Kamis, 23 April 2026

Mahasiswa KKN RPL PG-PAUD Unmuh Jember Edukasi Kesehatan Gigi dan Fun Games di TK Ar-Rahmah Purwosari

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Jember sukses menggelar program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Senyum Sehat Generasi Hebat” di TK Ar-Rahmah Purwosari, Kecamatan Babadan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni sosialisasi kepada wali murid pada 18 April 2026 dan kegiatan fun games untuk siswa pada 20 April 2026.

Program ini difokuskan pada edukasi kesehatan gigi sejak dini yang dikemas secara menarik dan interaktif. Mahasiswa KKN RPL menekankan pentingnya membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia anak-anak sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa menggunakan berbagai media peraga untuk mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar. Anak-anak juga diperkenalkan pada jenis makanan yang baik untuk kesehatan gigi serta dampak yang dapat ditimbulkan jika kebersihan mulut tidak dijaga. Metode penyampaian yang komunikatif membuat siswa antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan.

Tidak hanya edukasi kesehatan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai fun games edukatif. Permainan yang dirancang tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih kemampuan motorik, kerja sama tim, serta menanamkan nilai sportivitas pada anak. Suasana penuh keceriaan terlihat dari tawa dan semangat anak-anak selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Mahasiswa KKN RPL menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk implementasi dari pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata di masyarakat. Edukasi kesehatan gigi dinilai penting karena dapat membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan hingga dewasa.

Pihak TK Ar-Rahmah Purwosari menyambut baik kegiatan tersebut. Guru TK setempat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar baru yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak-anak.

Melalui program ini, mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak usia dini, khususnya di lingkungan pedesaan, melalui pendekatan edukatif yang kreatif dan aplikatif.


Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi Parenting GERTABUTIK dan Literasi Finansial Anak di Sekolah

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan parenting bertema “GERTABUTIK (Gerakan Tanpa Bungkus Plastik) dan Literasi SOFIA (Sosial Finansial Anak)” sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus mengenalkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada anak-anak.

Kegiatan ini melibatkan wali murid dan difokuskan pada pembiasaan hidup sehat serta ramah lingkungan. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN mengimbau para orang tua untuk membawakan bekal anak tanpa menggunakan bungkus plastik sekali pakai. Bekal dianjurkan disimpan dalam kotak makan, sementara minuman dibawa menggunakan tumbler berisi air putih.

Selain itu, mahasiswa juga mengajak wali murid memanfaatkan limbah botol plastik bekas menjadi celengan kreatif. Setiap anak dibuatkan tiga celengan yang memiliki fungsi berbeda, yakni untuk kebutuhan, keinginan, dan berbagi. Melalui media sederhana ini, anak-anak diperkenalkan pada konsep dasar literasi finansial secara menyenangkan.

Setelah proses pembuatan, celengan dikumpulkan di sekolah dan digunakan sebagai sarana menabung harian. Anak-anak diajak menyisihkan koin setiap hari, sekaligus diberikan pemahaman mengenai prioritas penggunaan uang sebelum memasukkannya ke dalam celengan yang sesuai.

Menariknya, pada akhir semester, celengan tersebut akan dibuka bersama. Anak-anak kemudian diajak untuk berbelanja secara langsung, sehingga mereka dapat memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya berbagi kepada sesama.

Program ini tidak berhenti dalam satu periode saja, melainkan dirancang berkelanjutan agar kebiasaan menabung dan kesadaran finansial anak dapat terus berkembang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menanamkan nilai kepedulian lingkungan dan kemandirian finansial sejak usia dini, sekaligus memperkuat peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Workshop Konvergensi Desa Lokus Stunting Digelar di Kecamatan Gading, Didukung Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember

Pemerintah Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, menggelar workshop koordinasi dan konvergensi desa lokus stunting pada Senin (20/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gading ini diikuti oleh perwakilan dari 19 desa, terdiri atas Ketua TP PKK desa serta Ketua Pokja IV PKK desa se-Kecamatan Gading. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah strategis penanganan stunting secara terpadu di tingkat desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PKK Kecamatan, Ketua Pokja IV Kecamatan, serta narasumber dari Puskesmas Wangkal dan Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Gading.

Dalam sambutannya, Ketua PKK Kecamatan Gading, Erlin Erwin Yulianto, menegaskan bahwa workshop ini menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen desa dalam menekan angka stunting. Ia berharap setiap desa mampu merumuskan program kerja yang terkoordinasi dan terintegrasi, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Narasumber dari Puskesmas Wangkal, Afin Suryaningsih, S.Tr.Keb., menjelaskan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemenuhan gizi, akses layanan kesehatan, hingga perbaikan pola asuh dalam keluarga. “Setiap desa perlu melakukan pemetaan kondisi masyarakat secara akurat agar intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator PLKB Kecamatan Gading, Dra. Yayah Subariyah, menambahkan bahwa peran PKK dan Pokja IV sangat strategis dalam menggerakkan partisipasi masyarakat. Melalui kelompok kerja tersebut, informasi terkait pencegahan stunting dapat disebarluaskan secara tepat sekaligus mendorong program peningkatan kualitas gizi keluarga.

Mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember yang terlibat dalam kegiatan ini turut membantu jalannya workshop, mulai dari pendampingan peserta hingga dokumentasi dan diskusi kelompok. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran langsung di lapangan.

Workshop yang berlangsung selama satu hari ini diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta penyusunan rencana aksi yang akan diimplementasikan di masing-masing desa. Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berkomitmen untuk menerapkan hasil workshop di wilayahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara desa, pemerintah, dan berbagai pihak semakin kuat, sehingga target penurunan angka stunting di Kecamatan Gading dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi Cuci Tangan 6 Langkah kepada Warga Kamal Bangkalan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukasi dan praktik cuci tangan yang baik dan benar bagi orang tua, anak-anak, serta masyarakat di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah berbagai penyakit, khususnya pada anak usia dini. Selain itu, orang tua juga didorong untuk menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi singkat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Untuk menarik perhatian peserta, mahasiswa KKN mengemas edukasi secara interaktif melalui kuis tebak gambar serta sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh anak-anak maupun orang tua.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung enam langkah mencuci tangan yang benar, mulai dari membasahi tangan, menggosok telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, hingga membersihkan ujung kuku dan ibu jari secara menyeluruh. Praktik ini dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan mahasiswa agar setiap tahapan dapat dipahami dengan baik.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para orang tua mengaku kegiatan ini mengingatkan kembali pentingnya kebiasaan mencuci tangan yang sempat menjadi perhatian utama selama masa pandemi COVID-19. Mereka juga berharap kebiasaan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa langkah sederhana seperti mencuci tangan memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

Apotek Hidup Mini di TK Mawar: Cara Kreatif Mahasiswa KKN Unmuh Jember Tanamkan PHBS Sejak Dini

Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini tidak cukup hanya melalui teori di dalam kelas. Diperlukan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif agar nilai-nilai tersebut benar-benar melekat dalam keseharian anak. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melalui program “Apotek Hidup Mini” di TK Mawar, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, pada 21 April 2026.

Program yang digagas oleh mahasiswa KKN ini mengajak siswa dan wali murid untuk terlibat langsung dalam praktik hidup sehat melalui kegiatan sederhana namun bermakna. Anak-anak diajak mengumpulkan gelas plastik bekas, membersihkannya, lalu memanfaatkannya sebagai pot tanaman. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan pentingnya kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pemanfaatan kembali limbah plastik.

Setelah itu, anak-anak mulai menanam berbagai tanaman obat seperti jahe, kencur, dan kunyit. Dengan penuh antusias, mereka belajar langsung bagaimana merawat tanaman, mulai dari menanam hingga menyiram secara rutin. Aktivitas ini sekaligus melatih kemampuan motorik halus serta memperkenalkan konsep sebab-akibat secara sederhana.

Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) dengan konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Anak-anak tidak hanya belajar tentang kesehatan, tetapi juga memahami hubungan antara lingkungan yang bersih dengan tubuh yang sehat.

Lebih dari sekadar kegiatan sesaat, program “Apotek Hidup Mini” dirancang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Anak-anak diberikan tanggung jawab untuk merawat tanaman setiap hari, sehingga menumbuhkan sikap disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan.

Keterlibatan wali murid juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Nilai-nilai PHBS yang ditanamkan di sekolah diharapkan dapat terus diterapkan di rumah, sehingga menciptakan sinergi antara pendidikan dan lingkungan keluarga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi yang sehat, peduli lingkungan, dan berkarakter sejak usia dini.

Mahasiswa KKN RPL PGPAUD Unmuh Jember Kampanyekan “Stop Kekerasan pada Anak” di Bondowoso

Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi PGPAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), menggelar edukasi parenting bertajuk “Stop Kekerasan pada Anak: Lindungi Senyum Mereka, Ciptakan Masa Depan Cerah” di RA Bustanul Ulum, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari wali murid, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat setempat. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam menjawab persoalan sosial di tingkat akar rumput, khususnya terkait praktik kekerasan terhadap anak.

Mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa tema ini diangkat berdasarkan hasil observasi di lapangan, yang menunjukkan bahwa literasi mengenai pola asuh positif (positive parenting) masih perlu ditingkatkan. Dalam realitas sehari-hari, kekerasan verbal seperti membentak maupun kekerasan fisik seperti memukul masih kerap dianggap sebagai bentuk pendisiplinan yang wajar.

“Usia dini adalah masa golden age yang sangat menentukan perkembangan anak. Kekerasan, sekecil apa pun, dapat berdampak pada perkembangan otak dan meninggalkan trauma jangka panjang. Pendisiplinan tidak sama dengan kekerasan,” ungkap salah satu mahasiswa KKN dalam sesi pemaparan.

Workshop ini dikemas secara interaktif, tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga diskusi terbuka mengenai tantangan pengasuhan di era modern. Peserta dibekali pemahaman tentang manajemen stres dalam pengasuhan, teknik regulasi emosi, serta komunikasi empatik dalam menghadapi perilaku anak.

Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan simulasi penerapan konsekuensi logis sebagai alternatif pengganti hukuman fisik. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu orang tua menghadapi situasi seperti anak tantrum tanpa harus menggunakan kekerasan.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh partisipasi. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang diikuti para wali murid. Acara kemudian ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan RA Bustanul Ulum dan masyarakat Desa Pekauman dapat menjadi ruang yang aman dan penuh kasih bagi anak-anak, sehingga tumbuh generasi yang sehat secara emosional, cerdas, dan berkarakter.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Keagamaan di Darul Quran

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan pembinaan keagamaan di Yayasan Darul Quran Jember. Program ini menjadi upaya membangun sinergi antara pendidikan formal, peran orang tua, serta pembinaan religius bagi anak sejak dini.

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan KB Darul Quran dan TPQ Darul Quran, yang menjadi lokasi strategis dalam penerapan pendidikan holistik. Rangkaian program diawali dengan kegiatan parenting yang melibatkan para orang tua. Dalam sesi ini, mahasiswa KKN bersama pihak yayasan memberikan pemahaman terkait pentingnya menyesuaikan metode belajar dengan tahap perkembangan anak, khususnya dalam pengenalan calistung (membaca, menulis, dan berhitung).

Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE). Para orang tua diberi ruang untuk berkreasi membuat media pembelajaran sederhana sesuai ide masing-masing. Hasilnya, tercipta berbagai alat peraga yang inovatif, menarik, dan mudah diaplikasikan di rumah.

Program berikutnya adalah “Kelas Orang Tua”, di mana orang tua diajak masuk ke dalam kelas untuk melihat langsung proses pembelajaran anak. Dalam kegiatan ini, ditunjukkan metode belajar sambil bermain yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat menerima materi dengan lebih rileks dan antusias. Melalui pengalaman ini, orang tua diharapkan mampu menerapkan pola pembelajaran serupa di lingkungan keluarga.

Tak hanya berfokus pada pendidikan umum, mahasiswa KKN juga turut berperan dalam pembinaan keagamaan di TPQ Darul Quran. Pada sore hari, mahasiswa mendampingi ustadz dan ustadzah dalam kegiatan belajar mengaji, khususnya pada kelompok Tilawati 1 dan Tilawati 3. Pendampingan ini meliputi pembelajaran membaca Al-Qur’an, perbaikan makharijul huruf, serta hafalan doa harian.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap dapat mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan akhlak yang mulia.

Connect