Senin, 12 Januari 2026

Ridevolution1100 Sukses Digelar, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Kampanyekan Sport Tourism

Event bersepeda jarak jauh Ridevolution1100 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses digelar pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, komunitas pesepeda, dan masyarakat umum dalam mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi sport tourism di Kabupaten Jember.

Ridevolution1100 mengusung konsep fondo ride atau bersepeda jarak jauh nonkompetitif dengan dua kategori jarak, yakni 50 kilometer dan 100 kilometer. Kedua kategori tersebut dirancang untuk menjangkau berbagai tingkat kemampuan pesepeda, baik pemula maupun pesepeda berpengalaman, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kebersamaan. Start dan finis kegiatan dipusatkan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember.

Rute Ridevolution1100 melintasi sejumlah kawasan di Kabupaten Jember dengan karakter lintasan yang bervariasi, mulai dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. Peserta tidak hanya ditantang secara fisik, tetapi juga diajak menikmati panorama alam serta berinteraksi dengan masyarakat lokal yang menjadi bagian dari konsep wisata olahraga berbasis komunitas.

Pelaksanaan kegiatan didukung dengan sejumlah fasilitas penunjang, seperti hydration point dan pit stop di beberapa titik rute, serta area finis yang diramaikan dengan aktivitas kebersamaan dan pembagian doorprize. Penyelenggara juga melibatkan pelaku UMKM lokal untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Kaprodi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember, Kukuh Pribadi, M.A., menjelaskan bahwa Ridevolution1100 merupakan bagian dari tugas Project Independent mahasiswa dengan luaran dari mata kuliah Event Organizer. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dituntut untuk merancang dan mengeksekusi event secara nyata dengan standar profesional.

“Event ini merupakan luaran dari mata kuliah Event Organizer dalam skema Project Independent. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep di kelas, tetapi juga mempraktikkannya langsung melalui penyelenggaraan event yang melibatkan publik,” jelas Kukuh.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif karena mahasiswa terlibat langsung dalam perencanaan konsep, manajemen acara, koordinasi peserta, hingga publikasi dan dokumentasi kegiatan.

Sebagai event yang sepenuhnya dikelola oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi, Ridevolution1100 menjadi bukti implementasi pembelajaran berbasis proyek yang aplikatif. Mahasiswa berperan sebagai panitia inti, mulai dari divisi teknis, humas, media, hingga kemitraan, sehingga memperoleh pengalaman nyata dalam pengelolaan event berskala publik.

Melalui keberhasilan Ridevolution1100, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember menegaskan perannya sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan kegiatan positif, kolaboratif, dan berdampak. Event ini sekaligus menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga ruang praktik dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sabtu, 10 Januari 2026

FEB Unmuh Jember Gelar Turnamen MLBB, Tarik Minat Siswa SMA Lewat Ajang E-Sport Kompetitif

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember (FEB Unmuh Jember) menggelar turnamen e-sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) yang berlangsung di lokasi yang sama.

Turnamen MLBB tersebut diikuti oleh siswa SMA dan SMK dari wilayah Besuki Raya dan Lumajang. Tercatat sebanyak 40 tim atau sekitar 200 peserta mengikuti kompetisi ini. Babak penyisihan telah digelar sehari sebelumnya, sebelum dilanjutkan ke babak 16 besar yang dipertandingkan secara langsung di lingkungan kampus Unmuh Jember.

Panitia pelaksana turnamen, Iqbal Maulana, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan ruang kompetisi positif bagi pelajar, sekaligus mengenalkan lingkungan kampus Unmuh Jember kepada calon mahasiswa melalui pendekatan yang dekat dengan minat generasi muda.

“Turnamen MLBB ini kami buka untuk siswa SMA dan SMK se-Besuki Raya dan Lumajang. Harapannya, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga bisa mengenal Unmuh Jember lebih dekat karena kegiatan ini dilaksanakan di area kampus,” ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa e-sport dipilih karena memiliki daya tarik yang kuat di kalangan pelajar dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan minat dan bakat di bidang digital dan kompetitif.

Salah satu peserta turnamen, Muhammad Fathir Syafa Al Rasya dari SMA Muhammadiyah 3 Jember, mengikuti kompetisi ini bersama tim yang berasal dari satu angkatan. Ia menyebut bahwa timnya telah melakukan persiapan secara rutin sebelum mengikuti turnamen.

“Kami satu tim satu angkatan dan memang sudah aktif di e-sport sejak lama. Untuk persiapan turnamen ini sekitar dua minggu, sementara latihan scrim hampir dilakukan setiap hari,” ungkap Fathir. 

Menurutnya, pertandingan berjalan cukup ketat sejak babak awal. Meski persaingan antar tim berlangsung sengit, turnamen ini tetap menjadi pengalaman berharga dalam melatih kekompakan tim dan mental bertanding.

Pelaksanaan turnamen MLBB yang digelar bersamaan dengan kegiatan akademik kampus menunjukkan upaya Unmuh Jember dalam menghadirkan ruang aktivitas yang beragam bagi pelajar dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kampus tidak hanya menjadi ruang pembelajaran formal, tetapi juga wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Ruang Aktualisasi Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran, termasuk luaran Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang menekankan penguatan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dalam Expo Luaran MKWU tersebut, mahasiswa yang menempuh Mata Kuliah AIK I dan AIK III menampilkan berbagai karya sebagai hasil pembelajaran. Luaran ini dirancang untuk merefleksikan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Al-Islam, ideologi Muhammadiyah, serta implementasinya dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Karya-karya yang ditampilkan menggambarkan upaya mahasiswa dalam mengontekstualisasikan ajaran Islam dan nilai kemuhammadiyahan secara relevan dengan realitas generasi muda. Melalui pendekatan kreatif, mahasiswa menyajikan pesan-pesan keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan sosial.

Luaran AIK dalam expo ini disusun secara kolaboratif, mendorong mahasiswa untuk bekerja dalam tim serta mengembangkan kemampuan komunikasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Proses ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang terintegrasi dengan penguasaan materi keislaman dan kemuhammadiyahan.

Selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga membuka ruang interaksi dengan pengunjung dari kalangan siswa SMA. Melalui luaran AIK yang ditampilkan, pengunjung dapat melihat bagaimana nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan diterapkan dalam bentuk karya kreatif yang komunikatif dan mudah dipahami.

Melalui penyelenggaraan Expo Luaran MKWU, Unmuh Jember menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembelajaran AIK yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif. Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman, keilmuan, dan kepedulian sosial.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa Bahasa Indonesia

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan hasil pembelajaran MKWU, salah satunya dari Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang berfokus pada penguatan literasi dan keterampilan komunikasi.

Dalam expo tersebut, mahasiswa semester satu yang menempuh Mata Kuliah Bahasa Indonesia menampilkan berbagai karya sebagai luaran pembelajaran. Karya-karya ini merepresentasikan kemampuan mahasiswa dalam menyusun gagasan secara sistematis, menggunakan bahasa yang baik dan benar, serta menyampaikan pesan secara efektif melalui media yang kreatif.

Luaran Mata Kuliah Bahasa Indonesia dirancang untuk mendorong mahasiswa mengembangkan keterampilan berbahasa secara aplikatif. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami kaidah kebahasaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk karya yang relevan dengan kebutuhan komunikasi di era digital.

Seluruh luaran disusun melalui kerja kelompok, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kolaboratif dalam merancang, memproduksi, dan menyajikan karya. Proses ini menjadi bagian penting dalam melatih kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab terhadap hasil kerja tim.

Karya-karya yang ditampilkan dalam Expo Luaran MKWU menunjukkan ragam kreativitas mahasiswa dalam mengemas pesan kebahasaan secara menarik dan mudah dipahami. Pemanfaatan media kreatif menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyampaikan ide secara jelas, persuasif, dan kontekstual.

Kegiatan expo juga melibatkan siswa SMA yang turut hadir sebagai pengunjung dan peserta kegiatan pendukung. Kehadiran mereka memberikan ruang interaksi edukatif sekaligus memperkenalkan pentingnya literasi bahasa sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Melalui Expo Luaran MKWU ini, Unmuh Jember menegaskan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bersifat aplikatif dan kontekstual. Mata Kuliah Bahasa Indonesia menjadi ruang pembentukan kemampuan literasi, komunikasi, serta pola pikir kritis mahasiswa melalui karya nyata yang dapat diapresiasi bersama.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Jadi Wadah Ekspresi Nilai Pancasila Mahasiswa

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam mengekspresikan nilai-nilai Pancasila melalui karya kreatif yang dihasilkan dari proses pembelajaran di kelas.

Salah satu luaran yang ditampilkan dalam expo ini berasal dari Mata Kuliah Pendidikan Pancasila. Mahasiswa didorong untuk menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam bentuk karya aplikatif, salah satunya melalui lomba video bertema anti kekerasan. Karya tersebut merepresentasikan pemahaman mahasiswa terhadap nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta kehidupan bermasyarakat yang beradab.

Ketua Panitia Expo Luaran MKWU Unmuh Jember, Fitrotul Mufaridah, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk luaran pembelajaran MKWU yang selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK). Menurutnya, Pendidikan Pancasila tidak hanya berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi juga harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata.

“Melalui luaran ini, mahasiswa kami ajak untuk mengekspresikan nilai Pancasila dalam bentuk karya. Tema anti kekerasan dipilih agar mahasiswa peka terhadap persoalan sosial yang ada di sekitar mereka, sekaligus mampu menyampaikan pesan kebangsaan secara kreatif dan kontekstual,” ujar Fitrotul.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian lomba MKWU, termasuk dari mata kuliah Pendidikan Pancasila, dirancang berbasis kerja kelompok. Hal ini bertujuan untuk melatih kemampuan kolaborasi, komunikasi, serta tanggung jawab mahasiswa dalam sebuah tim, sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi salah satu ruh Pancasila.

Karya-karya mahasiswa yang ditampilkan dalam Expo Luaran MKWU memperlihatkan beragam sudut pandang tentang isu kekerasan, toleransi, dan kehidupan sosial yang harmonis. Pesan-pesan tersebut dikemas dalam bentuk audio visual yang komunikatif dan mudah dipahami, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk kalangan pelajar SMA yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Dengan melibatkan siswa SMA sebagai pengunjung dan peserta kegiatan, Unmuh Jember berharap nilai-nilai Pancasila dapat ditanamkan sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran MKWU yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak. Expo Luaran MKWU menjadi bukti bahwa Pendidikan Pancasila mampu menjadi ruang pembentukan karakter, kepekaan sosial, serta kesadaran kebangsaan mahasiswa di tengah tantangan era digital.

Expo Luaran MKWU Unmuh Jember Tampilkan Kreativitas Mahasiswa dan Libatkan Ratusan Siswa SMA

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) yang berlangsung di Gedung A Unmuh Jember, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya dan kreativitas mahasiswa sebagai luaran pembelajaran MKWU, sekaligus ruang kolaborasi dengan siswa SMA se-Kabupaten Jember dan sekitarnya.

Ketua Panitia Expo Luaran MKWU Unmuh Jember, Fitrotul Mufaridah, M.Pd., menjelaskan bahwa expo ini merupakan luaran dari pelaksanaan MKWU pada semester genap Tahun Akademik 2025/2026. Mata kuliah yang terlibat meliputi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) I, Pendidikan Pancasila, dan Bahasa Indonesia untuk mahasiswa semester satu, serta AIK III untuk mahasiswa semester tiga.

“Expo ini kami desain sebagai rangkaian kegiatan lomba yang menjadi luaran MKWU. Harapannya, mahasiswa dapat menunjukkan kontribusi nyata kepada kampus dan masyarakat melalui kreativitas yang mereka kembangkan selama perkuliahan, tentu tetap selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK),” ujar Fitrotul.

Beragam lomba dihadirkan dalam Expo Luaran MKWU tahun ini, yang seluruhnya mendorong mahasiswa untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim. Menurut Fitrotul, pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya berkembang secara individual, tetapi juga memperoleh pengalaman bekerja sama, berkomunikasi, dan bertanggung jawab dalam sebuah kelompok.

Selain menampilkan karya mahasiswa, Expo Luaran MKWU juga menghadirkan perlombaan e-sport yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmuh Jember. Perlombaan ini diikuti oleh sekitar 200 siswa SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan potensi kreatif di bidang digital.

“Kami sengaja mengundang siswa SMA melalui lomba e-sport ini. Selain berkompetisi, mereka juga kami ajak untuk mengenal Unmuh Jember lebih dekat melalui rangkaian kegiatan yang telah kami siapkan,” jelasnya.

Sebagai penguatan kompetensi, Expo Luaran MKWU juga dilengkapi dengan workshop pembuatan video. Workshop ini selaras dengan jenis lomba MKWU yang ditampilkan, di antaranya lomba video profil Amal Usaha Muhammadiyah dari mata kuliah AIK III serta video anti kekerasan dari mata kuliah Pendidikan Pancasila. Workshop tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tetapi juga melibatkan siswa SMA peserta lomba sebagai bekal peningkatan keterampilan digital.

“Karena sebagian besar luaran berbentuk video, kami lengkapi expo ini dengan workshop agar peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman membuat konten digital yang baik dan berkualitas,” tambah Fitrotul.

Rangkaian kegiatan Expo Luaran MKWU juga diisi dengan campus tour, di mana siswa SMA diajak berkeliling lingkungan kampus untuk mengenal gedung, sarana prasarana, serta fasilitas pendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan mahasiswa di Unmuh Jember. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesan positif sekaligus menumbuhkan minat siswa untuk melanjutkan studi di Unmuh Jember pada tahun akademik mendatang.

Terkait jumlah peserta lomba MKWU selain e-sport, Fitrotul menyebutkan rata-rata berada di kisaran 50 hingga 60 peserta, mengingat peserta yang hadir pada hari pelaksanaan merupakan finalis dari masing-masing kategori lomba.

Melalui Expo Luaran MKWU ini, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa MKWU mampu menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital bagi mahasiswa dan generasi muda.

International Extension Program Unmuh Jember–BSU Filipina Bahas Pendampingan Anak Autisme di Era Global

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) kembali memperkuat jejaring internasional melalui pelaksanaan International Extension Program yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting, Jumat pagi (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kolaborasi pengabdian masyarakat internasional antara Unmuh Jember dan Benguet State University (BSU), Filipina.

Sharing session ini menghadirkan Karen O. Laking dari Benguet State University Philippines sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Working, Living, and Loving Children in the Autism Spectrum”, Karen membagikan pengalaman akademik dan praktis dalam mendampingi anak-anak dengan spektrum autisme, baik di lingkungan pendidikan, keluarga, maupun masyarakat.

Dalam pemaparannya, Karen O. Laking menekankan bahwa pendampingan anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) tidak hanya menuntut kompetensi akademik, tetapi juga empati, kesabaran, dan pemahaman mendalam terhadap karakteristik unik setiap anak. Ia menyoroti pentingnya pendekatan yang humanis dalam proses pembelajaran, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki potensi, bukan keterbatasan.

Karen juga menjelaskan bahwa proses working dengan anak autis menuntut pendidik untuk fleksibel dan kreatif dalam merancang metode belajar. Sementara itu, aspek living menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan suportif, baik di sekolah maupun di rumah. Adapun loving, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan emosional yang sehat antara pendidik, orang tua, dan anak.

Selain itu, Karen menggarisbawahi peran kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak autis. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarnegara dapat memperkaya perspektif pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif di era global.

International Extension Program ini menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan internasional sivitas akademika Unmuh Jember, sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus. 

Kegiatan ini juga menjadi pembuka bagi rangkaian agenda lanjutan pada hari yang sama, termasuk bimbingan teknis pembuatan Digital Storybook untuk anak autis yang dilaksanakan secara luring di SLB Negeri Branjangan Jember.

Melalui kegiatan ini, Unmuh Jember menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi global serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan inklusif dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan.

Connect