Teknik Unmuh Jember Hadir di Bondowoso, Bangun Solusi Air Bersih dan Lingkungan Berkelanjutan
Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terpadu di Dusun Plampang, Desa Klekehan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini (3-4/1/2026), melibatkan tiga dosen, sebelas mahasiswa, serta empat belas relawan dari berbagai organisasi, dengan partisipasi aktif seluruh masyarakat Dusun Plampang yang berjumlah 41 Kepala Keluarga (KK). Pelaksanaan pengabdian ini merupakan bagian dari program desa binaan Fakultas Teknik Unmuh Jember sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoA).
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dirancang sebagai upaya menghadirkan solusi teknis yang aplikatif dan berkelanjutan bagi warga desa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar terkait air bersih, sanitasi, dan ketahanan lingkungan. Dosen Teknik Sipil Unmuh Jember, Senki Desta Galuh, S.T., M.T., selaku narasumber, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi langsung keilmuan Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan yang dipadukan dengan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian bersama warga Dusun
Plampang melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari pembangunan kolam retensi
pemanen air hujan sebagai upaya pengelolaan sumber daya air, pembuatan filter
air minum untuk meningkatkan kualitas air konsumsi warga, hingga pembangunan
bank bibit sayuran guna mendukung ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, tim
juga membangun sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) umum serta melakukan
pemasangan biopori sebagai langkah meningkatkan daya resap tanah dan mengurangi
potensi genangan air.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong
dengan melibatkan masyarakat setempat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan
di lapangan. Keterlibatan aktif warga tidak hanya mempercepat proses
pembangunan, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan mengenai
pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Melalui proses
ini, masyarakat diharapkan mampu menjaga dan mengembangkan fasilitas yang telah
dibangun secara mandiri dan berkelanjutan.
Senki Desta Galuh menegaskan bahwa pengabdian masyarakat ini
tidak hanya berorientasi pada hasil fisik semata, tetapi juga pada peningkatan
kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan. Ia
berharap Dusun Plampang dapat menjadi contoh desa binaan yang mampu menerapkan
solusi teknis sederhana namun berdampak nyata bagi kehidupan warga.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat terpadu ini, Fakultas
Teknik Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma
Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara dosen,
mahasiswa, relawan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan manfaat jangka
panjang serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan
desa yang berkelanjutan.











