Kamis, 22 Januari 2026

Fenomena “Aging Farmer” Jadi Sorotan Riset Sosial Ekonomi dalam Forum Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Persoalan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Dalam forum tersebut, Nurul Fathiyah Fauzi dari Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “A Socio-Economic Study of Young Generation’s Interest in the Agricultural Sector.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Jember.

Dalam pemaparannya, Nurul menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan serius berupa fenomena aging farmer, yaitu dominasi petani usia lanjut akibat minimnya regenerasi. Data menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja di sektor pertanian terus menurun, sementara generasi muda cenderung memilih sektor non-pertanian yang dianggap lebih menjanjikan dari sisi pendapatan dan stabilitas kerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar generasi muda berada pada kategori ragu atau kurang berminat untuk bekerja di sektor pertanian. Faktor lingkungan sosial, seperti pengaruh teman sebaya, keterbukaan terhadap informasi luar (kosmopolitanisme), serta dukungan sosial, memiliki pengaruh positif terhadap minat generasi muda. Sebaliknya, faktor ekonomi, khususnya ketidakpastian pendapatan, menjadi salah satu penghambat utama.

Penelitian ini juga menemukan bahwa pekerjaan orang tua dan tingkat kosmopolitanisme berpengaruh signifikan terhadap minat generasi muda pada sektor pertanian. Sementara itu, variabel usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa minat generasi muda tidak hanya dibentuk oleh latar belakang pendidikan, tetapi juga oleh lingkungan sosial dan pola komunikasi yang mereka alami.

Melalui forum riset internasional ini, Nurul menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi regenerasi petani yang lebih adaptif. Pemanfaatan teknologi pertanian modern, pendekatan kewirausahaan, serta penguatan citra pertanian sebagai sektor yang inovatif dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda.

Kegiatan International Research Dissemination ini menjadi ruang pertukaran gagasan lintas negara yang memperkaya perspektif akademik serta memperkuat kolaborasi riset internasional. Melalui diseminasi penelitian ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya dalam berkontribusi pada solusi pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan di tingkat lokal maupun global.


Faktor Kepuasan dan Loyalitas Konsumen E-Commerce Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Isu kepuasan dan loyalitas konsumen dalam transaksi e-commerce menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Salah satu pemateri dalam forum ini adalah Risa M., dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Jember, yang mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Determinants of Consumer Satisfaction and Loyalty in E-Commerce for Food and Beverage Products.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen dalam penggunaan platform e-commerce, khususnya pada produk makanan dan minuman.

Dalam pemaparannya, Risa menjelaskan bahwa perkembangan e-commerce di Indonesia menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Namun, pemanfaatan teknologi digital masih belum optimal, terutama karena keterbatasan literasi digital dan pemahaman teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan dan loyalitas konsumen dalam berbelanja makanan dan minuman secara daring.

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jember dengan menggunakan metode purposive sampling, melibatkan konsumen yang pernah melakukan pembelian produk makanan dan minuman melalui platform e-commerce. Analisis data menggunakan Rank Spearman Correlation untuk melihat hubungan antar variabel, mengingat karakteristik data yang berskala ordinal dan jumlah sampel yang terbatas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa actual usage atau intensitas penggunaan aplikasi e-commerce menjadi faktor dengan korelasi paling kuat terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen. Konsumen cenderung sering membuka aplikasi e-commerce untuk sekadar menjelajah produk, mengikuti tren, hingga akhirnya melakukan pembelian. Kemudahan akses, fleksibilitas waktu, serta tampilan produk yang menarik menjadi pendorong utama perilaku tersebut.

Selain itu, faktor kemudahan penggunaan (perceived ease of use) juga berpengaruh signifikan terhadap niat konsumen dalam menggunakan e-commerce. Konsumen menilai aplikasi e-commerce mudah dipelajari, memiliki alur transaksi yang jelas, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini mendorong konsumen untuk menjadikan e-commerce sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Faktor harga turut menjadi pertimbangan penting. Konsumen menilai harga produk makanan dan minuman di e-commerce relatif rasional, termasuk biaya layanan, pajak, dan pengiriman. Persepsi harga yang wajar meningkatkan kenyamanan konsumen dan memperkuat keputusan pembelian. Selain itu, promosi, seperti diskon dan gratis ongkir, terbukti efektif dalam menarik perhatian konsumen serta mendorong loyalitas.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah keamanan kemasan, terutama untuk produk makanan dan minuman. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas segel dan keamanan kemasan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Kemasan yang baik menjaga kualitas produk sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap penjual dan platform e-commerce.

Melalui penelitian ini, Risa menekankan pentingnya strategi visual yang menarik dalam pemasaran produk makanan dan minuman di e-commerce. Mengingat konsumen sering melakukan browsing sebelum membeli, tampilan visual dan informasi produk yang jelas menjadi kunci dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku UMKM, akademisi, serta pengembang platform e-commerce dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis digital.

Krisis Keuangan dan Perilaku Perusahaan Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersama Cotabato State University Filipina menggelar International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026).

Salah satu materi yang dipresentasikan dalam forum ini disampaikan oleh Bayu Wijayantini, peneliti dari Universitas Muhammadiyah Jember, dengan judul “Crisis Exposure and Corporate Behaviour: A Panel Study of Financial Distress and Tax Avoidance in Indonesian Firms.” Materi ini mengangkat isu penting mengenai perilaku perusahaan di Indonesia ketika menghadapi tekanan krisis keuangan.

Dalam pemaparannya, Bayu menyoroti bagaimana kondisi financial distress atau kesulitan keuangan dapat memengaruhi keputusan strategis perusahaan, khususnya dalam praktik penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini menggunakan pendekatan panel study untuk menganalisis data perusahaan di Indonesia dalam periode tertentu, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika perilaku korporasi saat berada dalam situasi krisis.

Bayu menjelaskan bahwa paparan krisis tidak hanya berdampak pada kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga berimplikasi pada aspek tata kelola dan kepatuhan fiskal. Dalam kondisi tekanan ekonomi, perusahaan cenderung melakukan berbagai strategi untuk menjaga keberlangsungan usaha, termasuk optimalisasi beban pajak yang dalam batas tertentu berpotensi mengarah pada praktik penghindaran pajak.

Materi ini juga menekankan pentingnya peran regulator dan pemangku kebijakan dalam merancang sistem pengawasan yang adaptif terhadap kondisi krisis. Dengan memahami pola perilaku perusahaan saat menghadapi tekanan finansial, pemerintah dan otoritas terkait dapat merumuskan kebijakan pajak dan tata kelola yang lebih responsif serta berkeadilan.

Diskusi yang berlangsung dalam sesi ini mendapat perhatian dari peserta forum, terutama karena relevansinya dengan kondisi ekonomi global yang kerap mengalami ketidakstabilan. Kajian yang disampaikan Bayu tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga menawarkan perspektif praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan dalam menghadapi krisis ekonomi.

Melalui forum International Research Exchange ini, Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University menegaskan komitmen bersama dalam mendorong kolaborasi riset lintas negara. Pertukaran gagasan dan temuan ilmiah diharapkan mampu memperkaya khazanah keilmuan sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Green Intellectual Capital Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Dalam rangkaian International Research Dissemination bertajuk “Global Minds and Shared Discoveries: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”, Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun. sebagai salah satu presenter. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan diikuti oleh akademisi dari Indonesia dan Filipina.

Pada forum riset internasional tersebut, Dr. Astrid Maharani memaparkan materi berjudul “How Green Intellectual Capital Creates Firm Value: Sustainability Performance as the Key Signalling Mechanism”. Penelitian ini mengkaji peran green intellectual capital dalam menciptakan nilai perusahaan dengan menjadikan kinerja keberlanjutan sebagai mekanisme sinyal utama bagi investor dan pemangku kepentingan.

Dalam pemaparannya, Dr. Astrid menjelaskan bahwa green intellectual capital terdiri dari tiga komponen utama, yakni green human capital, green structural capital, dan green relational capital. Ketiga aspek tersebut merepresentasikan kapasitas perusahaan dalam mengelola pengetahuan, sistem, serta hubungan eksternal yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil riset menunjukkan bahwa green intellectual capital berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun, pengaruh tersebut menjadi lebih signifikan ketika dimediasi oleh kinerja keberlanjutan (sustainability performance), yang berfungsi sebagai sinyal kredibilitas perusahaan di mata investor.

Lebih lanjut, Dr. Astrid menegaskan bahwa di era ekonomi hijau, kinerja keberlanjutan tidak lagi sekadar pelengkap laporan perusahaan, melainkan telah menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan investasi. Perusahaan yang mampu mengelola pengetahuan hijau secara konsisten dinilai memiliki daya saing dan prospek jangka panjang yang lebih baik.

Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta forum karena relevansinya dengan isu global mengenai ESG (Environmental, Social, and Governance), ekonomi berkelanjutan, serta transformasi praktik bisnis ramah lingkungan. Diskusi interaktif yang berlangsung secara daring turut membuka peluang pengembangan riset kolaboratif lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan perannya dalam kontribusi akademik internasional serta komitmennya dalam mendorong pengembangan riset yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Selasa, 20 Januari 2026

Fakultas Psikologi Unmuh Jember Bekali Guru Keterampilan Konseling untuk Cegah Perilaku Berisiko Remaja

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kesehatan mental remaja melalui kegiatan Pelatihan Konseling bagi Guru dalam Pencegahan Perilaku Berisiko Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Watukebo, Jember, dan diikuti oleh guru-guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Jember.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber dari Fakultas Psikologi Unmuh Jember, yaitu Anggraeni Swastika Sari, S.Psi., M.Si. selaku ketua tim, Nuraini Kusumaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Rya Wiyatfi Linsiya, S.Psi., M.A., Psikolog, serta Maulana Arif Muhibbin, S.Psi., M.Si. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif melalui tiga sesi utama dan satu sesi praktik berupa role play konseling.

Materi pertama membahas etika konselor yang disampaikan oleh Maulana Arif Muhibbin, dilanjutkan dengan pemaparan konsep dasar konseling oleh Anggraeni Swastika Sari. Sesi berikutnya berfokus pada teknik micro skill konseling yang disampaikan oleh Rya Wiyatfi Linsiya. Rangkaian pelatihan ditutup dengan sesi praktik role play konseling yang dipandu oleh Nuraini Kusumaningtyas.

Pada sesi role play, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil dengan pembagian peran sebagai konselor, konseli, dan observer. Setiap peserta secara bergantian menjalankan seluruh peran tersebut, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mempraktikkan proses konseling, mengamati dinamika interaksi, serta memberikan umpan balik. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman praktis sekaligus kepercayaan diri guru dalam melakukan pendampingan terhadap siswa.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pelatihan. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan konseling yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Ketua tim pengabdian, Anggraeni Swastika Sari, menjelaskan bahwa permasalahan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, konflik keluarga, krisis identitas, perundungan, hingga risiko perilaku menyimpang dan gangguan kesehatan mental. Kondisi tersebut menuntut keterlibatan lebih luas dari seluruh unsur pendidik di sekolah.

Menurutnya, peran konseling tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada guru BK. Guru mata pelajaran dan wali kelas yang memiliki intensitas interaksi lebih tinggi dengan siswa perlu dibekali keterampilan dasar konseling agar mampu melakukan pendampingan awal serta deteksi dini terhadap permasalahan siswa. Apabila permasalahan tidak dapat ditangani secara optimal di sekolah, maka diperlukan mekanisme rujukan kepada tenaga profesional seperti psikolog atau layanan kesehatan mental.

Salah satu peserta pelatihan, Anang Supriyadi, S.Pd., wali kelas X, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi para guru dalam mendampingi siswa. Pelatihan ini dinilai membantu guru dalam memahami cara mendengarkan siswa secara tepat serta memberikan respons yang sesuai sebelum melibatkan guru BK atau tenaga profesional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unmuh Jember menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keilmuan, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara psikologis. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sekolah dalam upaya pencegahan perilaku berisiko serta penguatan kesehatan mental remaja.

 

 

Sabtu, 10 Januari 2026

International Extension Program Unmuh Jember–BSU Filipina Bahas Pendampingan Anak Autisme di Era Global

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Extension Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Jumat pagi (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi pengabdian masyarakat internasional antara Unmuh Jember dan Benguet State University (BSU), Filipina.

Sharing session ini menghadirkan Karen O. Laking dari Benguet State University Philippines sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Working, Living, and Loving Children in the Autism Spectrum”, Karen membagikan pengalaman akademik dan praktis dalam mendampingi anak-anak dengan spektrum autisme, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat.

Dalam pemaparannya, Karen O. Laking menekankan bahwa pendampingan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga empati, kesabaran, dan pemahaman mendalam terhadap karakteristik unik setiap anak. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang humanis dalam proses pembelajaran, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki potensi, bukan keterbatasan.

Karen juga menjelaskan bahwa proses working dengan anak autis menuntut pendidik untuk fleksibel dan kreatif dalam merancang metode belajar. Sementara itu, aspek living menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan suportif, baik di sekolah maupun di rumah. Adapun loving, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara pendidik, orang tua, dan anak.

Selain itu, Karen menggarisbawahi peran kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak autis. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarnegara dapat memperkaya perspektif pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif di era global.

International Extension Program ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan internasional sivitas akademika Unmuh Jember, sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus. 

Kegiatan ini juga menjadi pembuka bagi rangkaian agenda lanjutan pada hari yang sama, termasuk bimbingan teknis pembuatan Digital Storybook untuk anak autis yang dilaksanakan secara luring di SLB Negeri Branjangan Jember.

Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan inklusif dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan.

Kolaborasi Internasional, Unmuh Jember Kembangkan Digital Storybook untuk Anak Autis

Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran inklusif terus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, Unmuh Jember berkolaborasi dengan Benguet State University (BSU) Filipina menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pembuatan Media Digital Storybook untuk Anak Autis yang dilaksanakan di SLB Negeri Branjangan Jember, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para guru SLB Negeri Branjangan Jember sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus. Bimbingan teknis ini dirancang sebagai respons atas masih minimnya media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik anak autis, khususnya media yang mampu mendukung pengembangan kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian Unmuh Jember bersama mitra internasional dari BSU Filipina memberikan pelatihan intensif terkait konsep, desain, dan implementasi Digital Storybook yang ramah bagi anak autis. Media ini dirancang dengan menonjolkan visual yang menarik, alur cerita sederhana, penggunaan warna dan ilustrasi yang terstruktur, serta penyajian bahasa yang mudah dipahami oleh siswa.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga menekankan pada praktik langsung. Para guru mendapatkan pendampingan dalam proses pembuatan Digital Storybook, mulai dari perencanaan cerita, pemilihan visual, hingga pengemasan media digital yang siap digunakan di kelas. Selanjutnya, peserta diajak untuk mengimplementasikan media yang telah dibuat dalam kegiatan pembelajaran, sehingga guru dapat melihat secara langsung respons dan keterlibatan siswa.

Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual dan adaptif sesuai dengan kebutuhan siswa autis. Digital Storybook dinilai efektif karena mampu menggabungkan unsur visual dan narasi secara seimbang, sehingga membantu siswa dalam memahami makna cerita, memperkaya kosakata, serta melatih kemampuan berkomunikasi secara bertahap.

Kolaborasi antara Unmuh Jember dan Benguet State University Filipina juga menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Pertukaran pengalaman dan perspektif lintas negara diharapkan dapat memperkaya wawasan guru terkait praktik pendidikan inklusif, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah luar biasa.

Melalui bimbingan teknis ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif dan peningkatan kompetensi pendidik. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran di SLB Negeri Branjangan Jember, tetapi juga dapat direplikasi di sekolah luar biasa lainnya sebagai bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang ramah, adaptif, dan berkeadilan bagi semua anak.


Senin, 05 Januari 2026

Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, FKIP Unmuh Jember Laksanakan Magang Kependidikan di Sekolah Mitra

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan penerjunan peserta Magang Kependidikan yang diikuti oleh 152 mahasiswa dari enam program studi, yakni Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani, serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Program magang ini merupakan bagian dari program akademik wajib bagi mahasiswa kependidikan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung di dunia pendidikan. Mahasiswa diterjunkan ke sejumlah sekolah mitra di Kabupaten Jember sebagai upaya meningkatkan kesiapan mereka menjadi calon pendidik profesional.

Adapun sekolah mitra yang menjadi lokasi magang antara lain PAUD Yasmin, SMA Bima Ambulu, SMAN Balung, SMAM 1 Rambipuji, SMAN Kalisat, SMKM Kalisat, SMAN Pakusari, SMPN 4 Sukowono, dan SMPM 1 Jember. Penempatan mahasiswa dilakukan sesuai dengan program studi dan kompetensi masing-masing.

Peserta magang ditempatkan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Pada jenjang TK dan KB, mahasiswa difokuskan pada pendampingan perkembangan anak usia dini, sementara pada jenjang SMP dan SMA mahasiswa diarahkan untuk melakukan praktik pembelajaran di kelas.

Selama masa magang yang berlangsung sekitar tiga bulan, mahasiswa tidak hanya melaksanakan praktik mengajar, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan kependidikan lainnya. Kegiatan tersebut meliputi administrasi pembelajaran, pendampingan peserta didik, serta partisipasi dalam kegiatan sekolah. Mahasiswa juga didorong untuk memahami budaya dan tata kelola sekolah guna memperoleh gambaran utuh tentang dunia pendidikan.

Kegiatan penerjunan magang kependidikan ini secara resmi dibuka oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di masing-masing sekolah. Dalam sambutannya, DPL menyampaikan bahwa magang kependidikan merupakan sarana penting dalam pembentukan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian calon guru. Melalui interaksi langsung dengan guru pamong dan peserta didik, mahasiswa diharapkan mampu memahami tantangan nyata di lingkungan sekolah.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari guru pamong di sekolah serta pendampingan dan evaluasi berkala dari dosen pembimbing lapangan FKIP Unmuh Jember. Sistem bimbingan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan magang berjalan optimal serta membantu mahasiswa meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pelaksanaan magang kependidikan ini juga menjadi bentuk penguatan kerja sama antara FKIP Unmuh Jember dengan sekolah-sekolah mitra. Melalui sinergi ini, sekolah memperoleh dukungan dalam proses pembelajaran, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata sebagai bekal memasuki dunia kerja di bidang pendidikan.

Melalui program magang kependidikan ini, FKIP Unmuh Jember berharap dapat mencetak calon pendidik yang kompeten, profesional, dan berkarakter. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan serta kontribusi nyata Unmuh Jember dalam pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Jember.

  

Selasa, 23 Desember 2025

Unmuh Jember dan MGMP PJOK Jember Gelar Seminar Pendidikan Jasmani

Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK SMA Kabupaten Jember sukses menggelar seminar bertajuk “From Campus to School: Implementasi Deep Learning dalam Praktik Mengajar Pendidikan Jasmani”, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Gedung FKIP Universitas Muhammadiyah Jember ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani dunia akademik kampus dengan realitas pembelajaran di sekolah.

Sejak pagi, ratusan mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan registrasi peserta dan persiapan panitia. Seminar dibuka secara resmi melalui opening ceremony yang dipandu oleh MC, Vina. Suasana khidmat terasa saat peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Patriot Olahraga, dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani sekaligus dosen pembimbing, serta sambutan dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Jember sebagai pembina kegiatan. Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama.

Memasuki sesi inti, seminar menghadirkan Andika Fence, H.A., S.Or., S.Pd., Gr, guru Pendidikan Jasmani SMAN 3 Jember sekaligus Sekretaris MGMP PJOK Kabupaten Jember, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Andika menjelaskan konsep deep learning serta urgensinya dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Ia menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian fisik, tetapi juga pada pemaknaan, keterlibatan aktif, serta pengembangan karakter peserta didik.

“Pembelajaran pendidikan jasmani harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, mendorong siswa berpikir kritis, aktif bergerak, dan memahami nilai di balik setiap aktivitas,” jelasnya di hadapan peserta seminar.

Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tantangan penerapan deep learning di sekolah, mulai dari keterbatasan sarana, karakter peserta didik, hingga strategi mengelola kelas pendidikan jasmani secara efektif dan inovatif.

Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani angkatan 2023 sebagai bekal awal dalam menghadapi magang kependidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran nyata tentang praktik pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan dinamika sekolah saat ini. Sementara itu, pelaksanaan seminar menjadi bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Seminar Olahraga yang diampu oleh mahasiswa angkatan 2022 sebagai bentuk pembelajaran berbasis proyek.

Kegiatan seminar ditutup dengan sesi penutup dan dokumentasi bersama. Melalui kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Jember dan MGMP PJOK SMA Kabupaten Jember, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik profesional, sekaligus mempererat sinergi antara kampus dan sekolah dalam pengembangan pendidikan jasmani yang adaptif dan bermakna.

Jumat, 19 Desember 2025

Perkuat Literasi Demokrasi, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Gelar Diskusi Akademik Bersama KPU Jember

Guna memperdalam pemahaman mengenai mekanisme demokrasi di Indonesia, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember angkatan 2023 dan 2025 menggelar Diskusi Akademik bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, (17/12/2025), di Aula Kantor KPU Kabupaten Jember ini mengangkat tema strategis yaitu “Sistem Tata Kelola Pemilu dan Penyelenggaraan Pemilu”.

Diskusi ini menghadirkan Andi Wasis, anggota KPU Kabupaten Jember Divisi SDM, Parmas, dan Sosdiklih sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Andi Wasis mengupas tuntas berbagai aspek krusial mulai dari landasan demokrasi dan negara hukum, tinjauan historis pelaksanaan Pemilu di Indonesia, hingga implementasi Undang-Undang Pemilu. Selain itu, mahasiswa diberikan gambaran mendalam mengenai struktur penyelenggara pemilu, tugas, wewenang, serta tanggung jawab KPU mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, termasuk kedudukan badan Adhoc seperti PPK, PPS, dan KPPS.

Ketua KPU Kabupaten Jember, Dessi Anggraeni, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya literasi kepemiluan bagi generasi muda. Menurutnya, diskusi akademik seperti ini merupakan langkah vital dalam membentuk warga negara yang kritis, bertanggung jawab, dan aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan demokrasi. Ia juga berpesan agar mahasiswa mampu menjadi pelopor dalam memilih pemimpin berdasarkan program dan gagasan, serta dengan tegas menolak praktik politik uang yang merusak integritas bangsa.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman akademik mahasiswa mengenai sistem tata kelola Pemilu yang demokratis, mandiri, dan berintegritas. Suasana diskusi berlangsung sangat interaktif, di mana para mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember antusias melontarkan berbagai pertanyaan kritis terkait tantangan penyelenggaraan pemilu di masa depan. Interaksi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai peran dan fungsi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen.

Melalui kolaborasi antara FISIP Unmuh Jember dan KPU Kabupaten Jember ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif di kalangan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi politik, tetapi juga menjadi penggerak demokrasi yang cerdas. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan agar edukasi kepemiluan terus berlanjut guna menciptakan generasi yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara demi terciptanya kualitas demokrasi yang lebih baik.

 

Connect