Jumat, 18 Maret 2022

Dosen Unmuh Jember Raih Award dari Perkumpulan Bekam Indonesia Pusat

 


Dosen Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Unmuh Jember, Dr Wahyudi Widada, SKp MKed kembali meraih penghargaan dari organisasi penggiat pengobatan Islam, PBI (Perkumpulan Bekam Indonesia).


     Wahyudi Widada yang akrab dipanggil Doktor WW ini menyampaikan bahwa penghargaan itu diraihnya saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBI yang digelar Selasa-Kamis (15-17/3/2022) di Hotel Puncak Raya, Bogor.

     “Acara tersebut digelar sebagai agenda Rakernas Pengda PBI se-Indonesia. Sekaligus pemberian penghargaan kepada beberapa akademisi yang berjasa dalam pengembangan bekam dari aspek ilmiah.” ujarnya. Bekam merupakan model pengobatan yang ilahiah (sunah), alamiah dan sudah terbukti ilmiah.
 
     Selama menggeluti dunia bekam, Wahyudi mengaku sudah melakukan publikasi penelitiannya sebanyak dua puluh riset khusus bekam (nasional maupun internasional), lima buku referensi, dua bookchapter, dan delapan HKI (hak kekayaan intelektual).

     Pembekam yang tergabung dalam PBI, sambungnya, harus menerapkan bekam sesuai sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam. Selain itu harus ditanamkan komitmen yang kuat untuk mengamalkan dan mensosialisasikan bekam kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap sehat wal afiat.

     Bekam juga diyakini efektif meningkatkan imunitas disaat pandemic Covid-19 ini. Baik sebagai fungsi pencegahan maupun mempercepat pemulihan.

     “Riset Bekam mengantarkan saya meraih gelar master dan doctor  dalam disertasi berjudul Mekanisme Penurunan Kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) akibat Terapi Bekam Basah pada Penderita Hiperkolesterolemia tahun 2020 di FK Unair,” tambahnya.
Disamping aktif sebagai dosen Unmuh Jember, saat ini dia mengelola Rumah Bekam Al-Kaahil yang terletak di Perumahan Villa Tegalbesar, Jember. Rumah Bekam ini sekaligus sebagai laboratorium eksternal mata kuliah Kewirausahaan dan mata kuliah Terapi Enterprener.

     Beberapa institusi pendidikan kesehatan pernah mengunjungi dalam agenda studi banding. Pasien yang datang ke rumah bekamnya juga beragam mulai dari kalangan awam, non muslim, akademisi bahkan tenaga Kesehatan.

     “Bekam adalah model terapi yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam. Bekam adalah model terapi yang membersihkan sampah metabolisme didalam darah dan jaringan antar sel melalui permukaan kulit. Jadi saya mengajak segenap umat muslim untuk rutin berbekam agar dapat meminimalkan risiko terkena penyakit gangguan metabolik akibat gaya hidup modern yang kurang sehat,” tutup Wahyudi.

Kamis, 17 Maret 2022

BKP-MBKM Proyek Desa, Salah Satu Implementasi Kerja Sama FEB Unmuh Jember dan DPMB Kabupaten Jember

  


BKP-MBKM (Bentuk Kegiatan Pembelajaran- Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Proyek Desa menjadi satu bentuk implementasi kerja sama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Jember dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember.


     Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung selama satu semester dengan cara terjun langsung ke desa. Dekan FEB Unmuh Jember, Maheni Ika Sari SE MM dalam Workshop Sosialisasi Simonting (Sistem Monitoring Stunting) yang dilaksanakan secara daring, Kamis, (17/3/2022) mengungkapkan nantinya kegiatan ini akan menyasar ke 226 desa yang ada di Kabupaten Jember.

     Ada tiga skema program BKP Proyek Desa yang dilakukan selama kegiatan yaitu pendataan stunting melalui aplikasi Simonting, pengaplikasian SIPADES (Sistem Pengelolaan Aset Desa) , dan ekonomi kreatif dan desa wisata. “Yang menjadi peserta kegiatan yaitu mahasiswa Angkatan 2019 dari Program Studi Akuntansi dan Manajemen dengan total 230 mahasiswa.”

     Ketiga hal tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Jember yang membutuhkan data dari ketiga aspek tersebut. Mahasiswa yang akan diterjukan Senin, 22 Maret 2022 sampai dengan Juli 2022 harus bisa mencapai output yang diharapkan.     Pengaplikasian SIPADES kita fokuskan untuk mahasiswa Prodi Akuntansi sementara Ekonomi kreatif dan desa wisata menjadi fokus mahasiswa Prodi Manajemen, ungkap Maheni.

     Sementara untuk sistem pelaksanaan, mahasiswa dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 6-7 orang dengan pembagian desa yang mendekati tempat tinggal mereka. Bagi mitra, program ini bisa memberikan manfaat yaitu mendapatkan jasa konsultasi oleh tenaga muda.

     “Dalam hal ini ialah mahasiswa dan dosen berintelektualitas yang siap menjadi rekan bagi para pengelola desa untuk berdiskusi dan merealisasikan program. Maheni juga menjelaskan bahwa program ini tidak menggantikan dari program KKN Tematik namun nantinya akan dikonferensikan dengan 20 sks.

     Kepada mahasiswa yang mengikuti pembekalan atau Workshop Sosialisasi Simonting, ia berpesan tiga hal yaitu kuasai yang akan dikerjakan selama penerjunan di desa. Sehingga ketika terjun di masyarakat output yang diharapkan bisa tercapai. Selanjutnya, menjaga nama baik almamater dan menjaga Kesehatan serta penerapan protokol Kesehatan.

Fakultas Ilmu Kesehatan Berkolaborasi Dengan Fakultas Pertanian Dalam Program Gemas (Gerakan Makan Sayur) Untuk Ibu Hamil

 Program Gemas (gerakan makan sayur) untuk ibu hamil merupakan program yang digagas oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keikutsertaan ibu hamil serta keluarganya dalam memenuhi kebutuhan gizi harian yang selalu menyediakan menu sayur dalam keluarga. 

 


Jember sebagai kota yang unggul dalam sektor pertanian menjadi faktor yang sangat potensial untuk mendukung program ini. Hasil pertanian yang melimpah tentunya menjadikan bahan dasar sayur lebih murah dan mudah diperoleh, sehingga ibu dan keluarga dapat membuat olahan makanan berbahan dasar sayur dengan biaya yang sangat terjangkau.

     Namun demikian budaya mengkonsumsi sayur belum menjadi kebiasaan bagi masyarakat, terutama pada keluarga modern. Mudahnya mendapatkan makanan cepat saji, membuat Sebagian besar masyarakat lebih memilih menu yang mudah didapat dan mempunyai cita rasa yang enak serta mudah diolah, yang tentunya kandungan gizi dari makanan siap saji tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan keluarganya.

     Data tentang status gizi masyarakat Indonesia menyatakan masih banyak penduduk yang tidak cukup mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Data menyebutkan sebanyak 93,5% penduduk usia > 10 tahun mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah anjuran. Padahal, dengan mengkonsumsi buah dan sayur merupakan bagian penting dalam mewujudkan Gizi Seimbang.

     Ns. Awatiful Azza, M.Kep, Sp.Kep. Mat. selaku Ketua Tim PKMS ini mengungkapkan untuk membuat masyarakat tertarik dengan Program Gemas ini, tim perlu melakukan pendekatan yang intens serta inovasi-inovasi kegiatan agar masyarakat secara sadar tertarik dan dapat merubah perilaku dalam memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Salah satu program yang dilakukan adalah melalui lomba olahan sayur sehat untuk ibu hamil. Kegiatan ini dilakukan di Posyandu Rambutan 55 Dusun Tenggiling Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember pada tanggal 12 Maret 2022 yang diikuti oleh 33 ibu-ibu yang tergabung menjadi 11 kelompok. Kegiatan lomba olahan sayur sehat ini didampingi oleh anggota Tim PKMS Danu Indra Wardhana, S.TP., M.P.

     Penyelenggaraan kegiatan ini mampu meningkatkan antusiasme ibu-ibu dalam menginovasikan makanan olahan sayur. Selain itu, sebelum dilakukan penilaian lomba peserta diminta menyampaikan nama olahan makanan, kandungan gizi dan manfaat masing-masing gizi yang terkandung dalam olahan sayur. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca literatur, meningkatkan pengetahuan masyarakat dan pemahaman tentang pentingnya mengkonsumsi sayur. Pada pelaksanaan lomba ini Tim PKMS juga melibatkan mahasiswa program studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan semester 4 sebagai bentuk pembelajaran langsung di tengah masyarakat terutama pada Mata Kuliah Keperawatan Maternitas. Selain itu kehadiran Bidan Wilayah dan Ibu Kepala Desa Kemiri pada saat lomba dapat memberi semangat ibu-ibu selama mengikuti kegiatan lomba. Semoga program stimulus yang sudah dilakukan oleh team dari UM Jember ini dapat meningkatkan motivasi masyarakat untuk selalu memperhatikan gizi seimbang pada keluarganya

Selasa, 15 Maret 2022

Tim Korps Relawan Unmuh Jember Upgrading Revitalisasi Siaga Bencana

 


Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Ns Cipto Susilo SPd MKep menggelar upgrade keilmuan kebencanaan pada Korps Sukarelawan (KSR) Universitas Muhammadiyah Jember.


     Diketuai oleh Ns Cipto Susilo SPd MKep, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membantu memecahkan permasalahan terkait dengan kesiapan masyarakat menghadapi bencana.

     “Mengingat Kabupaten Jember merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi bencana lebih besar dibandingkan kabupaten lain kalua dilihat secara demografi.” jelasnya.

     Menurut Cipto, kondisi tersebutlah yang membutuhkan keterlibatan dan kerja sama semua pihak baik masyarakat maupun para akademisi. Kegiatan diawali dengan cek Kesehatan para peserta yang kemudian dilanjutkan dengan diklat ruang, Sabtu-Ahad, (18-19/12/2021).

     Sebagai kelanjutan kegiatan diklat ruang, untuk melatih kemampuan dasar dalam penanganan bencana dilakukan diklat lapang di area Perhutani Desa Garahan, Kabupaten Jember selama dua hari, Sabtu-Ahad, (25-26/12/2021). Cipto berharap, output dari kegiatan ini Korps Relawan Unmuh Jember mampu melakukan evakuasi dan siaga terhadap bencana yang terjadi.

     “Sehingga mereka menjadi tenaga atau fasilitator yang dapat melaksanakan pendampingan atau edukasi masyarakat.” Turut hadir pula Ns Komarudin MKep SpKepJ yang membantu memberikan edukasi tentang penguatan psikologis relawan serta Ns Awatiful Azza MKep SpKepMat yang memberikan edukasi penolongan korban bencana pada ibu hamil.

     Selama ini, kurangnya edukasi dan pemahaman tentang kebencanaan masih kerap dihadapi oleh anggota KSR. “Sehingga Tim PKM memberikan upgrade keilmuan tentang kebencanaan melalui praktek langsung.” ujar Cipto, Ketua PKM. Lebih jauh lagi, Cipto berharap, keberadaan KSR tidak hanya pada saat kebencanaan saja tetapi bisa menjadi pioneer dengan meningkatkan keterlibatannya dalam mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan peduli lingkungan bersih.

Senin, 14 Maret 2022

Unmuh Jember Rangkul Siswa-Siswi Lewat Kompetisi Antar Sekolah

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) gelar kompetisi Campus Looking for Singer on School (CLSS), Sabtu (14/3).

     Kompetisi menyanyi yang diselenggarakan oleh unit Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unmuh Jember tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antar sekolah setapal kuda. Juga sebagai sarana mengenal lebih dekat tentang kampus biru ini.

     Diikuti oleh puluhan peserta SMA/K sederajat, kompetisi tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari babak penyisihan dengan mengirimkan video, Live show via Zoom, hingga puncak grand final di Aula Achmad Zaenuri, Sabtu kemarin.

     Saat gelaran Grand Final CLSS, para peserta mempersiapkan lagu-lagu karaoke yang akan menjadi musik latar. Tidak hanya instrument lagu pop, namun ada juga yang menggemari dan menampilkan instrument dangdut. Salah satu peserta menampilkan bakat bermain gitarnya saat perform. Disela-sela acara, penampilan dari beberapa band Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Unmuh Jember cukup membuat para peserta dan hadirin terhibur.

     Ketua Panitia, Syahrul Mubaroq MPd menjelaskan kompetisi tersebut bertujuan untuk mendekatkan kampus dengan siswa-siswi, juga sebagai wadah menyalurkan minat dan bakat peserta.

     “Kadang, ada siswa atau siswi yang berbakat tapi belum ada wadah untuk menunjukkan bakat tersebut. Kita coba ambil peluang itu, kalau dampaknya baik bagi masyarakat kita akan terus perluas sasaran, kalau dampaknya kurang diminati kita coba banyak opsi” jelasnya.

     Syahrul menambahkan, event CLSS menjadi event terakhir PMB setelah program Duta Kampus 2.0 minggu lalu, sekaligus event yang akan dilaksanakan rutin pertahunnya. Ia berharap, cakupan event-event mendatang akan menjaring lebih luas sasaran hingga tingkat Jawa Timur.

     Total hadiah yang diberikan kepada para juara CLSS mencapai Rp.5.000.000 dan Tropy kejuaraan. Adapun Juara 1 diraih oleh Safira Risky Maharani dari SMAN Arjasa Jember, Juara 2 diraih oleh Bertha Getzi Putri dari SMAN 1 Glagah Banyuwangi, Juara 3 yang diraih oleh Gendish Siti Hatmani dari SMAN Grujugan Bondowoso dan Juara Favorit diraih oleh Friska Triana Nur Shabilah dari MA Unggulan Nuris Jember.

Sabtu, 12 Maret 2022

Kelompok KKN 41 Universitas Muhammadiyah Jember Rintis Desa Wisata Ikan Hias di Plalangan

    Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang tergabung dalam kelompok KKN 41 meluncurkan program inovatif untuk menjadikan Desa Plalangan sebagai desa wisata ikan hias. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan sektor pariwisata, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat (12/3).

(Sumber: Youtube KJTV Jember)

    Alfian Aminullah, koordinator desa kelompok KKN 41, menjelaskan bahwa kelompoknya menjalankan dua jenis program, yaitu program fisik dan non-fisik. "Kami membuat kolam ikan hias yang memiliki daya tarik bagi wisatawan dan sekaligus menjadi ikon dari desa ini, dengan potensi besar di bidang ikan hias dan ikan konsumsi," ungkapnya. Program ini diyakini memiliki potensi untuk berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang dapat menarik pengunjung dari berbagai daerah. Kegiatan ini berlangsung di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

    Fefi Nurdiana Widjayanti, dosen pembimbing mahasiswa KKN, menegaskan bahwa ia melihat potensi besar dalam bidang perikanan di desa ini dan mendorong kelompok KKN 41 untuk mengembangkannya. Dengan menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata ikan hias, masyarakat diharapkan dapat meraih manfaat ekonomi yang lebih besar. Pengunjung yang datang tidak hanya akan membeli ikan hias, tetapi juga belajar tentang budidaya ikan hias, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian desa. Kegiatan ini berlangsung di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

(Sumber: Youtube KJTV Jember)

    Upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak desa. Kepala Desa Plalangan, Sofyan Zulkarnaik Malik, berharap program ini akan memotivasi masyarakat untuk lebih giat mengembangkan usaha perikanan mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, penyuluhan yang diberikan oleh mahasiswa KKN mengenai cara-cara inovatif dalam memanfaatkan hasil perikanan, seperti pembuatan pakan ikan dari bahan-bahan yang tersedia, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

    Dalam jangka panjang, desa ini diharapkan dapat menjadi ikon wisata ikan hias di Kabupaten Jember, yang tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal tetapi juga menarik minat wisatawan dari luar daerah. Dengan potensi besar yang dimiliki serta dukungan dari berbagai pihak, harapan ini semakin nyata dan bisa segera terwujud. Kegiatan ini berlangsung di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Kamis, 10 Maret 2022

Kaprodi Agribisnis Unmuh Jember Berpulang



 Kabar duka kembali datang dari Universitas Muhammadiyah Jember. Salah dosen Fakultas Pertanian sekaligus mantan Wakil Rektor I periode 2016-2020, Dr Ir Teguh Hari Santoso MP menghembuskan nafas terakhir di usia 56 tahun pada Selasa, (8/3/2022) pukul 16:45 di Rumah Sakit Jember Klinik.


     Menurut keterangan dari Dr Ir Muhammad Hazmi DESS, sosok lelaki murah senyum tersebut menderita penyakit stroke berulang sejak empat tahun yang lalu.

 

     “Beliau mengalami darah tinggi yang memicu struk berulang sampai tiga kali serangan.” jelas mantan Rektor Unmuh Jember periode 2015-2019 tersebut.

 

     Sebagai orang yang pernah menjadi koleganya dalam memimpin Unmuh, Hazmi berujar bahwa Almarhum Teguh adalah sosok pekerja keras dan pemurah karena suka memberi. Almarhum itu sangat taat beribadah dan berMuhammadiyah, kenangnya.

     Ketika menjabat sebagai sebagai Wakil Rektor I pun beliau dinilai cepat dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaannya. Dalam masa bakti di Unmuh Jember yang bisa dibilang tidak sebentar, sekitar tiga puluh tahun, dedikasi beliau terhadap kampus sangat tinggi. Hal tersebut dibuktikan saat ini beliau sedang mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Unmuh Jember.

     Dalam kenangan Ir Iskandar Umarie MP, Dekan Fakultas Pertanian Unmuh Jember, ada banyak sekali hal yang bisa diteladani dari sosok almarhum. Salah satunya adalah sifat beliau yang selalu bisa dijadikan motivator bagi teman sejawat. Meninggalkan dua orang anak dan satu istri, Iskandar berharap semoga kepergian beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT.

     Sementara dalam kenangan salah satu alumni mahasiswa, Azzahraa Rofia SKom, almarhum merupakan sosok yang selalu ada waktu untuk urusan kampus. Zahraa ingat betul kala ia berencana ikut beasiswa Muhammadiyah Preparation Scholarship di Jogjakarta, karena keterbatasan waktu pendaftaran maka dibutuhkan surat rekomendasi dari kampus yang diterbitkan dengan cepat. Almarhum satu-satunya orang yang ngasih surat rekomendasi dengan cepat tanpa tanya-tanya apapun. Cuma tanya untuk apa dan tujuannya kemana, terang Perempuan lulusan Ilmu Komunikasi, Unmuh Jember tersebut.

 

     "Walaupun baru sembuh dari sakitnya, waktu itu almarhum baru sembuh dari serangan stroke yang pertama.Ya jadi bermemori banget karena beliau rela ngisi surat rekomendasi sebelum beberapa saat ada keperluan perjalanan dinas, dengan timing yang amat keburu-buru."

     Seluruh Civitas Akademik Unmuh Jember mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya dan rasa kehilangan yang sebesar-besarnya atas meninggalnya salah satu putra terbaik yang dimiliki kampus ini. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah, segala kesalahan diampuni. Aamiin.

Connect