Mahasiswa KKN Unmuh Jember Ubah Limbah Plastik Menjadi Ecobrick di Desa Karang Melok
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Kelompok 21 menginisiasi program pembuatan ecobrick sebagai upaya mengurangi limbah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karang Melok, Kabupaten Bondowoso, pada Selasa (4/8/2026).
Program ini lahir dari hasil survei mahasiswa yang menemukan
masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah anorganik,
khususnya limbah plastik yang sulit terurai secara alami.
Salah satu anggota KKN Kelompok 21, Imelita Nasya Diantha,
menjelaskan bahwa ecobrick dipilih sebagai solusi sederhana yang mudah
diterapkan masyarakat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas di sekitar mereka.
"Setelah kami melakukan survei, kami melihat masyarakat
masih kurang memahami cara mengolah limbah sampah anorganik, terutama plastik.
Karena itu kami memanfaatkan botol bekas dan sampah plastik menjadi
ecobrick," ujarnya.
Ecobrick merupakan teknik pengelolaan sampah dengan
memanfaatkan botol plastik bekas yang diisi padat menggunakan limbah plastik
seperti bungkus makanan atau kantong plastik. Seluruh bahan yang digunakan
berasal dari sampah yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna.
Menurut Imelita, selain membantu mengurangi jumlah limbah plastik, ecobrick juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat berbagai fasilitas sederhana, seperti kursi, meja, pembatas taman, maupun elemen dekoratif di lingkungan sekitar.
Mahasiswa KKN berharap program tersebut dapat menjadi
langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah
sampah sebelum dibuang.
"Harapan kami, kegiatan ini dapat membantu mengurangi
limbah plastik karena sampah plastik sangat sulit terurai. Selain itu, ecobrick
juga bisa dimanfaatkan untuk mengisi atau mempercantik ruang-ruang yang belum
dimanfaatkan di lingkungan desa. Ke depan, kami berharap masyarakat dapat
melanjutkan dan mengembangkan program ini secara mandiri," jelasnya.
Melalui program pembuatan ecobrick, mahasiswa KKN
Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya memberikan edukasi tentang
pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan solusi yang mudah
diterapkan, ramah lingkungan, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Program ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah
yang lebih baik di Desa Karang Melok sekaligus menciptakan lingkungan yang
lebih bersih dan berkelanjutan.

.jpeg)

.jpeg)




