Unmuh Jember Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah tentang Literasi Keuangan Syariah dan Bahaya Pinjaman Online
Universitas Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan literasi generasi muda melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Digital Islamic Financial Literacy: Edukasi Keuangan Syariah Guna Menyikapi Maraknya Pinjaman Online. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026 di Aula SMK Muhammadiyah Jember dan diikuti oleh siswa serta guru.
Program ini merupakan kolaborasi dosen lintas program studi, yakni Ari Sita Nastiti, SE., M.Akun., dosen Program Studi Akuntansi, bersama Lutfi Ali Muharom, S.Si., M.Si., dosen Program Studi Teknik Informatika. Kegiatan turut melibatkan dua mahasiswa Akuntansi yang berperan dalam pendampingan peserta dan dukungan teknis. Pelaksanaan program didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Jember sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dalam pemaparannya, Ari Sita Nastiti menekankan pentingnya literasi keuangan sejak usia sekolah, terutama di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital. Ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi membawa manfaat sekaligus risiko bagi generasi muda.
“Siswa perlu memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, mampu mengelola keuangan secara bijak, serta memahami prinsip keuangan syariah agar terhindar dari praktik yang merugikan,” jelasnya.
Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar literasi keuangan, konsep perencanaan keuangan, bahaya perilaku konsumtif, hingga pemahaman tentang riba dan alasan pelarangannya dalam Islam. Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan remaja agar mudah dipahami.
Sementara itu, Lutfi Ali Muharom membahas aspek literasi keuangan digital, khususnya risiko pinjaman online. Peserta diajak memahami cara membedakan pinjaman legal dan ilegal, pentingnya menjaga keamanan data pribadi, serta konsekuensi bunga dan denda yang kerap membebani pengguna.
Sebagai bentuk evaluasi, tim melaksanakan pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap literasi keuangan syariah dan keamanan layanan digital.
Kepala SMK Muhammadiyah Jember, Budiyono, S.Pd., MM., menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat relevan dengan kondisi siswa yang hidup di era digital dan memiliki akses luas terhadap berbagai layanan keuangan berbasis aplikasi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan sekolah dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial, bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta berpegang pada nilai-nilai syariah dalam setiap keputusan ekonomi.








