Sabtu, 21 Februari 2026

Menteri Kehutanan Paparkan Penguatan Polisi Hutan saat Kajian Ramadhan di Unmuh Jember

Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi menyeluruh tata kelola kehutanan nasional saat memberikan sambutan dalam Kajian Ramadhan 1447 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang digelar di Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu (21/2/2026). Dalam forum bertema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan” tersebut, ia menyebut kehadirannya bukan sekadar memberi sambutan formal, melainkan sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban seorang kader Muhammadiyah yang kini mengemban amanah sebagai Menteri Kehutanan.

Raja Juli yang mengaku tumbuh dalam lingkungan pendidikan Muhammadiyah sejak Ikatan Pelajar Muhammadiyah hingga sekolah formal Muhammadiyah, menegaskan bahwa Islam memiliki fondasi teologis yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, ajaran Islam secara kaffah memiliki kompatibilitas yang solid dengan isu-isu lingkungan hidup dan kehutanan. Ia mengutip berbagai ayat Al-Qur’an serta praktik para khalifah yang melarang perusakan alam, bahkan dalam kondisi perang sekalipun. Larangan menebang pohon berbuah dan merusak tanaman, menurutnya, menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ajaran fundamental Islam yang relevan dengan konsep ekoteologi hari ini.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli juga menyinggung tragedi bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai momentum evaluasi besar terhadap tata kelola hutan nasional. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai “lecutan bahkan tamparan” untuk melakukan pembenahan total terhadap forest governance. Mengutip pandangan Albert Einstein tentang definisi kegilaan, melakukan hal yang sama berulang kali dan berharap hasil berbeda, ia menegaskan bahwa tata kelola kehutanan tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama jika menginginkan hasil yang berbeda.


Ia memaparkan kondisi riil yang dinilainya memprihatinkan. Indonesia memiliki sekitar 125 juta hektar kawasan hutan, namun hanya diawasi sekitar 4.800 polisi hutan. Di Aceh, 3,5 juta hektar hutan hanya dijaga 64 personel, sementara di Sumatera Utara 3 juta hektar hutan diawasi sekitar 240 personel. Menurutnya, dengan keterbatasan sumber daya manusia tersebut, mustahil pengawasan terhadap illegal logging, perkebunan sawit ilegal, perburuan liar, dan pelanggaran lainnya dapat berjalan optimal. Karena itu, ia mengusulkan penambahan signifikan jumlah polisi hutan dengan rasio ideal satu petugas untuk setiap 2.000–2.500 hektar kawasan hutan, yang jika terealisasi akan menambah puluhan ribu personel baru.

Selain penguatan sumber daya manusia, Raja Juli juga menyoroti persoalan struktur kelembagaan yang dinilai kurang efektif. Ia berencana membentuk Pusat Koordinasi Wilayah (Puskorwil) di setiap provinsi guna memperkuat rentang kendali antara kementerian di pusat dan unit teknis di daerah. Skema ini diharapkan menjadi solusi koordinatif tanpa berbenturan dengan regulasi otonomi daerah, sekaligus menghadirkan layanan terpadu satu pintu dalam penanganan berbagai persoalan kehutanan di daerah.

Upaya modernisasi pengawasan juga akan dilakukan melalui pemanfaatan teknologi, termasuk pengadaan pesawat ringan dan drone untuk mendukung sistem patroli cerdas (smart patrol). Dengan pendekatan ini, deteksi dini terhadap kebakaran hutan, penebangan ilegal, hingga aktivitas tambang ilegal di kawasan hutan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Dalam konteks perguruan tinggi, Raja Juli juga membuka peluang pengelolaan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) bagi kampus, termasuk bagi Universitas Muhammadiyah Jember. Skema tersebut memungkinkan kawasan hutan dimanfaatkan untuk riset sekaligus dikembangkan secara produktif. Ia menyebut enam Universitas Muhammadiyah telah menerima KHDTK dan membuka peluang serupa bagi Unmuh Jember sebagai tuan rumah Kajian Ramadhan tahun ini.

Menutup sambutannya, Raja Juli menegaskan bahwa amanah menjaga hutan bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan bagian dari ibadah dan tugas kekhalifahan manusia di muka bumi. Ia memohon doa dan dukungan seluruh warga Muhammadiyah agar dapat menjalankan tugasnya dengan istiqamah dalam membenahi tata kelola kehutanan nasional demi mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.

Kamis, 22 Januari 2026

Fenomena “Aging Farmer” Jadi Sorotan Riset Sosial Ekonomi dalam Forum Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Persoalan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Dalam forum tersebut, Nurul Fathiyah Fauzi dari Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “A Socio-Economic Study of Young Generation’s Interest in the Agricultural Sector.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Jember.

Dalam pemaparannya, Nurul menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan serius berupa fenomena aging farmer, yaitu dominasi petani usia lanjut akibat minimnya regenerasi. Data menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja di sektor pertanian terus menurun, sementara generasi muda cenderung memilih sektor non-pertanian yang dianggap lebih menjanjikan dari sisi pendapatan dan stabilitas kerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar generasi muda berada pada kategori ragu atau kurang berminat untuk bekerja di sektor pertanian. Faktor lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya, keterbukaan terhadap informasi luar (kosmopolitanisme), serta dukungan sosial, memiliki pengaruh positif terhadap minat generasi muda. Sebaliknya, faktor ekonomi, khususnya ketidakpastian pendapatan, menjadi salah satu penghambat utama.

Penelitian ini juga menemukan bahwa pekerjaan orang tua dan tingkat kosmopolitanisme berpengaruh signifikan terhadap minat generasi muda pada sektor pertanian. Sementara itu, variabel usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa minat generasi muda tidak hanya dibentuk oleh latar belakang pendidikan, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan pola komunikasi yang mereka alami.

Melalui forum riset internasional ini, Nurul menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi regenerasi petani yang lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi pertanian modern, pendekatan kewirausahaan, serta penguatan citra pertanian sebagai sektor yang inovatif dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda.

Kegiatan International Research Dissemination ini menjadi ruang pertukaran gagasan lintas negara yang memperkaya perspektif akademik serta memperkuat kolaborasi riset internasional. Melalui diseminasi penelitian ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya dalam berkontribusi pada solusi pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan di tingkat lokal maupun global.


Faktor Kepuasan dan Loyalitas Konsumen E-Commerce Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Isu kepuasan dan loyalitas konsumen dalam transaksi e-commerce menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Salah satu pemateri dalam forum ini adalah Risa M., dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Jember, yang mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Determinants of Consumer Satisfaction and Loyalty in E-Commerce for Food and Beverage Products.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen dalam penggunaan platform e-commerce, khususnya pada produk makanan dan minuman.

Dalam pemaparannya, Risa menjelaskan bahwa perkembangan e-commerce di Indonesia menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Namun, pemanfaatan teknologi digital masih belum optimal, terutama karena keterbatasan literasi digital dan pemahaman teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan dan loyalitas konsumen dalam berbelanja makanan dan minuman secara daring.

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jember dengan menggunakan metode purposive sampling, melibatkan konsumen yang pernah melakukan pembelian produk makanan dan minuman melalui platform e-commerce. Analisis data menggunakan Rank Spearman Correlation untuk melihat hubungan antar variabel, mengingat karakteristik data yang berskala ordinal dan jumlah sampel yang terbatas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa actual usage atau intensitas penggunaan aplikasi e-commerce menjadi faktor dengan korelasi paling kuat terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen. Konsumen cenderung sering membuka aplikasi e-commerce untuk sekadar menjelajah produk, mengikuti tren, hingga akhirnya melakukan pembelian. Kemudahan akses, fleksibilitas waktu, serta tampilan produk yang menarik menjadi pendorong utama perilaku tersebut.

Selain itu, faktor kemudahan penggunaan (perceived ease of use) juga berpengaruh signifikan terhadap niat konsumen dalam menggunakan e-commerce. Konsumen menilai aplikasi e-commerce mudah dipelajari, memiliki alur transaksi yang jelas, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini mendorong konsumen untuk menjadikan e-commerce sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Faktor harga turut menjadi pertimbangan penting. Konsumen menilai harga produk makanan dan minuman di e-commerce relatif rasional, termasuk biaya layanan, pajak, dan pengiriman. Persepsi harga yang wajar meningkatkan kenyamanan konsumen dan memperkuat keputusan pembelian. Selain itu, promosi, seperti diskon dan gratis ongkir, terbukti efektif dalam menarik perhatian konsumen serta mendorong loyalitas.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah keamanan kemasan, terutama untuk produk makanan dan minuman. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas segel dan keamanan kemasan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Kemasan yang baik menjaga kualitas produk sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap penjual dan platform e-commerce.

Melalui penelitian ini, Risa menekankan pentingnya strategi visual yang menarik dalam pemasaran produk makanan dan minuman di e-commerce. Mengingat konsumen sering melakukan browsing sebelum membeli, tampilan visual dan informasi produk yang jelas menjadi kunci dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku UMKM, akademisi, serta pengembang platform e-commerce dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis digital.

Krisis Keuangan dan Perilaku Perusahaan Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersama Cotabato State University Filipina menggelar International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026).

Salah satu materi yang dipresentasikan dalam forum ini disampaikan oleh Bayu Wijayantini, peneliti dari Universitas Muhammadiyah Jember, dengan judul “Crisis Exposure and Corporate Behaviour: A Panel Study of Financial Distress and Tax Avoidance in Indonesian Firms.” Materi ini mengangkat isu penting mengenai perilaku perusahaan di Indonesia ketika menghadapi tekanan krisis keuangan.

Dalam pemaparannya, Bayu menyoroti bagaimana kondisi financial distress atau kesulitan keuangan dapat memengaruhi keputusan strategis perusahaan, khususnya dalam praktik penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini menggunakan pendekatan panel study untuk menganalisis data perusahaan di Indonesia dalam periode tertentu, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika perilaku korporasi saat berada dalam situasi krisis.

Bayu menjelaskan bahwa paparan krisis tidak hanya berdampak pada kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga berimplikasi pada aspek tata kelola dan kepatuhan fiskal. Dalam kondisi tekanan ekonomi, perusahaan cenderung melakukan berbagai strategi untuk menjaga keberlangsungan usaha, termasuk optimalisasi beban pajak yang dalam batas tertentu berpotensi mengarah pada praktik penghindaran pajak.

Materi ini juga menekankan pentingnya peran regulator dan pemangku kebijakan dalam merancang sistem pengawasan yang adaptif terhadap kondisi krisis. Dengan memahami pola perilaku perusahaan saat menghadapi tekanan finansial, pemerintah dan otoritas terkait dapat merumuskan kebijakan pajak dan tata kelola yang lebih responsif serta berkeadilan.

Diskusi yang berlangsung dalam sesi ini mendapat perhatian dari peserta forum, terutama karena relevansinya dengan kondisi ekonomi global yang kerap mengalami ketidakstabilan. Kajian yang disampaikan Bayu tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga menawarkan perspektif praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan dalam menghadapi krisis ekonomi.

Melalui forum International Research Exchange ini, Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University menegaskan komitmen bersama dalam mendorong kolaborasi riset lintas negara. Pertukaran gagasan dan temuan ilmiah diharapkan mampu memperkaya khazanah keilmuan sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Green Intellectual Capital Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Dalam rangkaian International Research Dissemination bertajuk “Global Minds and Shared Discoveries: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”, Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun. sebagai salah satu presenter. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan diikuti oleh akademisi dari Indonesia dan Filipina.

Pada forum riset internasional tersebut, Dr. Astrid Maharani memaparkan materi berjudul “How Green Intellectual Capital Creates Firm Value: Sustainability Performance as the Key Signalling Mechanism”. Penelitian ini mengkaji peran green intellectual capital dalam menciptakan nilai perusahaan dengan menjadikan kinerja keberlanjutan sebagai mekanisme sinyal utama bagi investor dan pemangku kepentingan.

Dalam pemaparannya, Dr. Astrid menjelaskan bahwa green intellectual capital terdiri dari tiga komponen utama, yakni green human capital, green structural capital, dan green relational capital. Ketiga aspek tersebut merepresentasikan kapasitas perusahaan dalam mengelola pengetahuan, sistem, serta hubungan eksternal yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil riset menunjukkan bahwa green intellectual capital berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun, pengaruh tersebut menjadi lebih signifikan ketika dimediasi oleh kinerja keberlanjutan (sustainability performance), yang berfungsi sebagai sinyal kredibilitas perusahaan di mata investor.

Lebih lanjut, Dr. Astrid menegaskan bahwa di era ekonomi hijau, kinerja keberlanjutan tidak lagi sekadar pelengkap laporan perusahaan, melainkan telah menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan investasi. Perusahaan yang mampu mengelola pengetahuan hijau secara konsisten dinilai memiliki daya saing dan prospek jangka panjang yang lebih baik.

Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta forum karena relevansinya dengan isu global mengenai ESG (Environmental, Social, and Governance), ekonomi berkelanjutan, serta transformasi praktik bisnis ramah lingkungan. Diskusi interaktif yang berlangsung secara daring turut membuka peluang pengembangan riset kolaboratif lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan perannya dalam kontribusi akademik internasional serta komitmennya dalam mendorong pengembangan riset yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Selasa, 20 Januari 2026

Fakultas Psikologi Unmuh Jember Bekali Guru Keterampilan Konseling untuk Cegah Perilaku Berisiko Remaja

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kesehatan mental remaja melalui kegiatan Pelatihan Konseling bagi Guru dalam Pencegahan Perilaku Berisiko Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Watukebo, Jember, dan diikuti oleh guru-guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Jember.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber dari Fakultas Psikologi Unmuh Jember, yaitu Anggraeni Swastika Sari, S.Psi., M.Si. selaku ketua tim, Nuraini Kusumaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Rya Wiyatfi Linsiya, S.Psi., M.A., Psikolog, serta Maulana Arif Muhibbin, S.Psi., M.Si. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif melalui tiga sesi utama dan satu sesi praktik berupa role play konseling.

Materi pertama membahas etika konselor yang disampaikan oleh Maulana Arif Muhibbin, dilanjutkan dengan pemaparan konsep dasar konseling oleh Anggraeni Swastika Sari. Sesi berikutnya berfokus pada teknik micro skill konseling yang disampaikan oleh Rya Wiyatfi Linsiya. Rangkaian pelatihan ditutup dengan sesi praktik role play konseling yang dipandu oleh Nuraini Kusumaningtyas.

Pada sesi role play, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil dengan pembagian peran sebagai konselor, konseli, dan observer. Setiap peserta secara bergantian menjalankan seluruh peran tersebut, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mempraktikkan proses konseling, mengamati dinamika interaksi, serta memberikan umpan balik. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman praktis sekaligus kepercayaan diri guru dalam melakukan pendampingan terhadap siswa.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pelatihan. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan konseling yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Ketua tim pengabdian, Anggraeni Swastika Sari, menjelaskan bahwa permasalahan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, konflik keluarga, krisis identitas, perundungan, hingga risiko perilaku menyimpang dan gangguan kesehatan mental. Kondisi tersebut menuntut keterlibatan lebih luas dari seluruh unsur pendidik di sekolah.

Menurutnya, peran konseling tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada guru BK. Guru mata pelajaran dan wali kelas yang memiliki intensitas interaksi lebih tinggi dengan siswa perlu dibekali keterampilan dasar konseling agar mampu melakukan pendampingan awal serta deteksi dini terhadap permasalahan siswa. Apabila permasalahan tidak dapat ditangani secara optimal di sekolah, maka diperlukan mekanisme rujukan kepada tenaga profesional seperti psikolog atau layanan kesehatan mental.

Salah satu peserta pelatihan, Anang Supriyadi, S.Pd., wali kelas X, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi para guru dalam mendampingi siswa. Pelatihan ini dinilai membantu guru dalam memahami cara mendengarkan siswa secara tepat serta memberikan respons yang sesuai sebelum melibatkan guru BK atau tenaga profesional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unmuh Jember menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keilmuan, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara psikologis. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sekolah dalam upaya pencegahan perilaku berisiko serta penguatan kesehatan mental remaja.

 

 

Sabtu, 10 Januari 2026

International Extension Program Unmuh Jember–BSU Filipina Bahas Pendampingan Anak Autisme di Era Global

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Extension Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Jumat pagi (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi pengabdian masyarakat internasional antara Unmuh Jember dan Benguet State University (BSU), Filipina.

Sharing session ini menghadirkan Karen O. Laking dari Benguet State University Philippines sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Working, Living, and Loving Children in the Autism Spectrum”, Karen membagikan pengalaman akademik dan praktis dalam mendampingi anak-anak dengan spektrum autisme, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat.

Dalam pemaparannya, Karen O. Laking menekankan bahwa pendampingan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga empati, kesabaran, dan pemahaman mendalam terhadap karakteristik unik setiap anak. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang humanis dalam proses pembelajaran, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki potensi, bukan keterbatasan.

Karen juga menjelaskan bahwa proses working dengan anak autis menuntut pendidik untuk fleksibel dan kreatif dalam merancang metode belajar. Sementara itu, aspek living menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan suportif, baik di sekolah maupun di rumah. Adapun loving, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara pendidik, orang tua, dan anak.

Selain itu, Karen menggarisbawahi peran kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak autis. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarnegara dapat memperkaya perspektif pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif di era global.

International Extension Program ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan internasional sivitas akademika Unmuh Jember, sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus. 

Kegiatan ini juga menjadi pembuka bagi rangkaian agenda lanjutan pada hari yang sama, termasuk bimbingan teknis pembuatan Digital Storybook untuk anak autis yang dilaksanakan secara luring di SLB Negeri Branjangan Jember.

Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan inklusif dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan.

Kolaborasi Internasional, Unmuh Jember Kembangkan Digital Storybook untuk Anak Autis

Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran inklusif terus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, Unmuh Jember berkolaborasi dengan Benguet State University (BSU) Filipina menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pembuatan Media Digital Storybook untuk Anak Autis yang dilaksanakan di SLB Negeri Branjangan Jember, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru SLB Negeri Branjangan Jember sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Bimbingan teknis ini dirancang sebagai respons atas masih minimnya media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik anak autis, khususnya media yang mampu mendukung pengembangan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian Unmuh Jember bersama mitra internasional dari BSU Filipina memberikan pelatihan intensif terkait konsep, desain, dan implementasi Digital Storybook yang ramah bagi anak autis. Media ini dirancang dengan menonjolkan visual yang menarik, alur cerita sederhana, penggunaan warna dan ilustrasi yang terstruktur, serta penyajian bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga menekankan pada praktik langsung. Para guru mendapatkan pendampingan dalam proses pembuatan Digital Storybook, mulai dari perencanaan cerita, pemilihan visual, hingga pengemasan media digital yang siap digunakan di kelas. Selanjutnya, peserta diajak untuk mengimplementasikan media yang telah dibuat dalam kegiatan pembelajaran, sehingga guru dapat melihat secara langsung respons dan keterlibatan siswa.

Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual dan adaptif sesuai dengan kebutuhan siswa autis. Digital Storybook dinilai efektif karena mampu menggabungkan unsur visual dan narasi secara seimbang, sehingga membantu siswa dalam memahami makna cerita, memperkaya kosakata, serta melatih kemampuan berkomunikasi secara bertahap.

Kolaborasi antara Unmuh Jember dan Benguet State University Filipina juga menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Pertukaran pengalaman dan perspektif lintas negara diharapkan dapat memperkaya wawasan guru terkait praktik pendidikan inklusif, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah luar biasa.

Melalui bimbingan teknis ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif dan peningkatan kompetensi pendidik. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran di SLB Negeri Branjangan Jember, tetapi juga dapat direplikasi di sekolah luar biasa lainnya sebagai bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang ramah, adaptif, dan berkeadilan bagi semua anak.


Senin, 05 Januari 2026

Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, FKIP Unmuh Jember Laksanakan Magang Kependidikan di Sekolah Mitra

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan penerjunan peserta Magang Kependidikan yang diikuti oleh 152 mahasiswa dari enam program studi, yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Program magang ini merupakan bagian dari program akademik wajib bagi mahasiswa kependidikan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di dunia pendidikan. Mahasiswa diterjunkan ke sejumlah sekolah mitra di Kabupaten Jember sebagai upaya meningkatkan kesiapan mereka menjadi calon pendidik profesional.

Adapun sekolah mitra yang menjadi lokasi magang antara lain PAUD Yasmin, SMA Bima Ambulu, SMAN Balung, SMAM 1 Rambipuji, SMAN Kalisat, SMKM Kalisat, SMAN Pakusari, SMPN 4 Sukowono, dan SMPM 1 Jember. Penempatan mahasiswa dilakukan sesuai dengan program studi dan kompetensi masing-masing.

Peserta magang ditempatkan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Pada jenjang TK dan KB, mahasiswa difokuskan pada pendampingan perkembangan anak usia dini, sementara pada jenjang SMP dan SMA mahasiswa diarahkan untuk melakukan praktik pembelajaran di kelas.

Selama masa magang yang berlangsung sekitar tiga bulan, mahasiswa tidak hanya melaksanakan praktik mengajar, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan kependidikan lainnya. Kegiatan tersebut meliputi administrasi pembelajaran, pendampingan peserta didik, serta partisipasi dalam kegiatan sekolah. Mahasiswa juga didorong untuk memahami budaya dan tata kelola sekolah guna memperoleh gambaran utuh tentang dunia pendidikan.

Kegiatan penerjunan magang kependidikan ini secara resmi dibuka oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di masing-masing sekolah. Dalam sambutannya, DPL menyampaikan bahwa magang kependidikan merupakan sarana penting dalam pembentukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru. Melalui interaksi langsung dengan guru pamong dan peserta didik, mahasiswa diharapkan mampu memahami tantangan nyata di lingkungan sekolah.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari guru pamong di sekolah serta pendampingan dan evaluasi berkala dari dosen pembimbing lapangan FKIP Unmuh Jember. Sistem bimbingan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan magang berjalan optimal serta membantu mahasiswa meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pelaksanaan magang kependidikan ini juga menjadi bentuk penguatan kerja sama antara FKIP Unmuh Jember dengan sekolah-sekolah mitra. Melalui sinergi ini, sekolah memperoleh dukungan dalam proses pembelajaran, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang pendidikan.

Melalui program magang kependidikan ini, FKIP Unmuh Jember berharap dapat mencetak calon pendidik yang kompeten, profesional, dan berkarakter. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan serta kontribusi nyata Unmuh Jember dalam pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Jember.

  

Selasa, 23 Desember 2025

Unmuh Jember dan MGMP PJOK Jember Gelar Seminar Pendidikan Jasmani

Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK SMA Kabupaten Jember sukses menggelar seminar bertajuk “From Campus to School: Implementasi Deep Learning dalam Praktik Mengajar Pendidikan Jasmani”, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Gedung FKIP Universitas Muhammadiyah Jember ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani dunia akademik kampus dengan realitas pembelajaran di sekolah.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Seminar dibuka secara resmi melalui opening ceremony yang dipandu oleh MC, Vina. Suasana khidmat terasa saat peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Patriot Olahraga, dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani sekaligus dosen pembimbing, serta sambutan dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Jember sebagai pembina kegiatan. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama.

Memasuki sesi inti, seminar menghadirkan Andika Fence, H.A., S.Or., S.Pd., Gr, guru Pendidikan Jasmani SMAN 3 Jember sekaligus Sekretaris MGMP PJOK Kabupaten Jember, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Andika menjelaskan konsep deep learning serta urgensinya dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Ia menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada pemaknaan, keterlibatan aktif, serta pengembangan karakter peserta didik.

“Pembelajaran pendidikan jasmani harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, mendorong siswa berpikir kritis, aktif bergerak, dan memahami nilai di balik setiap aktivitas,” jelasnya di hadapan peserta seminar.

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan penerapan deep learning di sekolah, mulai dari keterbatasan sarana, karakter peserta didik, hingga strategi mengelola kelas pendidikan jasmani secara efektif dan inovatif.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani angkatan 2023 sebagai bekal awal dalam menghadapi magang kependidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran nyata tentang praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan dinamika sekolah saat ini. Sementara itu, pelaksanaan seminar menjadi bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Seminar Olahraga yang diampu oleh mahasiswa angkatan 2022 sebagai bentuk pembelajaran berbasis proyek.

Kegiatan seminar ditutup dengan sesi penutup dan dokumentasi bersama. Melalui kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Jember dan MGMP PJOK SMA Kabupaten Jember, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik profesional, sekaligus mempererat sinergi antara kampus dan sekolah dalam pengembangan pendidikan jasmani yang adaptif dan bermakna.

Jumat, 19 Desember 2025

Perkuat Literasi Demokrasi, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Gelar Diskusi Akademik Bersama KPU Jember

Guna memperdalam pemahaman mengenai mekanisme demokrasi di Indonesia, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2023 dan 2025 menggelar Diskusi Akademik bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (17/12/2025), di Aula Kantor KPU Kabupaten Jember ini mengangkat tema strategis yaitu “Sistem Tata Kelola Pemilu dan Penyelenggaraan Pemilu”.

Diskusi ini menghadirkan Andi Wasis, anggota KPU Kabupaten Jember Divisi SDM, Parmas, dan Sosdiklih sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Andi Wasis mengupas tuntas berbagai aspek krusial mulai dari landasan demokrasi dan negara hukum, tinjauan historis pelaksanaan Pemilu di Indonesia, hingga implementasi Undang-Undang Pemilu. Selain itu, mahasiswa diberikan gambaran mendalam mengenai struktur penyelenggara pemilu, tugas, wewenang, serta tanggung jawab KPU mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, termasuk kedudukan badan Adhoc seperti PPK, PPS, dan KPPS.

Ketua KPU Kabupaten Jember, Dessi Anggraeni, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya literasi kepemiluan bagi generasi muda. Menurutnya, diskusi akademik seperti ini merupakan langkah vital dalam membentuk warga negara yang kritis, bertanggung jawab, dan aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan demokrasi. Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu menjadi pelopor dalam memilih pemimpin berdasarkan program dan gagasan, serta dengan tegas menolak praktik politik uang yang merusak integritas bangsa.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman akademik mahasiswa mengenai sistem tata kelola Pemilu yang demokratis, mandiri, dan berintegritas. Suasana diskusi berlangsung sangat interaktif, di mana para mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember antusias melontarkan berbagai pertanyaan kritis terkait tantangan penyelenggaraan pemilu di masa depan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai peran dan fungsi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen.

Melalui kolaborasi antara FISIP Unmuh Jember dan KPU Kabupaten Jember ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik, tetapi juga menjadi penggerak demokrasi yang cerdas. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar edukasi kepemiluan terus berlanjut guna menciptakan generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara demi terciptanya kualitas demokrasi yang lebih baik.

 

Rabu, 10 Desember 2025

Agribisnis Harumanis Tembus Puluhan Miliar: Ketua Koperasi Y.A. Bagikan Rahasia Potensi Ekonomi Tinggi di Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menghadirkan perspektif bisnis yang menjanjikan melalui Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Acara ini menghadirkan praktisi sekaligus wirausahawan agribisnis, Mr. Mohd Asri Bin Yusoff, Ketua Koperasi Y.A. Harumanis, untuk berbagi wawasan mengenai Agribusiness Entrepreneurship.

Dalam paparannya, Mohd Asri Yusoff, yang beroperasi di Kg Baru Panggas, Chuping, Perlis, Malaysia, menegaskan bahwa Industri Harumanis memiliki peluang dan potensi yang sangat tinggi dalam menjana ekonomi. Ia memaparkan bahwa agribisnis Harumanis Y.A. diproyeksikan mencapai pendapatan total RM 10 Juta (sekitar IDR 33 Miliar) pada tahun 2027.

Mohd Asri menjelaskan bahwa potensi pendapatan tinggi dalam agribisnis Harumanis tidak hanya bergantung pada penjualan buah segar, tetapi bertumpu pada tiga cabang bisnis utama.

Pertama adalah Penjualan Buah Langsung atau buah segar. Penjualan ini dilakukan secara langsung atau online dan sangat bergantung pada kualitas gred buah. Koperasi Y.A. menjual buah berdasarkan gred A hingga D, dengan Gred A memiliki harga tertinggi (RM 45/kg) dan kontribusi persentase terbesar dari hasil per pokok (60%). Koperasi ini juga menyediakan layanan kurir untuk pengiriman ke seluruh Semenanjung Malaysia.

Kedua, adalah Produk Hiliran (Downstream Products). Untuk meningkatkan nilai tambah dan meminimalkan kerugian buah non-premium, Koperasi Y.A. mengembangkan berbagai produk hiliran. Produk-produk ini memanfaatkan isi mangga Harumanis, termasuk Isi Sejuk Beku, Serbuk Harumanis, Kordial, Jem, Cheese Tart, Sirap, Sos Salad, dan Sos Mangga Harumanis.

Ketiga, adalah Agropelancongan. Cabang ini memanfaatkan ladang mangga sebagai daya tarik wisata, dengan menawarkan aktivitas seperti wisata ke ladang mangga dan kegiatan event publik seperti Harumanis Y.A Family Fun Run 5km. Sektor Agropelancongan diprediksi menyumbang sekitar 20% dari estimasi pendapatan di tahun 2027.

Mohd Asri memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang sangat agresif dalam tiga tahun ke depan. Total pendapatan dari tiga cabang agribisnis diperkirakan naik signifikan dari RM 1.2 Juta (sekitar IDR 4 Miliar) di tahun 2025 menjadi RM 2.5 Juta (sekitar IDR 8.3 Miliar) di tahun 2026, dan mencapai RM 10 Juta (sekitar IDR 33 Miliar) pada tahun 2027. Presentasi ini membuktikan bahwa Mangga Harumanis adalah salah satu bidang agro-bisnis yang cukup berpotensi tinggi jika dikelola melalui diversifikasi produk dan strategi pemasaran yang kuat.

Prof. Subash UniMAP Ungkap Revolusi Pertanian dengan Plasma Dingin di Unmuh Jember

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali mengadakan sesi akademik internasional melalui Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menghadirkan profesor terkemuka, Prof. Dr. Subash Gopinath dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), yang dikenal sebagai salah satu ilmuwan top dunia dari tahun 2020 hingga 2024.

Prof. Subash Gopinath, yang bertugas di Fakultas Kejuruteraan & Teknologi Kimia (FKTK) dan Institute of Nano Electronic Engineering (INEE) UniMAP, mempresentasikan materi berjudul “Advancing Agricultural Performance with Nanotechnology and Cold Plasma Technologies”. Presentasi ini menyoroti bagaimana teknologi skala nano dapat mentransformasi efisiensi dan keamanan pangan, sebuah konsep yang sangat relevan dengan industri pertanian.

Dalam paparannya, Prof. Subash menjelaskan dua pilar teknologi yang dikembangkan timnya untuk meningkatkan kinerja pertanian:

Prof. Subash memperkenalkan konsep nanoteknologi, yaitu produksi dan manipulasi nanomaterial (dimensi kurang dari 100 nm) yang digunakan dalam pengembangan Biosensor. Biosensor adalah perangkat yang mampu mendeteksi berbagai jenis biomarker penyakit dengan sensitivitas tinggi.

Pekerjaan timnya mencakup sintesis nanomaterial seperti Graphene Oxide (GO), Carbon Nanotubes (CNTs), Zinc Oxide (ZnO), dan Silicon Nanowires (SiNW) sebagai transduser biosensor. Meskipun awalnya berfokus pada diagnosis biomedis (seperti deteksi Diabetes, DENV, HIV, dan berbagai jenis kanker), potensi akurasi dan kecepatan deteksi biosensor ini sangat relevan untuk mengukur kondisi kesehatan tanaman dan tanah secara cepat dan tepat.

Aspek kedua yang disorot adalah penggunaan Cold Plasma Technologies (Plasma Dingin). Perlakuan Atmospheric Cold Plasma telah terbukti efektif dalam inaktivasi mikroba. Sebagai contoh, perlakuan ini dapat mengurangi pertumbuhan Aspergillus Flavus (jamur) pada sereal beras merah secara signifikan, sebuah indikasi bahwa teknologi ini sangat potensial dalam pertanian dan keamanan pangan untuk mengurangi pertumbuhan jamur dan mikroba pada hasil panen pasca-panen.

Selain teknologi sensor, Prof. Subash juga memaparkan kontribusi timnya dalam menghadapi Zero-waste Challenge melalui pemanfaatan limbah menjadi nanomaterial berharga. Beberapa contoh pemanfaatan limbah meliputi ekstraksi Silica Nanopartikel dari abu ampas jerami padi (rice straw fly ash), pemanfaatan abu kertas sembahyang (Joss paper dan Holly stick) untuk menghasilkan Aluminosilikat Nanokomposit, serta produksi Tembaga Oksida Nanopartikel dari limbah papan sirkuit tercetak (Printed Circuit Board).

Acara Cocoa Segment Lecture Voice di Unmuh Jember ini menegaskan komitmen institusi untuk memfasilitasi wawasan global tentang teknologi maju, memicu kolaborasi internasional, dan mendorong pengembangan riset mahasiswa dan dosen di bidang agroteknologi dan nanoteknologi.

Senin, 08 Desember 2025

Dosen UniMAP Malaysia Hadir di Unmuh Jember, Bagikan Inovasi Strategi Enkapsulasi pada Buah Tropis

 

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali mengadakan kegiatan akademik berkelas internasional dengan menyelenggarakan Cocoa Segment Lecture Voice pada Rabu (3/12/2025). Acara yang diselenggarakan di Aula Fakultas Teknik Unmuh Jember ini, menghadirkan narasumber dari luar negeri, yaitu Dr. Lee Boon Beng, Dosen Senior dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP).

Dr. Lee Boon Beng, yang merupakan perwakilan dari Fakultas Teknik dan Teknologi Kimia (FKTK) UniMAP, memaparkan risetnya yang berjudul “Encapsulation Strategies in Tropical Fruit Systems: Fruit Ripeness Control and Functional Juice Fortification” (Strategi Enkapsulasi Dalam Sistem Buah Tropis: Kontrol Kematangan Buah dan Fortifikasi Jus Fungsional).

Riset ini berfokus pada pemanfaatan teknologi enkapsulasi mikro untuk memecahkan dua masalah krusial di industri pangan tropis, yaitu pengendalian kematangan buah pascapanen dan peningkatan nilai fungsional produk minuman.

Dua Fokus Utama Inovasi Enkapsulasi. Dalam paparannya, Dr. Lee Boon Beng merinci dua inovasi utama yang telah dikembangkan timnya yaitu, Kontrol Kematangan Mangga Harumanis dengan “Ripener Beads” Dr. Lee menjelaskan, butiran pematang buah atau Harumanis Ripener Beads diciptakan sebagai alternatif yang lebih aman dan terukur dibandingkan penggunaan bahan pematang tradisional seperti kalsium karbida (calcium carbide). Metode tradisional tersebut memiliki potensi risiko kesehatan (health concerns).

Ripener Beads menggunakan agen pematangan yang dienkapsulasi, kemudian dilepaskan secara terkontrol (controlled release). Teknologi ini memastikan mangga mengalami pematangan yang lebih seragam dan stabil selama beberapa hari.

Fortifikasi Jus Nanas Probiotik Inovasi kedua adalah produksi Probiotics Royale Sweet™ Pineapple Juice, yaitu jus nanas MD2 yang diperkaya dengan bakteri probiotik (Lacticaseibacillus paracasei strain Shirota). Tantangan utama adalah menjaga viabilitas probiotik agar tetap hidup dalam lingkungan jus yang asam dan saat melewati sistem pencernaan manusia. Solusinya, bakteri probiotik dienkapsulasi dalam butiran mikro Ca-alginat yang terbukti meningkatkan ketahanan hidup probiotik.

Kegiatan Cocoa Segment Lecture Voice ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Teknik Unmuh Jember untuk mendorong budaya riset dan membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi terkemuka di ASEAN, sekaligus memberikan wawasan teknologi pangan mutakhir kepada mahasiswa dan dosen.

 

Jumat, 05 Desember 2025

Quality Showcase : Unmuh Jember Gandeng UniMAP Perluas Kerja Sama Internasional



Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus memperluas jaringan kerja sama global. Melalui Bidang Pengembangan Kerjasama Nasional dan Urusan Internasional, Unmuh Jember menggelar kegiatan Quality Showcase bersama Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Lobby Akademi Pariwisata (Akpar) Unmuh Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Teknik Unmuh Jember, bersama delegasi UniMAP. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan peluang kolaborasi strategis yang dapat dikembangkan oleh masing-masing fakultas, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, bidang penelitian, maupun bidang pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi atas kunjungan UniMAP dan terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi kampus.

“Selamat datang di Unmuh Jember. Ini adalah kegiatan yang sangat penting untuk meningkatkan kerja sama antar universitas dan menjadi wadah untuk pengembangan inovasi dari kita,” ujarnya.

Suasana diskusi berlangsung dinamis melalui Focus Group Discussion (FGD) antar fakultas. Para peserta terlihat aktif bertukar gagasan mengenai potensi program kolaboratif, seperti rencana proyek pengembangan teknologi dan pertanian berkelanjutan. Meskipun diskusi berlangsung serius, suasana tetap hangat dan komunikatif. Ide-ide inovatif dari kedua institusi mengalir dengan antusias, mencerminkan komitmen kuat untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Quality Showcase ini, Unmuh Jember berharap dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional guna meningkatkan daya saing akademik serta memperluas dampak positif bagi masyarakat. Sementara itu, delegasi UniMAP menyampaikan kesiapan mereka untuk melanjutkan kerja sama konkret di masa mendatang.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas kampus, sebagai langkah awal untuk merancang program kolaboratif yang lebih terstruktur dan implementatif.




Jumat, 28 November 2025

Unmuh Jember Kunjungi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk Matangkan Persiapan Pembukaan Program Studi Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) terus memperkuat langkah strategis dalam proses pendirian Program Studi Kedokteran. Dalam rangka memperdalam pemahaman mengenai standar pendidikan dokter dan kebutuhan mitra klinis, jajaran pimpinan Unmuh Jember melakukan kunjungan resmi ke RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso pada Kamis (27/11/2025). Rumah sakit tersebut merupakan Rumah Sakit Pendidikan Utama yang telah berpengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan klinis.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh arahan teknis, memahami alur regulasi, serta melihat langsung praktik tata kelola rumah sakit pendidikan. Dalam pertemuan tersebut, Unmuh Jember memaparkan perkembangan persiapan pembukaan Prodi Kedokteran, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, kesiapan institusi, hingga pembangunan infrastruktur akademik seperti laboratorium dan ruang kuliah.

“Kami datang untuk belajar dan meminta arahan dari RSUD dr. H. Koesnadi sebagai rumah sakit pendidikan utama. Masukan dari rumah sakit menjadi bekal penting bagi kami agar langkah persiapan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Dr. Bagus Setya Rintyarna, M.Kom., Wakil Rektor Bidang Akademik Unmuh Jember.

Pihak RSUD dr. H. Koesnadi menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan penjelasan mendalam terkait pengalaman mereka sebagai rumah sakit pendidikan, mulai dari alur perizinan, kebutuhan SDM, hingga tantangan operasional. Rumah sakit menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan dokter memerlukan kesiapan menyeluruh serta kolaborasi kuat antara perguruan tinggi dan fasilitas layanan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Unmuh Jember juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi titik awal peluang kerja sama di masa mendatang. Kampus menilai RSUD dr. H. Koesnadi memiliki potensi strategis sebagai mitra klinis, mengingat statusnya sebagai rumah sakit pendidikan utama dengan layanan kesehatan yang komprehensif.

“Ke depan, kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan RSUD dr. H. Koesnadi ketika seluruh tahap dan regulasi telah siap. Semoga komunikasi baik yang terbangun hari ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang saling menguatkan,” tambah Dr. Bagus.

Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi berkelanjutan, sehingga Unmuh Jember dapat melengkapi seluruh persyaratan pembukaan Program Studi Kedokteran sesuai ketentuan dan standar nasional.

 

Senin, 24 November 2025

Kembangkan Wawasan Praktis, Unmuh Jember Kampus 2 Lepas Mahasiswa PAI di SMPM 7 Sempu


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kampus Banyuwangi atau biasa disebut Kampus 2 itu menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Pada Senin, 24 Desember 2025, Unmuh Jember Kampus 2 menerjunkan tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) di SMP Muhammadiyah 7 Sempu, Banyuwangi.

Mahasiswa yang dikirim merupakan mahasiswa semester 3 dan menjadi bagian dari pelaksanaan PLP gelombang pertama. Selanjutnya, program ini akan dilanjutkan dengan gelombang kedua dan ketiga agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan praktik lapangan.

Pelaksanaan PLP ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua lembaga karena di dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dekan Fakultas PAI Unmuh Jember dan Kepala SMP Muhammadiyah 7 Sempu. Kerja sama ini mencakup penguatan bidang akademik, peningkatan mutu pendidikan, serta kolaborasi bidang akademik.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berupaya membangun sinergi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta persiapan akreditasi yang lebih baik pada masing-masing lembaga. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program-program pendidikan yang lebih strategis di masa depan.

Selama kegiatan PLP, mahasiswa PAI diarahkan untuk mempelajari dinamika lingkungan sekolah secara langsung, meliputi sistem administrasi, kultur organisasi, proses pembelajaran, hingga interaksi sosial antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memadukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman praktik di lapangan.

SMP Muhammadiyah 7 Sempu menyambut baik pelaksanaan PLP ini serta kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan. Pihak sekolah memandang kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sekolah dan sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Dengan terlaksananya program ini, Unmuh Jember Kampus 2 berharap mahasiswa mampu memperoleh keterampilan pedagogik dan wawasan praktis yang akan menjadi bekal penting ketika terjun ke masyarakat sebagai pendidik profesional di masa mendatang.

Unmuh Jember dan Universitas Jember Sepakati MoU untuk Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Jember (Unej) melalui Fakultas Kedokteran (FK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Unmuh Jember. Penandatanganan berlangsung pada Senin (24/11/2025) di Gedung Rektorat Universitas Jember.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas institusi dalam memenuhi standar pendidikan kedokteran. Melalui MoU tersebut, Unmuh Jember akan mendapatkan dukungan dan pendampingan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember, mencakup pengembangan kurikulum, pemenuhan standar akreditasi, hingga rencana kebutuhan sumber daya manusia di tahap awal pendirian fakultas.

 


Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., bersama Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM. Keduanya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan dua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di wilayah Jember. Pihak Unej menekankan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen mereka dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kontribusi pendidikan kesehatan di tingkat regional.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi. Dari Unmuh Jember hadir: Wakil Rektor II, Ns. Sasmiyanto, M.Kes. Wakil Rektor III, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, Ketua Lembaga Kerjasama, Dr. Fauziyah, M.Si. Ketua LPPM, Dr. Juariyah, M.H. Sementara jajaran Universitas Jember yang hadir meliputi: Wakil Rektor I, Prof. Slamin, M.Sc.Com., Ph.D. Wakil Rektor III, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H.  Wakil Rektor IV, Prof. Bambang Kuswandi, Sc., Ph.D. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.

 


Rektor Unmuh Jember, di kesempatan yang sama, menyampaikan harapannya agar proses pendirian fakultas dapat segera terpenuhi. Ia berharap penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Unmuh Jember dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga pada tahun ajaran baru kampus sudah dapat membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi kedokteran

MoU ini menjadi landasan awal dalam memperkuat kerja sama akademik antara kedua institusi. Selain pendampingan dalam aspek internal pendirian fakultas, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penelitian bersama, pengembangan program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, serta pemanfaatan fasilitas dan tenaga ahli FK Unej untuk mendukung proses awal Unmuh Jember.

Dengan kesepakatan ini, Unmuh Jember semakin mendekati realisasi pembentukan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. MoU tersebut diharapkan menjadi pijakan penting bagi terwujudnya institusi pendidikan kedokteran yang berdaya saing dan memenuhi standar nasional.

 

Kamis, 13 November 2025

Dr. Dani Harmanto Paparkan Solusi Urban CFD untuk Mobilitas Berkelanjutan dan Atasi Polusi di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang kali ini menyoroti isu krusial lingkungan dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas, yang dilangsungkan pada Kamis, (13/11/2025), bertempat di Aula Ahmad Zaenuri. Acara ini menarik perhatian, khususnya ketika menghadirkan pembicara utama (Keynote Speaker) dari Inggris yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Tokoh yang didapuk menjadi pembicara kunci adalah Dr. Dani Harmanto CEng MIED FHEA, seorang Associate Professor di bidang Teknik Aeronautika dari De Montfort University (DMU), Inggris. Dengan latar belakangnya yang lahir dan tumbuh besar di Surabaya, Dr. Dani membawa perspektif mendalam mengenai tantangan mobilitas perkotaan di tanah air. Materi yang ia sajikan, berjudul: "Urban CFD for Sustainable Mobility: Rethinking Motorcycle Pollution & Low-Speed EV Aerodynamics in Jakarta and Surabaya", mengupas tuntas mengapa kota-kota besar di Indonesia menghadapi masalah polusi udara yang akut.

Dalam paparannya, Dr. Dani menjelaskan bahwa kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya merupakan "laboratorium hidup" yang kompleks bagi studi aliran udara perkotaan. Ia memaparkan dua realitas utama: pertama, lebih dari 70% kendaraan adalah sepeda motor, yang menyebabkan paparan knalpot secara terus-menerus bagi warga kota. Kedua, formasi bangunan tinggi dan kepadatan jalanan menciptakan efek "ngarai jalanan" (street-canyon). Struktur ini, ditambah dengan kondisi angin silang yang lemah (rata-rata di bawah 5 m/s), secara efektif menjebak polutan di tingkat jalanan, sehingga memperburuk kualitas udara yang dihirup warga. Tidak hanya polusi, kondisi aliran udara ini juga menyebabkan kendaraan listrik (EV) kecil yang beroperasi di kecepatan rendah menderita drag tinggi, mengurangi efisiensi energi dan jarak tempuh mereka.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dr. Dani mengusulkan pemanfaatan Urban Computational Fluid Dynamics (CFD) sebagai alat utama dalam perencanaan kota. CFD memungkinkan insinyur dan perencana kota untuk memvisualisasikan dan memprediksi bagaimana polutan tersebar dan bagaimana aliran udara mempengaruhi efisiensi kendaraan. Lebih lanjut, ia mengusulkan pengenalan dua indeks baru: TUAI (Tropical Urban Aerodynamic Index), untuk mengukur efisiensi aerodinamika EV pada kondisi tropis berkecepatan rendah, dan SCEI (Street-Canyon Exposure Index), untuk menilai kemungkinan stagnasi polutan di jalanan. Kedua indeks ini diharapkan dapat berevolusi menjadi standar desain nasional yang dikembangkan bersama antara insinyur dan perencana kota.

Dr. Dani menutup presentasinya dengan pesan optimis, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin global dalam mobilitas berkelanjutan berbasis CFD. Dengan kolaborasi riset yang kuat, khususnya melalui platform AST-PTMA, Indonesia dapat mewujudkan udara yang lebih bersih dan EV yang lebih efisien, yang pada akhirnya akan menciptakan kota-kota yang lebih sehat dan layak huni. Presentasi ini menjadi seruan bagi seluruh PTMA untuk memperkuat kapasitas riset dan pendidikan di bidang ilmu terapan, khususnya rekayasa fluida komputasional, demi mendukung pembangunan kota masa depan.

Dr. Rahimi A. Rahman Paparkan Leveraging BIM and Digital Twins for Sustainable Construction di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang menetapkan agenda penting bagi masa depan sains dan teknologi PTMA. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) dipercaya menjadi tuan rumah acara tahunan ini, yang dipusatkan di Aula Ahmad Zaenuri pada Kamis, (13/11/2025). Rakornas kali ini berfokus pada penguatan peran PTMA dalam menghadapi transformasi digital, khususnya di sektor konstruksi, dan menjadi bagian integral dari rangkaian konferensi ilmiah yang lebih besar.

Puncak acara ilmiah Rakornas ini ditandai dengan presentasi utama (Keynote Speech) yang sangat dinantikan oleh Dr. Rahimi A. Rahman, seorang Associate Professor of Decision Management in Construction dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA). Dr. Rahimi membawakan materi utama yang sangat relevan dengan isu keberlanjutan global berjudul: "Leveraging BIM and Digital Twins for Sustainable Construction: Strategies for Preparation and Optimization".

Dalam paparannya, Dr. Rahimi menekankan bahwa era konstruksi berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari adopsi teknologi mutakhir seperti Building Information Modeling (BIM) dan Digital Twins (DT) atau Kembaran Digital. Ia menjelaskan bahwa Digital Twin adalah replika virtual dari aset, proses, atau sistem fisik yang memungkinkan pemantauan, analisis, dan simulasi secara real-time. Teknologi ini menyimpan potensi yang sangat besar bagi manajer fasilitas, terutama dalam meningkatkan proses dekonstruksi yang lebih terencana dan efisien di akhir siklus hidup bangunan.

Namun, Dr. Rahimi juga menyoroti tantangan krusial yang dihadapi industri. Ia memperingatkan bahwa presisi dan keandalan Digital Twins seringkali terhambat oleh data Building Information Modeling (BIM) yang tidak akurat, khususnya data as-built atau data setelah bangunan selesai didirikan. Jika Digital Twin tidak akurat, dampak negatifnya bisa meluas, termasuk inefisiensi operasional, peningkatan waktu henti tak terduga, dan pengambilan keputusan manajemen aset yang buruk. Oleh karena itu, riset yang dipaparkannya berfokus pada identifikasi strategi yang diperlukan organisasi konstruksi untuk memastikan kesiapan mereka dalam memproduksi model BIM as-built yang akurat, sehingga menghasilkan Digital Twins yang presisi.

Menggunakan metodologi riset yang melibatkan 118 responden profesional konstruksi, Dr. Rahimi mengidentifikasi adanya 11 atribut utama dan 20 strategi kunci yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut. Temuan kuncinya menggarisbawahi pentingnya Kapabilitas Organisasi Terkait Digital Twin yang terukur, yang mana memiliki dampak signifikan terhadap kebutuhan daya saing, investasi teknologi, manajemen tenaga kerja, dan kapabilitas manajemen organisasi secara keseluruhan. Selain itu, ia juga memaparkan perlunya pengembangan Kerangka Kompetensi Digital Leadership (DL) yang ditujukan bagi posisi tingkat pemula di industri konstruksi, sebagai panduan komprehensif untuk kepemimpinan dan adaptabilitas di lingkungan konstruksi digital yang terus berkembang. Partisipasi Dr. Rahimi ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi seluruh PTMA untuk mempercepat integrasi teknologi dan kompetensi digital ke dalam kurikulum mereka, memastikan PTMA melahirkan lulusan yang kompeten dan siap menjadi pemimpin di era konstruksi digital global.

 

Connect