Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Pelatihan Tata Cara Merawat Jenazah bagi Ibu-Ibu Desa Leces
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan tata cara merawat jenazah bagi ibu-ibu RT 13 RW 03 Desa Leces pada Minggu, 26 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan dasar kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai proses memandikan jenazah, memotong kain kafan, hingga tata cara mengkafani jenazah perempuan.
Pelaksana kegiatan ini adalah Endang Sri Rahayu, mahasiswa KKN
Universitas Muhammadiyah Jember dari kelas B RPL Afirmasi dengan NIM
2510274053, di bawah bimbingan DPA Asti Bawika Adiwitiya.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat di wilayah
tersebut yang mayoritas merupakan penganut tradisi ABOGE. Meskipun telah
terdapat kelompok pengajian Muslimatan yang aktif selama kurang lebih 15 tahun,
kegiatan yang dilakukan masih berfokus pada pembacaan Yasin, tahlil, serta
diba’ saat bulan Rabi’ul Awal. Namun, ketika ada perempuan yang meninggal
dunia, masyarakat masih mengalami kesulitan mencari perempuan yang mampu
memandu proses memandikan dan mensucikan jenazah.
Selama ini, untuk niat dan doa masih lebih banyak dilakukan oleh kaum
laki-laki karena sebagian besar perempuan belum memahami tata cara tersebut
secara menyeluruh. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa KKN untuk
menghadirkan program pelatihan yang bermanfaat dan aplikatif bagi masyarakat.
Untuk mendukung kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan narasumber yang
relevan, yaitu Ibu Hj. Syamiah, seorang tokoh agama dari RW sebelah yang juga
merupakan anggota Muslimat NU ranting Leces. Dalam pelatihan tersebut, beliau
memberikan penjelasan sekaligus praktik sederhana mengenai tata cara merawat
jenazah perempuan secara benar sesuai syariat Islam.
Mahasiswa KKN juga turut membantu menyiapkan berbagai perlengkapan yang
digunakan selama praktik, seperti boneka sebagai media simulasi, kain kafan,
kapas, dan gunting. Dengan metode praktik langsung, para peserta menjadi lebih
mudah memahami setiap tahapan yang diajarkan.
Kegiatan ini mendapatkan respons yang sangat baik dari warga. Ibu-ibu
Muslimatan terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari
penjelasan teori hingga praktik secara langsung. Mereka merasa kegiatan ini
sangat bermanfaat karena memberikan bekal penting yang selama ini masih jarang
dipahami.
Apresiasi juga datang dari Ibu Novita selaku Kepala Desa Leces. Beliau
menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah
menghadirkan pelatihan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk ke depannya. Jika ada perempuan
yang meninggal dunia, masyarakat sudah memiliki bekal untuk merawat jenazah
dengan baik dan benar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember
berharap masyarakat, khususnya kaum perempuan, dapat lebih siap dan mandiri
dalam melaksanakan kewajiban sosial-keagamaan di lingkungan sekitar. Program
ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan
masyarakat berbasis nilai keislaman dan kebutuhan sosial di tingkat desa.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar