Kamis, 30 April 2026

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Penanaman TOGA Bersama Murid dan Wali Murid di TK Nurur Rohmah

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama murid, guru, dan wali murid di TK Nurur Rohmah, Desa Curah Dringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, pada Senin, 27 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tanaman obat kepada anak sejak dini, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan edukasi kepada wali murid mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman obat keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diikuti oleh siswa-siswi TK Nurur Rohmah, para wali murid, serta dewan guru dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai manfaat TOGA serta peran tanaman obat dalam menjaga kesehatan keluarga secara alami.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa tanaman obat keluarga dapat menjadi alternatif pengobatan sederhana yang mudah ditanam di lingkungan rumah maupun sekolah. Selain itu, keberadaan tanaman TOGA juga dapat memperindah lingkungan dan menciptakan suasana yang lebih hijau dan sehat.

Adapun jenis tanaman yang ditanam dalam kegiatan ini antara lain jahe, kunyit, kencur, dan serai. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti membantu meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan masuk angin, serta menjaga kesehatan pencernaan.

Mahasiswa KKN bersama guru memberikan contoh secara langsung mengenai cara menanam yang baik dan benar, mulai dari menyiapkan media tanam, proses penanaman bibit, hingga cara perawatan sederhana agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap proses penanaman. Mereka belajar mengenal jenis tanaman sekaligus berinteraksi langsung dengan alam. Para wali murid juga turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan edukatif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap anak-anak dapat lebih mencintai lingkungan serta memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui pemanfaatan tanaman herbal sejak usia dini.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak di luar kelas, khususnya dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh semangat dan kebersamaan sangat terasa. Program ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, guru, dan wali murid.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai dokumentasi, menandai keberhasilan pelaksanaan program penanaman TOGA yang bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Sosialisasi Cara Menggosok Gigi yang Benar kepada Wali Murid

 


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai cara menggosok gigi yang benar sebagai upaya meningkatkan kesadaran wali murid terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini.

Kegiatan ini menyasar para wali murid sebagai pihak yang memiliki peran utama dalam membiasakan pola hidup sehat di lingkungan keluarga, khususnya dalam menjaga kebersihan gigi anak agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan mulut.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dikemas secara sederhana namun tetap edukatif dan interaktif. Acara diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak usia dini.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa kebiasaan menjaga kebersihan gigi perlu ditanamkan sejak kecil agar anak terhindar dari masalah seperti gigi berlubang, sakit gigi, radang gusi, hingga gangguan kesehatan lain yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai cara menggosok gigi yang benar. Materi yang disampaikan meliputi waktu yang tepat untuk menggosok gigi, yaitu minimal dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur malam.

Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan langkah-langkah menggosok gigi yang benar, mulai dari membersihkan bagian depan gigi, bagian belakang gigi, permukaan kunyah, hingga membersihkan lidah untuk menjaga kebersihan mulut secara menyeluruh.

Para wali murid juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih sikat gigi dan pasta gigi yang sesuai untuk anak agar proses menyikat gigi menjadi lebih nyaman dan efektif.

Suasana kegiatan semakin aktif dengan adanya sesi diskusi, di mana para wali murid dapat berbagi pengalaman dan kendala yang sering dihadapi saat membiasakan anak menggosok gigi secara rutin di rumah. Hal ini menjadi ruang saling belajar antara mahasiswa dan peserta.

Mahasiswa KKN juga memberikan penekanan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membimbing, mengingatkan, dan mengawasi kebiasaan menggosok gigi anak agar dapat dilakukan secara konsisten setiap hari.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari seluruh peserta. Para wali murid merasa terbantu karena mendapatkan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program ini, diharapkan para wali murid dapat terus membiasakan anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara benar dan berkelanjutan, sehingga tercipta kondisi kesehatan yang baik serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi sederhana namun berdampak luas.

 

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Sosialisasi Cara Mencuci Tangan yang Benar kepada Wali Murid di Bangkalan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan dengan benar sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para wali murid di Desa Tenggin, Kompol Geger, Bangkalan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan diri, khususnya melalui kebiasaan mencuci tangan yang baik dan benar sebagai langkah sederhana untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit, terutama pada anak-anak.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa mencuci tangan bukan sekadar membasuh tangan dengan air, tetapi harus dilakukan dengan teknik yang tepat agar kuman dan bakteri dapat benar-benar hilang.

Para wali murid diperkenalkan pada lima langkah mencuci tangan yang benar dan bersih, yaitu dimulai dengan menggosok kedua telapak tangan menggunakan sabun hingga merata untuk menghilangkan kotoran dan kuman yang menempel.

Langkah berikutnya adalah menggosok punggung tangan dan sela-sela jari agar area yang sulit dijangkau tetap bersih dari kuman. Selanjutnya, tangan diposisikan saling mengunci seperti mengetup untuk membersihkan bagian sela-sela jari secara menyeluruh.

Tahap keempat adalah menggosok ibu jari dengan cara diputar karena bagian ini sering terlewat saat mencuci tangan. Terakhir, ujung kuku dibersihkan dengan cara mengusapnya pada telapak tangan secara bergantian agar kuman yang bersembunyi di balik kuku dapat terangkat.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung bersama para wali murid. Dengan pendampingan mahasiswa KKN, peserta mempraktikkan kembali lima langkah mencuci tangan tersebut mulai dari telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, ibu jari, hingga ujung kuku.

Praktik langsung ini membantu peserta lebih memahami sekaligus membiasakan teknik mencuci tangan yang benar dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk diri sendiri maupun untuk mengajarkannya kepada anak-anak di rumah.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari para wali murid. Mereka menilai sosialisasi tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan keluarga.

Mahasiswa KKN berharap melalui program edukasi ini, masyarakat Desa Tenggin semakin sadar bahwa menjaga kebersihan tangan merupakan langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam mencegah penyakit serta mendukung tumbuh kembang anak yang sehat.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi praktis yang mudah diterapkan dan berkelanjutan.

Sosialisasi “Diriku Berharga” Tanamkan Kesadaran Perlindungan Diri pada Anak TK

Mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan sosialisasi pendidikan seks usia dini bertema “Diriku Berharga” di TK Sinar Nyata III Jember sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran perlindungan diri pada anak sejak dini.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak bahwa tubuh mereka sangat berharga dan harus dijaga, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap risiko kekerasan maupun pelecehan seksual pada anak usia dini.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh siswa TK Sinar Nyata III yang berjumlah kurang lebih 30 anak, didampingi oleh guru kelas serta pemateri dari mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan identitas diri melalui tema “Siapakah Aku”, pemahaman bagian tubuh melalui “Ini Tubuhku”, serta keterampilan dasar menjaga diri dalam materi “Aku Bisa Menjaga Diri”.

Pelaksanaan kegiatan dikemas secara edukatif, menyenangkan, dan ramah anak melalui metode bercerita, gerak dan lagu, serta penggunaan media visual berbasis kartun agar lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

Anak-anak diperkenalkan pada konsep sentuhan baik dan sentuhan tidak baik, atau sentuhan yang boleh dan tidak boleh. Mereka juga diajarkan langkah sederhana dalam melindungi diri, seperti berpakaian pantas, berani mengatakan “tidak” saat merasa tidak nyaman, menghindari orang asing, serta berani bercerita kepada orang tua atau orang dewasa terpercaya seperti guru.

Selain itu, anak-anak diberikan pemahaman mengenai siapa saja yang boleh membantu menyentuh area pribadi mereka, yaitu diri mereka sendiri, orang tua, atau guru dalam kondisi tertentu seperti membantu membersihkan diri setelah buang air.

Mahasiswa juga memberikan edukasi penting agar anak-anak mengenal anggota tubuh pribadi mereka dengan nama yang sebenarnya, seperti penis dan vagina, bukan dengan sebutan lain yang kurang tepat. Hal ini bertujuan agar anak lebih mudah memahami batasan tubuh serta mampu menyampaikan kondisi yang dialami dengan jelas apabila terjadi sesuatu.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap anak-anak memiliki pemahaman bahwa tubuh mereka berharga dan harus dijaga dengan baik. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi upaya untuk menghilangkan anggapan bahwa pendidikan seks pada anak merupakan hal yang tabu.

Mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan bahwa peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan pendampingan, pengawasan, serta penguatan nilai-nilai perlindungan diri secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, serta memiliki keberanian untuk melindungi diri sejak usia dini.

 

Mahasiswa KKN RPL UNMUH Jember Dorong Kepedulian Lingkungan Melalui Pembentukan Bank Sampah di Lembaga PAUD

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pembentukan bank sampah di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tepatnya di Kelompok Bermain Al-Anwar.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengajarkan pengelolaan sampah secara bijak kepada anak-anak.

Program tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan karakter anak, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada berbagai jenis sampah, seperti sampah organik dan anorganik, serta cara memilahnya dengan benar.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada guru dan orang tua murid mengenai konsep bank sampah, manfaatnya, serta mekanisme pengelolaannya. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa bank sampah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.

Selanjutnya, mahasiswa bersama pihak sekolah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti tempat sampah terpilah, buku tabungan sampah, serta sistem pencatatan sederhana agar program dapat berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam praktiknya, anak-anak diajak membawa sampah dari rumah, seperti botol plastik dan sampah anorganik lainnya, untuk kemudian “ditabung” di bank sampah sekolah. Sampah yang terkumpul nantinya akan dikelola dan memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sekolah maupun kebutuhan lainnya.

Mahasiswa KKN, Kholifah Irana, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Kami ingin membangun kebiasaan baik sejak dini, agar anak-anak terbiasa hidup bersih, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kepala sekolah KB Al-Anwar menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan bank sampah dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Para guru juga merasa terbantu dengan adanya metode pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Dengan adanya program pembentukan bank sampah ini, diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak usia dini.

 

Gerakan Bakti Sosial: Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Bagikan Nasi Kotak untuk Masyarakat dan Lansia

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengumpulan dan pembagian nasi kotak kepada masyarakat, khususnya para lansia, di RT 01 RW 04 Krajan Barat, Tegal Besar, Kaliwates, Jember, pada Jumat Legi (Manis), 24 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial sekaligus membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama para lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam kehidupan sehari-hari.

Program bakti sosial ini diprakarsai oleh mahasiswa KKN, Titin Carolina, dengan melibatkan relawan serta masyarakat setempat dalam proses pelaksanaannya. Pengumpulan nasi kotak dilakukan secara gotong royong, kemudian dibagikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

Untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran, mahasiswa KKN bersama relawan melakukan pembagian dari rumah ke rumah. Metode ini dipilih agar para lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas tetap dapat menerima bantuan dengan mudah dan nyaman.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menyambut dengan antusias dan penuh rasa syukur. Para lansia sebagai penerima manfaat tampak bahagia atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh mahasiswa KKN.

Selain membantu secara langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar. Interaksi yang terjalin selama pembagian bantuan menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang hangat di lingkungan warga.

Warga setempat memberikan respon positif terhadap kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menumbuhkan empati, rasa tanggung jawab sosial, serta semangat berbagi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember membuktikan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya nyata dalam membangun solidaritas sosial dan menghadirkan manfaat langsung bagi sesama.

 

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Parenting, Penanaman TOGA, Ecoprint Totebag, dan Pembuatan Jamu Kunir Madu di TK Pertiwi 2 Kampungbaru

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan serangkaian program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada edukasi keluarga, kesehatan, kreativitas lingkungan, dan pelestarian budaya di TK Pertiwi 2 Kampungbaru. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari wali murid, guru, serta masyarakat sekitar karena dinilai memberikan manfaat langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Program pertama diawali dengan kegiatan parenting bersama wali murid yang bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era modern. Dalam seminar ini, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pola asuh positif, komunikasi efektif antara orang tua dan anak, serta pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, para wali murid diajak memahami bahwa pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Diskusi berlangsung interaktif dan para orang tua aktif berbagi pengalaman dalam mendidik anak di rumah.

Selain seminar parenting, mahasiswa KKN juga melaksanakan program penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri melalui tanaman herbal.

Kegiatan ini dilakukan bersama wali murid dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang sebelumnya kurang produktif. Berbagai tanaman obat seperti jahe, kunyit, serai, kencur, lengkuas, dan tanaman herbal lainnya ditanam sebagai bentuk pemanfaatan lahan sekaligus solusi kesehatan alami.

Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai manfaat masing-masing tanaman serta cara perawatan yang baik dan benar. Salah satu wali murid, Ibu Ambar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat.

“Dengan adanya TOGA, kami bisa membuat obat tradisional sendiri jika ada anggota keluarga yang sakit ringan,” ujarnya.

Program berikutnya adalah pelatihan ecoprint pada totebag, yang bertujuan meningkatkan kreativitas masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Mahasiswa KKN mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan daun dan bunga di sekitar sebagai bahan alami pembuatan motif pada tas kain.

Peserta diberikan pemahaman mengenai teknik dasar ecoprint yang ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya. Selanjutnya, mereka mempraktikkan langsung proses penataan daun pada totebag, pemukulan, hingga pengukusan agar motif alami dapat tercetak dengan baik.

Hasil totebag yang dihasilkan sangat beragam dan menarik, mencerminkan kreativitas masing-masing peserta. Selain menjadi karya seni, produk ecoprint ini juga memiliki potensi nilai ekonomi yang cukup tinggi sebagai peluang usaha rumahan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN mengadakan pelatihan pembuatan jamu tradisional kunir madu sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menjelaskan manfaat kunyit dan madu, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, serta membantu menjaga kebugaran tubuh. Peserta juga diajarkan langkah-langkah pembuatan jamu mulai dari membersihkan bahan, menghaluskan kunyit, merebus, hingga mencampurkannya dengan madu sebagai pemanis alami.

Mahasiswa KKN, Khotimah, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menghidupkan kembali tradisi minum jamu di tengah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat kembali menyadari bahwa jamu adalah solusi kesehatan alami yang mudah dibuat, terjangkau, dan bermanfaat untuk keluarga,” jelasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari segi pendidikan keluarga, kesehatan mandiri, pelestarian budaya, maupun peningkatan ekonomi kreatif berbasis lingkungan.

Connect