Sabtu, 10 Januari 2026

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Ruang Aktualisasi Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, termasuk luaran Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang menekankan penguatan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dalam Expo Luaran MKWU tersebut, mahasiswa yang menempuh Mata Kuliah AIK I dan AIK III menampilkan berbagai karya sebagai hasil pembelajaran. Luaran ini dirancang untuk merefleksikan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Al-Islam, ideologi Muhammadiyah, serta implementasinya dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Karya-karya yang ditampilkan menggambarkan upaya mahasiswa dalam mengontekstualisasikan ajaran Islam dan nilai kemuhammadiyahan secara relevan dengan realitas generasi muda. Melalui pendekatan kreatif, mahasiswa menyajikan pesan-pesan keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial.

Luaran AIK dalam expo ini disusun secara kolaboratif, mendorong mahasiswa untuk bekerja dalam tim serta mengembangkan kemampuan komunikasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Proses ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang terintegrasi dengan penguasaan materi keislaman dan kemuhammadiyahan.

Selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga membuka ruang interaksi dengan pengunjung dari kalangan siswa SMA. Melalui luaran AIK yang ditampilkan, pengunjung dapat melihat bagaimana nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan diterapkan dalam bentuk karya kreatif yang komunikatif dan mudah dipahami.

Melalui penyelenggaraan Expo Luaran MKWU, Unmuh Jember menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembelajaran AIK yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif. Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kepedulian sosial.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa Bahasa Indonesia

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran MKWU, salah satunya dari Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang berfokus pada penguatan literasi dan keterampilan komunikasi.

Dalam expo tersebut, mahasiswa semester satu yang menempuh Mata Kuliah Bahasa Indonesia menampilkan berbagai karya sebagai luaran pembelajaran. Karya-karya ini merepresentasikan kemampuan mahasiswa dalam menyusun gagasan secara sistematis, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta menyampaikan pesan secara efektif melalui media yang kreatif.

Luaran Mata Kuliah Bahasa Indonesia dirancang untuk mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan berbahasa secara aplikatif. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami kaidah kebahasaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk karya yang relevan dengan kebutuhan komunikasi di era digital.

Seluruh luaran disusun melalui kerja kelompok, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kolaboratif dalam merancang, memproduksi, dan menyajikan karya. Proses ini menjadi bagian penting dalam melatih kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab terhadap hasil kerja tim.

Karya-karya yang ditampilkan dalam Expo Luaran MKWU menunjukkan ragam kreativitas mahasiswa dalam mengemas pesan kebahasaan secara menarik dan mudah dipahami. Pemanfaatan media kreatif menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide secara jelas, persuasif, dan kontekstual.

Kegiatan expo juga melibatkan siswa SMA yang turut hadir sebagai pengunjung dan peserta kegiatan pendukung. Kehadiran mereka memberikan ruang interaksi edukatif sekaligus memperkenalkan pentingnya literasi bahasa sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Melalui Expo Luaran MKWU ini, Unmuh Jember menegaskan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bersifat aplikatif dan kontekstual. Mata Kuliah Bahasa Indonesia menjadi ruang pembentukan kemampuan literasi, komunikasi, serta pola pikir kritis mahasiswa melalui karya nyata yang dapat diapresiasi bersama.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Wadah Ekspresi Nilai Pancasila Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam mengekspresikan nilai-nilai Pancasila melalui karya kreatif yang dihasilkan dari proses pembelajaran di kelas.

Salah satu luaran yang ditampilkan dalam expo ini berasal dari Mata Kuliah Pendidikan Pancasila. Mahasiswa didorong untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam bentuk karya aplikatif, salah satunya melalui lomba video bertema anti kekerasan. Karya tersebut merepresentasikan pemahaman mahasiswa terhadap nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta kehidupan bermasyarakat yang beradab.

Ketua Panitia Expo Luaran MKWU Unmuh Jember, Fitrotul Mufaridah, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk luaran pembelajaran MKWU yang selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK). Menurutnya, Pendidikan Pancasila tidak hanya berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi juga harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata.

“Melalui luaran ini, mahasiswa kami ajak untuk mengekspresikan nilai Pancasila dalam bentuk karya. Tema anti kekerasan dipilih agar mahasiswa peka terhadap persoalan sosial yang ada di sekitar mereka, sekaligus mampu menyampaikan pesan kebangsaan secara kreatif dan kontekstual,” ujar Fitrotul.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian lomba MKWU, termasuk dari mata kuliah Pendidikan Pancasila, dirancang berbasis kerja kelompok. Hal ini bertujuan untuk melatih kemampuan kolaborasi, komunikasi, serta tanggung jawab mahasiswa dalam sebuah tim, sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi salah satu ruh Pancasila.

Karya-karya mahasiswa yang ditampilkan dalam Expo Luaran MKWU memperlihatkan beragam sudut pandang tentang isu kekerasan, toleransi, dan kehidupan sosial yang harmonis. Pesan-pesan tersebut dikemas dalam bentuk audio visual yang komunikatif dan mudah dipahami, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk kalangan pelajar SMA yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Dengan melibatkan siswa SMA sebagai pengunjung dan peserta kegiatan, Unmuh Jember berharap nilai-nilai Pancasila dapat ditanamkan sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran MKWU yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak. Expo Luaran MKWU menjadi bukti bahwa Pendidikan Pancasila mampu menjadi ruang pembentukan karakter, kepekaan sosial, serta kesadaran kebangsaan mahasiswa di tengah tantangan era digital.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Tampilkan Kreativitas Mahasiswa dan Libatkan Ratusan Siswa SMA

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) yang berlangsung di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya dan kreativitas mahasiswa sebagai luaran pembelajaran MKWU, sekaligus ruang kolaborasi dengan siswa SMA se-Kabupaten Jember dan sekitarnya.

Ketua Panitia Expo Luaran MKWU Unmuh Jember, Fitrotul Mufaridah, M.Pd., menjelaskan bahwa expo ini merupakan luaran dari pelaksanaan MKWU pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Mata kuliah yang terlibat meliputi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) I, Pendidikan Pancasila, dan Bahasa Indonesia untuk mahasiswa semester satu, serta AIK III untuk mahasiswa semester tiga.

“Expo ini kami desain sebagai rangkaian kegiatan lomba yang menjadi luaran MKWU. Harapannya, mahasiswa dapat menunjukkan kontribusi nyata kepada kampus dan masyarakat melalui kreativitas yang mereka kembangkan selama perkuliahan, tentu tetap selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK),” ujar Fitrotul.

Beragam lomba dihadirkan dalam Expo Luaran MKWU tahun ini, yang seluruhnya mendorong mahasiswa untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim. Menurut Fitrotul, pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya berkembang secara individual, tetapi juga memperoleh pengalaman bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam sebuah kelompok.

Selain menampilkan karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga menghadirkan perlombaan e-sport yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmuh Jember. Perlombaan ini diikuti oleh sekitar 200 siswa SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan potensi kreatif di bidang digital.

“Kami sengaja mengundang siswa SMA melalui lomba e-sport ini. Selain berkompetisi, mereka juga kami ajak untuk mengenal Unmuh Jember lebih dekat melalui rangkaian kegiatan yang telah kami siapkan,” jelasnya.

Sebagai penguatan kompetensi, Expo Luaran MKWU juga dilengkapi dengan workshop pembuatan video. Workshop ini selaras dengan jenis lomba MKWU yang ditampilkan, di antaranya lomba video profil Amal Usaha Muhammadiyah dari mata kuliah AIK III serta video anti kekerasan dari mata kuliah Pendidikan Pancasila. Workshop tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga melibatkan siswa SMA peserta lomba sebagai bekal peningkatan keterampilan digital.

“Karena sebagian besar luaran berbentuk video, kami lengkapi expo ini dengan workshop agar peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman membuat konten digital yang baik dan berkualitas,” tambah Fitrotul.

Rangkaian kegiatan Expo Luaran MKWU juga diisi dengan campus tour, di mana siswa SMA diajak berkeliling lingkungan kampus untuk mengenal gedung, sarana prasarana, serta fasilitas pendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan mahasiswa di Unmuh Jember. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesan positif sekaligus menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan studi di Unmuh Jember pada tahun akademik mendatang.

Terkait jumlah peserta lomba MKWU selain e-sport, Fitrotul menyebutkan rata-rata berada di kisaran 50 hingga 60 peserta, mengingat peserta yang hadir pada hari pelaksanaan merupakan finalis dari masing-masing kategori lomba.

Melalui Expo Luaran MKWU ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa MKWU mampu menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital bagi mahasiswa dan generasi muda.

Selasa, 30 Desember 2025

Pendidikan Jasmani Unmuh Jember Gelar Workshop Perwasitan dan Edukasi LOTG Futsal 2025/20


Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Workshop Perwasitan dan Edukasi Law of The Game (LOTG) Futsal 2025/2026 sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi dasar perwasitan futsal mahasiswa, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Lobby Gedung FKIP Unmuh Jember dan dilanjutkan di Lapangan Futsal Unmuh Jember ini merupakan hasil kerja sama antara Program Studi Pendidikan Jasmani Unmuh Jember dengan MGMP PJOK SMA Kabupaten Jember. Peserta workshop merupakan mahasiswa Pendidikan Jasmani angkatan 2023.

Workshop ini bertujuan memberikan pembaruan pengetahuan terkait peraturan futsal terbaru sesuai LOTG 2025/2026, sekaligus membekali mahasiswa dengan kompetensi perwasitan sebagai bagian dari kesiapan praktik kependidikan, pengembangan keprofesian guru PJOK, serta persiapan penyelenggaraan kompetisi futsal di lingkungan kampus dan sekolah.

Kegiatan menghadirkan dua pemateri, yakni Andika Fence, H.A., S.Or., S.Pd., Gr, Guru PJOK SMAN 3 Jember sekaligus Sekretaris MGMP PJOK Kabupaten Jember, serta Heri Cahya, S.Pd, Guru PJOK SMAN 1 Balung dan anggota MGMP PJOK Kabupaten Jember.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama di dalam kelas, dilanjutkan pembukaan yang dipandu oleh moderator. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kaprodi Pendidikan Jasmani Unmuh Jember, Ahmad Sulaiman, M.Pd. Sesi inti berupa pemaparan materi LOTG Futsal 2025/2026 yang disampaikan oleh para pemateri, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik perwasitan futsal di Lapangan Futsal Unmuh Jember. Pada sesi ini, mahasiswa secara langsung mempraktikkan peran wasit sesuai dengan aturan dan situasi pertandingan, sehingga pemahaman tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif.

Workshop ditutup dengan sesi penutup, doa bersama, serta dokumentasi bersama pemateri dan peserta. Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Jasmani Unmuh Jember berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap regulasi futsal terbaru serta siap berkontribusi dalam pengembangan olahraga futsal di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Dari Kampus ke Dunia Usaha, Pendidikan Biologi Unmuh Jember Bangun Mindset Entrepreneur Muda

Dunia pendidikan tinggi kini dituntut tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mandiri, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan zaman. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi Unmuh Jember menggelar seminar bertajuk “Membangun Mindset Entrepreneurship di Era 5.0”, Selasa (22/12/2025), bertempat di Lobby FKIP Gedung Pascasarjana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran melalui mata kuliah Bioedupreneur dan Review Produk Mahasiswa, sekaligus menjadi upaya strategis dalam menanamkan jiwa kewirausahaan sejak bangku kuliah. Seminar dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Unmuh Jember, Dr. Fitri Amalia, S.S., M.Pd., dan diikuti oleh 73 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi.

Seminar menghadirkan Yusuf Yudistira, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber utama. Ia dikenal sebagai sosok berprestasi di bidang kewirausahaan dengan pengalaman berusaha yang telah dirintis sejak masa SMA. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Yusuf Yudistira menekankan bahwa kewirausahaan tidak cukup hanya mengandalkan ide kreatif, tetapi harus berangkat dari pemahaman terhadap kebutuhan dan permasalahan nyata di masyarakat.
“Produk yang baik bukan hanya inovatif, tetapi juga memiliki target pasar yang jelas serta mampu dikembangkan dan dipasarkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan tiga jenis pasar dalam dunia usaha, yakni bleeding market, sleeping market, dan potential market. Menurutnya, peluang usaha terbesar berada pada segmen potential market, sehingga mahasiswa perlu melakukan riset pasar sebelum mengembangkan produk.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme mahasiswa terlihat tinggi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Unmuh Jember mengikuti seminar dengan tertib dan penuh perhatian. Suasana diskusi berlangsung kondusif dan interaktif, mencerminkan keterbukaan mahasiswa terhadap wawasan kewirausahaan yang relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini.

Melalui seminar ini, mahasiswa didorong untuk menanamkan pola pikir mandiri serta mulai memandang peluang usaha dari potensi diri dan lingkungan sekitar sejak masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Menutup materinya, Yusuf Yudistira menegaskan bahwa kewirausahaan dapat berjalan berdampingan dengan profesi apa pun, termasuk di bidang pendidikan.
“Lulusan pendidikan tidak hanya dituntut menjadi pengajar, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Guru yang baik mampu mengubah kurikulum, sedangkan entrepreneur sejati mampu mengubah nasib bangsa. Kita bisa menjadi keduanya,” pungkasnya.

Selasa, 23 Desember 2025

HIMATA Unmuh Jember Gelar Talkshow Kewirausahaan, Dorong Mahasiswa Berani Menjemput Peluang

Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMATA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Talkshow Kewirausahaan bertajuk “Cuan Is Calling: Pick Up Your Passion!”, Jumat (19/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Gedung B Lantai 3 Ruang 3.3 dan 3.4 Unmuh Jember ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur di tengah tantangan ekonomi kreatif era digital.

Talkshow ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai Himpunan Mahasiswa (HIMA) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember. Melalui kegiatan ini, HIMATA berupaya meningkatkan pemahaman sekaligus minat mahasiswa terhadap dunia kewirausahaan, khususnya dalam melihat peluang usaha yang relevan dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

Rangkaian acara diawali dengan opening ceremony, dilanjutkan sambutan Ketua Pelaksana, Ketua Umum HIMATA, serta sambutan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Dr. Iffan Gallant El Muhammady, S.Sos., M.Si. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FISIP Unmuh Jember, Dr. Sudahri, S.Sos., M.I.Kom.

Dalam pelaksanaannya, talkshow menghadirkan narasumber muda yang berpengalaman di bidang bisnis dan pemasaran digital. Materi yang disampaikan meliputi strategi promosi melalui media sosial, personal branding, pengenalan peluang usaha bagi generasi muda, hingga langkah awal membangun usaha mandiri.

Ketua Pelaksana kegiatan, Sunni Chotijah Balqis, menjelaskan bahwa talkshow ini dirancang dengan konsep Hybrid Inspiration dan Action Plan, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga bekal praktis untuk memulai bisnis.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya terinspirasi, tetapi juga memiliki keberanian dan kesiapan untuk mengeksekusi ide usaha yang mereka miliki,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, HIMATA FISIP Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa serta menciptakan ruang diskusi berkelanjutan sebagai wadah pengembangan ide, kolaborasi, dan inovasi bisnis di lingkungan kampus.

Senin, 08 Desember 2025

BEM FISIP Unmuh Jember Gelar Pelatihan Scientific Writing, Tingkatkan Kemampuan Menulis Ilmiah Mahasiswa

 

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP) Kabinet Prisma Universitas Muhammadiyah Jember menggelar Scientific Writing and Reference Management Training dengan tema “Manajemen Referensi dan Pengembangan Penalaran Kritis dalam Karya Tulis Ilmiah.” Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat literasi akademik sekaligus meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah di kalangan mahasiswa.

Pelatihan berlangsung pada Jumat (5/12/ 2025), di Gedung B Lantai 3, Ruang 3.3 dan 3.4, dengan menghadirkan Dr. Iffan Gallant El Muhammady, S.Sos., M.Si., dosen FISIP Unmuh Jember yang dikenal kompeten di bidang metodologi penelitian. Dalam sesi penyampaian materi, Dr. Iffan memberikan penjelasan mendalam mengenai teknik penulisan ilmiah, pengelolaan referensi yang benar, serta strategi membangun pola pikir kritis sebagai fondasi penting dalam penelitian.

Departemen Riset dan Keilmuan BEM FISIP selaku penyelenggara mencatat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui sesi praktik langsung, mahasiswa dilatih menggunakan berbagai tools manajemen referensi sesuai standar akademik, termasuk aplikasi Publish or Perish untuk menelusuri artikel ilmiah berkualitas.

Dalam pemaparannya, Dr. Iffan mengenalkan pendekatan CCTE (Change, Controversy, Trend, Emergency) sebagai metode menentukan topik penelitian yang relevan dan memiliki urgensi. “Mahasiswa hari ini tidak cukup hanya bisa menulis. Mereka harus mampu mengelola sumber referensi secara benar dan etis. Karya ilmiah yang baik lahir dari penalaran kritis dan struktur penulisan yang matang,” ujarnya.

Selain itu, peserta turut mempraktikkan penggunaan Publish or Perish mulai dari instalasi hingga pencarian literatur kredibel. Dr. Iffan juga mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian lapangan, terutama penelitian berbasis komunitas seperti isu lingkungan dan pengelolaan sampah, agar mampu melihat dan menganalisis permasalahan nyata di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur BEM FISIP Kabinet Prisma, Ahmad Rifqi Hidayat, memastikan bahwa pelatihan semacam ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Seminar ini bermanfaat bagi seluruh mahasiswa FISIP. Bagi angkatan 2025, kegiatan ini menjadi bekal penting menghadapi mata kuliah penulisan di semester mendatang. Sementara bagi angkatan atas, pelatihan ini membantu mempersiapkan penyusunan tugas akhir atau skripsi,” ujarnya.

Pelatihan Scientific Writing ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat budaya akademik yang unggul di lingkungan FISIP Unmuh Jember. BEM FISIP berkomitmen terus menghadirkan program-program yang mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas akademik mahasiswa.

Connect