Selasa, 28 April 2026

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Pelatihan Tata Cara Merawat Jenazah bagi Ibu-Ibu Desa Leces

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan tata cara merawat jenazah bagi ibu-ibu RT 13 RW 03 Desa Leces pada Minggu, 26 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan dasar kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai proses memandikan jenazah, memotong kain kafan, hingga tata cara mengkafani jenazah perempuan.

Pelaksana kegiatan ini adalah Endang Sri Rahayu, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember dari kelas B RPL Afirmasi dengan NIM 2510274053, di bawah bimbingan DPA Asti Bawika Adiwitiya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat di wilayah tersebut yang mayoritas merupakan penganut tradisi ABOGE. Meskipun telah terdapat kelompok pengajian Muslimatan yang aktif selama kurang lebih 15 tahun, kegiatan yang dilakukan masih berfokus pada pembacaan Yasin, tahlil, serta diba’ saat bulan Rabi’ul Awal. Namun, ketika ada perempuan yang meninggal dunia, masyarakat masih mengalami kesulitan mencari perempuan yang mampu memandu proses memandikan dan mensucikan jenazah.

Selama ini, untuk niat dan doa masih lebih banyak dilakukan oleh kaum laki-laki karena sebagian besar perempuan belum memahami tata cara tersebut secara menyeluruh. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa KKN untuk menghadirkan program pelatihan yang bermanfaat dan aplikatif bagi masyarakat.

Untuk mendukung kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan narasumber yang relevan, yaitu Ibu Hj. Syamiah, seorang tokoh agama dari RW sebelah yang juga merupakan anggota Muslimat NU ranting Leces. Dalam pelatihan tersebut, beliau memberikan penjelasan sekaligus praktik sederhana mengenai tata cara merawat jenazah perempuan secara benar sesuai syariat Islam.

Mahasiswa KKN juga turut membantu menyiapkan berbagai perlengkapan yang digunakan selama praktik, seperti boneka sebagai media simulasi, kain kafan, kapas, dan gunting. Dengan metode praktik langsung, para peserta menjadi lebih mudah memahami setiap tahapan yang diajarkan.

Kegiatan ini mendapatkan respons yang sangat baik dari warga. Ibu-ibu Muslimatan terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari penjelasan teori hingga praktik secara langsung. Mereka merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan bekal penting yang selama ini masih jarang dipahami.

Apresiasi juga datang dari Ibu Novita selaku Kepala Desa Leces. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah menghadirkan pelatihan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk ke depannya. Jika ada perempuan yang meninggal dunia, masyarakat sudah memiliki bekal untuk merawat jenazah dengan baik dan benar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap masyarakat, khususnya kaum perempuan, dapat lebih siap dan mandiri dalam melaksanakan kewajiban sosial-keagamaan di lingkungan sekitar. Program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat berbasis nilai keislaman dan kebutuhan sosial di tingkat desa.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect