Minggu, 26 April 2026

Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Gelar Edukasi “Melestarikan Kebersihan Lingkungan Sekolah”

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Melestarikan Kebersihan Lingkungan Sekolah” di TK DWP 3 Kapongan, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hidup bersih dan sehat sejak usia dini, sekaligus mendorong peran aktif wali murid dalam mendukung pembiasaan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi kepada wali murid dan masyarakat sekitar sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pola hidup sehat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh narasumber, kepala sekolah, kader desa, serta para wali murid yang berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung yang melibatkan anak-anak. Bersama wali murid, mereka diajak menanam bunga di dalam pot sebagai bentuk pembelajaran nyata dalam menjaga kebersihan sekaligus memperindah lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memahami konsep kebersihan, tetapi juga belajar merawat lingkungan secara langsung.

Mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekolah sekaligus upaya membangun kebiasaan positif sejak dini. Mereka berharap edukasi yang diberikan tidak hanya berdampak sesaat, tetapi mampu membentuk karakter anak yang peduli terhadap kebersihan secara berkelanjutan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Anak-anak tampak aktif mengikuti setiap arahan, sementara wali murid turut mendampingi dan memberikan contoh langsung. Salah satu guru menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini karena dinilai sangat bermanfaat dalam membiasakan anak hidup bersih dan sehat. Ia juga berharap kebiasaan tersebut dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan. Diharapkan, langkah kecil ini menjadi awal dalam menciptakan generasi yang sehat, bersih, disiplin, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Bersama Polres Probolinggo Bangun Generasi Disiplin melalui Sosialisasi Tata Tertib Lalu Lintas dan Stop Bullying

Komitmen dalam membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berkarakter kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember melalui kegiatan sosialisasi Tata Tertib Lalu Lintas dan Stop Bullying yang digelar pada 23 April 2026 bekerja sama dengan Polres Probolinggo. Kegiatan ini melibatkan murid, guru, serta wali murid dalam suasana edukatif dan penuh antusiasme.

Program ini hadir sebagai respons terhadap pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kesadaran keselamatan di jalan raya serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, mahasiswa KKN menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, anggota kepolisian memberikan edukasi mengenai tata tertib lalu lintas dengan metode interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan rambu-rambu jalan, pentingnya menggunakan helm, serta cara menyeberang jalan yang aman dan benar. Pendekatan yang komunikatif membuat anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat pesan yang disampaikan.

Tidak hanya berfokus pada keselamatan berlalu lintas, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi terkait bahaya bullying. Anak-anak dikenalkan pada pentingnya saling menghormati, membangun pertemanan yang sehat, serta berani menolak tindakan negatif seperti mengejek, menyakiti, atau mengucilkan teman. Selain itu, guru dan wali murid juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendampingan emosional bagi anak dalam proses tumbuh kembangnya.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Tawa anak-anak terdengar saat mengikuti berbagai permainan edukatif dan sesi interaktif bersama mahasiswa KKN dan petugas kepolisian. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang menyenangkan mampu menyampaikan nilai-nilai moral secara efektif.

Guru dan wali murid menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai bahwa sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan karena tidak hanya menambah wawasan anak, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk perilaku positif sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat melahirkan generasi yang taat aturan, peduli terhadap sesama, serta tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bebas dari bullying. Kolaborasi bersama Polres Probolinggo menjadi bukti bahwa pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama.

Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Gelar Workshop Parenting di TK Ananda 1

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar workshop parenting tentang pencegahan stunting di TK Ananda 1, Kota Probolinggo, pada 23 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta penerapan pola asuh yang tepat bagi anak usia dini sebagai langkah awal mencegah stunting.

Workshop tersebut diikuti oleh wali murid bersama anak-anak TK Ananda 1 dan menghadirkan narasumber Ketua II Pokja II Kecamatan Mayangan yang telah mengikuti pelatihan calon pelatih diklat berjenjang tingkat dasar dalam program percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah TK Ananda 1, Erma, serta Ketua Paguyuban, Neng Mida. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai pengertian stunting, faktor penyebab, serta berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini di lingkungan keluarga.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman orang tua terkait stunting dan pentingnya pola makan bergizi seimbang. Kebiasaan jajan anak yang kurang sehat juga menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi gizi dan tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, edukasi ini diharapkan mampu memberikan kesadaran baru bagi orang tua untuk lebih selektif dalam memberikan asupan makanan kepada anak.

Sebagai tindak lanjut, pada 24 April 2026 mahasiswa KKN membagikan bubur kacang hijau kepada anak-anak sebagai contoh makanan sehat dan bergizi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi langsung agar anak terbiasa mengonsumsi makanan sehat sejak dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua dapat mulai menerapkan kebiasaan membawa bekal sehat dari rumah serta membatasi konsumsi jajanan yang kurang bernutrisi.

Ketua Paguyuban, Neng Mida, mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait pencegahan stunting. Ia berkomitmen untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak di rumah, termasuk membatasi jajan dan menyiapkan bekal sehat setiap hari. Program kerja mahasiswa KKN RPL ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak usia dini sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

Ajak Kenali Pekerjaan Lokal, TK PKK Prastiwi Kunjungi Sentra Pembuatan Batu Bata di Alastengah

Puluhan murid TK PKK Prastiwi Alastengah tampak antusias saat mengikuti kegiatan outing class ke tempat pembuatan batu bata milik Pak Udin di Desa Alastengah pada Kamis (16/4/2026) pagi. Kegiatan bertajuk “Belajar Jadi Tukang Bata Cilik” ini bertujuan untuk mengenalkan proses pembuatan bahan bangunan secara langsung sekaligus menanamkan nilai menghargai berbagai jenis pekerjaan kepada anak sejak usia dini. Sebanyak 32 siswa dari kelas TK A dan TK B tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB dengan didampingi tiga guru, dan langsung disambut oleh Pak Udin yang telah menekuni profesi sebagai pengrajin batu bata selama lebih dari satu dekade.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada bahan dasar pembuatan batu bata berupa tanah liat yang diambil dari area persawahan. Pak Udin kemudian memperagakan proses pembuatan bata mulai dari mencampur tanah dengan air dan sekam, menginjak hingga adonan menjadi kalis, memasukkan ke dalam cetakan kayu, hingga proses penjemuran bata mentah di bawah sinar matahari. Kepala TK PKK Prastiwi, Ibu Fitria Salim, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tema pembelajaran “Pekerjaan di Sekitarku” yang dirancang agar anak tidak hanya belajar melalui buku, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang lebih konkret dan bermakna.

Keceriaan semakin terlihat saat sesi praktik dimulai, di mana setiap murid diberi kesempatan untuk mencoba membuat bata mini menggunakan tanah liat dan cetakan kecil. Dengan bimbingan guru, anak-anak menekan tanah ke dalam cetakan dan mengeluarkannya dengan hati-hati. Selain memberikan pengalaman baru, kegiatan ini juga melatih motorik halus serta menumbuhkan rasa percaya diri anak. Di sela kegiatan, guru turut menyisipkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan mengajak anak mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan, serta mengelola sampah dengan baik setelah kegiatan selesai.

Kegiatan ditutup pada pukul 09.45 WIB dengan penyerahan hasil karya bata mini kepada Pak Udin sebagai kenang-kenangan, dilanjutkan dengan doa bersama dan sesi foto. Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan mengunjungi berbagai sentra usaha lokal lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta mampu menghargai setiap profesi yang ada di masyarakat.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukasi Ibu Kreatif dalam Pembuatan APE Murah dan Mudah di TKIT Permata Leces

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan edukasi bagi ibu wali murid di TKIT Permata Leces pada Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas para ibu dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) yang sederhana, murah, dan mudah dibuat. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui penyediaan media bermain yang edukatif dan menarik tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman bahwa APE tidak harus dibeli dengan harga mahal, melainkan dapat dibuat dari bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar. Melalui pemanfaatan barang bekas serta bahan dapur, orang tua dapat menciptakan media pembelajaran yang efektif sekaligus ramah lingkungan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan disertai praktik langsung, sehingga para peserta dapat memahami dan menerapkannya secara mandiri di rumah.

Salah satu praktik yang dilakukan adalah pembuatan plastisin dari bahan sederhana seperti tepung, garam, minyak, dan pewarna makanan. Media ini bermanfaat untuk melatih motorik halus anak serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi dalam membentuk berbagai objek. Selain itu, peserta juga diajak membuat puzzle dari kardus bekas dan kalender lama yang dipotong menjadi beberapa bagian untuk disusun kembali oleh anak. Permainan ini mampu melatih kemampuan kognitif, meningkatkan konsentrasi, serta mengasah kemampuan pemecahan masalah pada anak usia dini.

Tidak hanya itu, para ibu juga diperkenalkan pada pembuatan media “toples angka” dari bahan bekas seperti toples plastik dan gulungan benang. Media ini digunakan untuk mengenalkan konsep bilangan secara menyenangkan, di mana anak dapat memasukkan benda sesuai dengan angka yang tertera. Dengan cara ini, anak lebih mudah memahami hubungan antara simbol angka dan jumlah benda melalui pengalaman bermain secara langsung.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para ibu wali murid yang aktif bertanya, berdiskusi, dan mempraktikkan pembuatan APE. Mereka mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan alternatif pembuatan mainan edukatif dengan biaya yang terjangkau. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap para orang tua dapat semakin kreatif dan inovatif dalam menciptakan media pembelajaran sederhana namun bermakna, sehingga mampu mendukung perkembangan anak secara optimal sejak usia dini.

Little Hands, Big Impact: Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini melalui Edukasi Biopori

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukasi lingkungan di KB As Salam Tanggul pada Jumat (24/04/2026) sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan konsep biopori serta pemanfaatan sampah organik dan anorganik melalui pendekatan yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pentingnya biopori sebagai solusi alami untuk menjaga keseimbangan lingkungan, khususnya dalam meningkatkan daya serap air dan mengurangi genangan. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami serta dilengkapi dengan metode praktik langsung agar anak-anak dapat memahami konsep tersebut secara konkret. Pendekatan ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik sekaligus membangun pengalaman yang berkesan bagi peserta.

Selain edukasi biopori, kegiatan juga diisi dengan praktik daur ulang, di mana anak-anak diajak berkreasi memanfaatkan barang bekas menjadi pot tanaman. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang pentingnya mengurangi limbah sejak dini. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menanam bersama serta praktik pembuatan biopori sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang telah diberikan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari anak-anak, guru, maupun orang tua yang turut mendampingi. Para peserta memberikan respons positif karena kegiatan ini dinilai mampu menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap langkah kecil yang dilakukan anak-anak hari ini dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan di masa depan, sekaligus membentuk generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Gelar Seminar Parenting di PAUD Cemerlang, Dorong Peran Aktif Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui penyelenggaraan seminar parenting Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berlangsung di PAUD Cemerlang, Desa Pucanganom, Kecamatan Jambesari Darus Sholah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (23/4/2026) ini mengangkat tema “Peran Orang Tua dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini” sebagai respons atas pentingnya keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak pada masa golden age yang sangat menentukan perkembangan ke depan.

Pelaksanaan seminar ini tidak hanya melibatkan mahasiswa KKN, tetapi juga berkolaborasi dengan penilik PAUD Kecamatan Jambesari Darus Sholah yang hadir sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak, sehingga pola asuh dalam keluarga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, perkembangan emosi, serta kemampuan sosial anak. Selain itu, orang tua juga diharapkan mampu memberikan stimulasi yang tepat melalui aktivitas bermain yang edukatif serta menciptakan lingkungan rumah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang. Pemateri menegaskan bahwa peran orang tua tidak dapat digantikan, karena proses belajar anak dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama yang membentuk kepribadian.

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang hangat, interaktif, dan edukatif dengan melibatkan orang tua atau wali murid, guru PAUD, serta anak-anak. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi tersebut, para orang tua активно menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendidik anak di rumah, mulai dari keterbatasan waktu hingga kesulitan menghadapi karakter anak yang beragam. Diskusi ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus sarana mendapatkan solusi praktis dari pemateri maupun sesama peserta. Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam memahami karakter anak serta memberikan wawasan baru dalam menerapkan pola asuh yang lebih sabar dan efektif.

Mahasiswa KKN, termasuk Imam Junaid, turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, mulai dari persiapan tempat, pendampingan peserta, hingga dokumentasi. Program seminar parenting ini menjadi salah satu kegiatan unggulan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, tidak hanya melalui lembaga sekolah, tetapi juga melalui penguatan peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Ke depan, mahasiswa KKN berharap kegiatan parenting semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar edukasi kepada orang tua tidak berhenti pada satu momentum saja. Dengan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan anak-anak di PAUD Cemerlang dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, mandiri, serta memiliki akhlak yang baik sebagai bekal menghadapi masa depan.

Connect