Rabu, 30 Maret 2022

Tim PKM Unmuh Jember Latih Masyarakat Desa Suci tentang Pentingnya Triage dan Penanganan Korban Bencana

 


Jember (29/03/2022)-Beberapa bulan terakhir ini, Kabupaten Jember kerap kali diterpa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Kondisi ini bahkan menyebabkan beberapa titik perkotaan mengalami banjir. Hal yang sama juga terjadi di Desa Suci Kecamatan Panti.


     Menurut Tono, salah satu warga Desa Suci menyampaikan bahwa pada Jum’at (25/3/2022) sempat terjadi banjir, air meluap ke sawah warga, dan aliran air sungai naik drastis. “Kondisi ini memang sering terjadi di Desa Suci, karena topografi wilayah Desa Suci tergolong salah satu wilayah yang memang rawan terjadinya bencana, salah satunya banjir.”ungkapnya.


Seperti diketahui, banjir bandang yang menimpa Kecamatan Panti tahun 2006 silam memberikan dampak yang begitu besar bagi masyarakat sehingga dikategorikan bencana nasional. Pengalaman kejadian banjir tersebut memberikan pembelajaran bahwa masyarakat harus terlibat dalam melaksanakan kesiapsiagaan mengantisipasi bencana.

     Kesiapsiagaan bencana ditunjukkan dengan adanya Desa Tanggap Bencana (Destana) di Desa Suci yang mempunyai delapan puluh anggota masyarakat terutama kelompok remaja dan usia dewasa muda. Namun ternyata Destana ini masih memerlukan beberapa kompetensi penting dalam penanganan bencana yang belum pernah mereka pelajari, salah satunya bagaimana memilah korban saat terjadi bencana (Triage) dan bagaimana penanganan korban bencana sesuai prioritas.

     Melihat fenomena tersebut, maka tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Ns Sri Wahyuni Adriani MKep SpKepKom melaksanakan pelatihan tentang Triage dan penanganan korban bencana sesuai prioritas untuk masyarakat awam. Kegiatan ini dihadiri oleh 40 warga masyarakat yang terdiri dari anggota Destana, kader, ketua RT dan ketua RW.

     Salah satu anggota Destana, Usman Pamungkas menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini sangat penting dan sangat bermanfaat bagi anggota Destana karena aplikatif nantinya saat terjadi bencana. Usman berharap semoga nanti diadakan lagi kegiatan pelatihan semacam ini dengan topik penanganan luka dan patah tulang, karena kondisi tersebut yang umumnya banyak dialami masyarakat saat terjadi bencana.

     Kepala Desa Suci, Akhmad Suyuti berharap semoga kegiatan semacam ini terus dilaksanakan oleh Unmuh Jember karena sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Desa Suci.

Perjanjian Kerjasama UPT Perpustakaan Unmuh Jember & BPS Jember

 


Unit Pelayanan Terpadu Perpustakan Unmuh Jember bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Jember resmi tandangani perjanjian kerjasama, hari ini (30/3).


     Dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr Hanafi MPd, Ketua BPS Kabupaten Jember Ir Arif Joko Sutejo MM, Wakil Rektor 1 Unmuh Jember Dr Emy Kholifah MSi dan beberapa kepala unit perpustakaan dari berbagai kampus di Kabupaten Jember.

     Perjanjian kerja sama antara Perpustakaan Unmuh Jember dengan BPS Unmuh Jember merupakan bentuk sinergi penjalinan kerjasama ke sepuluh yang dilakukan. Hal ini membuktikan bahwa UPT Perpustakaan telah banyak menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh mahasiswa internal maupun eksternal.

     Di sisi lain, Ketua UPT Perpustakaan Unmuh Jember Berlian Eka Kurnia SIIP MA menyebutkan bahwa unit perpustakaan yang ia pimpin telah berada pada tingkat Akreditasi A sejak tahun 2017, kemudian memperoleh tingkat Akreditasi A kembali pada tahun 2020.

     "Tingkat pelayanan perpustakaan juga semakin membaik dari tahun ke tahun, pasalnya, perpustakaan yang awalnya masih menggunakan meja dan kursi layaknya belajar di sekolah, kini pengunjung perpustakaan dapat menikmati membaca buku seperti di rumah sendiri.”ungkapnya.

     Selain menjadi tempat bersantai sambil membaca, saat ini UPT Perpustakaan akan menjadi tempat ternyaman bagi mahasiswa untuk menemukan inspirasi, membuka wawasan, hingga menyelesaikan masalah hanya dengan membaca buku.

    Arif seringkali menjelaskan kebutuhan-kebutuhan data adalah kebutuhan yang paling berpengaruh bagi berlangsungnya kehidupan. Dari data tersebut, tambahnya, pihaknya dapat memonitoring bahkan dapat memprediksi kemungkinan hal yang akan terjadi di masa yang akan datang.

    "Sensus, Survei dan Bigdata menjadi fokus kami saat ini. Terutama Bigdata yang sangat fenomenal dan bisa memprediksi suatu kejadian" jelasnya.

     Didorong oleh sistem pelayanan yang bermutu, UPT Perpustakaan Unmuh Jember bersama BPS Kabupaten Jember memperkenalkan sebuah sistem aplikasi TAJEMSTRA yang dapat diunduh di Play Store. Sebuah aplikasi buatan BPS Jember tersebut dapat digunakan oleh siapapun (Open Source) yang bertujuan untuk memberikan sebuah data-data seperti data tingkat kemiskinan, data penduduk, pertumbuhan ekonomi dan lain-lain.

Senin, 28 Maret 2022

Gelar Wisuda Ke-46, Unmuh Jember Cetak Lulusan Wirausahawan yang Berdedikasi Tinggi

 


Universitas Muhammadiyah Jember gelar Wisuda ke-46 Pascasarjana, Sarjana, dan Ahli Madya Semester Ganjil 2021-2022 secara hybrid, Sabtu, (26/3/2022).

     Gelaran acara yang diikuti oleh 359 wisudawan/wati tersebut dihadiri secara langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur oleh Prof Thohir Luth MA yang sekaligus merupakan ketua Badan Pembina Harian Unmuh Jember, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Jember.


     Wakil Bupati Bondowoso yang berkesempatan memberikan sambutan memberi pesan kepada wisudawan/wati yang hadir di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember, bahwa dalam terjun ke masyarakat, apa yang dihadapi terkadang berbeda dengan ilmu yang didapat selama mengemban ilmu di perguruan tinggi.

     Hal tersebut tak lantas memberikan keraguan karena akademisi dicetak salah satunya agar bisa melakukan keputusan yang berani. "Kerja keras saja tidak cukup, tetapi harus kerja cerdas dengan kemajuan teknologi.” Dan yang paling penting, lanjutnya, banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah yang sudah memberi hidup.

     Sementara hadir secara daring yaitu Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, H Ahmad Muttaqien MA PhD. Beliau menyampaikan menjadi sarjana bukanlah terminal akhir. Capaian yang sudah didapatkan selama menimba ilmu di Unmuh Jember dijadikan bekal untuk menapak lebih jauh untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

     Dalam berkehidupan masyarakat, Ahmad Muttaqien berujar bahwa jadilah masyarakat yang berkemajuan sesuai kebutuhan jaman, selalu menjadi yang terbaik dan proaktif menyongsong masa depan. “Alam pikirannya berbasis kepada IPTEK namun tidak melupakan nilai-nilai agama.” ujar Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah tersebut.

     Meskipun hambatan dan tantangan hadir, tidak perlu khawatir dengan memastikan bahwa ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat. Maju dan berjuang sebagai pribadi unggul dengan memanfaatkan ruang-ruang yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan pribadi sehingga mempunyai kompetensi yang tinggi.

     “Kalau ingin menjadi wirausahawan jadilah wirausahawan yang berdedikasi tinggi, begitupun juga Ketika melanjutkan karir di dunia politik jadilah politisi berkarakter, beretika, dan membela kebenaran.” ungkapnya kemudian.

     Pribadi seorang wirausahawan tersebut tercermin pada diri salah satu wisudawan yang memperoleh tiga predikat sekaligus. Zaenur Rohmah, Sarjana Program Studi Agribisnis berhasil ditobatkan menjadi mahasiswa lulusan tercepat, mahasiswa peraih IPK tertinggi, dan mahasiwa teladan.

     Semua pencapaian tersebut tak lepas dari usahanya selama ini ia tekuni. Kisahnya merintis usaha sapi perah sejak tahun 2013 dan agorindustri rengginang rasa-rasa sejak tahun 2015 merupakan salah satu bukti capaian bahwa menjadi wirausahawan tidak sekedar seseorang mempunyai usaha sendiri. Namun dedikasi dan keseriusan dalam menjalani merupakan kunci.

     Lelaki asal Situbondo tersebut mengaku aktif mengikuti seminar, pengabdian masyarakat dan organisasi kemahasiswaan salah satunya yaitu UKM Kewirausahaan. “Di UKM kewirausahaan ini saya belajar banyak tentang pengembangan bisnis terutama untuk pembisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti saya.” ujarnya.

     Wisudawan yang mendapat IPK tertinggi pada Wisuda Ke-46 berhasil diraih oleh Tomi Ismanto dari Program Studi Pascasarjana dengan perolehan IPK 3,91, sementara wisudawan dengan predikat lulusan tercepat diraih oleh Zainur Rohman dari Porgram Studi Agribisnis dengan lama masa studi tiga tahun tiga bulan dua belas hari. Dan ada satu kategori untuk hafidz al quran yang diraih oleh Ahmad Shodiqi dari Program Ilmu Komunikasi yang berhasil hafal 30 juz.

     Kepada para orang tua wisudawan/wati yang menyaksikan melalui live Youtube Universitas Muhammadiyah Jember mengucapkan terima kasih karena telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di kampus biru, Universitas Muhammadiyah Jember.

Wisudawan Berprestasi yang Berangkat dari Pembisnis

 


Gelaran Wisuda tak luput dari prestasi-prestasi yang menggembirakan yang dilaksanakan hari ini (26/3/2022). Hal ini menjadi salah satu momen penghargaan yang cocok untuk diberikan kepada para wisudawan berprestasi.


     Zaenur Rohman atau kerap disapa Zaen termasuk mahasiswa berprestasi dari Program Studi Agribisnis. Ia berhasil menoreh tiga penghargaan sekaligus yaitu mahasiswa dengan lulusan tercepat, mahasiswa dengan IPK tertinggi, dan mahasiswa teladan.

     Kisahnya yang mulai merintis usaha sapi perah pada tahun 2013 hingga sekarang dan agroindustry rengginang rasa-rasa dari 2015 patut dijadikan teladan. Meskipun bukan perkara mudah, Zaen dituntut untuk terus mengembangkan usaha yang ia miliki disamping persaingan yang cukup ketat di lingkungannya.

     Waktu diwawancara, Zaen mengungkapkan pemasaran produk-produknya tersebut akan terus ia sebar lebih luas di beberapa kawasan Situbondo, setapal kuda hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.

     “Saat ini saya hidup dikawasan produksi rengginang, ya bagaimanapun saya tidak boleh stuck atau macet.” Hal-hal yang bisa dikembangkan ya dikembangkan, termasuk salah satunya pemasaran. Seperti ketika orderan yang dari daerah Kediri, akan langsung dipenuhi dan dikirim. Mereka butuh berapa ya kita kirim langsung. Intinya, usaha yang keluarga saya miliki tidak boleh berhenti yang hanya disitu saja, saya harus bisa mengelola berbeda dari yang lain, ungkap lelaki asal Situbondo tersebut.

     Saat menjadi mahasiswa, Zaen aktif dalam mengikuti seminar, pengabdian masyarakat dan organisasi, salah satunya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan.

     “Di UKM Kewirausahaan ini saya belajar banyak tentang pengembangan bisnis terutama untuk pembisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti saya.”

     Meskipun Zaen termasuk mahasiswa program studi Agribisnis, dirinya tidak pernah merasa bosan dalam menjelajah ilmu baru yang ia dapatkan. Usaha keluarganya selalu menjadi alasan Zaen untuk memaksimalkan bakatnya untuk mengelola usaha.

     Sekarang, hasil dari kerja keras dan semangat Zaen dalam menggeluti usahanya di bidang susu hasil sapi perah merambah di Kawasan Situbondo dan Bondowoso. Ia juga mengembangkan system pasarnya melalui media pemasaran online melalui marketplace. 

     “Mau tidak mau saya harus punya tekad, rugi jika saya tidak memanfaatkan peluang yang sudah saya pelajari di kampus dan usaha yang sudah keluarga saya rintis.”

Wisudawan Berprestasi dengan Hafalan 30 Juz

  


Ahmad Shodiq, salah satu wisudawan penerima penghargaan hafidz qur’an pada Wisuda Ke—46 Universitas Muhammadiyah Jember. Lelaki yang berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berhasil menjadi hafidz dengan hafalan 30 juz.


     Mahasiswa dengan nama panggilan Diqi tersebut memiliki sejarah yang cukup unik saat menceritakan kisahnya. Pasalnya, Diqi memulai menghafal Al-Qur’an sejak ia menduduki bangku kelas tiga MTs. Motivasi terbesar saya berasal dari kedua orang tua, ungkapnya.

     Hingga saat ini Diqi berkesibukan menjaga hafalan yang saat ini menjadi tantangan buat dirinya. Selain itu, menurutnya, tantangan menjadi seorang Hafidz Qur’an ialah bagaimana menjaga hafalan di tengah-tengah masa perkuliahan.

     Terkadang ajakan nongkrong bareng atau mengerjakan tugas bareng acapkali ia tolak. Hal tersebut ia lakukan bukan lantaran karena sombong atau tidak mau bergaul dengan kawan lain melainkan ia harus patuh pada pembagian waktu atas dirinya sendiri antara belajar dan hafalan. “Saya juga tidak ingin dipandang luar biasa, saya juga bukan seorang yang mau dipandang tinggi.”

     Diqi bergabung ke asrama hafidz qur’an untuk mendalami hafalannya sejak 2018, empat tahun silam.  Awal kisah hafidznya, Ia melanjutkan perjuangan dari kakaknya untuk mendirikan Lembaga tahfidz di pondok pesantren Nurut Taqwa Bondowoso sejak dirinya bersekolah di MTs. Saat kakaknya lulus, Diqi mulai betah mengikuti hafalan yang ia ikuti. Lembaga Tahfidz tersebut saat ini sudah berhasil memberikan penghargaan kepada hafidz-hafidzoh berupa umroh tiap tahunnya.

     “Waktu itu hanya Juz 30 yang dihafal, setelah dicoba Alhamdulillah kok nyaman lalu coba disetorkan kemudian dilanjutkan Juz yang lain.”

     Diqi mulai dikenal sebagai hafidz qur’an saat ia diminta untuk menjadi Qori’. Ia kerap dimintai tolong oleh dosen-dosen untuk membacakan kalam ilahi pada perhelatan acara-acara besar seperti seminar. Pencapaiannya sebagai wisudawan hafidz al quran masih berasa mimpi baginya. Karena ia sempat berfikir pesimis untuk bisa menyandang sebagai salah satu mahasiswa berprestasi dalam kategori tahfidz.

Senin, 21 Maret 2022

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Sabet Prestasi di Milad Ke-41 Universitas Muhammadiyah Jember

 


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) borong prestasi pada acara Milad Ke-41 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu (22/03/2022). Kegiatan Milad yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir MSi. 

Prof Haedar Nashir menegaskan aura pendidik dalam Pendidikan haruslah terus dipupuk. "Dosen seharusnyalah mengutamakan transfer nilai bukan sekedar transfer ilmu, Dosen seharusnyalah menjadi pendidik dan bukan sekedar pengajar apalagi sebagai peng-hajar". Nasehat ini memang menjadi topik hangat dalam diskusi dosen FKIP selama satu pekan terakhir.

Prestasi yang disabet FKIP Unmuh Jember antara lain penghargaan kepada dua dosen berprestasi dan dua Program Studi berprestasi. “Ini belum pernah terjadi sebelumnya.” ungkap seorang dosen senior melalui Grup Whatsapp keluarga FKIP. 

Dosen berprestasi tersebut diperoleh oleh Fitri Amilia dan Christine Wulandari Suryaningrum. Sedangkan untuk Program Studi berpestasi diraih oleh Nurkamilah, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara Dyah Laksmi Wardhani, Kaprodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini mendapatkan juara harapan II Program Studi Berprestasi.

“Insya Allah ini menjadi kekuatan untuk bisa terus bersama mengukir prestasi”, ungkap Nur Kamilah, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris. 

Selain memperoleh banyak prestasi, ada Dosen FKIP yang menerima fasilitas Haji Milad Ke-41 ini. Hadiah tersebut diperoleh Bapak Henri Fatkurrochman, beliau merupakan dosen yang menginspirasi dosen muda dalam setiap acara kegiatan jagongan asyik FKIP yang selalu dilaksanakan setiap pekan.

Selain itu, Dekan FKIP Kukuh Munandar merasa sangat bahagia menerima kabar ini. Beliau berharap bahwa dengan diraihnya prestasi ini akan menjadi pijakan program studi untuk terus bersinergi dan berkarya untuk mencapai akreditasi unggul. Beliau juga berpesan bahwa ini bukan tentang prestasi dalam tulisan, tetapi ini tentang kekuatan untuk bisa bersama menjadi pendidik yang diteladani.

“Semoga akan menjadi amunisi untuk selalu berkarya, menginsipirasi, dan meneladani kebaikan.” harapnya.

Sabtu, 19 Maret 2022

Perayaan ke-41, Unmuh Jember yang Unggul dan Tangguh

 


Perhelatan Milad Ke-41 Universitas Muhammadiyah Jember digelar secara hybrid, Sabtu, (19/3/2022). Torehan usia yang tak lagi muda tersebut direfleksikan dalam tema "Universitas Muhammadiyah Jember Unggul dan Tangguh."

      Dalam upaya menciptakan kampus yang unggul, Rektor Unmuh Jember Dr Hanafi MPd dalam sambutannya berujar, upaya dan kerja keras dilakukan bukan hal dalam akademik saja tetapi juga bidang lain. "Kami juga mengembangkan usaha di bidang lain diantaranya dengan menjalankan SPBU, unit transportasi UMJ Trans, serta unit kesehatan Rumah Sakit Unmuh Jember yang akan beroperasi bulan Agustus 2022 mendatang."Sementara untuk urusan spiritual, melalui acara Milad setiap tahunnya, Unmuh Jember mempunyai agenda dalam hal pembiayaan haji dan umroh untuk dosen dan karyawan.

      Selaras dengan yang disampaikan oleh Hanafi, Badan Pembina Harian Djoko Purwanto SH MHum juga berpesan bahwa peringatan Milad ini sebagai media untuk menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. "Sesuai dengan yang termaktub di dalam QS Ibrahim ayat 7". Syukur harus dijadikan pegangan dan diniatkan dengan lurus agar memberikan nikmat lain di kemudian hari.

      Selanjutnya yaitu peringatan milad merupakan momentum sebagai media untuk bersyiah, dalam pergerakan dan persyarikatan. "Sebanyak kurang lebih 19.000 alumni yang telah diluluskan Unmuh Jember, bisa dijadikan wadah untuk mensyiarkan dakwah Muhammadiyah." ungkap Dosen Fakultas Hukum Unmuh Jember tersebut. Yang terakhir, Djoko berujar, kepada 500 dosen dan pegawai di lingkungan Unmuh Jember untuk bersyahadah sebagai pembuktian bahwa kita sudah melaksanakan perbuatan amal baik yang dibuktikan dengan melalukan pekerjaan secara ikhlas. Sehingga bisa menjadikan buah dan bekal kehidupan kelak di akhirat, ungkapnya.

      Dihadiri secara daring oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi, beliau mengapresiasi 41 tahun perjalanan yang telah diraih Unmuh Jember. Dalam mencari solusi, memperbaiki kekurangan dan bangkit sebagai Unmuh Jember yang berkemajuan. "Unmuh Jember saat ini telah berasa dalam konsisi yang baik dan lebih baik lagi di masa yang akan datang." ungkapnya.

      Makna dari tema pada tahun ini merupakan proyeksi bagaimana Unmuh Jember ingin hadir untuk lebih tangguh dan unggul. Untuk memajukan, membimbing, dan memandu agar terus bisa berkembang. Tentu hal ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat yang telah menitipkan putra-putri terbaiknya untuk diamanatkan kepada Unmuh Jember untuk menjadi sosok yang betul memiliki nilai keislaman dan ilmu pengetahuan.

      Prof Haedar Nashir berujar, jika ingin tangguh dan unggul tidak boleh separuh jadi. "Karena keunggulan dan ketangguhan terus berakumulasi untuk mampu bersaing dan menjadi terdepan sebagai etos musabaqah berfastaqbiqul khoirot." Keunggulan dan ketangguhan tersebut bisa dicapai dengan terus memegang tiga hal yaitu Hablum Minallah serta Hablum Minannas, aspek kualitas, dan sinergi.

      Hablum Minallah dan hablum minannas menjadi aspek yang paling penting karena hubungan antara civitas akademika dengan Allah merupakan salah satu kunci atas izin, anugrah, barakah, dan rahmat yang akan diberikan Allah kepada kita. Sementara hablum minannas adalah hal penting selanjutnya ketika menjaga hubungan antar manusia dengan manusia lain. "Dalam hal ini ialah hubungan kampus Unmuh Jember dengan semua lini mitranya."

      Aspek penting selanjutnya yaitu kualitas dan sinergi. Momentum milad hendaknya dijadikan muhasabah dalam upaya terus meningkatkan kualitas akademik dan Sumber Daya Manusia yang dimiliki. Dalam bidang penelitian dan pengabdian yang dijalankan pun, Muhammadiyah harus menonjol dan ada akselerasi di setiap tahunnya. Nantinya, apabila SDM terupgrade, sinergi dalam hal kerja sama dan pengembangan di era digital ini akan berkembang pesat. "Bukan lagi bersinergi di dalam negeri tetapi harus mengupgrade diri ke kencah internasional." pungkasnya.

      Di akhir acara milad, untuk mengapresiasi kinerja para dosen dan karyawannya, Unmuh Jember memberikan beberapa penghargaan diantaranya kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan Berprestasi, Program Studi Berprestasi, serta Penghargaan Fasilitas Haji dan Umroh. Dipilih berdasarkan penilaian, Pendidikan Bahasa Inggris berhasil unggul menjadi Program Studi Terbaik Unmuh Jember tahun 2022. Sementara Dosen Berprestasi Saintek berhasil diraih oleh Dr Nikmatur Rohmah SKep MKes dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Dosen Berprestasi Soshum diraih oleh Dr Siti Nursyamsiah SS MPd.

      Tak hanya dosen, karyawan atau tenaga kependidikan yang keberadaannya sangat berpengaruh bagi perkembangan Unmuh Jember juga diberikan apresiasi. Yang mana tahun ini diraih oleh Raharini SSos untuk kategori Tenaga Kependidikan dari Biro Kepegawaian serta Surahman untuk Kategori Tenaga Non Kependidikan. Sementara untuk fasilitas Haji yang dibiayai oleh Unmuh Jember, tahun ini ada delapan orang dari dosen dan karyawan diantaranya Ns Mohammad Ali Hamid SKep MKEs, Henri Fatkurochman SS MHum, Panca Kursistin Handayani SPsi MA, Saptya Prawitasari SP MP, Ade Puspito SE, M. Anas Sholeh, Rakhmi Atikah SKom, dan Bambang Yudi Irawan.

Connect