Kamis, 14 Maret 2024

UMKM BIHUN DESA BANGSALSARI MENGUKIR JEJAK DI PASAR LOKAL

 

Pandemi COVID-19 Di Indonesia mengakibatkan hampir seluruh sektor mengalami penuruann terutama ekosistem ekonomi yang selama ini telah menjadi tumpuan masyarakatSektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang adalah bagian terpenting dari sektor ekonomi sangat merasakan dampaknya. Namun, dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi, mahasiswa yang terlibat dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember di Desa Bangsalsari telah mengambil peran penting dalam mendorong UMKM untuk bertransformasi. Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi upaya mereka dalam menginspirasi dan membantu UMKM Desa Bangsalsari untuk bangkit kembali.

Dalam eksplorasi langsung di Desa Bangsalsari, sejumlah UMKM tersebar di berbagai dusun. Salah satunya, di Dusun Kedungsuko, ditemukan UMKM yang memproduksi sagu dari serabut pohon aren, yang kemudian digiling, dihaluskan, dan dijadikan bahan utama untuk pembuatan bihun. Brand bihun ini dikenal dengan nama "IKAN MAS"Bihun yang terbuat dari tepung sagu ini telah menjadi usaha yang menonjol sejak tahun 2022 dan telah berjalan selama dua tahun terakhir. Pemasaran produknya semakin berkembang, dengan ekspansi ke luar kota dan fokus pada pasar lokal, terutama di Kota Jember.


“Omset perhari mencapai sekitar Rp. 500.000 – Rp. 600.000. Namun, terdapat beberapa kendala yang dihadapi,” kata Bu Ira selaku owner UD Ikan Mas.


Cuaca yang kurang mendukung saat musim hujan menghambat proses pengeringan produk bihun kami dan ketersediaan bahan utama sagu yang sulit karena jumlah pohon aren yang semakin berkurang dan masa pertumbuhannya yang lama menjadi kendala utama dalam usaha produksi bihun ini,” lanjut Bu Ira.


Dengan kolaborasi yang kokoh antara mahasiswa KKN dan pelaku UMKM lokal, diharapkan UMKM di Desa Bangsalsari akan terus berkembang dan menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.

PEMBUATAN NIB SEBAGAI UPAYA MEMAJUKAN UMKM

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang tergabung dalam Kelompok 12 saat ini sedang melaksanakan KKN di Dusun Andongsari, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Tema KKN Kali ini mengusung tema NIB dan Sertifikasi halal, oleh karena itu mahasiswa KKN melaksanakan program kerja yakni membantu pelaku usaha UMKM untuk mendapatkan NIB  (Nomor Induk Berusaha) dan juga Sertifikasi Halal.

NIB dan Sertifikasi Halal menjadi hal yang harus diperhatikan dalam proses membangun usaha, karena kedua hal tersebut memegang peranan penting sebagai bukti legalitas dan pengenal resmi bagi UMKM tesebut. NIB berperan sebagai  identifikasi resmi bagi suatu usaha, sedangkan sertifikasi halal menjamin bahwa produk tersebut memenuhi standar halal yang sudah diakui oleh MUI.

Desa Tugusari memiliki empat dusun yang terdiri dari Andongsari, Sumbercanting, Sumberketangi, Krajan dan Perkebunan. Karakteristik dari desa ini adalah mayoritas penduduknya yang berprofesi sebagai petani kebun mengingat hasil bumi yang melimpah dan berkualitas. Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat yang berasal di desa tersebut, yaitu mendirikan UMKM. Kelompok KKN 12 melakukan survey selama selama tujuh hari untuk mengidentifikasi UMKM yang ada di desa tersebut, kelompok berhasil mengidentifikasi, data yang telah didapatkan dari beberapa UMKM telah memiliki NIB, namun banyak juga yang belum memiliki NIB. Kami membantu para pelaku UMKM untuk membuat dan mendaftarkan NIB dan Sertifikasi Halal. Pembuatan NIB dan Sertifikasi Halal sangat penting guna membantu dalam legalitas serta perizinan sesuai ketentuan hukum dalam penyelenggaraan usaha.

            Salah satu usaha UMKM yang kami identifikasi yakni usaha Tahu Tempe milik Bapak Argito yang telah berdiri sejak tahun 2004, akan tetapi usaha tersebut belum memiliki NIB dan juga Sertifikasi Halal. Usaha  ini awalnya dilatarbelakangi karena di dusun Andongsari belum ada pabrik tahu. UMKM ini sangat berpotensi untuk dikembangkan karena Bapak Argito tidak hanya memanfaatkan kedelainya saja, tetapi ampas tahunya juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan dijual kembali.  Dari survey yang telah dilakukan oleh kelompok kkn 12, kendala yang dialami oleh pak argito adalah kurangnya tenaga kerja juga terkendala usia yang mengakibatkan tidak dapat memproduksi dengan jumlah banyak.

            Untuk langkah selanjutnya diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam membangun UMKM di Desa Tugusari agar lebih berkembang maupun dikenal oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda sebagai penggerak utama  dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sabtu, 09 Maret 2024

Selaraskan Misi, Peran Wakil Rektor dalam Mendukung Kinerja Rektor

 


Kesuksesan sebuah Universitas itu bukan hanya karena Rektornya saja tetapi andil dari Wakil Rektor juga sangat mempengaruhi. Ungkapan tersebut diucapkan oleh Wakil Sekretaris III Majelis Diktilitbang PP Muahmamdiyah, Dr Muhamad Samsudin Sag MPd saat acara pelantikan dan serah terima jabatan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Jumat, (8/3/2024). 

Menurutnya, andil Wakil Rektor pada bidang masing-masing dalam mengkoordinasikan dengan semua unit di bawahnya merupakan satu kesatuan keberhasilan dalam menunjang kinerja rektor. Jangan menjadi pemimpin yang disukai tetapi jadilah pemimpin yang menyenangkan orang lain. “Permudahkanlah, senangkanlah, dan gembirakanlah.” ucap Samsudin. Kalau hanya disukai saja belum tentu pemimpinnya bisa mengayomi. Tetapi ketika pemimpin bisa menyenangkan, artinya program kerja yang dimiliki bisa ia representatifkan dengan baik kepada para timnya.

Hal tersebut didukung oleh perkataan Prof Dr Thohir Luth MA, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Ketika seorang pemimpin membaca janji, berarti ia mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan janji dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai mengabaikan apalagi memanfaatkan untuk kepentingan pribadi.” 

Ketika Amanah dan janji ditepati, berarti para pemimpin sudah menorehkan prestasi dengan menuliskan di kertas putih bahwasanya Muhammadiyah Bekemajuan. Sebaliknya, ketika para pemimpin khianat terhadap janjinya, berarti mereka menuliskan di kertas putih dengan noda dan dosa bagi kita semua. Hal tersebut tentu menjadi berkebalikan dari sifat pemimpin yang seharusnya menyenangkan.

Dengan suara yang bergetar, Wakil Rektor III terpilih, Dr Sofyan Rofi MPdI membaca janji pelantikan bergantian dengan Wakil Rektor I Dr Bagus Setya Rintyarna MKom dan Wakil Rektor II Sasmiyanto SKep Ners MKes yang dipimpin langsung oleh Rektor Unmuh Jember, Dr Hanafi MPd.

Sebagai ucapan dedikasi terima kasih kepada para Wakil Rektor Masa Jabatan 2020 – 2024, Dr Hanafi mengucapkan rasa bangganya atas empat tahun dalam kerja sama yang maksimal. Beberapa torehan prestasi atas kinerja yang telah dilakukan telah berperan dan turut andil bagi kemajuan Unmuh Jember. “Hal tersebut juga berlaku bagi jajaran wakil rektor baru, harus saling menyelaraskan misi agar tercapai tujuan yang sama.” tutupnya.

Unmuh Jember Gelar Milad ke-43 dengan Tema "Lanjutkan Perjalanan, Raih Masa Depan"

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menyelenggarakan acara Milad ke-43 di gedung Aula Ahmad Zainuri pada Kamis, (7/3/2024). Acara ini mengusung tema "Lanjutkan Perjalanan, Raih Masa Depan". Dengan harapan Unmuh Jember bisa melanjutkan dan meningkatkan apa yang telah dicapai sebelumnya. 

Acara ini dihadidiri oleh beberapa tamu penting seperti Prof. Aminullah El-hady, M.Ag. selaku BPH Unmuh Jember dan mantan rektor Unmuh Jember, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuh Jember Dr. Hanafi, M.Pd. melaporkan capaian Unmuh Jember dalam tahun sebelumnya, seperti peningkatan jumlah mahasiswa, prestasi dosen dan prestasi mahasiswa, serta pengembangan infrastruktur. Dirinya  juga menyampaikan target yang akan dilaksanakan kedepan, seperti peningkatan kualitas akademik, pengembangan program studi baru, dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas," ungkapnya.

Dalam acara ini rektor Unmuh Jember juga menginformasikan pembangunan Kampus 2 Unmuh Jember yang berada di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Unmuh Jember untuk meningkatkan kualitas Pendidikan.

Prof. Aminullah El-hady, M.Ag. dalam sambutannya mengingatkan bahwa universitas tidak boleh berhenti untuk berkembang. Beliau mendorong Unmuh Jember untuk terus berkembang dan menjadi universitas yang unggul. 

“Pada usia 60 tahun manusia sudah tidak bisa produktif lagi, maka universitas tidak boleh berhenti produktif seperti layaknya usia manusia” tutur Aminullah

Sementara itu, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dalam sambutannya yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd. mendorong Unmuh Jember untuk menjadi universitas yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Beliau juga berharap Unmuh Jember dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Acara Milad ke-43 Unmuh Jember memberikan apreasiasi kepada para Dosen dan Tenaga Kependidikan berprestasi, Program Studi Berprestasi, serta Penghargaan Fasilitas Umroh. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Unmuh Jember untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu pendidikannya, sehingga dapat menjadi universitas yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

MAHASISWA KKN PONDOKJOYO LAKUKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN MENJELANG RAMADHAN

    Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember kelompok 20 melakukan program kerja yakni pemeriksaan gratis. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu lansia yang bertempat di Balai Desa Pondok Joyo.

    Pemeriksaan kesehatan meliputi cek tanda-tanda vital, gula darah, dan asam urat. Kegiatan ini diadakan pada pagi hari dengan target 26 ibu-ibu lansia. Mereka semua menyambut dengan antusias pelaksanaan kegiatan pemeriksaan gratis ini.

    Menurut Yasin selaku ketua koordinator, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan diri warga Pondok Joyo khususnya para lansia (lanjut usia).


    “Kegiatan ini untuk mengingatkan warga tentang pentingnya arti kesehatan, karena diusia lanjut sangat rentan terhadap kesehatan” ungkapnya

    Ada sekitar 19 Mahasiswa yang KKN di Desa PondokJoyo. Sedangakan yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan sejumlah 3 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).

    Jika ada warga yang terindikasi memiliki hasil pemeriksaan yang kurang bagus, mahasiswa bisa memberikan konsultasi pada warga.

    “Kami berikan konsultasi dan bimbingan supaya mereka menjaga pola makan yang sehat dan olahraga yang teratur” ungkapnya

    Cek kesehatan gratis berdampak baik bagi warga Desa PondokJoyo. Ibu Kades berharap masyarakat juga bisa mengetahui kondisi kesehatan sedini mungkin, terutama yang memiliki penyakit genetik. 

    “Supaya kita cepat tahu terkait kondisi kita sendiri. Agar nanti ibu-ibu yang suka marah, makan ngawur, dan minum teh dengan gula yang banyak, bisa sadar. Jadi dapat mengetahui lebih awal, dan mencegangnya juga lebih baik” ungkapnya.

    Diharapkan dari pemeriksaan ini masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan penyakit sedini mungkin dengan menjaga pola makan sehat.

Jumat, 08 Maret 2024

Dukung Perbaikan Irigasi, Mahasiswa KKN Unmuh Jember Lakukan Edukasi Melalui Sosialisasi Pembuatan Pintu Air dari Beton

    Mahasiswa KKN Tematik Unmuh Jember mengajak Kepala Dusun beserta Petani untuk berpartisipasi pada kegiatan sosialisasi pembuatan pintu air irigasi dari beton. Sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pintu air dalam mengatur aliran air dan menjaga keamanan serta kesejahteraan lingkungan sekitar.



    Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Ali Wafa yang memberikan pengarahan dan dukungan dalam kegiatan ini. Kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 1 jam 30 menit yang dipandu oleh mahasiswa teknik sipil. Mereka mengatakan, acara ini diadakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap irigasi air di Desa Klatakan.

    Sosialisasi diadakan pada tanggal 08 Maret 2024 bertempat di Balai Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Jember. Kegiatan berlangsung cukup lancar dan diterima oleh Kepala Dusun dan perwakilan petani. Salah satu mahasiswa teknik sipil mengatakan akan memberikan inovasi untuk pembuatan pintu irigasi air dari beton bertulang galvalum selain itu mereka menyebutkan bahwa perawatan berbahan galvalum lebih mudah dan hemat biaya. Maka dari itu dengan diadakannya sosialisasi ini dapat membantu warga desa klatakan kecamatan Tanggul  dan mengatasi masalah yang ada melalui inovasi pintu air irigasi dari beton.



    Saiful sebagai perwakilan petani berharap dengan diadakannya acara ini, petani serta warga desa Klatakan kecamatan Tanggul mendapatkan informasi yang berguna dalam mengembangkan inovasi di bidang irigasi air. 



Rabu, 06 Maret 2024

INOVATIF, MAHASISWA KKN UM JEMBER GUNAKAN METODE EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENGETAHUI KEMAMPUAN MEMBACA SISWA

Desa Manggisan, yang berlokasi di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, menjadi pusat perhatian kelompok mahasiswa KKN Tematik Gelombang I Kelompok 18 dari Universitas Muhammadiyah Jember. Fokus utama mereka adalah SDN 4 Manggisan, sebuah sekolah yang menghadapi tantangan dalam hal kemampuan membaca siswanya.

           Kelompok KKN Tematik 18 terdiri dari 19 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi. Mereka merasa terdorong untuk mengetahui kemampuan membaca siswa di SDN 4 Manggisan, hal ini dikarenakan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca siswa, antara lain lingkungan, budaya dan peran orang tua.

            Dari hasil wawancara dengan Sri Indayani selaku kepala sekolah SDN 4 Manggisan, sekolah ini berada di Dusun Sungai Tengah yang mana daerah ini merupakan dataran tinggi. Mayoritas masyarakat di dusun tersebut adalah suku Madura, yang mana terdapat budaya dan kebiasaan yang masih melekat di dusun tersebut yakni pernikahan di usia muda yang masih tinggi. Sehingga membuat SDM di dusun masih rendah.

            Salah satu langkah yang diambil oleh kelompok KKN 18 adalah penerapan metode Examples Non Examples di SDN 4 Manggisan. Metode ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca siswa di sekolah. Kolaborasi antara pihak sekolah dan kelompok KKN 18, yang dipimpin oleh kepala sekolah SDN 4 Manggisan, Ibu Sri Indayani menjadi kunci dalam kegiatan ini.

            Proses penerapan metode ini dimulai dengan pembuatan media menggunakan gambar beserta pembuatan huruf alphabet. Kemudia, bersama-sama mereka melakukan penerapan metode Examples Non Examples dengan memanggil nama siswa satu per satu. Lalu mencontohkan pada siswa cara kerja metode tersebut. Metode ini dijelaskan dengan menarik, sehingga siswa tertarik dan gembira dalam menjalankan metode tersebut.

 Inisiatif ini menjadi langkah awal dalam kolaborasi antara mahasiswa KKN dari Unmuh Jember dan masyarakat Desa Manggisan. Dengan dimulainya program kerja pada Rabu (28/2/2024), diharapkan bahwa mahasiswa dapat berkontribusi dalam memajukan aktivitas masyarakat di desa tersebut. Kordinator kelompok KKN Tematik 18 yakni Rangga Wijayatha berharap, “Sebanyak 19 mahasiswa Unmuh Jember terlibat dalam program KKN di Desa Manggisan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kemampuan membaca siswa di SDN 4 Manggisan”.

Connect