Unmuh Jember Lepas 565 Mahasiswa KKN Reguler 2026, Rektor: Jadilah Mahasiswa yang Mengabdi dengan Profesional
Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember secara resmi melepas 565 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026 dalam apel pemberangkatan yang digelar di halaman depan Gedung A Universitas Muhammadiyah Jember, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa di berbagai wilayah sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Acara pelepasan dihadiri oleh Rektor Universitas
Muhammadiyah Jember Dr. Hanafi, M.Pd., jajaran pimpinan universitas, Kepala
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dosen pembimbing
lapangan, serta ratusan mahasiswa peserta KKN yang akan diterjunkan ke sejumlah
lokasi, termasuk Kabupaten Bondowoso.
Dalam sambutannya, Rektor Dr. Hanafi menegaskan bahwa KKN
merupakan momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah
diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
"Selama ini mahasiswa telah banyak belajar teori. Kini
saatnya mengimplementasikan ilmu tersebut di tengah masyarakat. Tidak semua
teori sama dengan praktik, sehingga dibutuhkan kedewasaan, kebijaksanaan, dan
kemampuan mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai kondisi di
lapangan," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa selama menjalankan KKN, mahasiswa
tidak hanya hadir sebagai peserta pengabdian, tetapi juga sebagai representasi
Universitas Muhammadiyah Jember di tengah masyarakat.
"Mahasiswa adalah wakil Universitas Muhammadiyah
Jember. Tunjukkan sikap yang baik, profesional, dan selalu menaati aturan yang
berlaku. Dari perilaku mahasiswa inilah masyarakat akan menilai kualitas
Universitas Muhammadiyah Jember," tegasnya.
Menurutnya, berbagai tantangan yang akan dihadapi selama
pelaksanaan KKN merupakan bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk
karakter mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa diminta mampu beradaptasi dengan
lingkungan baru, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta
melaksanakan setiap program kerja dengan penuh tanggung jawab.
"Ikuti dinamika yang ada di masyarakat dengan tenang,
santai, tetapi tetap serius menjalankan program. Dalam kehidupan pasti ada
tantangan dan hambatan, namun semuanya dapat diatasi dengan sikap profesional
dan kedewasaan berpikir," katanya.
Rektor juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek
keselamatan selama pelaksanaan KKN. Ia mengimbau mahasiswa agar selalu
berhati-hati selama perjalanan maupun ketika menjalankan aktivitas di lokasi
pengabdian.
"Tolong berangkat utuh dan pulang juga utuh.
Keselamatan adalah yang utama. Tetap patuhi rambu-rambu yang ada dan selalu
ingat bahwa kalian membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Jember,"
pesannya.
Selain itu, Dr. Hanafi mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan peran dosen pembimbing lapangan sebagai mitra konsultasi selama pelaksanaan KKN. Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan sekaligus memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai rencana.
Melalui KKN Reguler Tahun 2026 yang diikuti 565 mahasiswa,
Universitas Muhammadiyah Jember berharap para peserta mampu memberikan
kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengembangkan kompetensi akademik,
kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan berkolaborasi. Pengalaman tersebut
diharapkan menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang profesional,
adaptif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan semangat pengabdian, ratusan mahasiswa Unmuh Jember
siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan
mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di daerah pengabdian
sekaligus memperkuat peran Universitas Muhammadiyah Jember sebagai perguruan
tinggi yang terus berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.








.jpeg)
