Senin, 29 September 2025

Bupati Banyuwangi di Wisuda Unmuh Jember: “Wisuda adalah Awal Belajar di Tengah Masyarakat”



Momentum
Wisuda ke-53 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember pada 27–28 September 2025 di Aula Ahmad Zaenuri menjadi semakin istimewa. Selain mengukuhkan 1.090 lulusan dari 31 program studi jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister, prosesi ini juga menghadirkan sambutan khusus dari Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP, melalui kanal Zoom Meeting.

Kehadiran Bupati Banyuwangi secara virtual ini disambut hangat oleh civitas akademika dan para wisudawan, terlebih karena tahun ini merupakan kali pertama Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi turut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya.

Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan perjalanan panjang selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah hadiah instan, melainkan buah dari usaha yang konsisten.

“Selamat kepada semua wisudawan dan wisudawati. Tentu kelulusan Anda semua adalah berkah dari hasil kerja keras, disiplin, usaha, dan doa yang telah saudara laksanakan selama ini,” ucapnya.

Menurutnya, momen wisuda adalah refleksi dari perjuangan panjang: mengerjakan tugas, menjalani bimbingan, menempuh ujian, hingga menyelesaikan penelitian. Semua itu membentuk karakter mahasiswa yang lebih siap menghadapi tantangan di masyarakat.

Beliau juga mengapresiasi kiprah Unmuh Jember yang kini memasuki usia ke-44 tahun. Ia menilai universitas ini telah berperan nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di kawasan Tapal Kuda.

Ia berharap, dengan usianya yang semakin matang, Unmuh Jember terus menjaga dan mengamalkan visi kampus, yakni unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks) yang berpijak pada nilai-nilai keislaman.

Beliau menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sangat terbuka terhadap peluang kerjasama dengan dunia kampus, termasuk Unmuh Jember yang kini memiliki Kampus 2 di Banyuwangi.

Ia menyoroti tiga bidang utama yang bisa menjadi fokus kolaborasi yaitu penguatan SDM Aparatur  untuk meningkatkan kapasitas pegawai daerah, yang kedua pengelolaan UMKM sebagai motor ekonomi lokal yang perlu didampingi dengan inovasi, dan yang ketiga yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat – sebagai wujud nyata kontribusi kampus dalam memberi solusi terhadap berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Harapannya, kolaborasi strategis ini bisa melahirkan inovasi sekaligus memperkuat Banyuwangi sebagai daerah yang progresif, modern, dan berbasis kearifan lokal,” ujar Bupati.

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Selain itu, Beliau menekankan peran penting mahasiswa dan lulusan sebagai agen perubahan (agent of change). Dengan ilmu yang diperoleh selama kuliah, para wisudawan diharapkan kembali ke daerah masing-masing untuk menjadi motor penggerak pembangunan.

“Wisuda adalah awal dari kalian belajar, tetapi bukan di kampus melainkan di tengah-tengah masyarakat,” pesannya penuh makna.

Ia menegaskan bahwa gelar akademik bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan bekal untuk menjalankan amanah sosial. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama dari setiap lulusan perguruan tinggi.

Kehadiran Bupati Banyuwangi dalam prosesi wisuda kali ini juga semakin bermakna karena untuk pertama kalinya, Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi ikut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Unmuh Jember dalam memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Dengan adanya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan hadir sinergi yang kuat untuk mencetak SDM unggul, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memperkuat pembangunan berkelanjutan.

Ketika Pendidikan Mengubah Takdir: Kisah Inspiratif Wisudawan Berprestasi Unmuh Jember

Perjalanan hidup penuh perjuangan dialami oleh salah satu wisudawan berprestasi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Salehuddin. Lahir dan besar di keluarga sederhana di Situbondo, dengan latar belakang orang tua yang berprofesi sebagai petani, ia sejak kecil sudah ditempa oleh keterbatasan ekonomi. Namun, semangat untuk mengenyam pendidikan tinggi tak pernah padam.

Sejak duduk di bangku kuliah S1 Ilmu Pemerintahan di Unmuh Jember, Salehuddin sadar bahwa untuk bisa melanjutkan pendidikan, ia tidak bisa hanya bergantung pada orang tua. Setiap rupiah harus ia usahakan sendiri.

“Saya pernah menjadi kuli angkut ikan sampai ke Banyuwangi dan Bali hanya untuk membantu biaya kuliah,” kenangnya, dengan mata berbinar.

Pengalaman itu bukan sekadar soal mencari uang, melainkan juga ujian mental dan keteguhan hati. Bangun dini hari, menempuh perjalanan jauh, hingga bergelut dengan bau amis ikan yang melekat di badan, semua dijalaninya dengan ikhlas demi satu tujuan: menyelesaikan kuliah.

Berbagai suka duka dilalui, mulai dari keterbatasan biaya, tekanan pekerjaan, hingga sulitnya membagi waktu. Namun, alih-alih menyerah, situasi itu justru membentuk karakter Salehuddin yang tahan banting. Ia selalu mengingat pesan sederhana dari orang tuanya:

“Hidupmu hanya bisa diubah oleh kamu sendiri, dan duniamu mengikuti ilmu yang kamu punya.”

Pesan itulah yang menjadi bahan bakar semangatnya. Setelah menuntaskan studi S1, ia tidak berhenti di situ. Dengan tekad bulat, ia melanjutkan pendidikan S2, bahkan kini sedang menempuh studi doktoral (S3) Manajemen di salah satu perguruan tinggi di Jember. Semua ia lakukan dengan keringatnya sendiri, tanpa sedikit pun ingin menambah beban orang tua.

Kesungguhan itu berbuah manis. Saat ini, Salehuddin dipercaya memegang jabatan penting sebagai Supervisor Agronomis PT Biotis Agrindo untuk wilayah Jatim Timur 1, yang mencakup Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Besuki.

Pekerjaan ini menuntut tanggung jawab besar dan mobilitas tinggi. Ia harus mengoordinasikan tim, mengawasi area yang luas, serta memastikan target perusahaan tercapai. Namun, menurutnya, ilmu dan keterampilan yang ia peroleh selama kuliah sangat relevan dengan dunia kerja.

Meski harus terbiasa dengan jadwal padat dan hanya tidur 4–5 jam per hari, ia membuktikan bahwa disiplin manajemen waktu adalah kunci.

“Kalau ada jadwal kuliah yang bentrok dengan pekerjaan, saya sudah siapkan strategi jauh hari. Manajemen waktu adalah pondasi utama,” tegasnya.

Di tengah pencapaiannya, Salehuddin tidak lupa berbagi motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya. Ia ingin kisahnya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.

“Terus semangat dalam menggapai cita-cita. Mumpung masih muda jangan terjebak dalam zona nyaman. Gunakan usia mudamu untuk berjuang habis-habisan, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Saya percaya Tuhan selalu bersama orang-orang yang mau berusaha,” pesannya penuh keyakinan.

Kisah Salehuddin adalah refleksi nyata tentang bagaimana mimpi besar bisa lahir dari desa kecil, bagaimana semangat bisa mengalahkan keterbatasan, dan bagaimana pendidikan menjadi jalan perubahan hidup. Dari kuli angkut ikan hingga menjadi supervisor perusahaan besar, perjalanan hidupnya mengajarkan bahwa kerja keras, doa, dan keyakinan mampu membuka jalan menuju kesuksesan.

Unmuh Jember Gelar Wisuda ke-53, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali mencatat sejarah penting dengan sukses menyelenggarakan Wisuda ke-53 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada 27–28 September 2025 di Aula Ahmad Zaenuri, Kampus Utama Unmuh Jember.

Pada momen istimewa ini, sebanyak 1.090 mahasiswa resmi diwisuda, yang terdiri dari lulusan program Diploma, Sarjana, dan Magister dari 31 program studi di seluruh fakultas. Rangkaian prosesi digelar dalam dua hari untuk memberikan ruang yang optimal bagi para wisudawan beserta keluarga.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuh Jember Dr. Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa menuntaskan studi. Ia juga berterima kasih kepada orang tua dan wali mahasiswa yang telah menaruh kepercayaan besar kepada Unmuh Jember.

“Selamat dan sukses untuk para wisudawan. Terima kasih telah mempercayai Unmuh Jember sebagai tempat untuk menuntut ilmu. Keberhasilan hari ini adalah hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, serta ikhtiar bersama civitas akademika,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Hanafi menegaskan bahwa Unmuh Jember selalu berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kampus guna mendukung keberhasilan mahasiswa, baik dalam perkuliahan maupun pengembangan diri.

“Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada mahasiswa, pelayanan yang optimal untuk menunjang perkuliahan dan seluruh proses mahasiswa Unmuh Jember,” tegasnya.

Wisuda kali ini memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya, Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi ikut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya. Mereka berkesempatan mengikuti prosesi bersama ribuan wisudawan lain di kampus utama, Jember.

Keterlibatan Kampus 2 Banyuwangi ini menjadi bukti nyata ekspansi dan kontribusi Unmuh Jember dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda dan sekitarnya.

Harapan untuk Wisudawan

Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri sesuai bidang masing-masing.

“Kami berharap para lulusan dapat menunjukkan hasil ilmu yang telah didapat selama berkuliah, serta mampu berkiprah nyata di tengah masyarakat. Gelar akademik bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian,” tuturnya.

Dengan keberhasilan meluluskan mahasiswa dari 31 program studi yang tersebar pada jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister, Unmuh Jember menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Tidak hanya fokus pada kualitas akademik, Unmuh Jember juga mendorong pengembangan soft skill, keorganisasian, serta kegiatan kemahasiswaan sebagai bekal lulusan menghadapi tantangan global.

Wisuda ke-53 menjadi penanda bahwa Unmuh Jember terus tumbuh sebagai kampus yang dipercaya masyarakat. Dengan lulusan yang tersebar di berbagai bidang profesi, baik di sektor pemerintahan, swasta, maupun wirausaha, Unmuh Jember berharap para alumni mampu menjaga nama baik almamater sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Rabu, 24 September 2025

Fakultas Teknik Unmuh Jember Serahkan Pintu Air Irigasi untuk Petani Puger

 

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menyerahkan pintu air irigasi kepada para petani di empat desa wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Serah terima dilakukan di Kantor Kecamatan Puger pada Senin (15/9/2025).


Pintu air irigasi tersebut dipasang di 12 titik, tersebar di Desa Kasiyan Timur, Wonosari, Jambearum, dan Bagon. Proyek ini digagas oleh Taufan Abadi bersama tim. Ia menjelaskan bahwa pintu air dibuat menggunakan material beton ringan Hollow Galvalum untuk mengurangi risiko pencurian karena nilai jual material rendah.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Air Kabupaten Jember, Hafid, ST, menekankan pentingnya tiga prinsip dalam pengelolaan irigasi, yaitu efisiensi, efektivitas, dan umur bangunan. “Ketiga prinsip ini menjadi kunci agar irigasi dapat dikelola secara baik dan berkelanjutan,” ujarnya.


Data menunjukkan, pemasangan pintu air irigasi memberikan dampak positif bagi produktivitas pertanian. Dengan luas baku sawah sekitar 200 hektar, produktivitas padi meningkat sebesar 5 persen per tahun atau setara 150 ton. Peningkatan ini berdampak pada tambahan pendapatan petani hingga Rp1,3 miliar per tahun.


Serah terima pintu air irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjadi solusi atas persoalan irigasi yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Puger.

FKIP Unmuh Jember Gelar Yudisium Bertema "Pendidik Profesional: Berbudi dan Berbudaya"

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses menyelenggarakan yudisium pada Minggu, (21/9/2025) di Aula Ahmad Zainuri. Sebanyak 234 mahasiswa dari program sarjana maupun Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi dikukuhkan sebagai lulusan.

Peserta yudisium terdiri dari 106 mahasiswa PPG yang meliputi Program Studi Bahasa Indonesia (28), Bahasa Inggris (29), dan Matematika (49). Sementara itu, sebanyak 128 mahasiswa dari jenjang sarjana juga turut serta, berasal dari Prodi Pendidikan Biologi (12), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (19), Pendidikan Bahasa Inggris (43), Pendidikan Matematika (16), Pendidikan Guru PAUD (17), serta Pendidikan Jasmani (21).

Mengusung tema “Pendidik Profesional: Berbudi dan Berbudaya”, acara ini tidak hanya menjadi momentum akademik, tetapi juga ajang menegaskan karakter pendidik yang menjunjung nilai budi pekerti dan keberagaman budaya. Hal ini tercermin dari para yudisi yang tampil dengan busana adat dari berbagai daerah, sementara MC memandu acara menggunakan bahasa Jawa, Madura, dan Inggris.

Dekan FKIP Unmuh Jember, Dr. Fitri Amilia, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapan besar bagi lulusan. Ia membuka sambutan dengan pantun penuh semangat, menyebut para yudisi sebagai “calon guru masa depan” yang siap mengabdi untuk negeri.

“Besar harapan kami teman-teman menjadi suara kami semua, bahwa pembelajaran di FKIP Unmuh Jember sesuai dengan standar yang ditentukan. Kami akan tetap membuka pintu silaturahmi, bahwa kita akan terus berinteraksi dengan membangun hubungan yang di dalamnya tidak ada dusta di antara kita,” ujarnya.

Selain sambutan pimpinan fakultas, dua perwakilan yudisi juga menyampaikan pesan inspiratif. Mochammad Vicky Maulana Hidayatur Rahman, S.Pd., perwakilan lulusan sarjana, mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak mudah menyerah. “Jatuh itu wajar, asal terus bangkit dan belajar,” katanya. Sementara itu, perwakilan lulusan PPG, Putri Adinda Yudha, S.Pd., Gr., berharap seluruh lulusan bisa menjadi guru yang bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan.

Acara yudisium yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini ditutup dengan berbagai penampilan dari para yudisi. Kehangatan, doa, serta pesan-pesan penuh makna yang disampaikan diharapkan menjadi bekal para lulusan FKIP Unmuh Jember untuk melangkah sebagai pendidik profesional yang berkarakter, berbudaya, dan siap mengabdi untuk bangsa.

 

Senin, 22 September 2025

Gelar Welcome Party, FEB Unmuh Jember Sambut Mahasiswa Baru

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember sukses menggelar acara Welcome Party untuk menyambut mahasiswa baru angkatan 2025 pada Sabtu, 20 September 2025, di Aula Ahmad Zaenuri. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan FEB yang selalu dinantikan, karena menjadi momen pertama bagi mahasiswa baru untuk berinteraksi secara lebih dekat dengan lingkungan kampus serta sivitas akademika.

Dalam sambutannya, Dekan FEB Unmuh Jember, Maheni Ika Sari, SE., MM, menyampaikan ucapan selamat datang kepada ratusan mahasiswa baru yang hadir. Ia menekankan pentingnya masa perkuliahan sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan diri, menimba ilmu pengetahuan, dan membangun karakter yang unggul.

“Kami berharap seluruh mahasiswa baru dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, aktif berkarya, serta siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Rangkaian acara dimulai sejak siang dengan kegiatan tur kampus, khususnya kunjungan ke perpustakaan universitas. Para mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai fasilitas akademik seperti ruang baca, koleksi buku digital, hingga layanan penunjang penelitian. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan fasilitas kampus, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya budaya literasi sejak awal perkuliahan.

Selepas itu, suasana menjadi lebih cair dengan penampilan video perkenalan karya mahasiswa baru. Setiap kelompok menampilkan ide kreatif dalam memperkenalkan diri, mulai dari konsep dokumenter sederhana hingga gaya sinematik yang penuh humor. Tidak berhenti di situ, masing-masing kelompok juga diminta mempresentasikan identitas kelompok dengan mengambil nama dari alat musik tradisional Indonesia. Tema ini dipilih untuk menanamkan nilai budaya sekaligus melatih kekompakan dan kreativitas mahasiswa.

Keseruan berlanjut dengan berbagai permainan (games) interaktif, salah satunya balap engklek yang menghadirkan tawa riuh peserta. Persaingan sehat antar kelompok menciptakan suasana hangat penuh keakraban. Panitia pun menyiapkan penghargaan khusus bagi kelompok dengan penampilan terbaik, serta hadiah untuk pemenang permainan, yang semakin menambah semangat mahasiswa baru.

Menjelang malam, acara mencapai puncaknya dengan penampilan spesial dari guest star, band lokal Jember, Good Night Band. Alunan musik mereka sukses mencairkan suasana sekaligus menutup kegiatan dengan penuh keceriaan. Para mahasiswa tampak antusias ikut bernyanyi dan bertepuk tangan mengikuti irama.

Melalui kegiatan Welcome Party ini, FEB Unmuh Jember berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus secara lebih dekat, tetapi juga mampu menjalin kebersamaan, menumbuhkan rasa memiliki, serta membangun semangat berkarya sejak awal mereka menapaki dunia perkuliahan. Tradisi ini diharapkan menjadi pijakan awal yang manis bagi generasi mahasiswa FEB angkatan 2025 dalam mengarungi perjalanan akademik dan organisasi ke depannya.

Minggu, 21 September 2025

Limbah Kayu Jember Disulap Jadi Produk Bernilai Ekspor Lewat Program PKM

Limbah kayu yang selama ini hanya dianggap sisa tak bernilai di Kabupaten Jember kini berhasil disulap menjadi produk rumah tangga bernilai ekonomis tinggi. Transformasi ini lahir dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai Kemendiktisaintek, dengan dukungan tim dosen dari 3 program studi yaitu Retno Murwanti dari prodi Agribisnis, Asroful Abidin dari prodi Teknik Mesin, Diyah Probowulan dari prodi Akuntansi, dan mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, mahasiswa serta laboran dari Teknik Mesin, dan Tendik dari Manajemen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember.

PKM yang bertema Revitalisasi Industri Agrokreatif Limbah Kayu di Jember ini menyasar kelompok pengrajin lokal yang semula dikenal dengan nama Muterin Dapur. Melalui proses pendampingan, mitra kini melakukan rebranding menjadi Gudang Vintage, sebuah identitas baru yang lebih profesional dan sesuai dengan karakter produk vintage berbasis eco-friendly.

Dalam pelaksanaannya, program ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran digital. Mitra diperkenalkan pada mesin CNC Router skala kecil serta peralatan pendukung produksi yang memungkinkan hasil kerajinan lebih presisi, variatif, dan berkualitas. Dampaknya, kapasitas produksi meningkat sekitar 20–30% dibandingkan sebelumnya.

Selain aspek produksi, mitra juga mendapat pelatihan manajemen usaha dan keuangan untuk memperbaiki pencatatan kas, menghitung biaya pokok, hingga menyusun strategi harga. Dari sisi pemasaran, tiga kanal digital kini aktif digunakan: Instagram untuk katalog produk, Shopee sebagai marketplace utama, serta TikTok sebagai media promosi kreatif.

“Dulu penjualan hanya dari mulut ke mulut. Sekarang, dengan adanya Shopee dan promosi di TikTok, produk kami mulai dikenal lebih luas,” ujar salah satu mitra pengrajin.

Hasil awal menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk Gudang Vintage. Rebranding dan kehadiran di platform digital berhasil menghasilkan transaksi perdana, sekaligus membuka peluang pasar baru di luar Jember.

Ke depan, program ini masih menyisakan agenda lanjutan, seperti pelatihan Computer Aided Design (CAD) untuk mendukung desain produk serta pengembangan konten promosi berbasis Augmented Reality (AR). Selain itu, tim juga mendorong percepatan pendaftaran merek Gudang Vintage agar memiliki kekuatan hukum dalam persaingan pasar.

Dengan inovasi teknologi dan pemasaran digital, PKM ini diharapkan mampu membawa mitra naik kelas, dari sekadar pengrajin lokal menjadi UMKM kreatif yang berdaya saing hingga level ekspor, sekaligus memberi inspirasi pemanfaatan limbah menjadi karya yang bernilai tinggi.

Connect