Cegah DBD Sejak Dini, Mahasiswa KKN PG PAUD Unmuh Jember Edukasi Warga Simolawang tentang PSN 3M Plus
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Nikmatus Sakdiyah, menggelar edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di RW 05, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Kader Surabaya Hebat (KSH) ini diikuti 20 warga, termasuk wali murid TK dan MI Adipura. Bertempat di Balai RW 05, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan DBD, khususnya di lingkungan tempat tinggal dan sekitar sekolah.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penerapan PSN 3M Plus. Gerakan 3M meliputi menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Adapun langkah Plus mencakup berbagai upaya tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan bantuan poster, dilanjutkan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta diajak mempelajari cara membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta memanfaatkan botol bekas menjadi pot tanaman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan inspeksi jentik menggunakan senter di kamar mandi Rusun Sombo.
Pelibatan warga dan wali murid menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pencegahan DBD tidak cukup dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi perlu diterapkan secara konsisten di rumah dan lingkungan sekitar. Kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak usia dini.
Berdasarkan evaluasi kegiatan, sebanyak 90 persen dari 20 peserta atau 18 orang mampu menyebutkan langkah-langkah 3M Plus dengan benar. Peserta juga menyatakan komitmen untuk melakukan pemeriksaan jentik secara rutin setiap minggu sebagai upaya mencegah perkembangbiakan nyamuk.
Ketua RW 05 dan perwakilan wali murid menyambut baik pelaksanaan edukasi tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena upaya pencegahan DBD perlu dimulai dari rumah dan dilakukan bersama-sama. Salah seorang wali murid juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menambah pemahaman mengenai pentingnya langkah pencegahan tambahan, tidak hanya menguras dan menutup tempat penampungan air, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan serta melindungi anak dari gigitan nyamuk.
Melalui program kerja unggulan bertema “Sekolah Siaga DBD melalui Edukasi PSN 3M Plus”, Nikmatus Sakdiyah berupaya mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan perhatian terhadap lingkungan tumbuh kembang anak. Program ini diharapkan dapat mendorong warga RW 05 Simolawang untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah DBD.










