Sosialisasi “Diriku Berharga” Tanamkan Kesadaran Perlindungan Diri pada Anak TK
Mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan sosialisasi pendidikan seks usia dini bertema “Diriku Berharga” di TK Sinar Nyata III Jember sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran perlindungan diri pada anak sejak dini.
Kegiatan ini bertujuan
memberikan pemahaman kepada anak bahwa tubuh mereka sangat berharga dan harus
dijaga, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap risiko kekerasan maupun
pelecehan seksual pada anak usia dini.
Sosialisasi ini diikuti oleh
seluruh siswa TK Sinar Nyata III yang berjumlah kurang lebih 30 anak,
didampingi oleh guru kelas serta pemateri dari mahasiswa RPL Universitas
Muhammadiyah Jember. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan identitas diri
melalui tema “Siapakah Aku”, pemahaman bagian tubuh melalui “Ini
Tubuhku”, serta keterampilan dasar menjaga diri dalam materi “Aku Bisa
Menjaga Diri”.
Pelaksanaan kegiatan dikemas
secara edukatif, menyenangkan, dan ramah anak melalui metode bercerita, gerak
dan lagu, serta penggunaan media visual berbasis kartun agar lebih mudah
dipahami oleh peserta didik.
Anak-anak diperkenalkan pada
konsep sentuhan baik dan sentuhan tidak baik, atau sentuhan yang boleh dan
tidak boleh. Mereka juga diajarkan langkah sederhana dalam melindungi diri,
seperti berpakaian pantas, berani mengatakan “tidak” saat merasa tidak nyaman,
menghindari orang asing, serta berani bercerita kepada orang tua atau orang
dewasa terpercaya seperti guru.
Selain itu, anak-anak
diberikan pemahaman mengenai siapa saja yang boleh membantu menyentuh area
pribadi mereka, yaitu diri mereka sendiri, orang tua, atau guru dalam kondisi
tertentu seperti membantu membersihkan diri setelah buang air.
Mahasiswa juga memberikan
edukasi penting agar anak-anak mengenal anggota tubuh pribadi mereka dengan
nama yang sebenarnya, seperti penis dan vagina, bukan dengan sebutan lain yang
kurang tepat. Hal ini bertujuan agar anak lebih mudah memahami batasan tubuh
serta mampu menyampaikan kondisi yang dialami dengan jelas apabila terjadi
sesuatu.
Melalui kegiatan ini,
mahasiswa berharap anak-anak memiliki pemahaman bahwa tubuh mereka berharga dan
harus dijaga dengan baik. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi upaya untuk
menghilangkan anggapan bahwa pendidikan seks pada anak merupakan hal yang tabu.
Mahasiswa RPL Universitas
Muhammadiyah Jember menegaskan bahwa peran guru dan orang tua sangat penting
dalam memberikan pendampingan, pengawasan, serta penguatan nilai-nilai
perlindungan diri secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di
rumah.
Dengan adanya kegiatan ini,
diharapkan anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, serta
memiliki keberanian untuk melindungi diri sejak usia dini.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar