Mahasiswa KKN Unmuh Jember Sosialisasikan Aplikasi Mall Desa kepada UMKM Queen Soes di Desa Kaliwining
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Desa Kaliwining Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan sosialisasi awal aplikasi Mall Desa kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Queen Soes, Kamis (30/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember.
Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendukung pengembangan UMKM desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan aplikasi Mall Desa sebagai sarana promosi dan pemasaran produk UMKM berbasis daring yang diinisiasi oleh desa.
Mahasiswa KKN menjelaskan berbagai fungsi dan manfaat aplikasi Mall Desa, mulai dari kemudahan promosi produk, perluasan jangkauan pasar, hingga peluang peningkatan daya saing produk lokal. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi pemasaran bagi UMKM desa agar tidak hanya bergantung pada penjualan konvensional.
UMKM Queen Soes yang menjadi sasaran sosialisasi merupakan usaha rumahan milik Ibu Ayu yang telah berdiri sejak tahun 2019. Usaha ini bergerak di bidang produksi kue sus aneka rasa dan telah memasarkan produknya, baik secara langsung kepada masyarakat sekitar Desa Kaliwining maupun melalui platform digital seperti Shopee, TikTok, WhatsApp, dan Instagram. Queen Soes dikenal konsisten menjaga kualitas bahan baku dan cita rasa produk.
Mahasiswa KKN Kelompok 10 memilih Queen Soes sebagai mitra kegiatan karena dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas melalui sistem pemasaran digital. Selain produknya yang diminati masyarakat, UMKM ini juga dianggap siap beradaptasi dengan inovasi teknologi berbasis desa.
Pemilik UMKM Queen Soes, Ibu Ayu, menyambut positif kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unmuh Jember. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan terkait strategi pemasaran yang berbeda dari yang selama ini dijalankan.
“Melalui sosialisasi ini saya jadi lebih memahami cara pemasaran yang berbeda. Harapannya, jika aplikasi Mall Desa benar-benar dilaksanakan, penjualan bisa meningkat,” ujar Ibu Ayu.
Meski aplikasi Mall Desa masih dalam tahap pengenalan awal, sosialisasi ini dinilai memberikan manfaat positif bagi pelaku UMKM, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pemasaran digital. Pelaku usaha berharap aplikasi tersebut dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan secara optimal untuk membantu meningkatkan penjualan dan pendapatan UMKM desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendorong kemajuan UMKM di Desa Kaliwining. Sosialisasi aplikasi Mall Desa diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pemasaran digital berbasis desa yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat.





