Kamis, 09 Oktober 2025

Dari Pesantren ke Kampus Bisnis: Santri SMK Madinatul Ulum Belajar Dunia Keuangan di Unmuh Jember

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menerima kunjungan dari siswa-siswi SMK Madinatul Ulum Jenggawah pada Kamis (9/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memenuhi uji kompetensi siswa, khususnya bagi kelas XII jurusan Akuntansi, serta menambah wawasan dan pengalaman mereka tentang dunia kerja di bidang pasar modal, perbankan, dan perpajakan.

Sebanyak 98 peserta turut hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari 35 siswi dan 33 siswa. Selama kunjungan, para peserta mendapatkan pengenalan langsung mengenai dunia perbankan, perpajakan, dan pasar modal melalui tiga kelompok studi mahasiswa FEB Unmuh Jember, yaitu Kelompok Studi Perpajakan, Kelompok Studi Perbankan, dan Kelompok Studi Pasar Modal.

Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari Kepala Jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga SMK Madinatul Ulum, Wiwin Andriansyah, S.Pd., Gr. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Industri (Prakerin) yang disesuaikan dengan sistem pembelajaran di lingkungan pesantren.

“Ini termasuk rangkaian prakerin, karena di pondok tidak diperbolehkan untuk praktik kerja di luar seperti sekolah formal lainnya,” ujarnya.

Wiwin menambahkan, meskipun siswa tidak bisa mengikuti magang di luar pondok, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang setara dengan prakerin konvensional.

“Tujuan kami adalah memberikan kesempatan yang sama kepada siswa-siswi kami, meskipun berasal dari pondok pesantren. Kami ingin memastikan ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan tidak berbeda dengan sekolah lainnya,” lanjutnya.

Menariknya, ini merupakan kunjungan kedua SMK Madinatul Ulum ke Unmuh Jember dalam rangka pengembangan pembelajaran. Tahun sebelumnya, sekolah yang sama juga telah melaksanakan kegiatan serupa dan mendapatkan sambutan positif dari pihak fakultas.

Melalui kegiatan ini, FEB Unmuh Jember tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra pembelajaran bagi sekolah menengah kejuruan dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis.

Rabu, 08 Oktober 2025

Mahasiswa Unmuh Jember Ajak Anak MI Al-Hamidi Jadi Cerdas Finansial Sejak Dini


Guna meningkatkan literasi keuangan sejak dini dan menekan perilaku konsumtif siswa, sebuah tim dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember berhasil melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) yakni Smart Money Kids & Savings Project. Program pengabdian ini didanai melalui Hibah Internal Unmuh Jember.

Kegiatan yang berlokasi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hamidi, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember ini, berlangsung selama kurang lebih lima bulan, yaitu sejak Mei hingga September 2025. Sasaran utama program ini adalah siswa kelas 3 MI Al-Hamidi yang tengah berada di usia efektif untuk menanamkan kebiasaan positif seperti mengelola uang dan menabung.

Berangkat dari permasalahan utama yang dihadapi MI Al-Hamidi yaitu kurangnya pemahaman siswa dalam pengelolaan keuangan pribadi, kurangnya kesadaran menabung, serta perilaku konsumtif oleh siswa itu sendiri. Kepala Sekolah MI Al-Hamidi, Bapak Ahmad Mufti, S.P., menyambut baik inisiatif ini sebagai solusi nyata dalam pengelolaan uang pribadi siswa.

Tim PKM-PM dari program studi S1 Akuntansi ini dipimpin oleh Adinda Eka Kimiel Aprilia selaku ketua tim, dan dibantu oleh rekan anggotanya yaitu Muhammad Zakki, Maria Ulfah, dan Muhammad Alfian Faruqi, serta didampingi oleh dosen pendamping Ibu Ari Sita Nastiti, S.E., M. Akun., yang menawarkan dua program utama untuk mengatasi masalah ini. 

Program pertama bernama Smart Money Kids dimana isi dari program ini yaitu pemberian materi literasi keuangan yang disusun secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Program ini mengajarkan siswa cara mengelola uang dengan bijak, termasuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Program yang kedua bernama Savings Project isi dari program ini adalah untuk menumbuhkan sikap gemar menabung dengan memberikan celengan dan buku mini "Dompet Pintarku". Melalui buku ini, siswa diajak mencatat pemasukan, pengeluaran, dan jumlah uang yang ditabung secara mandiri.

Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan. Terdapat peningkatan pemahaman siswa mengenai literasi keuangan, yang tercermin dari kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 5,41% dibandingkan pre-test. Selain itu, lebih dari 80% siswa menunjukkan konsistensi dalam menabung dan mencatatnya dalam buku "Dompet Pintarku" selama proyek berlangsung, yang membuktikan keberhasilan program dalam membentuk kebiasaan positif.

Peningkatan pemahaman ini mencakup kemampuan mempraktikkan keterampilan yaitu membedakan kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.

Diharapkan program ini dapat berlanjut melalui integrasi Smart Money Kids & Saving Project ke dalam kegiatan rutin sekolah, baik sebagai bahan ajar tambahan, kegiatan tematik, maupun melalui peran aktif guru dan dukungan orang tua. Program ini dinilai tidak hanya bermanfaat bagi MI Al-Hamidi, tetapi juga mendukung penguatan literasi keuangan di masyarakat.

 

Rabu, 01 Oktober 2025

Unmuh Jember dan Pangasinan State University Filipina Jalin Kolaborasi dalam ASEAN Culinary and Fashion Fusion

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) terus memperkuat kiprahnya di kancah internasional melalui kolaborasi dengan Pangasinan State University (PSU), Filipina dalam ajang ASEAN Culinary and Fashion Fusion. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Senin (29/9/2025), menghadirkan mahasiswa, akademisi, dan praktisi kreatif dari berbagai negara ASEAN untuk merayakan kekayaan kuliner dan fashion sebagai identitas budaya kawasan.

Kolaborasi antara Unmuh Jember dan PSU Filipina tidak hanya menampilkan kreativitas mahasiswa dalam bidang kuliner dan fashion, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan riset bersama. Hal ini sejalan dengan komitmen kedua universitas dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat diplomasi budaya melalui pendidikan tinggi.

PSU Filipina melihat kegiatan ini sebagai peluang emas untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat dengan perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan inovasi di bidang kuliner dan fashion yang tidak hanya menonjolkan keunikan budaya masing-masing negara, tetapi juga memiliki daya saing global.

Keterlibatan Unmuh Jember dalam ASEAN Culinary and Fashion Fusion bersama PSU Filipina semakin mempertegas peran universitas sebagai pusat kreativitas, inovasi, dan diplomasi budaya. Dengan dukungan penuh sivitas akademika, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan baru bagi Unmuh Jember dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kontribusi nyata pendidikan tinggi dalam pembangunan ekonomi kreatif ASEAN.

Senin, 29 September 2025

Bupati Banyuwangi di Wisuda Unmuh Jember: “Wisuda adalah Awal Belajar di Tengah Masyarakat”



Momentum
Wisuda ke-53 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember pada 27–28 September 2025 di Aula Ahmad Zaenuri menjadi semakin istimewa. Selain mengukuhkan 1.090 lulusan dari 31 program studi jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister, prosesi ini juga menghadirkan sambutan khusus dari Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP, melalui kanal Zoom Meeting.

Kehadiran Bupati Banyuwangi secara virtual ini disambut hangat oleh civitas akademika dan para wisudawan, terlebih karena tahun ini merupakan kali pertama Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi turut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya.

Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menuntaskan perjalanan panjang selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah hadiah instan, melainkan buah dari usaha yang konsisten.

“Selamat kepada semua wisudawan dan wisudawati. Tentu kelulusan Anda semua adalah berkah dari hasil kerja keras, disiplin, usaha, dan doa yang telah saudara laksanakan selama ini,” ucapnya.

Menurutnya, momen wisuda adalah refleksi dari perjuangan panjang: mengerjakan tugas, menjalani bimbingan, menempuh ujian, hingga menyelesaikan penelitian. Semua itu membentuk karakter mahasiswa yang lebih siap menghadapi tantangan di masyarakat.

Beliau juga mengapresiasi kiprah Unmuh Jember yang kini memasuki usia ke-44 tahun. Ia menilai universitas ini telah berperan nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di kawasan Tapal Kuda.

Ia berharap, dengan usianya yang semakin matang, Unmuh Jember terus menjaga dan mengamalkan visi kampus, yakni unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks) yang berpijak pada nilai-nilai keislaman.

Beliau menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sangat terbuka terhadap peluang kerjasama dengan dunia kampus, termasuk Unmuh Jember yang kini memiliki Kampus 2 di Banyuwangi.

Ia menyoroti tiga bidang utama yang bisa menjadi fokus kolaborasi yaitu penguatan SDM Aparatur  untuk meningkatkan kapasitas pegawai daerah, yang kedua pengelolaan UMKM sebagai motor ekonomi lokal yang perlu didampingi dengan inovasi, dan yang ketiga yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat – sebagai wujud nyata kontribusi kampus dalam memberi solusi terhadap berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Harapannya, kolaborasi strategis ini bisa melahirkan inovasi sekaligus memperkuat Banyuwangi sebagai daerah yang progresif, modern, dan berbasis kearifan lokal,” ujar Bupati.

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Selain itu, Beliau menekankan peran penting mahasiswa dan lulusan sebagai agen perubahan (agent of change). Dengan ilmu yang diperoleh selama kuliah, para wisudawan diharapkan kembali ke daerah masing-masing untuk menjadi motor penggerak pembangunan.

“Wisuda adalah awal dari kalian belajar, tetapi bukan di kampus melainkan di tengah-tengah masyarakat,” pesannya penuh makna.

Ia menegaskan bahwa gelar akademik bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan bekal untuk menjalankan amanah sosial. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama dari setiap lulusan perguruan tinggi.

Kehadiran Bupati Banyuwangi dalam prosesi wisuda kali ini juga semakin bermakna karena untuk pertama kalinya, Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi ikut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Unmuh Jember dalam memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Dengan adanya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan hadir sinergi yang kuat untuk mencetak SDM unggul, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memperkuat pembangunan berkelanjutan.

Ketika Pendidikan Mengubah Takdir: Kisah Inspiratif Wisudawan Berprestasi Unmuh Jember

Perjalanan hidup penuh perjuangan dialami oleh salah satu wisudawan berprestasi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Salehuddin. Lahir dan besar di keluarga sederhana di Situbondo, dengan latar belakang orang tua yang berprofesi sebagai petani, ia sejak kecil sudah ditempa oleh keterbatasan ekonomi. Namun, semangat untuk mengenyam pendidikan tinggi tak pernah padam.

Sejak duduk di bangku kuliah S1 Ilmu Pemerintahan di Unmuh Jember, Salehuddin sadar bahwa untuk bisa melanjutkan pendidikan, ia tidak bisa hanya bergantung pada orang tua. Setiap rupiah harus ia usahakan sendiri.

“Saya pernah menjadi kuli angkut ikan sampai ke Banyuwangi dan Bali hanya untuk membantu biaya kuliah,” kenangnya, dengan mata berbinar.

Pengalaman itu bukan sekadar soal mencari uang, melainkan juga ujian mental dan keteguhan hati. Bangun dini hari, menempuh perjalanan jauh, hingga bergelut dengan bau amis ikan yang melekat di badan, semua dijalaninya dengan ikhlas demi satu tujuan: menyelesaikan kuliah.

Berbagai suka duka dilalui, mulai dari keterbatasan biaya, tekanan pekerjaan, hingga sulitnya membagi waktu. Namun, alih-alih menyerah, situasi itu justru membentuk karakter Salehuddin yang tahan banting. Ia selalu mengingat pesan sederhana dari orang tuanya:

“Hidupmu hanya bisa diubah oleh kamu sendiri, dan duniamu mengikuti ilmu yang kamu punya.”

Pesan itulah yang menjadi bahan bakar semangatnya. Setelah menuntaskan studi S1, ia tidak berhenti di situ. Dengan tekad bulat, ia melanjutkan pendidikan S2, bahkan kini sedang menempuh studi doktoral (S3) Manajemen di salah satu perguruan tinggi di Jember. Semua ia lakukan dengan keringatnya sendiri, tanpa sedikit pun ingin menambah beban orang tua.

Kesungguhan itu berbuah manis. Saat ini, Salehuddin dipercaya memegang jabatan penting sebagai Supervisor Agronomis PT Biotis Agrindo untuk wilayah Jatim Timur 1, yang mencakup Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Besuki.

Pekerjaan ini menuntut tanggung jawab besar dan mobilitas tinggi. Ia harus mengoordinasikan tim, mengawasi area yang luas, serta memastikan target perusahaan tercapai. Namun, menurutnya, ilmu dan keterampilan yang ia peroleh selama kuliah sangat relevan dengan dunia kerja.

Meski harus terbiasa dengan jadwal padat dan hanya tidur 4–5 jam per hari, ia membuktikan bahwa disiplin manajemen waktu adalah kunci.

“Kalau ada jadwal kuliah yang bentrok dengan pekerjaan, saya sudah siapkan strategi jauh hari. Manajemen waktu adalah pondasi utama,” tegasnya.

Di tengah pencapaiannya, Salehuddin tidak lupa berbagi motivasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya. Ia ingin kisahnya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.

“Terus semangat dalam menggapai cita-cita. Mumpung masih muda jangan terjebak dalam zona nyaman. Gunakan usia mudamu untuk berjuang habis-habisan, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil. Saya percaya Tuhan selalu bersama orang-orang yang mau berusaha,” pesannya penuh keyakinan.

Kisah Salehuddin adalah refleksi nyata tentang bagaimana mimpi besar bisa lahir dari desa kecil, bagaimana semangat bisa mengalahkan keterbatasan, dan bagaimana pendidikan menjadi jalan perubahan hidup. Dari kuli angkut ikan hingga menjadi supervisor perusahaan besar, perjalanan hidupnya mengajarkan bahwa kerja keras, doa, dan keyakinan mampu membuka jalan menuju kesuksesan.

Unmuh Jember Gelar Wisuda ke-53, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali mencatat sejarah penting dengan sukses menyelenggarakan Wisuda ke-53 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 pada 27–28 September 2025 di Aula Ahmad Zaenuri, Kampus Utama Unmuh Jember.

Pada momen istimewa ini, sebanyak 1.090 mahasiswa resmi diwisuda, yang terdiri dari lulusan program Diploma, Sarjana, dan Magister dari 31 program studi di seluruh fakultas. Rangkaian prosesi digelar dalam dua hari untuk memberikan ruang yang optimal bagi para wisudawan beserta keluarga.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuh Jember Dr. Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa menuntaskan studi. Ia juga berterima kasih kepada orang tua dan wali mahasiswa yang telah menaruh kepercayaan besar kepada Unmuh Jember.

“Selamat dan sukses untuk para wisudawan. Terima kasih telah mempercayai Unmuh Jember sebagai tempat untuk menuntut ilmu. Keberhasilan hari ini adalah hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan keluarga, serta ikhtiar bersama civitas akademika,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Hanafi menegaskan bahwa Unmuh Jember selalu berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kampus guna mendukung keberhasilan mahasiswa, baik dalam perkuliahan maupun pengembangan diri.

“Kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada mahasiswa, pelayanan yang optimal untuk menunjang perkuliahan dan seluruh proses mahasiswa Unmuh Jember,” tegasnya.

Wisuda kali ini memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya, Kampus 2 Unmuh Jember di Banyuwangi ikut meluluskan mahasiswa angkatan pertamanya. Mereka berkesempatan mengikuti prosesi bersama ribuan wisudawan lain di kampus utama, Jember.

Keterlibatan Kampus 2 Banyuwangi ini menjadi bukti nyata ekspansi dan kontribusi Unmuh Jember dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda dan sekitarnya.

Harapan untuk Wisudawan

Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri sesuai bidang masing-masing.

“Kami berharap para lulusan dapat menunjukkan hasil ilmu yang telah didapat selama berkuliah, serta mampu berkiprah nyata di tengah masyarakat. Gelar akademik bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian,” tuturnya.

Dengan keberhasilan meluluskan mahasiswa dari 31 program studi yang tersebar pada jenjang Diploma, Sarjana, dan Magister, Unmuh Jember menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Tidak hanya fokus pada kualitas akademik, Unmuh Jember juga mendorong pengembangan soft skill, keorganisasian, serta kegiatan kemahasiswaan sebagai bekal lulusan menghadapi tantangan global.

Wisuda ke-53 menjadi penanda bahwa Unmuh Jember terus tumbuh sebagai kampus yang dipercaya masyarakat. Dengan lulusan yang tersebar di berbagai bidang profesi, baik di sektor pemerintahan, swasta, maupun wirausaha, Unmuh Jember berharap para alumni mampu menjaga nama baik almamater sekaligus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Rabu, 24 September 2025

Fakultas Teknik Unmuh Jember Serahkan Pintu Air Irigasi untuk Petani Puger

 

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menyerahkan pintu air irigasi kepada para petani di empat desa wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Serah terima dilakukan di Kantor Kecamatan Puger pada Senin (15/9/2025).


Pintu air irigasi tersebut dipasang di 12 titik, tersebar di Desa Kasiyan Timur, Wonosari, Jambearum, dan Bagon. Proyek ini digagas oleh Taufan Abadi bersama tim. Ia menjelaskan bahwa pintu air dibuat menggunakan material beton ringan Hollow Galvalum untuk mengurangi risiko pencurian karena nilai jual material rendah.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Air Kabupaten Jember, Hafid, ST, menekankan pentingnya tiga prinsip dalam pengelolaan irigasi, yaitu efisiensi, efektivitas, dan umur bangunan. “Ketiga prinsip ini menjadi kunci agar irigasi dapat dikelola secara baik dan berkelanjutan,” ujarnya.


Data menunjukkan, pemasangan pintu air irigasi memberikan dampak positif bagi produktivitas pertanian. Dengan luas baku sawah sekitar 200 hektar, produktivitas padi meningkat sebesar 5 persen per tahun atau setara 150 ton. Peningkatan ini berdampak pada tambahan pendapatan petani hingga Rp1,3 miliar per tahun.


Serah terima pintu air irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjadi solusi atas persoalan irigasi yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Puger.

Connect