Kamis, 22 Januari 2026

Smash Day Badminton Championship 2026, Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Hadirkan Duel Sengit Atlet Pelajar

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember sukses menggelar Smash Day Badminton Championship 2026, turnamen bulutangkis antar SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Jember, yang berlangsung selama dua hari pada (10–11/1/2026) di Lapangan 8 Tegal Besar, Kabupaten Jember.

Turnamen ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus silaturahmi bagi atlet-atlet muda pelajar di Jember. Sejak hari pertama, atmosfer pertandingan berlangsung sengit dengan berbagai momen smash cepat dan reli panjang yang memancing antusiasme penonton.

Ketua Panitia Smash Day Badminton Championship 2026, Yunita, menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pertukaran pengalaman antar atlet pelajar.

“Turnamen ini bukan hanya soal prestasi dan gelar juara, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, adu keterampilan, serta sarana bertukar pengalaman bagi atlet pelajar di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan, Sekretaris Kaprodi Ilmu Komunikasi, serta dosen pembimbing kegiatan. Turnamen secara resmi dibuka oleh Dr. Juariyah, M.Si., selaku dosen pembimbing event. Pada edisi ini, kompetisi diikuti oleh sembilan tim yang bertanding pada kategori ganda putra.

Menurut Dr. Juariyah, turnamen ini juga menjadi sarana pembelajaran non-akademik yang penting bagi peserta.

“Ini bukan semata tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana melatih komunikasi tim, kerja sama, dan ketangguhan mental di lapangan,” jelasnya.

Puncak pertandingan terjadi pada babak final yang mempertemukan pasangan Faris Maulana Ishaq dan M. Faaiz Dliya Ulhaq (SMAN Kalisat/SMKN 2 Tanggul) melawan Aditya Daffa Pratama dan M.B. Rafael dari SMA Negeri 3 Jember. Laga berlangsung ketat hingga tiga gim dengan skor tipis 21–19, menyuguhkan duel sengit yang memikat penonton.

Pada akhirnya, pasangan Faris Maulana Ishaq dan M. Faaiz Dliya Ulhaq keluar sebagai Juara Pertama. Para pemenang memperoleh medali, sertifikat, serta uang pembinaan, yang diberikan kepada juara satu hingga tiga.

Kesuksesan Smash Day Badminton Championship 2026 turut didukung oleh berbagai sponsor dan media partner, di antaranya Photobooth Kosong Delapan Studio, Adi Banner, Dapur Sabrila, Cleo, serta PMB Unmuh Jember. Partisipasi aktif dari sekolah-sekolah juga menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan prestasi atlet bulutangkis pelajar di Kabupaten Jember.

Selasa, 20 Januari 2026

Mahasiswa PBSI Unmuh Jember Hidupkan Panggung Lewat Pementasan Drama Indonesia

Mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Jember menggelar pementasan Drama Indonesia pada Sabtu, (17/1/2026), bertempat di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember. Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini merupakan tugas luaran sekaligus tugas akhir mata kuliah Drama Indonesia.

Dalam pementasan tersebut, mahasiswa menampilkan empat karya drama, yakni Askara, Kabayan, Gisaka, dan Unfinished Love. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 terlibat secara aktif sebagai pemeran, sehingga setiap kelas berpartisipasi langsung di atas panggung dan menjadi bagian dari pertunjukan.

Pementasan drama ini digelar sebagai bentuk implementasi pembelajaran praktik yang telah ditempuh mahasiswa selama satu semester. Selain berperan sebagai aktor, mahasiswa juga terlibat dalam penataan panggung, pengelolaan properti, hingga pengaturan teknis pertunjukan. Keterlibatan menyeluruh tersebut mencerminkan kerja sama tim yang solid dan tanggung jawab bersama dalam menghadirkan pementasan yang terorganisir.

Empat drama yang dipentaskan mengusung tema dan alur cerita yang beragam. Askara menampilkan kisah beberapa tokoh dengan latar belakang dan permasalahan hidup yang berbeda-beda. Kabayan mengangkat cerita rakyat tentang pencarian jodoh dengan balutan humor khas. Gisaka bercerita tentang seorang pelukis yang tumbuh di lingkungan keluarga pebisnis, namun memilih jalan hidup yang berbeda dengan menekuni dunia seni. Sementara itu, Unfinished Love menggambarkan kisah percintaan remaja yang penuh konflik dan tanpa kepastian akhir.

Dosen pengampu mata kuliah Drama Indonesia, Dzarna, menjelaskan bahwa pementasan ini dirancang sebagai tugas akhir mata kuliah sekaligus sarana pengembangan bakat dan minat mahasiswa. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 tampil sebagai pemeran agar mereka dapat merasakan pengalaman panggung secara langsung dan utuh.

Melalui pementasan ini, mahasiswa dilatih untuk mengasah kreativitas, kemampuan mengekspresikan diri secara artistik, keterampilan berkomunikasi, serta kerja sama tim. Pengalaman tampil di atas panggung juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam konteks akademik maupun pengembangan diri di luar kampus.

Proses persiapan pementasan berlangsung selama beberapa minggu, dimulai dari pemilihan naskah, pendalaman karakter, latihan rutin, hingga pelaksanaan gladi bersih. Seluruh rangkaian kegiatan dikerjakan secara kolektif oleh mahasiswa, sehingga setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang sama.

Pementasan Drama Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari penonton. Pertunjukan yang menampilkan seluruh mahasiswa angkatan 2024 sebagai pemeran dinilai mampu menghadirkan suasana panggung yang hidup, dinamis, dan komunikatif. Selain menjadi bentuk penilaian akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi mahasiswa dalam menyalurkan ide, emosi, dan kreativitas melalui seni pertunjukan.

Melalui pementasan ini, mahasiswa angkatan 2024 Universitas Muhammadiyah Jember membuktikan bahwa pembelajaran drama tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam praktik nyata yang mengasah kompetensi, kreativitas, dan kerja sama secara menyeluruh.

Fakultas Psikologi Unmuh Jember Bekali Guru Keterampilan Konseling untuk Cegah Perilaku Berisiko Remaja

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kesehatan mental remaja melalui kegiatan Pelatihan Konseling bagi Guru dalam Pencegahan Perilaku Berisiko Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Watukebo, Jember, dan diikuti oleh guru-guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Jember.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber dari Fakultas Psikologi Unmuh Jember, yaitu Anggraeni Swastika Sari, S.Psi., M.Si. selaku ketua tim, Nuraini Kusumaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Rya Wiyatfi Linsiya, S.Psi., M.A., Psikolog, serta Maulana Arif Muhibbin, S.Psi., M.Si. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif melalui tiga sesi utama dan satu sesi praktik berupa role play konseling.

Materi pertama membahas etika konselor yang disampaikan oleh Maulana Arif Muhibbin, dilanjutkan dengan pemaparan konsep dasar konseling oleh Anggraeni Swastika Sari. Sesi berikutnya berfokus pada teknik micro skill konseling yang disampaikan oleh Rya Wiyatfi Linsiya. Rangkaian pelatihan ditutup dengan sesi praktik role play konseling yang dipandu oleh Nuraini Kusumaningtyas.

Pada sesi role play, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil dengan pembagian peran sebagai konselor, konseli, dan observer. Setiap peserta secara bergantian menjalankan seluruh peran tersebut, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mempraktikkan proses konseling, mengamati dinamika interaksi, serta memberikan umpan balik. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman praktis sekaligus kepercayaan diri guru dalam melakukan pendampingan terhadap siswa.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pelatihan. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan konseling yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Ketua tim pengabdian, Anggraeni Swastika Sari, menjelaskan bahwa permasalahan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, konflik keluarga, krisis identitas, perundungan, hingga risiko perilaku menyimpang dan gangguan kesehatan mental. Kondisi tersebut menuntut keterlibatan lebih luas dari seluruh unsur pendidik di sekolah.

Menurutnya, peran konseling tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada guru BK. Guru mata pelajaran dan wali kelas yang memiliki intensitas interaksi lebih tinggi dengan siswa perlu dibekali keterampilan dasar konseling agar mampu melakukan pendampingan awal serta deteksi dini terhadap permasalahan siswa. Apabila permasalahan tidak dapat ditangani secara optimal di sekolah, maka diperlukan mekanisme rujukan kepada tenaga profesional seperti psikolog atau layanan kesehatan mental.

Salah satu peserta pelatihan, Anang Supriyadi, S.Pd., wali kelas X, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi para guru dalam mendampingi siswa. Pelatihan ini dinilai membantu guru dalam memahami cara mendengarkan siswa secara tepat serta memberikan respons yang sesuai sebelum melibatkan guru BK atau tenaga profesional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unmuh Jember menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keilmuan, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara psikologis. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sekolah dalam upaya pencegahan perilaku berisiko serta penguatan kesehatan mental remaja.

 

 

Kamis, 15 Januari 2026

FH Unmuh Jember Gelar Kuliah Umum Pengelolaan Dana Desa 2026, Hadirkan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat

Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar kuliah umum terkait pengelolaan Dana Desa dengan menghadirkan Dodik Merdiawan, S.E., Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Jember, sebagai dosen tamu, Selasa (12/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa serta pemangku kepentingan desa mengenai arah kebijakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Dalam pemaparannya, Dodik menjelaskan bahwa pengelolaan Dana Desa 2026 wajib mengacu pada Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Ia menyampaikan bahwa Dana Desa terbagi dalam dua kategori utama, yakni alokasi wajib dan prioritas reguler.

“Alokasi wajib digunakan untuk operasional pemerintahan desa, termasuk Dana Operasional Desa Merah Putih yang dibatasi maksimal tiga persen dari pagu Dana Desa,” jelasnya.

Sementara itu, pada skema prioritas reguler terdapat delapan fokus pembangunan desa. Prioritas pertama dan utama adalah penanganan kemiskinan ekstrem melalui skema Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang diberikan kepada keluarga miskin ekstrem berdasarkan data di masing-masing desa.

“Penanggulangan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama melalui BLT Desa. Bantuan ini diberikan maksimal Rp300.000 per keluarga per bulan dan dapat dibayarkan sekaligus untuk paling lama tiga bulan,” ujar Dodik.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh penggunaan Dana Desa harus selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022. SDGs Desa memiliki 17 tujuan pembangunan yang diturunkan hingga level desa, di antaranya Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Bersih, Pendidikan Berkualitas, serta Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender.

“Seluruh tujuan SDGs Desa harus diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan desa, sehingga setiap penggunaan Dana Desa memiliki dampak yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Selain penanganan kemiskinan ekstrem, Dodik juga menyoroti pentingnya fokus pada ketahanan pangan, ketahanan iklim, dan kesehatan dasar sebagai bagian dari delapan prioritas penggunaan Dana Desa 2026. Ketiga aspek tersebut dinilai berperan strategis dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

Kuliah umum ini mendapat respons positif dari mahasiswa dan para pemangku kepentingan desa yang hadir. Materi yang disampaikan dinilai memberikan gambaran yang jelas mengenai arah kebijakan Dana Desa ke depan. Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa guna mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem serta mewujudkan desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045

Katalis Fest 2026 Hadirkan Festival Kreatif Mahasiswa, UMKM, dan Hiburan Musik di Jember

Katalis Fest 2026 digelar sebagai festival kreatif yang menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas, serta masyarakat umum. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Januari 2026, dan berlokasi di Gedung Ahmad Zainuri, Universitas Muhammadiyah Jember.

Festival ini menghadirkan beragam rangkaian acara yang memadukan unsur kreativitas, kewirausahaan, dan hiburan. Sejumlah agenda yang ditampilkan antara lain pertunjukan musik, tenant food and beverage (F&B), tenant fashion thrifting, serta berbagai aktivitas kreatif yang menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan. Selain itu, Katalis Fest 2026 juga diramaikan oleh kolaborasi komunitas PSC dan GMT yang turut berkontribusi melalui penampilan serta aktivitas komunitas selama acara berlangsung.

Ketua Panitia Katalis Fest 2026, Alwi Setya Budi H., menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Mahasiswa terlibat secara langsung dalam seluruh proses penyelenggaraan acara, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Katalis Fest 2026 kami rancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang ekspresi. Mahasiswa tidak hanya terlibat sebagai panitia, tetapi benar-benar belajar mengelola event secara profesional,” ujarnya.

Selain menjadi ruang pembelajaran mahasiswa, Katalis Fest 2026 juga membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pasar. Melalui penyediaan tenant, UMKM dapat mempromosikan produk mereka secara langsung kepada pengunjung festival sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak.

“Kami ingin Katalis Fest menjadi titik temu antara kreativitas mahasiswa dan potensi UMKM lokal, sehingga keduanya dapat saling mendukung dan berkembang,” tambah Alwi.

Sementara itu, Kaprodi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember, Kukuh Pribadi, M.A., menjelaskan bahwa Katalis Fest merupakan bagian dari tugas Project Independent mahasiswa dengan luaran dari mata kuliah Event Organizer. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dituntut untuk merancang dan mengeksekusi event secara nyata dengan standar profesional.

“Event ini merupakan luaran dari mata kuliah Event Organizer dalam skema Project Independent. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep di kelas, tetapi juga mempraktikkannya langsung melalui penyelenggaraan event,” jelasnya.

Antusiasme pengunjung terlihat meningkat pada hari terakhir pelaksanaan Katalis Fest 2026. Suasana semakin meriah dengan penampilan Band Sisikita serta DJ Assik Room yang menjadi penutup rangkaian acara. Hiburan musik tersebut disambut meriah oleh pengunjung dan memberikan kesan positif terhadap keseluruhan pelaksanaan festival.

Melalui penyelenggaraan Katalis Fest 2026, panitia berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda tahunan, sekaligus memberikan dampak positif bagi mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat luas di Kabupaten Jember.

Senin, 12 Januari 2026

Ridevolution1100 Sukses Digelar, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Kampanyekan Sport Tourism

Event bersepeda jarak jauh Ridevolution1100 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses digelar pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, komunitas pesepeda, dan masyarakat umum dalam mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi sport tourism di Kabupaten Jember.

Ridevolution1100 mengusung konsep fondo ride atau bersepeda jarak jauh nonkompetitif dengan dua kategori jarak, yakni 50 kilometer dan 100 kilometer. Kedua kategori tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai tingkat kemampuan pesepeda, baik pemula maupun pesepeda berpengalaman, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kebersamaan. Start dan finis kegiatan dipusatkan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember.

Rute Ridevolution1100 melintasi sejumlah kawasan di Kabupaten Jember dengan karakter lintasan yang bervariasi, mulai dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. Peserta tidak hanya ditantang secara fisik, tetapi juga diajak menikmati panorama alam serta berinteraksi dengan masyarakat lokal yang menjadi bagian dari konsep wisata olahraga berbasis komunitas.

Pelaksanaan kegiatan didukung dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti hydration point dan pit stop di beberapa titik rute, serta area finis yang diramaikan dengan aktivitas kebersamaan dan pembagian doorprize. Penyelenggara juga melibatkan pelaku UMKM lokal untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Kaprodi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember, Kukuh Pribadi, M.A., menjelaskan bahwa Ridevolution1100 merupakan bagian dari tugas Project Independent mahasiswa dengan luaran dari mata kuliah Event Organizer. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dituntut untuk merancang dan mengeksekusi event secara nyata dengan standar profesional.

“Event ini merupakan luaran dari mata kuliah Event Organizer dalam skema Project Independent. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep di kelas, tetapi juga mempraktikkannya langsung melalui penyelenggaraan event yang melibatkan publik,” jelas Kukuh.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif karena mahasiswa terlibat langsung dalam perencanaan konsep, manajemen acara, koordinasi peserta, hingga publikasi dan dokumentasi kegiatan.

Sebagai event yang sepenuhnya dikelola oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi, Ridevolution1100 menjadi bukti implementasi pembelajaran berbasis proyek yang aplikatif. Mahasiswa berperan sebagai panitia inti, mulai dari divisi teknis, humas, media, hingga kemitraan, sehingga memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan event berskala publik.

Melalui keberhasilan Ridevolution1100, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember menegaskan perannya sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan kegiatan positif, kolaboratif, dan berdampak. Event ini sekaligus menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang praktik dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sabtu, 10 Januari 2026

FEB Unmuh Jember Gelar Turnamen MLBB, Tarik Minat Siswa SMA Lewat Ajang E-Sport Kompetitif

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember (FEB Unmuh Jember) menggelar turnamen e-sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) yang berlangsung di lokasi yang sama.

Turnamen MLBB tersebut diikuti oleh siswa SMA dan SMK dari wilayah Besuki Raya dan Lumajang. Tercatat sebanyak 40 tim atau sekitar 200 peserta mengikuti kompetisi ini. Babak penyisihan telah digelar sehari sebelumnya, sebelum dilanjutkan ke babak 16 besar yang dipertandingkan secara langsung di lingkungan kampus Unmuh Jember.

Panitia pelaksana turnamen, Iqbal Maulana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kompetisi positif bagi pelajar, sekaligus mengenalkan lingkungan kampus Unmuh Jember kepada calon mahasiswa melalui pendekatan yang dekat dengan minat generasi muda.

“Turnamen MLBB ini kami buka untuk siswa SMA dan SMK se-Besuki Raya dan Lumajang. Harapannya, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga bisa mengenal Unmuh Jember lebih dekat karena kegiatan ini dilaksanakan di area kampus,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa e-sport dipilih karena memiliki daya tarik yang kuat di kalangan pelajar dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan minat dan bakat di bidang digital dan kompetitif.

Salah satu peserta turnamen, Muhammad Fathir Syafa Al Rasya dari SMA Muhammadiyah 3 Jember, mengikuti kompetisi ini bersama tim yang berasal dari satu angkatan. Ia menyebut bahwa timnya telah melakukan persiapan secara rutin sebelum mengikuti turnamen.

“Kami satu tim satu angkatan dan memang sudah aktif di e-sport sejak lama. Untuk persiapan turnamen ini sekitar dua minggu, sementara latihan scrim hampir dilakukan setiap hari,” ungkap Fathir. 

Menurutnya, pertandingan berjalan cukup ketat sejak babak awal. Meski persaingan antar tim berlangsung sengit, turnamen ini tetap menjadi pengalaman berharga dalam melatih kekompakan tim dan mental bertanding.

Pelaksanaan turnamen MLBB yang digelar bersamaan dengan kegiatan akademik kampus menunjukkan upaya Unmuh Jember dalam menghadirkan ruang aktivitas yang beragam bagi pelajar dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kampus tidak hanya menjadi ruang pembelajaran formal, tetapi juga wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Ruang Aktualisasi Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, termasuk luaran Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang menekankan penguatan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dalam Expo Luaran MKWU tersebut, mahasiswa yang menempuh Mata Kuliah AIK I dan AIK III menampilkan berbagai karya sebagai hasil pembelajaran. Luaran ini dirancang untuk merefleksikan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Al-Islam, ideologi Muhammadiyah, serta implementasinya dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Karya-karya yang ditampilkan menggambarkan upaya mahasiswa dalam mengontekstualisasikan ajaran Islam dan nilai kemuhammadiyahan secara relevan dengan realitas generasi muda. Melalui pendekatan kreatif, mahasiswa menyajikan pesan-pesan keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial.

Luaran AIK dalam expo ini disusun secara kolaboratif, mendorong mahasiswa untuk bekerja dalam tim serta mengembangkan kemampuan komunikasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Proses ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang terintegrasi dengan penguasaan materi keislaman dan kemuhammadiyahan.

Selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga membuka ruang interaksi dengan pengunjung dari kalangan siswa SMA. Melalui luaran AIK yang ditampilkan, pengunjung dapat melihat bagaimana nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan diterapkan dalam bentuk karya kreatif yang komunikatif dan mudah dipahami.

Melalui penyelenggaraan Expo Luaran MKWU, Unmuh Jember menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembelajaran AIK yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif. Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kepedulian sosial.

Connect