Rabu, 19 Februari 2025

POSYANDU: SOLUSI TERPADU UNTUK KESEHATAN BALITA, ANAK, DAN LANSIA

(Gambar 1. Kegiatan Posyandu Balita, Anak, Dan Lansia Desa Padang) 

Padang, Singojuruh 13 Februari 2025 - Pada hari kamis, tepatnya 13 Februari 2025 di Dusun Krajan, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, telah dilaksanakan kegiatan Posyandu yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya balita, anak dan lansia. Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) telah menjadi salah satu pilar penting dalam sistem kesehatan masyarakat di Indonesia. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi balita, anak, dan lansia, keberadaan posyandu memberikan dampak signifikan dalam upaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan

Dalam konteks balita dan anak, kegiatan posyandu sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Balita yang mendapatkan perhatian dan perawatan yang baik di posyandu cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap berbagai penyakit, serta mendapatkan asupan gizi yang seimbang. Ratusan warga desa padang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan posyandu. Program posyandu ini diadakan 3 kali dalam sebulan, sasarannya mencangkup semua kalangan usia. Petugas posyandu meliputi kader, tenaga kesehatan, serta dibantu oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN kelompok 16 Universitas Muhammadiyah jember. Kegiatan posyandu ini dibagi dalam 5 meja yang meliputi.

Meja 1-pendaftaran yang dimana peserta posyandu melakukan pendaftaran, petugas posyandu mencatat identitas dan kehadiran peserta dalam buku register. Di meja ini, dilakukan pendaftaran untuk bayi, balita, ibu hamil, PUS (Pasangan Usia Subur), dan WUS (Wanita Usia Subur). Kader mencatat identitas peserta yang datang ke Posyandu. Formulir pendaftaran disediakan untuk mencatat identitas peserta posyandu dan jenis pelayanan yang akan diterima, kemudian diarahkan pada meja 2.

(Gambar 2. Meja 1 - Pendaftaran)

Meja 2-penimbangan dan pengukuran: di meja 2 kader melakukan pengukuran tinggi badan, menimbangan berat badan, lingkar perut, lingkar perut, dan lingkar kepala. Meja 3-pencatatan: petugas mencatat hasil penimbangan dan pengukuran ke dalam buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), pengisian KMS atau buku catatan lainnya. Data ini digunakan untuk pemantauan kesehatan secara kontinu.

(Gambar 3. Meja 2 - Pengukuran dan Penimbangan)

Meja 4-pelayanan kesehatan: tenaga medis, perawat atau bidan biasanya bertugas di meja ini untuk melakukan pemeriksaan dasar atau pemeriksaan fisik, memberikan imunisasi, memberikan pelayanan keluarga berencana (KB), suplemen zat besi, vitamin A, dan obat cacing. Selanjutnya ada meja-5: penyuluhan dan konseling, Meja ini memberikan konsultasi kepada peserta posyandu sesuai kondisi kesehatan masing-masing seperti kesehatan, kebutuhan gizi, dan perawatan anak. Petugas juga memberikan penyuluhan tentang imunisasi, pola makan sehat, dan tips kesehatan lainnya.

(Gambar 4. Pemberian Vitamin)

Penyuluhan kesehatan yang diberikan di posyandu juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gaya hidup sehat, termasuk penerapan pola makan yang baik, olahraga, serta pengelolaan stres. Dalam era modern yang serba cepat ini, kesadaran akan kesehatan seringkali terabaikan. Oleh karena itu, posyandu berperan sebagai wadah untuk mengembalikan fokus masyarakat kepada pentingnya menjaga kesehatan, baik untuk diri sendiri maupun anggota keluarga. Selain itu, keberhasilan posyandu juga bergantung pada peran aktif masyarakat dan dukungan pemerintah setempat.

 

(Artikel Berita Dibuat Oleh Kelompok 16 KKN Unmuh Jember Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi) 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect