Selasa, 01 September 2026

Enam Mahasiswa Asing Bergabung, Unmuh Jember Perkuat Langkah Menuju Kampus Go International

Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus memperkuat langkah menuju kampus berorientasi internasional. Tahun ini, sebanyak enam mahasiswa baru dari luar negeri resmi bergabung dan akan menempuh pendidikan di Unmuh Jember.

Keenam mahasiswa tersebut berasal dari dua negara, yakni tiga mahasiswa asal Bangladesh (Noorsanee Samae, Phidawatee Chedoloh, dan Eilham Marong) dan tiga mahasiswa asal Thailand (Faizanul Hoque, Kazi Md Abdullah, dan Md Tamjid Hossen). Kehadiran mahasiswa asing ini menjadi salah satu bagian dari upaya Unmuh Jember memperluas jejaring dan meningkatkan eksposur pendidikan tinggi di tingkat internasional.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Unmuh Jember, Kristi Nuraini, M.Pd, mengatakan mahasiswa asing memiliki peran penting dalam mendukung cita-cita Unmuh Jember untuk menjadi perguruan tinggi yang semakin dikenal di kancah internasional.

“Indikator utama dari go international salah satunya adalah memiliki mahasiswa asing,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa asal Thailand dapat bergabung melalui kerja sama Unmuh Jember dengan Dinas Pendidikan Thailand. Sementara itu, tiga mahasiswa asal Bangladesh mengetahui informasi mengenai pendidikan di Jember melalui senior mereka yang sebelumnya telah menempuh pendidikan di wilayah tersebut.

Keberadaan mahasiswa asing diharapkan tidak hanya menjadi capaian internasionalisasi, tetapi juga membuka peluang bagi Unmuh Jember untuk memperluas jangkauan calon mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

“Harapannya, cakupan mahasiswa Unmuh Jember tidak hanya dari kawasan Asia, tetapi ke depan bisa semakin meluas hingga Amerika, Eropa, dan benua lainnya,” jelasnya.

Perluas Jejaring melalui Kolaborasi Internasional

Untuk menarik lebih banyak mahasiswa asing, Unmuh Jember terus membangun kerja sama dengan berbagai mitra internasional. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan program bersama dengan perguruan tinggi maupun institusi mitra di luar negeri.

Salah satu program yang saat ini dikembangkan adalah Collaboration Online International Learning (COIL). Program tersebut tidak hanya dilaksanakan dengan satu mitra, tetapi melibatkan beberapa mitra internasional.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini memberikan manfaat strategis bagi Unmuh Jember, terutama dalam memperluas jaringan internasional.

“Dengan COIL, kita tidak hanya bekerja sama dengan satu mitra, tetapi beberapa mitra. Benefit-nya adalah jaringan kita semakin luas,” tuturnya.

Selain memperluas jejaring, program kolaborasi internasional juga menjadi sarana bagi sivitas akademika untuk berinteraksi dan belajar bersama dengan mitra dari berbagai negara tanpa terbatas oleh jarak.

Unmuh Jember juga memberikan perhatian terhadap proses adaptasi mahasiswa asing. Kristi menjelaskan, komunikasi dengan mahasiswa telah dilakukan secara intensif bahkan sebelum mereka tiba di Jember.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mahasiswa asing mendapatkan informasi dan pendampingan yang memadai sejak awal, sehingga tidak mengalami kesulitan ketika mulai menjalani kehidupan akademik maupun beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Komunikasi intens dengan mahasiswa dilakukan bahkan sebelum mereka tiba di Unmuh Jember. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita dalam hal layanan kepada mereka,” katanya.

Khusus bagi tiga mahasiswa asal Thailand, Unmuh Jember memberikan dukungan pembiayaan selama menjalani pendidikan. Dukungan tersebut mencakup biaya hidup, makan, hingga tempat tinggal.

Siapkan Pendaftaran Mandiri bagi Mahasiswa Asing

Ke depan, Unmuh Jember secara bertahap juga akan membuka jalur pendaftaran mandiri bagi mahasiswa internasional. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih luas bagi calon mahasiswa dari berbagai negara yang ingin melanjutkan pendidikan di Unmuh Jember.

Kehadiran enam mahasiswa asing pada tahun ini menjadi langkah awal dalam memperkuat internasionalisasi kampus. Dengan pengembangan kerja sama, program internasional, serta peningkatan layanan bagi mahasiswa asing, Unmuh Jember menargetkan jangkauan internasional yang semakin luas.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Unmuh Jember untuk tidak hanya menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkembang dan dikenal di lingkungan pendidikan tinggi global.

Kamis, 13 Agustus 2026

Cegah Bullying Sejak Dini, KKN-T 02 Unmuh Jember Edukasi Siswa SD di Suger Lor


Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 02 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember  menggelar sosialisasi bertema Stop Bullying dan Dampak Bullying di Lingkungan Sekolah di SDN Suger Lor 1, SDN Suger Lor 2, dan SDN Suger Lor 3, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, pada Senin (27/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapinya. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa agar tidak melakukan tindakan perundungan maupun menjadi korban bullying.

Dalam sosialisasi, mahasiswa menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, tindakan seksual, hingga perundungan melalui media sosial. Perilaku tersebut dapat memberikan dampak serius terhadap korban, mulai dari trauma, gangguan psikologis, menurunnya prestasi belajar, hingga risiko putus sekolah.

Mahasiswa KKN-T juga mengajak siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Siswa didorong untuk berani menolak tindakan bullying serta melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami maupun menyaksikan perundungan.

Pelaksanaan sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui pendampingan langsung di ruang kelas. Mahasiswa menciptakan suasana yang aman agar siswa dapat memahami materi sekaligus menyampaikan pengalaman atau keluh kesah yang berkaitan dengan bullying.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pihak sekolah yang menilai edukasi mengenai pencegahan bullying penting dilakukan. Mahasiswa KKN-T Kelompok 02 berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kepedulian siswa dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari perundungan.

Rabu, 29 Juli 2026

FEB Unmuh Jember Libatkan Stakeholder Nasional dan Internasional dalam Penyusunan Kurikulum Berbasis OBE 2026


Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (22/7) ini menjadi forum kolaboratif yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum. Tidak hanya melibatkan unsur internal fakultas, FGD juga menghadirkan alumni, pengguna lulusan, dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, praktisi, hingga mitra internasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus menjawab tantangan global.

Dalam forum tersebut, masing-masing program studi memaparkan arah pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuan dan kebutuhan industri. Program Studi Magister Manajemen menitikberatkan pada penguatan kompetensi manajerial berbasis OBE melalui empat konsentrasi utama. Sementara itu, Program Studi S1 Manajemen mengembangkan kurikulum yang mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), termasuk konversi magang hingga 20 SKS dan penyelesaian tugas akhir berbasis proyek.

Di sisi lain, Program Studi S1 Akuntansi menghadirkan pembaruan kurikulum yang berfokus pada Akuntansi Digital, Sustainability Accounting, serta Akuntansi Amal Usaha Muhammadiyah. Adapun Program Studi S1 Bisnis Digital mengarahkan pengembangan kurikulum pada penguatan kompetensi transformasi digital, business intelligence, kewirausahaan digital, serta pengembangan AI Business Academy dan Teaching Factory sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik.

Diskusi berlangsung dinamis dengan beragam masukan dari para peserta. Perwakilan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SUmber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember menyoroti pentingnya penguatan materi digital government dan pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, Kantor Jasa Akuntan merekomendasikan peningkatan kompetensi perpajakan digital melalui implementasi Coretax Administration System serta perluasan kesempatan magang bagi mahasiswa.

Perspektif internasional turut memperkaya pembahasan. Mitra dari Tashkent University, Uzbekistan, dan Ifugao State University, Filipina, menekankan pentingnya memperluas kolaborasi akademik lintas negara, memperkuat kompetensi global mahasiswa, serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat internasional.


Masukan-masukan tersebut kemudian dirumuskan menjadi sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penyempurnaan profil lulusan, penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE), integrasi kompetensi digital pada seluruh program studi, perluasan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, pengembangan pembelajaran berbasis praktik, hingga peningkatan internasionalisasi kurikulum melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri.

Sebagai tindak lanjut, FEB Universitas Muhammadiyah Jember akan melakukan penyempurnaan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta struktur kurikulum pada setiap program studi. Hasil FGD ini juga akan menjadi pijakan dalam Workshop Penyempurnaan Kurikulum sebelum dokumen kurikulum ditetapkan dan diterapkan pada tahun akademik mendatang.

Melalui penyusunan kurikulum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, FEB Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing nasional maupun internasional, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Selasa, 28 Juli 2026

FEB Unmuh Jember Perkuat Kurikulum Berbasis OBE, Hadirkan Pakar UMP untuk Siapkan Lulusan Adaptif

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember terus memperkuat kualitas pendidikan melalui penyempurnaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Kurikulum "Memahami Filosofi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE)" yang digelar di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Jember, Selasa (28/7/2026).

Workshop diikuti oleh tim kurikulum dari empat program studi di lingkungan FEB, yakni Program Studi Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital, dan Magister Manajemen. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis fakultas dalam memastikan kurikulum selalu selaras dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan industri, serta standar pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Menghadirkan pakar pengembangan kurikulum dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof. Dr. Naelati Tubastuvi, S.E., M.Si., workshop memberikan pemahaman komprehensif mengenai implementasi OBE sebagai pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada capaian lulusan.

Workshop dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa evaluasi kurikulum harus dilakukan secara berkelanjutan agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

"Perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Karena itu, penyempurnaan kurikulum menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda," ungkapnya.

Dalam sesi utama, Prof. Naelati menjelaskan bahwa perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat menuntut perguruan tinggi untuk bertransformasi. Menurutnya, penerapan Outcome-Based Education menjadi salah satu pendekatan yang mampu menjawab tantangan tersebut karena menitikberatkan proses pendidikan pada hasil belajar yang harus dimiliki lulusan.

Ia memaparkan berbagai aspek penting dalam penyusunan kurikulum OBE, mulai dari penyelarasan visi, misi, dan nilai institusi, penyusunan profil lulusan, perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga pengembangan mata kuliah, metode pembelajaran, serta instrumen penilaian yang terukur.

Tidak hanya memperoleh materi secara konseptual, peserta juga mengikuti klinik kurikulum yang menjadi salah satu sesi utama dalam workshop. Pada kesempatan tersebut, masing-masing program studi melakukan konsultasi langsung dengan narasumber untuk menyempurnakan dokumen kurikulum yang telah disusun, termasuk pemetaan capaian pembelajaran pada setiap semester.

Diskusi berlangsung interaktif karena setiap tim program studi dapat memperoleh masukan secara spesifik terkait penyusunan CPL, struktur kurikulum, hingga penyelarasan antara proses pembelajaran dan kompetensi lulusan yang ingin dicapai.

Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Muhammadiyah Jember berharap seluruh program studi mampu menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, responsif terhadap perkembangan kebutuhan industri, serta mendukung peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan.

Workshop kemudian ditutup dengan penyampaian rekomendasi tindak lanjut. Seluruh program studi diminta segera menyempurnakan dokumen kurikulum berdasarkan hasil diskusi dan masukan selama kegiatan, sebagai bagian dari komitmen FEB Universitas Muhammadiyah Jember dalam mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

 

Buka Peluang Studi Lanjut dan Kolaborasi Riset, Unmuh Jember Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Ibaraki University Jepang

Penandatangan MoU Unmuh Jember dengan Ibaraki University


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kolaborasi dengan Ibaraki University, Jepang. Kerja sama ini membuka berbagai peluang bagi sivitas akademika Unmuh Jember, mulai dari studi lanjut, pertukaran mahasiswa, hingga kolaborasi penelitian yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Dalam kerja sama tersebut, hadir Dekan College of Engineering Ibaraki University, Prof. Yokoki, yang menyampaikan ketertarikannya untuk membangun kolaborasi dengan Unmuh Jember. Menurutnya, kesesuaian bidang keilmuan yang dimiliki kedua institusi menjadi potensi besar untuk mengembangkan berbagai program akademik bersama, khususnya pada bidang teknik dan penelitian.

Rektor Unmuh Jember. Dr. Hanafi menyambut baik adanya kerja sama ini.

"Ini merupakan langkah strategis dari Unmuh Jember untuk menunjang pengembangan kapasitas mahasiswa serta dosen dalam skala internasional. Tentunya saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada tim dari Ibaraki University" ungkapnya.

Salah satu peluang yang ditawarkan dalam kerja sama ini adalah kesempatan bagi dosen maupun calon peneliti dari Unmuh Jember untuk melanjutkan studi doktor (Ph.D.) di Ibaraki University. Kesempatan tersebut dapat ditempuh melalui Beasiswa MEXT yang didanai Pemerintah Jepang, dengan salah satu persyaratan kandidat berusia maksimal 35 tahun. Selain itu, tersedia pula skema institution-funded scholarship yang memberikan pembiayaan pada aspek perkuliahan.

Perwakilan Ibaraki University, Prof. Takeda, menjelaskan bahwa keberadaan nota kesepahaman (MoU) antara kedua perguruan tinggi menjadi salah satu syarat penting yang memungkinkan sivitas akademika Unmuh Jember mengikuti program studi lanjut di Ibaraki University. Melalui kerja sama ini, peluang internasional bagi dosen maupun mahasiswa diharapkan semakin terbuka.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan, kedua institusi juga menjajaki kolaborasi riset yang berorientasi pada isu-isu global. Salah satu tema penelitian yang menjadi perhatian adalah pengembangan sistem budidaya yang memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan riset bersama (joint research) serta program pertukaran mahasiswa (student exchange) yang dapat diimplementasikan melalui mata kuliah tertentu dalam satu semester. Program tersebut diharapkan mampu memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis internasional.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Muhammadiyah Jember semakin menegaskan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membuka akses yang lebih luas bagi sivitas akademika untuk berkembang di tingkat global.

Jumat, 17 Juli 2026

Tingkatkan Kualitas Publikasi, Unmuh Jember Gelar Training Penulisan Buku dan Jurnal Berbasis Kompetensi

    Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPT PHP2M) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar Inhouse Training Penulisan Buku dan Pengelolaan Jurnal Ilmiah Berbasis Kompetensi pada Kamis–Jumat, 16–17 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi langkah strategis perguruan tinggi dalam memperkuat budaya akademik serta reputasi publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.

    Rangkaian acara diawali dengan sesi pleno dan seremoni pembukaan di gedung utama yang dibuka secara resmi oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd. Pembukaan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor 1, Ketua LPPM Dr. Juariyah, serta jajaran pimpinan civitas akademika. Pada momen tersebut, dilangsungkan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Unmuh Jember dengan APPTI JABANUSA dan HIPJI, yang dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Keanggotaan HIPJI bagi Universitas Muhammadiyah Jember.

    Kepala UPT PHP2M Unmuh Jember, Abdul Jalil, S.P., M.P., menegaskan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini diselenggarakan untuk merespons Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 29 Juni 2026. Regulasi baru tersebut membawa perubahan tata kelola akreditasi jurnal nasional dari enam peringkat menjadi empat peringkat.


    "Keberhasilan institusi saat ini tidak hanya diukur dari banyaknya penelitian, tetapi dari kemampuan mentransformasikannya menjadi buku dan jurnal berkualitas serta bereputasi. Kebijakan ini menuntut pengelola jurnal meningkatkan kapasitas, integritas, dan tata kelola," ujar Abdul Jalil dalam sambutannya.

    Pelaksanaan pelatihan teknis ini dibagi ke dalam dua lokasi kegiatan utama. Pelatihan Penulisan Buku dipusatkan di Gedung Zaenuri dengan narasumber Ketua Koordinator APPTI JABANUSA, Dr. Hayat, S.AP., M.Si., tempat para dosen dibimbing secara taktis menyusun draf buku ilmiah berbasis hasil penelitian.


    Sementara itu, Pelatihan Pengelolaan Jurnal ditempatkan di Gedung A dan dibagi menjadi dua kelas spesifik. Kelas 1 bertempat di Ruang Rapat difokuskan bagi pengelola jurnal SINTA 4 dan 3 dengan proyeksi naik ke SINTA 3 atau 2, menghadirkan Ketua HIPJI, Dr. Andri Putra Kesmawan, M.IP. Adapun Kelas 2 bertempat di Ruang Kelas Internasional diperuntukkan bagi jurnal yang belum terakreditasi atau SINTA 5 dengan target proyeksi minimal mencapai SINTA 4.


    Selain pendampingan materi editorial, peserta juga mendapatkan pelatihan keamanan sistem OJS dari Direktur IT Journal Support, Indaka Barody, S.Kom., serta klinik indeksasi bersama UPT PHP2M. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan penulis dan pengelola jurnal yang kompeten.

Senin, 29 Juni 2026

Perkuat Kualitas Tesis Berstandar Global, Magister Manajemen Unmuh Jember Gelar Kolokium Internasional Bersama MSU Malaysia

Komitmen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam mencetak lulusan berdaya saing global terus diperkuat melalui penyelenggaraan Kolokium Internasional Program Studi Magister Manajemen bersama Management and Science University (MSU) Malaysia, Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini menghadirkan akademisi internasional untuk memberikan peer review terhadap proposal tesis mahasiswa.

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang berlangsung secara luring di kampus MSU Malaysia, kolokium tahun ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Meski demikian, nuansa akademik internasional tetap terasa dengan keterlibatan langsung para dosen dan pakar dari MSU sebagai reviewer.

Sebanyak 35 mahasiswa Magister Manajemen Unmuh Jember mempresentasikan proposal tesis mereka di hadapan para akademisi MSU. Setiap peserta memperoleh evaluasi, kritik, dan rekomendasi konstruktif terkait penyempurnaan metodologi penelitian, penguatan kerangka konseptual, hingga teknik analisis data agar penelitian yang dihasilkan memenuhi standar akademik internasional.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember, Dr. Budi Santoso, S.E., M.M., M.Akun., menjelaskan bahwa kolokium internasional merupakan salah satu strategi program studi dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa sekaligus memperluas jejaring akademik global.

Menurutnya, keterlibatan reviewer dari MSU Malaysia memberikan perspektif baru yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam menyusun penelitian. Masukan yang diberikan tidak hanya memperkuat kualitas proposal tesis, tetapi juga mendorong lahirnya penelitian yang memiliki kontribusi ilmiah serta relevansi terhadap perkembangan dunia bisnis dan ilmu manajemen.

"Kolokium ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa agar mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memiliki standar internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata kerja sama akademik antara Unmuh Jember dan Management and Science University Malaysia," ujarnya.

Selama kolokium berlangsung, suasana diskusi berjalan dinamis. Mahasiswa tidak hanya mempresentasikan ide penelitiannya, tetapi juga berdialog secara langsung dengan para reviewer internasional mengenai pendekatan penelitian, kebaruan (novelty), hingga peluang pengembangan hasil riset.

Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer akademik internasional sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan penyusunan penelitian yang lebih komprehensif.

Selain menjadi forum akademik, kolokium ini juga memperkuat hubungan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Management and Science University (MSU) Malaysia. Ke depan, kolaborasi kedua institusi diharapkan terus berkembang melalui berbagai program, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah bereputasi.

Melalui penyelenggaraan kolokium internasional secara berkelanjutan, Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghasilkan lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Perkuat Jejaring Global, Magister Manajemen Unmuh Jember Gandeng Akademisi Filipina Bahas Kepemimpinan Kolaboratif

Komitmen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan International Workshop bertajuk Orchestrating Collaboration 2026: Managing Stakeholders and Diverse Teams, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmuh Jember ini menghadirkan akademisi dari Ifugao State University, Filipina, sebagai narasumber internasional untuk membahas pentingnya kepemimpinan kolaboratif, pengelolaan pemangku kepentingan (stakeholder), dan sinergi lintas fungsi dalam menghadapi tantangan organisasi modern.

Sekitar 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Magister (S2) FEB Unmuh Jember mengikuti workshop tersebut dengan antusias.

Mengusung tema besar "Building Cross-Functional and Stakeholder Synergy through Adaptive and High-Impact Collaboration", kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Dr. Diana Sulianti K. Tobing, S.E., M.Si., CRA., CMA., Jhon G. Pagaddut, CPA., Ph.D., dan Olivia M. Valdez. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai strategi membangun kolaborasi yang efektif di tengah keberagaman tim dan kompleksitas hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember, Dr. Budi Santoso, S.E., M.M., M.Akun., mengatakan bahwa penyelenggaraan workshop internasional merupakan bagian dari upaya program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global bagi mahasiswa.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik kolaborasi di tingkat internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai strategi membangun sinergi lintas fungsi dalam organisasi, meningkatkan keterlibatan stakeholder (stakeholder engagement), memberdayakan tim kerja yang beragam, hingga mengelola konflik menjadi peluang kolaborasi yang produktif.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai penerapan kepemimpinan adaptif, komunikasi lintas budaya, serta pengambilan keputusan kolaboratif yang relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia profesional.

Workshop internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Unmuh Jember dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, serta menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat global.

 

Rabu, 24 Juni 2026

Bawa Inovasi SDGs ke Panggung Dunia, Unmuh Jember Tampil di Global Sustainable Development Congress 2026

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) turut ambil bagian dalam ajang internasional The 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 22–25 Juni 2026. Kehadiran Unmuh Jember menjadi bagian dari kontribusi 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang difasilitasi oleh Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA di bawah koordinasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

GSDC 2026 merupakan forum yang diinisiasi oleh Times Higher Education (THE) dan dihadiri sekitar 5.000 delegasi dari berbagai negara yang berasal dari kalangan akademisi, pemerintah, industri, hingga organisasi masyarakat sipil. Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi global dalam merumuskan langkah nyata pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada kesempatan tersebut, Unmuh Jember menampilkan sejumlah inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan melalui booth PTMA. Berbagai karya unggulan yang dipresentasikan mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kontribusi kampus terhadap isu lingkungan, energi, dan pertanian berkelanjutan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Forage Chopper Machine, mesin pencacah pakan ternak yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas peternak sekaligus mendukung ekonomi hijau. Program yang dipimpin Hadi Jatmiko bersama tim Unmuh Jember tersebut telah dimanfaatkan oleh PRA Karangtengah dan melibatkan mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selain itu, Unmuh Jember juga menampilkan hasil riset Battery-Less RFID Sensor for Smart Agriculture yang dipimpin Dr. Danang Kumara Hadi bekerja sama dengan Ibaraki University, Jepang. Inovasi ini memungkinkan pemantauan suhu dan kelembaban secara real time tanpa menggunakan baterai sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat energi. 

Di bidang energi terbarukan, Unmuh Jember memperkenalkan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi bahan bakar padat ramah lingkungan (Eco-Friendly Solid Fuel). Program yang dipimpin Asroful Abidin dan Hilfi Harisan tersebut memberdayakan petani di Desa Plalangan melalui teknologi pirolisis sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis pengolahan limbah pertanian.

Ketua ASKUI PTMA, Aidil Syahputra, menjelaskan bahwa partisipasi PTMA dalam GSDC 2026 merupakan bagian dari strategi internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah sekaligus memperkuat posisi kampus di tingkat global.

“Agenda kami di sini adalah menyampaikan dan mempresentasikan hasil SDGs dari setiap perguruan tinggi serta mengikuti rangkaian seminar internasional untuk menjawab permasalahan SDGs di dunia,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, mengapresiasi keterlibatan PTMA dalam GSDC 2026. Ia menilai langkah tersebut dapat mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah semakin aktif menghasilkan inovasi yang berdampak serta memperkuat daya saing di tingkat internasional.

Keikutsertaan Unmuh Jember dalam GSDC 2026 menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari kampus tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Dengan membawa semangat kolaborasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat, Unmuh Jember terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

 

Jumat, 12 Juni 2026

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Bank Indonesia dan Unmuh Jember Perkuat Sinergi Digital


    Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember terus memperluas jaringan literasi keuangan digital ke sektor akademisi. Melalui kolaborasi strategis bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember, sukses digelar kegiatan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia pada Selasa, 9 Juni 2026. Acara bertajuk "Sinergi Kebijakan Bank Indonesia dan Akademisi dalam Mencetak SDM Bisnis Digital Guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah" ini diselenggarakan di Aula Fakultas Hukum (FH) Unmuh Jember sebagai wadah strategis dalam menyelaraskan visi antara regulator keuangan dan institusi pendidikan demi mencetak talenta ekonomi yang siap pakai.

    Kegiatan diseminasi yang berlangsung interaktif ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, sebagai narasumber utama, dengan dipandu oleh Bayu Wijayantini, Ph.D. selaku moderator. Momentum penting ini turut dihadiri oleh berbagai elemen lintas sektor, termasuk Komandan Yonif 509 Kostrad Letkol Inf. Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., perwakilan Bakorwil, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember, para kepala sekolah, serta ratusan pelajar SMA/SMK berbakat se-Kabupaten Jember yang dipersiapkan menjadi motor penggerak ekonomi masa depan.


    Dalam pemaparannya, Iqbal Reza Nugraha menegaskan bahwa pasca-implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), peran Bank Indonesia kian krusial, terutama dalam menjaga stabilitas moneter, nilai rupiah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui transformasi digital. Salah satu program prioritas yang terus digenjot oleh Bank Indonesia adalah perluasan penetrasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta digitalisasi sistem pembayaran nasional. 

    Menurutnya, sektor UMKM lokal dan lingkungan kampus merupakan mitra paling strategis untuk mempercepat mata rantai ekosistem digital ini. Bank Indonesia juga menekankan bahwa pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di bidang teknologi finansial akan menjadi pilar utama penopang stabilitas ekonomi daerah dalam jangka panjang.

    Langkah edukasi ini dirasa sangat relevan dengan tren nasional saat ini, di mana adopsi transaksi nontunai di wilayah Jawa Timur terus mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan. Keterlibatan aktif pihak akademisi diharapkan mampu mempercepat penetrasi literasi keuangan digital hingga ke akar rumput. Selain mendorong produktivitas ekonomi, sinergi literasi ini juga berfungsi sebagai benteng perlindungan penting bagi generasi muda. Dengan pemahaman keuangan yang matang, para mahasiswa dan pelajar diharapkan dapat lebih cerdas secara finansial serta terhindar dari maraknya risiko kejahatan siber, seperti investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga fenomena judi online yang meresahkan masyarakat.


    Melalui forum yang berjalan selaras dengan semangat gerakan Diktisaintek Berdampak ini, Bank Indonesia Jember dan Unmuh Jember secara resmi bersepakat untuk memperluas program kemitraan. Kerja sama ke depan akan mencakup penguatan riset terapan ekonomi regional, program pendampingan digitalisasi bagi pelaku UMKM binaan, hingga penyediaan ruang inkubasi startup terpadu bagi mahasiswa. Kolaborasi nyata ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem ekonomi digital di kawasan Tapal Kuda yang tangguh, adaptif, inklusif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional.

Connect