Kamis, 22 Oktober 2026

Prodi Sistem Informasi Unmuh Jember Gelar Kuliah Tamu, Dorong Mahasiswa Berani Memulai Usaha di Era Digital


Program Studi Sistem Informasi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar kuliah tamu bertajuk “Berani Memulai, Siap Bertumbuh: Membangun Usaha di Era Digital” pada Kamis (22/10/2026), bertempat di Mini Hall Fakultas Hukum Unmuh Jember. Kegiatan ini menghadirkan Nana Diaz, seorang Brand Advisor sekaligus pendiri Empila Institute, sebagai pemateri.

Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan, mengembangkan identitas diri, serta memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk membangun dan mengembangkan usaha.

Dalam pemaparannya, Nana Diaz menekankan pentingnya mengenali potensi diri sebelum membangun citra dan reputasi di hadapan publik. Menurut materi yang disampaikan, personal branding tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seseorang menampilkan dirinya, tetapi juga tentang nilai, kompetensi, dan karakter yang ingin ditunjukkan secara konsisten.

Ia menjelaskan empat fondasi utama dalam membangun dampak personal (personal impact), yakni character (karakter), communication (komunikasi), competence (kompetensi), dan confidence (kepercayaan diri). Keempat aspek tersebut menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan, kredibilitas, serta membuka peluang di lingkungan profesional maupun dunia usaha.

Selain penguatan kapasitas diri, materi kuliah tamu juga membahas strategi komunikasi digital dan personal branding melalui media sosial. Platform seperti Instagram dan TikTok dinilai memiliki karakteristik tersendiri dalam menarik perhatian audiens, membangun relevansi, dan mendorong interaksi.


Dalam konteks tersebut, penyusunan konten perlu memperhatikan tujuan komunikasi, pemilihan platform yang tepat, analisis data, serta konsistensi publikasi. Materi juga menyoroti pentingnya tiga detik pertama dalam sebuah konten untuk menarik perhatian audiens agar tertarik menyimak informasi lebih lanjut.

Di sisi lain, pemanfaatan media sosial perlu disertai kesadaran dalam membagikan informasi. Kebiasaan over-sharing atau membagikan informasi pribadi secara berlebihan dapat menimbulkan kesalahpahaman, konflik sosial, hingga dampak psikologis. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi secara bijak menjadi bagian penting dalam membangun reputasi digital yang positif.

Melalui kegiatan kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami bahwa membangun usaha di era digital tidak cukup hanya dengan memanfaatkan teknologi, tetapi juga memerlukan karakter yang kuat, komunikasi yang efektif, kompetensi yang relevan, serta kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.

Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu upaya Prodi Sistem Informasi Unmuh Jember dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai kewirausahaan dan pengembangan diri, sehingga mereka semakin siap menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di tengah perkembangan dunia digital.

Selasa, 20 Oktober 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi Gizi Seimbang dan Ajak Wali Murid Terapkan Pola Hidup Sehat di Lumajang


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Meisy Anggraeni Yuliana Putri, berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat melalui penyuluhan gizi seimbang dan kegiatan senam bersama di Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Program kerja yang dilaksanakannya menyasar masyarakat di Posyandu Dusun Langgar serta wali murid TK Islam Darul Falah dan PAUD Cempaka.

Kegiatan penyuluhan gizi seimbang dan pengenalan konsep Isi Piringku dilaksanakan pada Senin (12/10/2026) di Posyandu Dusun Langgar. Kegiatan ini diikuti oleh ibu yang memiliki balita, ibu yang memiliki batita, serta para lansia, dengan dukungan dan pendampingan bidan desa, Rizqi Suciana.

Dalam kegiatan tersebut, Meisy memberikan edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan beragam untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Peserta juga diperkenalkan dengan konsep Isi Piringku sebagai panduan praktis dalam mengatur komposisi makanan agar kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi.

Penyuluhan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi anak usia dini. Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya membangun kebiasaan makan sehat sejak dini sekaligus menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga, termasuk lansia.

Selain penyuluhan gizi, Meisy juga menginisiasi kegiatan senam sehat bersama wali murid di TK Islam Darul Falah. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa dan Kamis pukul 06.30 WIB, sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

Program senam sehat tersebut melibatkan wali murid TK Islam Darul Falah dan berkolaborasi dengan wali murid PAUD Cempaka. Melalui gerakan senam bersama dalam suasana yang menyenangkan, para peserta diajak membiasakan aktivitas fisik secara rutin untuk menjaga kebugaran tubuh.

Tidak hanya berorientasi pada kesehatan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua peserta didik. Kolaborasi antarlembaga PAUD diharapkan dapat membangun kebersamaan serta memperkuat keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.

Kedua program tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unmuh


Jember dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi gizi dan pembiasaan aktivitas fisik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Meisy berharap masyarakat Desa Wonoayu semakin memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin. Sinergi antara mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, lembaga PAUD, dan masyarakat juga diharapkan terus terjalin guna mendukung kesehatan keluarga serta tumbuh kembang anak secara optimal.

Mahasiswa KKN RPL PGPAUD Unmuh Jember Kenalkan Pemilahan Sampah kepada Anak TK melalui Program PHBS

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Siti Maifatul Khoiroh, melaksanakan program edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pengenalan sampah organik dan anorganik di TK Islam Terpadu Al Madinatul Munawaroh, Lumajang. Kegiatan yang berlangsung pada 5 Oktober hingga 11 November 2026 ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini.

Program tersebut dilaksanakan melalui pembelajaran sederhana dan praktik langsung agar anak-anak lebih mudah memahami jenis-jenis sampah serta pentingnya membuang sampah sesuai kategorinya. Edukasi ini juga menjadi upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dalam pelaksanaannya, Siti mengenalkan dua jenis sampah dengan memanfaatkan contoh benda yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Sampah organik diperkenalkan melalui daun kering dan sisa sayuran, sedangkan sampah anorganik dikenalkan menggunakan botol plastik dan bungkus makanan.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Anak-anak diajak mengamati bentuk sampah, mengenali asalnya, serta memahami perbedaan antara sampah organik dan anorganik. Dengan metode tersebut, pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui penjelasan, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada anak-anak.

Setelah pengenalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik memilah sampah menggunakan tempat sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya. Anak-anak diminta mengelompokkan contoh sampah ke tempat yang sesuai dengan kategorinya, dengan pendampingan selama kegiatan berlangsung.

Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karena membantu anak-anak menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan tindakan nyata. Selain memahami jenis sampah, mereka juga dilatih untuk mengembangkan kemandirian, ketelitian, serta rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui program PHBS ini, edukasi kebersihan tidak hanya berfokus pada pengenalan jenis sampah, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif sejak dini. Anak-anak diperkenalkan pada perilaku menjaga kebersihan melalui kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai dengan usia mereka.

Siti berharap kegiatan KKN tersebut dapat meningkatkan pemahaman anak-anak TK Islam Terpadu Al Madinatul Munawaroh mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pembiasaan memilah sampah diharapkan menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Pihak TK Islam Terpadu Al Madinatul Munawaroh menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Guru setempat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar baru yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN RPL PGPAUD Unmuh Jember turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan lingkungan bagi anak usia dini. Pengenalan dan praktik pemilahan sampah diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter anak yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Senin, 19 Oktober 2026

Kolaborasi KKN Unmuh Jember dan PPT Bunda Kasih, Perkuat Edukasi Pencegahan TBC


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menggelar kegiatan parenting bertema Stop TBC pada Anak di PPT Bunda Kasih, Kelurahan Pacarkembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Firdaus Ali, narasumber dari PRTB Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI, untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC) pada anak. Kegiatan mengusung tema “Stop TBC pada Anak, Lindungi Anak Sejak Dini, Wujudkan Generasi Sehat Berkualitas” sebagai upaya meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya menjaga kesehatan anak sejak usia dini.

Parenting ini diikuti oleh wali murid, kepala sekolah, Ketua PKK RW 03, serta anggota masyarakat sekitar. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penularan TBC, gejala yang perlu diwaspadai, serta pentingnya pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan apabila anak menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada penyakit tersebut.

Kepala sekolah dan Ketua PKK RW 03 turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Edukasi kesehatan dinilai penting, khususnya bagi para orang tua dan ibu rumah tangga, agar lebih waspada terhadap risiko TBC pada anak serta memahami langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah dan menangani penyakit tersebut.


TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara. Pada anak, TBC perlu mendapat perhatian khusus karena infeksi yang tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan serta tumbuh kembangnya.

Dalam kegiatan tersebut, orang tua diingatkan untuk mewaspadai sejumlah gejala yang dapat mengarah pada TBC, di antaranya berat badan anak yang tidak mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir meskipun telah mendapatkan asupan gizi yang baik, demam selama lebih dari dua minggu, serta batuk lebih dari dua minggu meskipun telah diberikan antibiotik.

Apabila anak mengalami gejala tersebut, orang tua dianjurkan segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Pengenalan gejala sejak dini menjadi salah satu langkah penting agar anak memperoleh penanganan yang sesuai.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN UnmuhJember, PPT Bunda Kasih, dan PRTB Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI ini diharapkan dapat memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan TBC, terutama melalui perhatian terhadap kondisi kesehatan anak dan akses terhadap layanan kesehatan.

Melalui kegiatan parenting ini, kesadaran masyarakat di Kelurahan Pacarkembang, Surabaya, mengenai pencegahan TBC pada anak diharapkan semakin meningkat. Edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat serta menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.

Rabu, 07 Oktober 2026

BIJAR Hadir di Unmuh Jember, Mahasiswa Diajak Kenali Peran BI Jaga Stabilitas Ekonomi dan Hadapi Ekonomi Digital


Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan (KPw) BI Jember kembali menghadirkan program Bank Indonesia Jember Mengajar (BIJAR) di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Kegiatan yang mengusung tema “The Guardians of Stability: Peran Bank Indonesia dan Kontribusi Gen Z dalam Ekosistem Ekonomi Digital” tersebut digelar di Unmuh Jember, Rabu (7/10/2026), berkolaborasi dengan Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unmuh Jember.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami lebih jauh peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melihat peluang dan tantangan generasi Z dalam perkembangan ekonomi digital.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Agribisnis Unmuh Jember, Fefi Nurdiana W, S.P., M.P., menyampaikan bahwa pemahaman mahasiswa Agribisnis tidak cukup hanya berkutat pada sektor pertanian dan kewirausahaan. Menurutnya, mahasiswa juga perlu memahami berbagai faktor yang memengaruhi perekonomian, termasuk inflasi dan sistem pembayaran.

“Ketika berbicara agribisnis, pikiran selalu ke perkebunan dan lain sebagainya. Hari ini mahasiswa tidak cukup hanya menjadi entrepreneurship, tetapi juga harus paham bagaimana inflasi dijaga oleh BI dan bagaimana Gen Z bisa menjadi pemain utama, bukan hanya penonton dalam ekonomi digital,” ujarnya.


Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan ekonomi digital membuka peluang yang semakin luas bagi generasi muda, termasuk mahasiswa Agribisnis. Ke depan, pelaku usaha dapat memasarkan produknya secara mandiri hingga menjangkau pasar ekspor-impor tanpa sepenuhnya bergantung pada jalur pemasaran konvensional.

“Gen Z kalian akan menjual mandiri atau ekspor-impor, tidak lagi lewat tengkulak,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kolaborasi yang terjalin dalam bidang pendidikan. Menurutnya, kehadiran BI melalui program BIJAR menjadi sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai kebanksentralan.

Sementara itu, materi utama disampaikan oleh Moh Zuni Ristiyanto, Kepala Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah KPw BI Jember. Dalam pemaparannya bertajuk “Peran dan Eksistensi Bank Sentral dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi melalui Pengendalian Inflasi serta Inovasi dan Efisiensi Sistem Pembayaran”, ia menjelaskan posisi dan fungsi Bank Indonesia dalam perekonomian nasional.

Zuni menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), Bank Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai stabilitas nilai Rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.



Ia menggambarkan bank sentral sebagai lembaga yang berperan mengatur pasokan uang dan memastikan uang dapat beredar hingga ke masyarakat. Peran tersebut berjalan bersama fungsi BI dalam kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, serta pengelolaan Rupiah.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah pengendalian inflasi. Zuni menjelaskan bahwa inflasi secara sederhana merupakan kenaikan harga secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan otoritas, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat melalui perilaku ekonomi yang bijak.

Dalam konteks tersebut, masyarakat dapat berkontribusi melalui sejumlah langkah sederhana, seperti berbelanja sesuai kebutuhan, memanfaatkan lahan untuk urban farming, serta ikut menyosialisasikan perilaku belanja bijak kepada lingkungan sekitar, termasuk melalui media sosial.

Selain inflasi, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan sistem pembayaran. Zuni menjelaskan bahwa sistem pembayaran terus mengalami evolusi seiring perkembangan teknologi, model bisnis, preferensi masyarakat, dan kebijakan otoritas. Sistem pembayaran mencakup seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang digunakan dalam proses pemindahan dana untuk memenuhi kewajiban dari suatu kegiatan ekonomi.

Menurut materi yang disampaikan, ekosistem sistem pembayaran terdiri atas instrumen pembayaran, infrastruktur, lembaga, serta aturan dan tata kelola. Perkembangan sistem pembayaran tersebut diharapkan mampu mendukung transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas sistem keuangan.


Dalam kaitannya dengan generasi Z, pemahaman terhadap sistem pembayaran digital menjadi semakin penting. Mahasiswa sebagai generasi yang dekat dengan teknologi tidak hanya ditempatkan sebagai pengguna, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi pelaku utama dalam ekosistem ekonomi digital.

Pembahasan turut mencakup pengelolaan Rupiah oleh Bank Indonesia, mulai dari perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, hingga pemusnahan Rupiah. BI juga memiliki kewenangan dalam mengatur pengedaran Rupiah sesuai dengan kebutuhan jumlah uang beredar.


Melalui BIJAR, mahasiswa Unmuh Jember diharapkan tidak hanya memahami konsep kebanksentralan, tetapi juga mampu melihat keterkaitan antara stabilitas ekonomi, perkembangan sistem pembayaran, kewirausahaan, dan peluang ekonomi digital.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi ekonomi dan kebanksentralan di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai calon pelaku ekonomi di masa mendatang.

Minggu, 04 Oktober 2026

FIKES Unmuh Jember Perkuat SDM Kesehatan, 160 Lulusan Siap Terjun ke Masyarakat


Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Jember terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menyiapkan lulusan yang kompeten untuk menjawab kebutuhan sektor kesehatan. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di FIKES, termasuk dalam menyiapkan 114 lulusan Ners dan 46 lulusan Ahli Madya Keperawatan.

Para lulusan telah melalui berbagai tahapan pembelajaran, praktik klinik, hingga uji kompetensi sebelum dinyatakan siap memasuki dunia profesional. Pengalaman praktik klinik juga dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Dr. Soebandi dan RSUD Dr. H. Koesnadi Bondowoso.

Proses tersebut menjadi bagian dari upaya FIKES memastikan lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman praktis yang dibutuhkan ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di sisi lain, penguatan kualitas pendidikan terus dilakukan melalui pengembangan sumber daya manusia di lingkungan fakultas. FIKES mendorong para dosen untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral sekaligus meningkatkan jabatan fungsional.

Kiprah akademik dan profesional para dosen juga diperkuat melalui keterlibatan dalam berbagai organisasi profesi, di antaranya AIPNI, AIPNEMA, dan PPNI. Sejumlah dosen bahkan turut berperan sebagai asesor dan surveyor dalam proses akreditasi nasional melalui LARSI.


Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari komitmen FIKES untuk membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang semakin berkualitas. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik mahasiswa, tetapi juga pada penguatan kompetensi dan profesionalisme seluruh sivitas akademika.

Komitmen Universitas Muhammadiyah Jember terhadap sektor kesehatan juga mendapat dukungan dari pengembangan fasilitas dan institusi kesehatan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Hanafi menegaskan bahwa kehadiran Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Jember menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Rumah sakit tersebut tidak hanya menjadi sarana pelayanan kesehatan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang pengabdian dan pengembangan kompetensi bagi lulusan bidang kesehatan.

Komitmen tersebut ke depan juga akan diperkuat melalui rencana strategis Universitas Muhammadiyah Jember untuk membuka Program Studi Kedokteran.

Dengan penguatan kualitas dosen, pengalaman klinik mahasiswa, dukungan fasilitas kesehatan, hingga pengembangan program pendidikan baru, Universitas Muhammadiyah Jember terus membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang terintegrasi.

Sebanyak 160 lulusan FIKES, yang terdiri dari 114 lulusan Ners dan 46 Ahli Madya Keperawatan, kini membawa bekal ilmu dan pengalaman untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas. Mereka diharapkan mampu menjalankan profesinya dengan kompetensi, integritas, serta semangat memberikan pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Jumat, 02 Oktober 2026

Milad ke-26, Fakultas Psikologi Unmuh Jember Tegaskan Komitmen Eksplorasi Psikologi Berbasis Keislaman dan Budaya Lokal

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember memperingati Milad ke-26 dengan mengusung tema “Pandalungan Heritage: Psikologi Unmuh Jember Bangga Menjadi Mahasiswa Psikologi Unmuh Jember.” Tema tersebut menjadi momentum untuk menegaskan identitas Fakultas Psikologi dalam mengembangkan keilmuan psikologi yang berpijak pada nilai-nilai keislaman sekaligus mencermati budaya lokal.

Pada kegiatan yang digelar Jum'at (02/10) itu, Wakil Dekan Fakultas Psikologi Unmuh Jember, Istiqomah, S.Psi., M.Si., mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam Milad ke-26 selaras dengan visi dan misi fakultas, khususnya dalam mengeksplorasi ilmu psikologi berdasarkan nilai-nilai keislaman serta memahami dinamika budaya lokal.

Menurutnya, keberadaan Fakultas Psikologi Unmuh Jember selama 26 tahun tidak hanya berorientasi pada pengembangan pendidikan di lingkungan kampus, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi kepada masyarakat.

Salah satunya dilakukan melalui Pusat Pengembangan Psikologi & Layanan Masyarakat (P3LM). Pusat layanan tersebut telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi yang berkaitan dengan bidang psikologi, termasuk dalam pendampingan di bidang pendidikan dan sosial.

“Selama 26 tahun ini, Psikologi Unmuh Jember sudah melakukan pengabdian melalui P3LM yang telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi, terutama dalam pendampingan di bidang pendidikan dan sosial,” ujar Istiqomah.

Selain memperkuat jejaring dengan masyarakat dan instansi, Fakultas Psikologi Unmuh Jember juga aktif dalam berbagai asosiasi pendidikan tinggi psikologi. Fakultas tersebut tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia (AP2TPI) serta Asosiasi Psikologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (APSIPTMA).

Keterlibatan tersebut menjadi ruang bagi Fakultas Psikologi Unmuh Jember untuk memperluas kolaborasi, baik dalam pertukaran budaya maupun berbagai kompetisi di tingkat perguruan tinggi.

Beliau menyebut salah satu tantangan yang masih dihadapi Fakultas Psikologi Unmuh Jember adalah mengenalkan keberadaan dan peran psikologi kepada masyarakat secara lebih luas. Namun, tantangan tersebut tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari hal yang perlu diselesaikan secara berkelanjutan.

Ke depan, Fakultas Psikologi Unmuh Jember akan lebih menekankan pendekatan yang bersifat preventif dan pemberdayaan masyarakat, terutama melalui penguatan pendampingan terhadap kelompok maupun komunitas.

“Untuk ke depannya akan lebih menekankan pada hal yang sifatnya preventif, pemberdayaan kepada kelompok atau komunitas dengan menguatkan pendampingan kepada kelompok-kelompok,” jelasnya.

Ia berharap, bertambahnya usia Fakultas Psikologi Unmuh Jember dapat berjalan beriringan dengan semakin luasnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Harapannya, Psikologi Unmuh Jember ini akan terus memberikan dampak kepada masyarakat luas seiring dengan bertambahnya usia Fakultas Psikologi,” pungkasnya.

Rabu, 30 September 2026

RUU Perampasan Aset Jadi Sorotan, BEM FH Unmuh Jember Gelar Diskusi Publik

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar Diskusi Publik dengan mengangkat tema “RUU Perampasan Aset di Tengah Polemik: Antara Pemberantasan Korupsi, Keadilan Hukum, dan Potensi Penyalahgunaan Kekuasaan, Bagaimana Mahasiswa Mengawal”, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara luring di Lapangan Basket Unmuh Jember tersebut dilaksanakan mulai pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Diskusi diikuti mahasiswa, khususnya mahasiswa tahun pertama, serta peserta undangan lainnya.

Diskusi publik tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Direktur PAR Alternatif Andi Saputra, S.H., M.H.; Kepala Kepolisian Resor Jember AKP Aladdin, S.H., S.I.K., M.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Jember Dr. Yadyn, S.H., M.H.; serta Dekan Fakultas Hukum Unmuh Jember Ahmad Suryono, S.H., M.H.

Forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Pembahasan diarahkan pada sejumlah aspek, mulai dari pemberantasan korupsi, keadilan hukum, hingga potensi penyalahgunaan kekuasaan dalam penerapannya.

Selain membahas substansi RUU Perampasan Aset, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan terkait isu hukum dan kebijakan publik. Mahasiswa didorong untuk menyampaikan pandangan secara kritis dan bertanggung jawab serta memahami peran mereka dalam mengawal kebijakan publik dan proses pembentukan peraturan perundang-undangan.

Melalui diskusi tersebut, BEM Fakultas Hukum Unmuh Jember menghadirkan ruang dialog yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi maupun akademisi untuk membahas isu hukum yang tengah menjadi perhatian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk terlibat dalam diskusi publik serta meningkatkan pemahaman terhadap proses pembentukan dan pengawalan kebijakan hukum.

Connect