Carousel

Kamis, 29 Oktober 2026

Cegah DBD Sejak Dini, Mahasiswa KKN PG PAUD Unmuh Jember Edukasi Warga Simolawang tentang PSN 3M Plus


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Nikmatus Sakdiyah, menggelar edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di RW 05, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Kader Surabaya Hebat (KSH) ini diikuti 20 warga, termasuk wali murid TK dan MI Adipura. Bertempat di Balai RW 05, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan DBD, khususnya di lingkungan tempat tinggal dan sekitar sekolah.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penerapan PSN 3M Plus. Gerakan 3M meliputi menguras tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Adapun langkah Plus mencakup berbagai upaya tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan bantuan poster, dilanjutkan demonstrasi dan praktik langsung. Peserta diajak mempelajari cara membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta memanfaatkan botol bekas menjadi pot tanaman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan inspeksi jentik menggunakan senter di kamar mandi Rusun Sombo.


Pelibatan warga dan wali murid menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Pencegahan DBD tidak cukup dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi perlu diterapkan secara konsisten di rumah dan lingkungan sekitar. Kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak usia dini.

Berdasarkan evaluasi kegiatan, sebanyak 90 persen dari 20 peserta atau 18 orang mampu menyebutkan langkah-langkah 3M Plus dengan benar. Peserta juga menyatakan komitmen untuk melakukan pemeriksaan jentik secara rutin setiap minggu sebagai upaya mencegah perkembangbiakan nyamuk.

Ketua RW 05 dan perwakilan wali murid menyambut baik pelaksanaan edukasi tersebut. Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena upaya pencegahan DBD perlu dimulai dari rumah dan dilakukan bersama-sama. Salah seorang wali murid juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menambah pemahaman mengenai pentingnya langkah pencegahan tambahan, tidak hanya menguras dan menutup tempat penampungan air, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan serta melindungi anak dari gigitan nyamuk.

Melalui program kerja unggulan bertema “Sekolah Siaga DBD melalui Edukasi PSN 3M Plus”, Nikmatus Sakdiyah berupaya mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan perhatian terhadap lingkungan tumbuh kembang anak. Program ini diharapkan dapat mendorong warga RW 05 Simolawang untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah DBD.

Tingkatkan Kreativitas Guru PAUD, Mahasiswa KKN UM Jember Gelar Pelatihan Canva di Pasirian


Mendorong pembelajaran anak usia dini yang kreatif, menarik, dan interaktif menjadi fokus kegiatan penyuluhan dan pelatihan bertema “Membuat Presentasi Menarik dan Interaktif dengan Canva bagi Guru PAUD” yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember di TK Muslimat NU Pasirian 01, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00–12.00 WIB ini diikuti oleh guru TK Muslimat NU Pasirian 01 dan guru Kelompok Bermain (KB). Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih variatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi sebagian pendidik PAUD dalam menyusun media pembelajaran visual yang menarik. Padahal, penggunaan gambar, warna, animasi, dan elemen interaktif dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta mendukung anak dalam memahami materi yang disampaikan.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan Canva sebagai salah satu platform desain digital yang dapat dimanfaatkan guru untuk membuat presentasi pembelajaran dengan tampilan yang kreatif tanpa harus memiliki keahlian desain tingkat lanjut.

Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan pendampingan mengenai langkah-langkah dasar penggunaan Canva, mulai dari pendaftaran akun Canva for Education, pemilihan templat presentasi yang sesuai dengan karakter anak usia dini, hingga pemanfaatan berbagai fitur desain, seperti elemen visual, stiker animasi, grafik, dan kombinasi warna yang menarik.

Para guru juga diperkenalkan pada cara mengunduh hasil desain ke dalam format PowerPoint (.pptx) maupun video animasi singkat. Keterampilan ini diharapkan dapat membantu pendidik menyesuaikan media pembelajaran dengan kebutuhan kelas dan materi yang akan disampaikan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mencoba berbagai fitur Canva, berdiskusi, dan mempraktikkan pembuatan slide pembelajaran secara mandiri. Melalui praktik langsung tersebut, guru memperoleh pengalaman dalam mengembangkan media presentasi yang lebih berwarna dan menarik bagi anak.

Salah satu peserta, perwakilan guru Kelompok Bermain, Nabilatuz Zahro, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diselenggarakan mahasiswa KKN UM Jember.

“Pelatihan ini sangat membantu kami. Selama ini kami bingung membuat tampilan slide yang menarik untuk anak-anak. Dengan pelatihan Canva ini, kami bisa membuat materi ajar yang jauh lebih berwarna dan menyenangkan,” tuturnya.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pelatihan teknologi digital dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kompetensi guru PAUD, khususnya dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Penggunaan Canva juga memberikan alternatif bagi guru untuk menyajikan materi secara lebih visual dan tidak terpaku pada tampilan presentasi konvensional.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran anak usia dini tetap perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, usia, dan kebutuhan anak. Media digital diharapkan menjadi sarana pendukung yang melengkapi interaksi langsung, aktivitas bermain, serta pengalaman belajar nyata di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap para guru TK Muslimat NU Pasirian 01 dan guru Kelompok Bermain dapat terus mengembangkan kreativitas dalam merancang media pembelajaran digital. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk menciptakan kegiatan belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini.

GKM-SEHATI! Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Dampingi Ibu-Ibu Belajar Mengaji di Kaliboto Lor

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mendampingi 13 ibu-ibu warga RT 18, Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, dalam kegiatan Gerakan Kubisa Mengaji (GKM). Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program unggulan GKM-SEHATI!, singkatan dari Gerakan Kubisa Mengaji, Senam Sehat, dan Pelatihan Kifayah untuk Masyarakat Kaliboto Lor yang Mandiri dan Berkemajuan.

Program Gerakan Kubisa Mengaji dilaksanakan dalam tiga pertemuan, yakni pada 9, 16, dan 23 Oktober 2026. Seluruh kegiatan berlangsung selepas salat Magrib di Musala Darussalam. Pemilihan waktu tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada para peserta untuk belajar mengaji tanpa terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan pendampingan menggunakan metode Tajdied. Materi pembelajaran meliputi pemahaman bacaan panjang dan pendek serta pelafalan huruf hijaiyah sesuai dengan makharijul huruf atau tempat keluarnya huruf.

Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Melalui pendampingan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan sehingga para peserta semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan mengaji.

Ketua RT 18 Desa Kaliboto Lor, Parman, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember dalam menyelenggarakan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada warga, khususnya ibu-ibu, untuk mempelajari kembali bacaan Al-Qur’an, termasuk pelafalan huruf hijaiyah dari dasar.

“Saya selaku Ketua RT 18 Desa Kaliboto Lor menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN Unmuh Jember atas inisiasi program Gerakan Kubisa Mengaji (GKM) bagi ibu-ibu di lingkungan RT 18. Program ini terbukti sangat bermanfaat dan menjawab kebutuhan warga. Mahasiswa mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Ibu-ibu dapat belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an maupun makharijul huruf dari dasar. Kehadiran mahasiswa membawa semangat baru dalam kegiatan keagamaan warga. Terima kasih atas ilmu yang telah dibagikan. Semoga program mulia ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan dapat berkelanjutan,” ujar Parman.

Apresiasi juga disampaikan oleh salah satu peserta yang merasakan manfaat dari materi pembelajaran, terutama dalam memahami perbedaan bacaan panjang dan pendek saat membaca Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unmuh Jember yang telah memberi wawasan baru melalui materi yang sangat praktis dan bermanfaat kepada ibu-ibu Muslimat. Program Kubisa Mengaji ini sangat membantu kami yang kurang paham tentang bacaan panjang dan pendek. Sekali lagi, terima kasih mahasiswi KKN Unmuh Jember,” ungkap salah satu peserta.

Program Gerakan Kubisa Mengaji menjadi salah satu bagian penting dari GKM-SEHATI! yang mengintegrasikan kegiatan keagamaan, kesehatan, dan peningkatan keterampilan kifayah masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus mendorong tumbuhnya semangat belajar dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Ke depan, program GKM-SEHATI! diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung masyarakat yang mandiri, sehat, dan berkemajuan.

Perkuat Wawasan Pendidik, Mahasiswa KKN PG PAUD Unmuh Jember Sosialisasikan Pembelajaran STEAM dan Loose Parts


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Yuliastatik, menggelar sosialisasi dan diskusi interaktif tentang pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dan loose parts bagi pendidik PAUD se-Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026) tersebut bertempat di Balai Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas TK, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), kepala sekolah, serta para guru PAUD di wilayah setempat.

Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendidik PAUD untuk memperkuat pemahaman mengenai konsep pembelajaran inovatif, khususnya dalam merancang kegiatan belajar yang kreatif dan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Melalui sosialisasi dan diskusi terbuka, para peserta diajak memahami penerapan STEAM dan loose parts dalam mendukung proses belajar anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan melalui pemaparan konsep dan diskusi interaktif. Para guru memperoleh kesempatan untuk bertukar pandangan, menyampaikan pengalaman, serta membahas tantangan dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEAM dan loose parts di lembaga masing-masing.

Pendekatan STEAM mengintegrasikan unsur sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pembelajaran. Sementara itu, loose parts merupakan material yang dapat dipindahkan, dikombinasikan, dan digunakan secara beragam oleh anak untuk mengeksplorasi ide serta mengembangkan kreativitas.

Kedua pendekatan tersebut dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan perencanaan yang sesuai, pendidik dapat menghadirkan pengalaman belajar yang mendorong rasa ingin tahu, kreativitas, eksplorasi, dan kemampuan anak dalam memecahkan masalah.

Dalam forum tersebut, Pengawas TK Kecamatan Pasirian turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Yuliastatik. Pemahaman konseptual yang baik dinilai menjadi bekal penting bagi guru dalam merancang media dan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan anak.

Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat sambutan positif dari para peserta. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat membantu menyamakan pemahaman antarp pendidik sekaligus mendorong pemanfaatan material sederhana sebagai sumber belajar yang kreatif dan terjangkau.

Sebagai rangkaian penguatan wawasan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke Eco Green Park, Malang, pada Kamis (22/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, para peserta berkesempatan mengamati berbagai bentuk penataan lingkungan dan pemanfaatan material, termasuk ban bekas dan struktur kayu, sebagai inspirasi dalam mengembangkan lingkungan belajar yang menarik.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi para pendidik untuk memperoleh referensi visual mengenai pengelolaan ruang dan lingkungan edukatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya gagasan guru dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan anak.

Melalui rangkaian program KKN Mandiri ini, Yuliastatik berharap wawasan yang diperoleh para pendidik dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga masing-masing. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, pengawas, pengurus IGTKI, kepala sekolah, dan guru diharapkan terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kecamatan Pasirian.

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gelar Parenting di TK Dharma Wanita 2 Kudus, Bahas Pengasuhan Anak di Era Digital


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan parenting bertema “Menjadi Orang Tua Hebat: Mendampingi Anak Tumbuh, Mandiri, dan Berkarakter di Era Digital” di TK Dharma Wanita 2 Kudus, Desa Kudus, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas TK Dharma Wanita 2 Kudus tersebut diikuti oleh 23 wali murid Kelompok A dan B. Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN Unmuh Jember dalam mendukung peningkatan pemahaman orang tua mengenai pola pengasuhan anak usia dini, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unmuh Jember menyampaikan materi mengenai tantangan pengasuhan anak di era digital. Kedekatan anak dengan perangkat digital, seperti telepon pintar atau gadget, menuntut orang tua untuk lebih bijak dalam mengawasi penggunaan teknologi sekaligus mendampingi proses tumbuh kembang anak.

Salah satu materi yang ditekankan adalah pentingnya pendampingan penggunaan gadget, mulai dari membatasi durasi penggunaan layar (screen time) hingga memilih konten yang sesuai dengan usia dan mendukung perkembangan anak. Pendampingan ini diperlukan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara positif tanpa mengabaikan kebutuhan anak untuk bermain, berinteraksi, dan belajar secara langsung.

Selain pengasuhan digital, para wali murid juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun kemandirian anak melalui pembiasaan sederhana di rumah. Anak dapat dilatih menjaga kebersihan diri, merapikan mainan setelah digunakan, serta melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan tahap perkembangannya.

Penanaman karakter juga menjadi bagian penting dalam materi yang disampaikan. Orang tua didorong untuk memberikan teladan yang baik, membangun komunikasi yang hangat, serta menciptakan suasana keluarga yang mendukung anak belajar bertanggung jawab dan mengembangkan perilaku positif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para wali murid menyimak materi dan berdiskusi mengenai berbagai pengalaman serta tantangan dalam mendampingi anak di rumah. Diskusi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan tentang pola pengasuhan yang sesuai dengan kebutuhan anak di tengah perubahan zaman.

Melalui kegiatan parenting ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap orang tua semakin memahami perannya dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak, membangun kemandirian, dan menanamkan karakter positif sejak dini.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, suportif, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak agar menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan berkarakter di era digital.

Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD, KKN Mandiri Berdampak Unmuh Jember Gelar Pelatihan Media Digital dan Project-Based Learning di Pundungsari


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Berdampak 2026 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar pelatihan peningkatan kompetensi pendidik PAUD bertajuk “Optimalisasi Pembelajaran PAUD Interaktif melalui Pemanfaatan Media Digital Sederhana dan Project-Based Learning” di Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru PAUD dan Kelompok Bermain (KB) se-Kecamatan Tempursari, perwakilan pengurus gugus PAUD, serta tokoh pendidikan setempat. Pelatihan tersebut bertujuan membekali pendidik dengan inovasi metode pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Dr. Dyah Wardhani, M.Pd. dan Misyana, M.Pd. Keduanya memaparkan pentingnya pemanfaatan media digital sederhana serta penerapan model pembelajaran berbasis proyek atau Project-Based Learning (PBL) dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga PAUD.

Pemanfaatan media digital sederhana dapat menjadi alternatif bagi pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Media tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar sekaligus membantu pendidik menyampaikan materi secara lebih kreatif.

Selain itu, penerapan Project-Based Learning mendorong anak untuk belajar melalui kegiatan dan pengalaman langsung. Pendekatan ini dapat memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi lingkungan, mengembangkan kreativitas, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta mulai melatih keterampilan pemecahan masalah sejak usia dini.

Pelatihan juga menjadi ruang diskusi bagi para pendidik untuk memperdalam pemahaman mengenai penerapan metode pembelajaran inovatif. Melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, peserta diharapkan memperoleh wawasan yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lembaga masing-masing.

Melalui kegiatan ini, KKN Mandiri Berdampak 2026 Unmuh Jember berharap para pendidik PAUD di Desa Pundungsari dan Kecamatan Tempursari semakin siap mengembangkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Upaya peningkatan kompetensi pendidik tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas serta membantu anak usia dini tumbuh menjadi generasi yang kreatif, inovatif, memiliki rasa ingin tahu tinggi, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

KKN Mandiri Berdampak 2026 Unmuh Jember Gelar Pelatihan Eco-Edu dan Media Pembelajaran Interaktif di Desa Kalibendo


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Berdampak 2026 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar pelatihan bertajuk “Optimalisasi Lingkungan Ramah Anak Berbasis Eco-Edu dan Inovasi Media Pembelajaran Interaktif Ran-Edu di Desa Kalibendo” pada 24 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pendidik mengenai pentingnya lingkungan ramah anak serta pemanfaatan media pembelajaran inovatif untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

Pelatihan tersebut diikuti oleh para guru di Desa Kalibendo dan wilayah Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) beserta jajaran pengurus serta unsur pengawas sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari dua narasumber, yakni Dr. Dyah Wardhani, M.Pd. dan Misyana, M.Pd. Keduanya memaparkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang ramah anak dan peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui pendekatan eco-edu.

Selain itu, pelatihan membahas inovasi media pembelajaran interaktif berbasis Ran-Edu sebagai salah satu upaya mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan partisipatif. Pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif diharapkan dapat merangsang kreativitas, meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan belajar, serta mendukung perkembangan kecerdasan anak sejak usia dini.


Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta pendampingan oleh mahasiswa KKN kepada peserta pelatihan yang terdiri atas guru PAUD dan wali murid. Interaksi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus mendiskusikan penerapan materi dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Melalui pelatihan ini, KKN Mandiri Berdampak 2026 Unmuh Jember berharap para pendidik di Desa Kalibendo dapat menerapkan prinsip lingkungan ramah anak dan mengembangkan penggunaan media pembelajaran interaktif di lembaga masing-masing.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pendekatan edukasi lingkungan dan inovasi pembelajaran. Dengan demikian, lingkungan belajar diharapkan semakin mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Connect