Jumat, 14 Agustus 2026

Bukan Sekadar Membaca, KKN Unmuh Jember Latih Anak Desa Wonosuko Berani Bicara

 

Menumbuhkan minat baca sekaligus keberanian berbicara sejak usia dini menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Melalui kegiatan literasi bertajuk “Perpustakaan Lingkungan dan Aku Berani Bicara”, mahasiswa mengajak anak-anak Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, membaca buku sekaligus berani menyampaikan gagasan di hadapan orang lain.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (2/8/2026) tersebut dikemas secara interaktif. Anak-anak diberikan kesempatan memilih buku yang mereka sukai, kemudian membaca dan memahami isi bacaan sebelum mempresentasikannya di hadapan teman-teman. Mereka juga diajak menceritakan cita-cita yang ingin diraih.

Konsep tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca, tetapi juga melatih kemampuan memahami informasi, berpikir, serta berkomunikasi. Anak-anak didorong untuk menyampaikan kembali isi buku menggunakan bahasa mereka sendiri.

Koordinator Desa, Muhammad Imron, mengatakan budaya literasi perlu dikenalkan sejak usia dini agar membaca dapat menjadi kebiasaan hingga dewasa. Menurutnya, ketertarikan anak terhadap gawai menjadi salah satu tantangan dalam membangun kebiasaan membaca.

“Anak-anak saat ini sering dibiasakan dengan handphone yang mengakibatkan malas membaca buku. Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong minat anak-anak dalam membaca buku,” ujarnya.

Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tampak aktif memilih buku, membaca, hingga tampil di depan teman-temannya. Meski beberapa peserta awalnya masih terlihat malu dan ragu untuk berbicara, keberanian mereka mulai tumbuh setelah diberikan kesempatan untuk tampil.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Partai Buku Bondowoso sebagai mitra. Koordinator Partai Buku Bondowoso, Kiya, menilai kegiatan ini menjadi pengalaman positif bagi anak-anak untuk mulai membangun keberanian berbicara di depan umum.

“Ini adalah pengalaman pertama mereka. Di awal terlihat malu-malu, tetapi yang terpenting mereka sudah berani maju ke depan, membaca, memahami isi bacaan, lalu menyampaikan kembali dengan bahasa mereka sendiri. Itu merupakan perkembangan yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Aini, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, kegiatan literasi tidak hanya memberikan kesempatan untuk membaca berbagai buku, tetapi juga menjadi ruang untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman.

“Aku sangat senang sekali karena bukunya sangat banyak dan bisa bertemu dengan teman-teman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap keberadaan ruang literasi di lingkungan masyarakat dapat menjadi alternatif kegiatan positif bagi anak-anak. Tidak hanya membangun kebiasaan membaca, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan keberanian anak dalam menyampaikan pendapat dan mengembangkan potensi diri.

Program “Perpustakaan Lingkungan dan Aku Berani Bicara” sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unmuh Jember dalam mendukung penguatan budaya literasi di masyarakat. Dengan menciptakan kegiatan belajar yang menyenangkan dan partisipatif, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang gemar membaca, mampu memahami informasi, serta percaya diri dalam menyampaikan gagasan.

Tags :

bm
Created by: SUKRON KASYIR

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect