Mahasiswa KKN Gelar Program Tabungan Berkelanjutan untuk Anak Yatim di Kediri
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program sosial bertajuk “Tabungan Berkelanjutan untuk Anak Yatim” di Dusun Babatan, Desa Puhjarak, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, pada Jumat (24/04/2026).
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian
mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,
khususnya dalam bidang pemberdayaan sosial dan pendidikan masyarakat.
Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan anak-anak yatim
melalui sistem tabungan yang dikelola secara berkelanjutan. Program tersebut
dilaksanakan bekerja sama dengan kelompok pengajian Al Mubarok serta melibatkan
partisipasi aktif masyarakat setempat sebagai donatur dan pendukung utama.
Ketua pelaksana KKN menjelaskan bahwa program ini tidak
hanya bertujuan memberikan bantuan materi kepada anak-anak yatim, tetapi juga
menanamkan nilai kepedulian sosial serta edukasi keuangan sejak dini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menerima bantuan,
tetapi juga belajar menabung dan mengelola keuangan secara sederhana agar
mereka memiliki bekal untuk masa depan,” ujarnya.
Pelaksanaan program dilakukan melalui mekanisme iuran
sukarela dari anggota pengajian dan masyarakat sekitar, baik secara mingguan
maupun bulanan. Dana yang terkumpul dicatat secara transparan dan dialokasikan
ke dalam tabungan masing-masing anak yatim sesuai dengan kesepakatan bersama.
Selain pengumpulan dana, mahasiswa KKN juga memberikan
pendampingan secara langsung kepada anak-anak mengenai pentingnya menabung,
mengatur kebutuhan, serta memahami nilai tanggung jawab dalam pengelolaan
keuangan sederhana.
Program ini mendapat respon positif dari masyarakat
setempat. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam pengumpulan
dana, dukungan moral, serta semangat untuk menjaga keberlanjutan program
meskipun masa KKN nantinya telah selesai.
Salah satu anggota pengajian Al Mubarok menyampaikan
bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, program
tersebut tidak hanya membantu anak-anak yatim secara finansial, tetapi juga
mempererat rasa kebersamaan antarwarga.
“Kami merasa program ini sangat baik karena bisa membantu
anak-anak yatim sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kami,”
ungkapnya.
Meski demikian, pelaksanaan program tidak terlepas dari
berbagai tantangan, seperti keterbatasan dana pada tahap awal serta belum
meratanya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya program sosial yang
berkelanjutan.
Namun, melalui evaluasi rutin, komunikasi yang baik, dan
kerja sama antara mahasiswa, masyarakat, serta kelompok pengajian, program ini
dapat berjalan dengan lancar dan terus berkembang.
Dampak positif dari kegiatan ini mulai dirasakan oleh
anak-anak yatim maupun masyarakat sekitar. Selain membantu memenuhi kebutuhan
finansial anak-anak, program ini juga menumbuhkan budaya gotong royong,
solidaritas sosial, dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Mahasiswa KKN berharap program tabungan berkelanjutan ini
dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat dan pengurus pengajian setelah masa KKN
berakhir. Dengan keberlanjutan tersebut, manfaat yang diberikan diharapkan
dapat dirasakan dalam jangka panjang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain
untuk menjalankan program serupa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas
Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat
tidak hanya berbentuk bantuan sesaat, tetapi juga melalui program berkelanjutan
yang mampu menciptakan perubahan nyata bagi masa depan generasi muda.
Tags : Berita KKN Pengabdian

Posting Komentar