Pemerintahan di Unmuh Jember, Salehuddin sadar bahwa untuk bisa melanjutkan pendidikan, ia tidak bisa hanya bergantung pada orang tua. Setiap rupiah harus ia usahakan sendiri.

“Saya pernah menjadi kuli angkut ikan sampai ke Banyuwangi dan Bali hanya untuk membantu biaya kuliah,” kenangnya, dengan mata berbinar.

Pengalaman itu bukan sekadar soal mencari uang, melainkan juga ujian mental dan keteguhan hati. Bangun dini hari, menempuh perjalanan jauh, hingga bergelut dengan bau amis ikan yang melekat di badan, semua dijalaninya dengan ikhlas demi satu tujuan: menyelesaikan kuliah.

Berbagai suka duka dilalui, mulai dari keterbatasan biaya, tekanan pekerjaan, hingga sulitnya membagi waktu. Namun, alih-alih menyerah, situasi itu justru membentuk karakter Salehuddin yang tahan banting. Ia selalu mengingat pesan sederhana dari orang tuanya:

“Hidupmu hanya bisa diubah oleh kamu sendiri, dan duniamu mengikuti ilmu yang kamu punya.”

Pesan itulah yang menjadi bahan bakar semangatnya. Setelah menuntaskan studi S1, ia tidak berhenti di situ. Dengan tekad bulat, ia melanjutkan pendidikan S2, bahkan kini sedang menempuh studi doktoral (S3) Manajemen di salah satu perguruan tinggi di Jember. Semua ia lakukan dengan keringatnya sendiri, tanpa sedikit pun ingin menambah beban orang tua.

Kesungguhan itu berbuah manis. Saat ini, Salehuddin dipercaya memegang jabatan penting sebagai Supervisor Agronomis PT Biotis Agrindo untuk wilayah Jatim Timur 1, yang mencakup Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Besuki.

Pekerjaan ini menuntut tanggung jawab besar dan mobilitas tinggi. Ia harus mengoordinasikan tim, mengawasi area yang luas, serta memastikan target perusahaan tercapai. Namun, menurutnya, ilmu dan keterampilan yang ia peroleh selama kuliah sangat relevan dengan dunia kerja.

Meski harus terbiasa dengan jadwal padat dan hanya tidur 4–5 jam per hari, ia membuktikan bahwa disiplin manajemen waktu adalah kunci.

“Kalau ada jadwal kuliah yang bentrok dengan pekerjaan, saya sudah siapkan strategi jauh hari. Manajemen waktu adalah pondasi utama,” tegasnya.

Di tengah pencapaiannya, Salehuddin tidak lupa berbagi motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya. Ia ingin kisahnya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.

“Terus semangat dalam menggapai cita-cita. Mumpung masih muda jangan terjebak dalam zona nyaman. Gunakan usia mudamu untuk berjuang habis-habisan, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Saya percaya Tuhan selalu bersama orang-orang yang mau berusaha,” pesannya penuh keyakinan.

Kisah Salehuddin adalah refleksi nyata tentang bagaimana mimpi besar bisa lahir dari desa kecil, bagaimana semangat bisa mengalahkan keterbatasan, dan bagaimana pendidikan menjadi jalan perubahan hidup. Dari kuli angkut ikan hingga menjadi supervisor perusahaan besar, perjalanan hidupnya mengajarkan bahwa kerja keras, doa, dan keyakinan mampu membuka jalan menuju kesuksesan.

Minggu, 21 September 2025

Limbah Kayu Jember Disulap Jadi Produk Bernilai Ekspor Lewat Program PKM

Limbah kayu yang selama ini hanya dianggap sisa tak bernilai di Kabupaten Jember kini berhasil disulap menjadi produk rumah tangga bernilai ekonomis tinggi. Transformasi ini lahir dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai Kemendiktisaintek, dengan dukungan tim dosen dari 3 program studi yaitu Retno Murwanti dari prodi Agribisnis, Asroful Abidin dari prodi Teknik Mesin, Diyah Probowulan dari prodi Akuntansi, dan mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, mahasiswa serta laboran dari Teknik Mesin, dan Tendik dari Manajemen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

PKM yang bertema Revitalisasi Industri Agrokreatif Limbah Kayu di Jember ini menyasar kelompok pengrajin lokal yang semula dikenal dengan nama Muterin Dapur. Melalui proses pendampingan, mitra kini melakukan rebranding menjadi Gudang Vintage, sebuah identitas baru yang lebih profesional dan sesuai dengan karakter produk vintage berbasis eco-friendly.

Dalam pelaksanaannya, program ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran digital. Mitra diperkenalkan pada mesin CNC Router skala kecil serta peralatan pendukung produksi yang memungkinkan hasil kerajinan lebih presisi, variatif, dan berkualitas. Dampaknya, kapasitas produksi meningkat sekitar 20–30% dibandingkan sebelumnya.

Selain aspek produksi, mitra juga mendapat pelatihan manajemen usaha dan keuangan untuk memperbaiki pencatatan kas, menghitung biaya pokok, hingga menyusun strategi harga. Dari sisi pemasaran, tiga kanal digital kini aktif digunakan: Instagram untuk katalog produk, Shopee sebagai marketplace utama, serta TikTok sebagai media promosi kreatif.

“Dulu penjualan hanya dari mulut ke mulut. Sekarang, dengan adanya Shopee dan promosi di TikTok, produk kami mulai dikenal lebih luas,” ujar salah satu mitra pengrajin.

Hasil awal menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk Gudang Vintage. Rebranding dan kehadiran di platform digital berhasil menghasilkan transaksi perdana, sekaligus membuka peluang pasar baru di luar Jember.

Ke depan, program ini masih menyisakan agenda lanjutan, seperti pelatihan Computer Aided Design (CAD) untuk mendukung desain produk serta pengembangan konten promosi berbasis Augmented Reality (AR). Selain itu, tim juga mendorong percepatan pendaftaran merek Gudang Vintage agar memiliki kekuatan hukum dalam persaingan pasar.

Dengan inovasi teknologi dan pemasaran digital, PKM ini diharapkan mampu membawa mitra naik kelas, dari sekadar pengrajin lokal menjadi UMKM kreatif yang berdaya saing hingga level ekspor, sekaligus memberi inspirasi pemanfaatan limbah menjadi karya yang bernilai tinggi.

Kamis, 04 September 2025

Membanggakan, Mahasiswa Unmuh Jember Raih Juara Dance Internasional



Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali mengharumkan nama almamater di kancah internasional. Mereka berhasil meraih Juara 5 dalam ajang ASEAN Month Inclusivity and Sustainability yang digelar oleh Ifugao State University, Filipina, pada 4–29 Agustus 2025.

Ajang bergengsi ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari negara-negara ASEAN dengan beragam kategori lomba. Unmuh Jember sendiri mengikuti kategori Recorded Culture Dance dengan menampilkan tarian tradisional Indonesia.

Mahasiswa tersebut diantaranya ialah Erlangga Dwi Bagus Saputra ( Akuntansi), Novita Rahmawati (Manajemen), Faristina Nazwa Rahmadani ( Manajemen), Erlina Vivi Pujiani (Manajemen).

Sebelum tampil, tim dance melakukan persiapan selama kurang lebih tiga minggu. Mulai dari pemilihan tarian, proses latihan, hingga pengambilan video penampilan dikerjakan secara serius dan penuh kekompakan.

“Perasaan kami pastinya sangat senang dan bangga. Awalnya kami tidak menyangka bisa meraih juara, karena saingan datang dari berbagai negara dengan penampilan yang luar biasa. Tapi alhamdulillah, usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ungkap Erlangga, salah satu anggota tim.

Capaian ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan juga menjadi pesan penting bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya Indonesia.

“Kami berharap pencapaian ini bisa membangkitkan semangat pemuda-pemudi untuk tetap mencintai dan melestarikan budaya bangsa. Tim kami sendiri juga akan terus berkarya di bidang seni dan mencoba berbagai kompetisi lainnya, baik nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unmuh Jember mampu bersaing di tingkat global. Selain membawa nama baik kampus, prestasi ini juga mengangkat budaya Indonesia agar lebih dikenal di dunia internasional.
Connect