Senin, 02 Mei 2022

Peringatan Idul Fitri 1443H, Khotib: Keluarga dan Tetangga menjadi Prioritas Kebaikan.



Perayaan Idul Fitri 1443H menjadi momen kebahagiaan berkumpul bersama keluarga setelah Ramadhan termasuk momen saat berbuka, dan sahur.


     Berbuat baik kepada siapapun adalah keharusan, bukan hanya sesama muslim. Keberagaman kebaikan terus menjadi prioritas dalam kehidupan manusia, hal tersebut disampaikan oleh Khotib Sholat Idul Fitri Prof Hairus Salikin MEd di Lapangan Stadion Universitas Muhammadiyah Jember, pagi ini, (2/5).

     Beliau menyampaikan beberapa hal mendasar yang wajib dilakukan oleh manusia pasca Ramadhan yaitu menebar kasih sayang pada setiap insan terutama keluarga, orang tua, dan tetangga. Apabila keluarga, dan tetangga tidak nyaman artinya ada yang salah dengan keberagamaan kita.

     Khotib melanjutkan, fakir miskin di sekitar kita menjadi bagian selanjutnya yang perlu diperhatikan. Karena tidak sempurna iman seseorang apabila kita tidak peduli dengan sekitar.

     Di penutup khotbahnya, khotib berpesan, untuk mempererat silaturahmi dalam keluarga.  Kewajiban anggota keluarga untuk mengetahui fungsinya masing-masing. Menjadi seorang istri dengan tiga syarat, menyenangkan dilihat suami, taat kepada suami, menjaga kehormatan keluarganya. Begitu juga dengan suami harus menjadi panutan kepada keluarganya.

     “Keluarga kita akan menjadi keluarga yang Sakinah Mawaddah wa Rohmah adalah dengan menghormati, dan berbakti kepada kedua orang tua. Karena kedua orang tua mendapatkan posisi yang mulia di dalam Al-Qur’an yaitu pada Surat An-Nisa 36, Surat Lukman 14-15, Surat Al-Isro’ 23-24. Maka tidak ada celah untuk menyakiti kedua orang tua.”

     Setelah dua tahun terhenti karena pandemi, kini pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1443H terlaksana dengan baik dan berhasil. Selama kegiatan berlangsung, jumlah jama’ah sholat Idul Fitri mencapai lebih dari 1300 orang. Sementara yang menjadi imam sholat idul fitri adalah Ustadz Atok Susyanto, Al-Haafidz, dan di hadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Hanafi MPd, Rektorat, dosen, dan warga sekitar.

     Di lain sisi, Universitas Muhammadiyah Jember telah berhasil dan sukses dalam mensemarakkan bulan suci Ramadhan dengan berbagai aktifitas seperti kajian ahad subuh, berbuka bersama, Halaqah Ramadhan, Qiyamul Lail, dan pembagian sembako kepada tenaga kesehatan, dan fakir miskin di sekitar.

Sabtu, 30 April 2022

Semarakkan Akhir Ramadhan dengan Lomba Adzan


 

UKM Musik Gudang Production Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) gelar Lomba Adzan di Masjid Al-Qolam, Rabu (27/04).


     Diselenggarakan secara perdana, lomba tersebut diikuti oleh belasan peserta dari SMA/K se-kabupaten Jember secara gratis dengan total hadiah satu juta rupiah.

     Ketua Penyelenggara, Adam menyampaikan perlombaan tersebut dimaksudkan untuk meninjau seberapa banyak jiwa muda yang masih berminat melantunkan suara adzan. Di lain sisi, perlombaan tersebut juga sebagai sarana untuk mengenalkan kampus Universitas Muhammadiyah Jember.

     “Selain perlombaan, kita juga mengisi sore hari dengan ngabuburit bareng, juga live perform di lapangan basket Unmuh Jember.” jelas Adam.

     Adam juga menyampaikan, lomba adzan kemungkinan akan diselenggarakan kembali tahun depan, karena menurutnya perlombaan ini sudah jarang diselenggarakan oleh UKM maupun HMJ di Kabupaten Jember.

     “Jadi kita niatkan untuk menonjolkan kembali bakat dan talenta mengumandangkan adzan dari kalangan muda.”

     Para pemenang tersebut yaitu Juara 1. Ahmad fadilillah (Smk Al - Qodiri Jember), Juara 2. Muhammad Iffat A (MA Muhammadiyah 1 Jember), Juara 3. Gelis saputra (Smk Al - Qodiri Jember).

Rabu, 27 April 2022

Hadir Memberi Solusi, Unmuh Jember Beri Fasilitas Kesehatan hingga Alternatif Pakan Ternak



Dalam rangka praktikum pemberdayaan petani, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember mengadakan sejumlah kegiatan edukatif dan sosial. Salah satunya yang menyasar sejumlah masyarakat di Dusun Watukebo Timur, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Kegiatan itu terdiri atas berbagai jenis. Mulai dari penyaluran sembako, memberikan fasilitas pemeriksaan, pengobatan gratis, dan menyosialisasikan pakan ternak alternatif kepada warga.

     Wakil Rektor III Unmuh Jember Syamsul Hadi Kusuma mengatakan, kegiatan pengabdian itu melibatkan dosen Unmuh Jember dan mahasiswa Himagri Faperta Unmuh Jember, serta PCA Watukebo Timur, Kecamatan Ambulu.

     “Untuk agenda baksos, sasarannya para kaum duafa oleh Himagri. Untuk agenda pemeriksaan dan pengobatan gratis, sasarannya warga jamaah Masjid Annur Dusun Watukebo Timur. Sedangkan untuk agenda pengabdian pada masyarakat, sasarannya para peternak kambing dan sapi, warga setempat,” kata Syamsul.

     Menurutnya, kegiatan itu sangat membantu terhadap sejumlah program pemerintah daerah dalam hal penguatan indeks pembangunan manusia (IPM). Khususnya derajat kesehatan masyarakat. Agar warga miskin atau kurang mampu bisa menopang kesejahteraan mereka untuk lebih bertahan.

     Sementara itu, mengenai program bidang peternakan bisa menjadi sebuah solusi saat musim kemarau tiba. Yaitu melalui pembuatan pakan ternak alternatif dengan fermentasi pelepah pisang. “Saat kemarau, pakan rumput sulit didapat. Kecuali beli Rp 30 ribu per ikat untuk satu ekor ternak dan untuk dua kali makan. Sementara, jumlah ternak sapi per KK minimal dua ekor. Belum lagi kambingnya. Karena itu, alternatif pakan ternak ini bisa sangat membantu,” jelasnya.

     Jika pakai fermentasi pelepah pisang, lanjut Syamsul, dibuat sekali bisa untuk pakan ternak hingga tiga hari. Terlebih, persediaan pohon pisang di daerah tersebut banyak, serta ditambah bahan pendukung yang juga banyak. Seperti tetes tebu, dedak padi, ampas tahu, serta fermentor EM-4 yang tersedia di kios pertanian.

     “Berikutnya akan kami tindak lanjuti dengan praktik pembuatan pakan ternak alternatif, pasca-lebaran nanti,” imbuh Syamsul.

     Kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut juga direspons positif oleh Ketua PRM Watukebo Timur Ambulu Agus Haeroni. Pria yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember ini berharap terobosan itu dapat terus dikembangkan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih meluas.

     “Semoga program ini dapat direplikasi oleh peternak yang ada di tempat lain dengan masalah serupa,” harapnya.

Senin, 25 April 2022

Hadirkan Digitalisasi dalam Pembelajaran melalui Program Pengabdian Masyarakat



Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Fitrotul Mufaridah beserta dengan timnya gelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Menjadi Guru Asik dengan Media Padlet” pada Rabu (13/04/2022), secara daring berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cakru.

Diadakannya kegiatan pengabdian ini bermula dari kesadaran Fitrotul Mufaridah terhadap pentingnya kompetensi guru dalam mewujudkan kelancaran dan kreatifitas pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Menurutnya, implementasi pembelajaran secara digital pada abad 21 ini sangatlah penting dan pandemi Covid-19 membuat dirinya sadar akan hal tersebut.

Menurut dosen FKIP Bahasa Inggris Unmuh Jember tersebut,  penggunaan padlet dinilai memberi banyak keuntungan bagi para siswa dan guru. Dikarenakan sistem kerja padlet yang merupakan situs web dan aplikasi, mampu memungkinkan siswa untuk mengumpulkan informasi ke papan buletin virtual menggunakan sistem seret dan lepas yang sederhana. "Sehingga siswa mudah untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan mereka secara real-time."

Pengabdian yang dilaksanakan di Desa Cakru dan berkolaborasi dengan PCM Cakru membawahi beberapa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah ini diikuti oleh 45 guru dari sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah naungan Majlis Dikdasmen PCM Cakru. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi pada proses interaksi belajar mengajar, sehingga kegiatan belajar dapat berjalan secara komunikatif, kreatif dan inspiratif.

Proses kegiatan yang dilaksanakan langsung dengan praktik secara aktif langsung mendapat respon positif peserta. Para guru langsung sigap dan kreatif dalam mempraktikkan penggunaan padlet pada mapelnya masing-masing. Selain itu, pada pelatihan ini  guru-guru juga mencoba menjadi murid dengan berperan aktif melakukan kegiatan pada padlet yang didesain oleh pemateri.

Fitrotul juga menekankan bahwa proses interaksi belajar mengajar yang berjalan secara komunikatif, kreatif dan inspiratif, merupakan aspek penting dalam kesuksesan pembelajaran. Dirinya berharap dengan adanya peningkatan kompetensi digital dengan mengintegrasikan padlet, mampu mengantarkan guru dalam menciptakan suasana pembelajaran abad 21 yang sejalan dengan kebutuhan siswa akan kehadiran teknologi pada setiap aspek kehidupannya.

Jumat, 22 April 2022

FISIP Gandeng Pengadilan Negeri Jember guna Tingkatkan Kualitas Mutu Belajar

 


Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jember melakukan penandatanganan kerja sama dan kegiatan Opening Ceremony Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP MBKM) Magang Tilik Desa di Pengadilan Negeri Jember Kelas 1A, Jumat, (22/4/2022).


     Penandatanganan Kerjasama dilakukan oleh Kaprodi Ilmu Pemerintahan Drs Itok Wicaksono MSi bersama Ketua Pengadilan Negeri Jember Kelas 1A Dr I Wayan Gede Rumega SH MH. Kedua lembaga tersebut berkomitmen dalam mendukung BKP MBKM dalam Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2022. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pula Workshop selama dua hari pembekalan mahasiswa terkait materi Tilik Desa.

     Hakim Ivan Budi Hartanto S, SH MH, koordinator kegiatan Magang Pengadilan Jember Kelas 1A menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh tiga program studi diantaranya Program Studi Ilmu Hukum, Program Studi Ilmu Pemerintahan, dan Program Studi Teknik Informatika.

     Sebelumnya, Program Studi Ilmu Hukum telah melakukan program BKP MBKM selama dua semester sementara Program Studi Teknik Informatika telah melakukan selama satu semester.

     Diikuti oleh 20 mahasiswa dari tiga program studi, mereka mendapat pembekalan terkait Sosialisasi Tilik Desa, penggunaan aplikasi Eraterang plus, E-Court plus, praktek simulasi sidang telekonferen, praktek E-Court, dan penerjunan sosialisasi program Tilik Desa.

     Untuk memaksimalkan program, masing-masing Prodi menunjuk Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sementara Pengadilan Negeri Jember menunjuk perwakilan yang bertugas sebagai koordinator program dan mentor.

     "Nantinya mahasiswa akan membantu dalam sosialisasi program Tilik Desa kepada masyarakat serta membantu dalam terselenggaranya kegiatan sesuai dengan arahan DPL dan mentor." ungkap Kaprodi Ilmu Pemerintahan.

     Unmuh Jember berupaya mewujudkan ketercapaian IKU melalui implementasi dalam penyelenggaraan kegiatan BKP Magang Tilik Desa ini. Dengan menggandeng Pengadilan Negeri Jember Kelas 1A sebagai mitra yang berperan dalam Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran sebagai salah satu mitra yang terlibat dalam PKKM Tahun 2022.

     Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan mulai dari awal semester setiap tahun ajaran yang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi serta memperhatikan situasi pandemi Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

Senin, 18 April 2022

Memaknai Al Insyirah dengan Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Ikhlas

 


Suasana Ramadhan terus menggema dan melekat kepada umat Islam. Universitas Muhammadiyah Jember sebagai lembaga akademik turut selenggarakan Kajian Ramadhan 2022 di Aula Ahmad Zaenuri, hari ini (16/4).


     Dihadiri kurang lebih 300 peserta, kegiatan tersebut mengangkat tema "Semangat Al Insyirah, Kita Wujudkan Universitas Muhammadiyah Jember Unggul dan Tangguh",

     Rektor Unmuh Jember Dr Hanafi MPd menyampaikan bahwa Kajian Ramadhan merupakan acara pembinaan bagi seluruh peserta. Meski terhambat selama dua tahun karena pandemi, kini Kajian Ramadhan kembali diadakan hari ini. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu keagamaan yang termasuk bagian dari implementasi oleh Agama Islam dan Kemuhammadiyahan.

     “Jember sudah masuk ke dalam zona aman, jadi tahun ini kita coba selenggarakan secara offline” ungkap Hanafi.

     Sementara Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof Dr Thohir Luth MA yang turut hadir memaparkan, maksud dari konsep Al Insyirah adalah berdoa, bekerja dan berdoa kembali. Beliau, memberikan amanat bahwa alangkah mulianya bekerja harus didampingi dengan niat ibadah dan berjihad fisabilillah dimanapun berada.

     "Bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas harus menjadi pondasi seseorang dalam bekerja. Bekerja keras dengan otot, bekerja cerdas dengan otak, bekerja ikhlas dengan hati." jelasnya.

     Turut menambahi, KH Kusno SAg MPdI yang juga hadir menjelaskan bahwasanya firman Allah merupakan suatu rahmat. Hal tesebut akan datang kepada orang yang mengawalinya dengan percaya. Kehidupan yang kita lihat jangan hanya melihat dari sesuatu yang membebani, tetapi dari yang menyenangkan. Karena, hati yang riang akan lapang saat menerima tanggung jawab atau kewajiban.

     "Di dalam QS Al Insyirah ayat pertama disebutkan lapangkan dadamu terlebih dahulu untuk menerima keadaan, karena Allah SWT menjadikan itu sebagai Rahmat. Jadi memang harus bahagia, kondisi apapun. Akan terasa sulit apabila dalam hati berisi beban. Ini yang sebaiknya kita cegah." ungkap Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember tersebut.

     Beliau menambahkan, jika diperluas, perbuatan-perbuatan wajib dikerjakan atas dasar ilmu, iman dan amal, agar daya dongkrak kehidupannya berkualitas. Ilmu, Amal dan Iman apabila diterapkan maka apapun diinginkan akan tercapai.

Sabtu, 02 April 2022

Peletakkan Batu Pertama Masjid Ar-Rayyan Lengkapi Sarana Ibadah di Rumah Sakit Unmuh Jembe

 


Universitas Muhammadiyah Jember saat ini sedang berfokus pada titik pembangunan Rumah Sakit yang berada di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.


     Tak hanya itu, masjid menjadi salah satu faktor yang menjadi perhatian Universitas Muhammadiyah Jember sebagai sarana ibadah di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Jember. Mengawali pembangunan dilakukan dengan prosesi peletakkan batu pertama di Masjid Ar-Rayyan oleh Dr Hanafi MPd, Rektor Unmuh Jember, Jumat, (1/4/2022).

     Wakil Rektor II Unmuh Jember Drs Ahmad Soeharto MP menuturkan, Masjid Ar-Rayyan termasuk salah satu bagian dari Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Jember yang saat ini pembangunannya sampai pada setengah perjalanan. Pembangunan Rumah Sakit dan masjid keduanya akan terus dimonitoring, harapannya nantinya selesai bersamaan pada bulan Agustus 2022.

     “Kita niatkan pembangunan rumah sakit dan masjid dapat berlangsung dengan baik, sesuai target dan bermanfaat bagi masyarakat.” ungkapnya.

     Pengambilan nama ‘Ar-Rayyan’ sendiri berasal dari dukungan beberapa pemuka agama Muhammadiyah yang turut memberikan kontribusinya. Bertepatan pada satu hari sebelum bulan suci Ramadhan, nama Ar-Rayyan sendiri mempunyai arti pintu surga bagi orang-orang yang berpuasa. Terletak di sebelah barat atau tepat di sisi depan rumah sakit, pembangunannya memakan dana lebih dari satu milliar Rupiah.

     Rektor Unmuh Jember Dr Hanafi MPd menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan yang saat ini tengah berjalan termasuk masjid. RS Unmuh Jember sendiri termasuk RS ke-34 Muhammadiyah di Indonesia.  “Hari ini In Syaa Allah, lantai tiga rumah sakit selesai di’cor’. Jadi kita terus mendorong agar pembangunan bisa selesai tepat waktu.” Harap rektor.

     Seperti diketahui, sejak tahun lalu Unmuh Jember tengah membangun Rumah Sakit tipe B, Pendidikan berkapasitas 125 kamar yang dilengkapi dengan 12 poli. Rumah Sakit yang dibangun di tanah seluas 6,5 hektare tersebut direncanakan akan mulai beroperasi Agustus 2022 mendatang.

Connect