Mahasiswa KKN RPL UNMUH Jember Dorong Kepedulian Lingkungan Melalui Pembentukan Bank Sampah di Lembaga PAUD
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pembentukan bank sampah di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tepatnya di Kelompok Bermain Al-Anwar.
Kegiatan ini bertujuan untuk
menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan sekaligus mengajarkan pengelolaan sampah secara bijak kepada
anak-anak.
Program tersebut menjadi
bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan karakter anak,
khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui
kegiatan ini, anak-anak dikenalkan pada berbagai jenis sampah, seperti sampah
organik dan anorganik, serta cara memilahnya dengan benar.
Kegiatan diawali dengan
sosialisasi kepada guru dan orang tua murid mengenai konsep bank sampah,
manfaatnya, serta mekanisme pengelolaannya. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa
bank sampah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga
dapat memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.
Selanjutnya, mahasiswa bersama
pihak sekolah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti tempat sampah
terpilah, buku tabungan sampah, serta sistem pencatatan sederhana agar program
dapat berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam praktiknya, anak-anak
diajak membawa sampah dari rumah, seperti botol plastik dan sampah anorganik
lainnya, untuk kemudian “ditabung” di bank sampah sekolah. Sampah yang
terkumpul nantinya akan dikelola dan memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan
untuk mendukung kegiatan sekolah maupun kebutuhan lainnya.
Mahasiswa KKN, Kholifah Irana,
menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jumlah
sampah, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi
anak-anak.
“Kami ingin membangun
kebiasaan baik sejak dini, agar anak-anak terbiasa hidup bersih, disiplin, dan
peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kepala sekolah KB Al-Anwar
menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan bank sampah dapat terus
berjalan secara berkelanjutan. Para guru juga merasa terbantu dengan adanya
metode pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dengan adanya program
pembentukan bank sampah ini, diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah
yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki
kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak usia
dini.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar