Carousel

Minggu, 01 Februari 2026

Yudisium PPG Unmuh Jember Tegaskan Komitmen Mencetak Guru Profesional

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menyelenggarakan Yudisium Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Angkatan 17 Tahun 2024 pada Sabtu (31/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda resmi berakhirnya proses pendidikan profesi guru bagi para peserta yang telah menempuh seluruh rangkaian pembelajaran.

Yudisium PPG 17 ini diikuti oleh 170 peserta yang hadir secara langsung di Aula Ahmad Zainuri Unmuh Jember. Para peserta tersebut merupakan bagian dari lebih dari seribu guru yang dinyatakan lulus Program PPG secara nasional. Kehadiran ratusan peserta di kampus menjadi wujud peneguhan capaian akademik dan profesional setelah menyelesaikan proses pendidikan profesi.

Ketua Panitia Yudisium PPG 17, Kuni Hikmah Hidayati, M.Pd., menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar agenda akademik rutin, melainkan momen reflektif atas proses panjang yang telah dilalui para peserta.

“Yudisium ini menandai selesainya perjuangan panjang para peserta dalam menempuh pendidikan profesi guru. Kehadiran 170 peserta hari ini menunjukkan komitmen dan kesadaran untuk menutup proses PPG dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan yudisium juga merupakan bentuk layanan akademik dan apresiasi atas kerja keras para peserta dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, dan kepribadian sebagai pendidik.

Sambutan sekaligus pembukaan yudisium disampaikan oleh Dekan FKIP Unmuh Jember, Dr. Fitri Amalia, S.S., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan PPG harus dimaknai lebih dari sekadar memperoleh sertifikat pendidik.

“Guru profesional tidak hanya diukur dari kelulusan administratif, tetapi dari integritas, karakter, dan komitmennya dalam mendidik. Sertifikat pendidik adalah amanah moral yang harus dijaga dalam praktik pendidikan sehari-hari,” tegasnya.

Rangkaian yudisium dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan, pemanggilan peserta, serta pengambilan sumpah guru. Prosesi ini menjadi simbol pengukuhan tanggung jawab profesional para lulusan PPG dalam menjalankan peran strategis di dunia pendidikan.

Melalui Yudisium PPG 17 ini, FKIP Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam mencetak guru profesional, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Sabtu, 31 Januari 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Sosialisasikan Aplikasi Mall Desa kepada UMKM Queen Soes di Desa Kaliwining

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Desa Kaliwining Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan sosialisasi awal aplikasi Mall Desa kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Queen Soes, Kamis (30/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendukung pengembangan UMKM desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan aplikasi Mall Desa sebagai sarana promosi dan pemasaran produk UMKM berbasis daring yang diinisiasi oleh desa.

Mahasiswa KKN menjelaskan berbagai fungsi dan manfaat aplikasi Mall Desa, mulai dari kemudahan promosi produk, perluasan jangkauan pasar, hingga peluang peningkatan daya saing produk lokal. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi pemasaran bagi UMKM desa agar tidak hanya bergantung pada penjualan konvensional.

UMKM Queen Soes yang menjadi sasaran sosialisasi merupakan usaha rumahan milik Ibu Ayu yang telah berdiri sejak tahun 2019. Usaha ini bergerak di bidang produksi kue sus aneka rasa dan telah memasarkan produknya, baik secara langsung kepada masyarakat sekitar Desa Kaliwining maupun melalui platform digital seperti Shopee, TikTok, WhatsApp, dan Instagram. Queen Soes dikenal konsisten menjaga kualitas bahan baku dan cita rasa produk.

Mahasiswa KKN Kelompok 10 memilih Queen Soes sebagai mitra kegiatan karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas melalui sistem pemasaran digital. Selain produknya yang diminati masyarakat, UMKM ini juga dianggap siap beradaptasi dengan inovasi teknologi berbasis desa.

Pemilik UMKM Queen Soes, Ibu Ayu, menyambut positif kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unmuh Jember. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan terkait strategi pemasaran yang berbeda dari yang selama ini dijalankan.

“Melalui sosialisasi ini saya jadi lebih memahami cara pemasaran yang berbeda. Harapannya, jika aplikasi Mall Desa benar-benar dilaksanakan, penjualan bisa meningkat,” ujar Ibu Ayu.

Meski aplikasi Mall Desa masih dalam tahap pengenalan awal, sosialisasi ini dinilai memberikan manfaat positif bagi pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pemasaran digital. Pelaku usaha berharap aplikasi tersebut dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk membantu meningkatkan penjualan dan pendapatan UMKM desa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan UMKM di Desa Kaliwining. Sosialisasi aplikasi Mall Desa diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pemasaran digital berbasis desa yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Communication Soccer Kids 2025 Jadi Wadah Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Jember

Sepak bola tidak hanya menjadi olahraga paling populer di Indonesia, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan sportivitas sejak usia dini. Di Kabupaten Jember, potensi atlet pelajar terbilang besar. Namun, wadah pembinaan dan kompetisi sepak bola usia dini yang dikemas secara profesional dan berkelanjutan masih tergolong terbatas.

Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menginisiasi Communication Soccer Kids 2025 sebagai ajang pembinaan sepak bola usia dini sekaligus sarana komunikasi dan branding pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek kompetisi, tetapi juga mendorong interaksi sosial, kerja sama tim, serta penguatan jejaring antarsekolah di Kabupaten Jember.

Ketua Panitia Communication Soccer Kids 2025, Kevin Dwi Kendra, menjelaskan bahwa pemilihan segmen usia sekolah dasar merupakan strategi komunikasi yang dirancang secara sadar dan terukur.

“Kami melakukan branding ke tingkat SD sebagai area blue ocean. Jika masuk ke level SMA, kami harus berebut perhatian dengan ratusan kampus lain dalam waktu yang sangat sempit. Namun ketika masuk ke level SD, kami sedang menanam benih ingatan,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman positif yang dirasakan anak-anak sejak dini akan membentuk memori jangka panjang terhadap institusi pendidikan yang terlibat.

“Saat mereka lulus nanti, nama Universitas Muhammadiyah Jember sudah bukan hal asing, tetapi menjadi bagian dari memori masa kecil mereka yang menyenangkan. Di balik anak SD juga ada orang tua, kakak, dan guru yang mendampingi. Turnamen tingkat SD biasanya paling ramai penonton dan memiliki loyalitas tinggi,” lanjut Kevin.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Unmuh Jember tidak hanya menyasar peserta, tetapi juga membangun hubungan dengan ekosistem keluarga.

“Dengan menarik anak SD, kami sebenarnya sedang menarik perhatian ekosistem keluarga mereka. Kami ingin membangun citra bahwa kampus kami ramah keluarga dan peduli pada pembibitan karakter sejak dini,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian Communication Soccer Kids 2025, telah digelar Turnamen Mini Soccer U-12 pada 27 Desember 2025. Turnamen berlangsung kompetitif dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Tunas Putra A berhasil keluar sebagai Juara Pertama, disusul Persikota Besuki di posisi Juara Kedua, dan Sawunggaling A sebagai Juara Ketiga.

Melalui program ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berharap Communication Soccer Kids dapat terus dikembangkan sebagai agenda berkelanjutan, tidak hanya untuk pembinaan bakat olahraga usia dini, tetapi juga sebagai model strategi komunikasi institusi pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat di Kabupaten Jember.

Selasa, 27 Januari 2026

Kontribusi Mahasiswa PKL Unmuh Jember Dukung Persiapan Penyusunan LKPD Kabupaten Situbondo

Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember turut berkontribusi dalam mendukung persiapan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Situbondo. Kegiatan PKL ini dilaksanakan pada 22 September 2025 hingga 22 Januari 2026 dan bertempat di Bidang Akuntansi, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Situbondo.

Dalam pelaksanaan PKL, mahasiswa mendapatkan kesempatan terlibat langsung dalam tahapan awal penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2025. Salah satu peran strategis mahasiswa adalah melakukan penginputan saldo awal seluruh akun ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Data saldo awal tersebut bersumber dari laporan keuangan periode sebelumnya yang telah ditetapkan, sehingga membutuhkan ketelitian tinggi karena menjadi dasar pencatatan transaksi pada tahun berjalan.

Selain penginputan saldo awal, mahasiswa PKL juga berperan dalam pengecekan kesesuaian data Laporan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (LK-SKPD). Pengecekan dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan manual, laporan yang tersedia dalam SIPD, serta Laporan Keuangan SKPD Tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan konsistensi data, kesamaan nominal, serta meminimalisir potensi terjadinya selisih sejak tahap awal penyusunan laporan.

Pada proses pengecekan, mahasiswa difokuskan pada saldo awal dan saldo akhir laporan keuangan Tahun Anggaran 2025. Pengecekan saldo awal dilakukan dengan mencocokkan data antar dokumen, sedangkan pengecekan saldo akhir meliputi rincian akun pendapatan dan beban pada Laporan Operasional LK-SKPD melalui perbandingan antara laporan manual dan data dalam SIPD. Apabila ditemukan perbedaan nominal, mahasiswa mengonfirmasi hasil temuan tersebut kepada pegawai yang bertanggung jawab atas SKPD terkait untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Kegiatan PKL ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Jember dan BKAD Kabupaten Situbondo dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah. Melalui keterlibatan langsung dalam proses pencatatan, pengecekan, dan persiapan penyusunan laporan keuangan daerah, mahasiswa memperoleh pengalaman aplikatif yang relevan dengan bidang akuntansi pemerintahan.

Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, kehadiran peserta PKL juga turut mendukung kelancaran proses administrasi dan pengolahan data keuangan di BKAD Kabupaten Situbondo. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana penguatan kompetensi mahasiswa sekaligus kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola keuangan pemerintah daerah yang akuntabel dan transparan.

BPKAD Kabupaten Bondowoso Jadi Wadah Pembelajaran Administrasi Perpajakan bagi Mahasiswa Magang Unmuh Jember

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bondowoso menjadi ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember dalam memahami administrasi perpajakan di lingkungan instansi pemerintah. Melalui program magang, Intan Nur Aini, mahasiswa Program Studi Akuntansi Unmuh Jember, memperoleh pengalaman langsung terkait pengelolaan administrasi perpajakan yang selama ini dipelajari secara teoretis di bangku perkuliahan.

Selama mengikuti kegiatan magang, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai aktivitas administrasi perpajakan, mulai dari pengecekan kelengkapan dokumen, penyesuaian data administrasi, hingga penyusunan berkas pendukung yang dibutuhkan dalam proses pelaporan. Setiap tahapan pekerjaan menuntut ketelitian serta pemahaman yang baik terhadap prosedur administrasi yang berlaku di instansi pemerintah.

Tidak hanya bekerja di dalam kantor, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman berharga dengan terlibat dalam proses koordinasi antara staf BPKAD Kabupaten Bondowoso dan pihak Kantor Pajak Bondowoso. Proses koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran dan ketertiban administrasi perpajakan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memahami pentingnya komunikasi dan kerja sama antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

Dari keterlibatan tersebut, mahasiswa belajar bahwa administrasi perpajakan tidak sekadar berkaitan dengan pencatatan, tetapi juga menuntut akurasi data dan kerapian dokumen. Setiap berkas harus disusun secara sistematis agar mudah ditelusuri kembali dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemahaman ini menjadi pengalaman praktis yang memperkaya wawasan mahasiswa di luar materi perkuliahan.

Program magang di BPKAD Kabupaten Bondowoso juga melatih mahasiswa untuk bekerja secara disiplin dan bertanggung jawab dalam lingkungan kerja birokrasi. Mahasiswa dituntut untuk mengikuti alur kerja yang telah ditetapkan, menjaga ketertiban administrasi, serta memahami pentingnya kerahasiaan data. Nilai-nilai profesionalisme tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang akuntansi dan perpajakan.

Melalui program magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis di bidang administrasi perpajakan, tetapi juga mengembangkan sikap teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu akuntansi secara nyata serta beradaptasi dengan tuntutan kerja di instansi pemerintah maupun sektor profesional lainnya.

Senin, 26 Januari 2026

EJX Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Wadahi Gaya Fashion Skena Anak muda

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember yang tergabung dalam komunitas East Java Xpression (EJX) sukses menyelenggarakan sebuah event musik dan kreatif bertajuk “Lebaran Skena” di Chord Cafe Jember, Minggu (7/12/2025). Acara ini berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga 22.50 WIB dan dihadiri kurang lebih 150 pengunjung.

Event “Lebaran Skena” mengusung konsep perayaan skena musik dan gaya berpakaian anak muda yang dikemas dalam suasana hangat layaknya perayaan Lebaran. Melalui tema tersebut, panitia ingin menghadirkan ruang temu bagi pelaku skena musik, penikmat musik, serta komunitas kreatif di Jember.

Selain menghadirkan pertunjukan musik, acara ini juga dimeriahkan dengan lomba outfit yang diikuti oleh para pengunjung. Lomba tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menampilkan berbagai gaya berpakaian khas skena, mulai dari streetwear hingga gaya alternatif yang merepresentasikan identitas anak muda.

Pada sesi penampilan musik, sejumlah band lokal turut tampil dan memeriahkan suasana. Band-band yang mengisi panggung antara lain Frugg, Greycastle, Houstile, Kahlo, Fineline, dan Scumlaude. Penampilan masing-masing band disambut antusias oleh penonton yang memadati area Chord Cafe.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi oleh dosen pendamping kegiatan, Ageng Soeharno, S.S., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras mahasiswa dalam menggelar event secara mandiri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya praktik langsung di lapangan sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Ketua panitia (Haqi Amrulloh) menyampaikan bahwa event ini merupakan project independent mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember yang dirancang dan dikelola secara mandiri, mulai dari tahap perencanaan, penggalangan kerja sama, hingga pelaksanaan acara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan teori komunikasi, manajemen event, serta kerja tim yang telah dipelajari di bangku perkuliahan.

 

Kamis, 22 Januari 2026

Fenomena “Aging Farmer” Jadi Sorotan Riset Sosial Ekonomi dalam Forum Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Persoalan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Dalam forum tersebut, Nurul Fathiyah Fauzi dari Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “A Socio-Economic Study of Young Generation’s Interest in the Agricultural Sector.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Jember.

Dalam pemaparannya, Nurul menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan serius berupa fenomena aging farmer, yaitu dominasi petani usia lanjut akibat minimnya regenerasi. Data menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja di sektor pertanian terus menurun, sementara generasi muda cenderung memilih sektor non-pertanian yang dianggap lebih menjanjikan dari sisi pendapatan dan stabilitas kerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar generasi muda berada pada kategori ragu atau kurang berminat untuk bekerja di sektor pertanian. Faktor lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya, keterbukaan terhadap informasi luar (kosmopolitanisme), serta dukungan sosial, memiliki pengaruh positif terhadap minat generasi muda. Sebaliknya, faktor ekonomi, khususnya ketidakpastian pendapatan, menjadi salah satu penghambat utama.

Penelitian ini juga menemukan bahwa pekerjaan orang tua dan tingkat kosmopolitanisme berpengaruh signifikan terhadap minat generasi muda pada sektor pertanian. Sementara itu, variabel usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa minat generasi muda tidak hanya dibentuk oleh latar belakang pendidikan, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan pola komunikasi yang mereka alami.

Melalui forum riset internasional ini, Nurul menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi regenerasi petani yang lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi pertanian modern, pendekatan kewirausahaan, serta penguatan citra pertanian sebagai sektor yang inovatif dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda.

Kegiatan International Research Dissemination ini menjadi ruang pertukaran gagasan lintas negara yang memperkaya perspektif akademik serta memperkuat kolaborasi riset internasional. Melalui diseminasi penelitian ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya dalam berkontribusi pada solusi pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan di tingkat lokal maupun global.


Connect