Selasa, 28 April 2026

Sinergi Mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember dan Desa Dampit: Wujudkan Generasi Sehat Lewat Edukasi Gizi

Mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember sukses menggelar sosialisasi kesehatan di Desa Dampit, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini berfokus pada pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak usia dini sebagai upaya preventif terhadap masalah tumbuh kembang.

Acara yang berlangsung di TK Dharma Wanita ini dihadiri oleh puluhan wali murid beserta putra-putrinya. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk nyata kontribusi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Jember dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan langsung kepada masyarakat.

Gizi Seimbang sebagai Investasi Masa Depan

Dalam sesi pemaparan, tim KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember menekankan bahwa pemenuhan gizi pada masa golden age merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya diversifikasi pangan dengan memanfaatkan bahan makanan yang mudah ditemukan di lingkungan pedesaan.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa gizi seimbang tidak selalu identik dengan biaya mahal. “Sebagai mahasiswa RPL yang juga memiliki pengalaman praktik di berbagai bidang, kami ingin membagikan pemahaman bahwa gizi seimbang bisa diwujudkan melalui pemanfaatan sumber protein lokal yang sederhana namun bernilai tinggi untuk mendukung kecerdasan dan kesehatan anak,” ujarnya.

Interaksi Aktif Wali Murid dan Anak-Anak

Kegiatan ini tidak hanya berlangsung secara satu arah, tetapi juga melibatkan dialog aktif bersama wali murid. Para orang tua diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam memberikan makanan sehat kepada anak, khususnya bagi anak yang cenderung pemilih makanan (picky eater).

Sementara itu, anak-anak TK Dharma Wanita mengikuti sesi pengenalan makanan sehat melalui metode visual yang menarik dan menyenangkan. Dengan pendekatan interaktif, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis makanan bergizi secara sederhana agar lebih mudah dipahami.

Beberapa poin utama yang disampaikan dalam sosialisasi ini meliputi:

  • Prinsip gizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku” sebagai pengganti konsep lama 4 Sehat 5 Sempurna
  • Edukasi tentang bahaya konsumsi penyedap rasa dan bahan pengawet berlebih bagi kesehatan anak
  • Tips kreativitas menu sehat agar sayur dan makanan bergizi lebih menarik untuk anak-anak

Apresiasi dari Desa Dampit

Pihak Desa Dampit dan pengurus TK Dharma Wanita menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran mahasiswa RPL Universitas Muhammadiyah Jember membawa perspektif baru yang lebih aplikatif dalam menangani persoalan kesehatan anak di lingkungan masyarakat.

Program ini dinilai sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan edukasi kepada orang tua, tetapi juga membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga pola makan sehat sejak dini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua di Desa Dampit semakin peduli dalam menyusun menu harian keluarga, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berprestasi sesuai dengan semangat kemajuan yang diusung Universitas Muhammadiyah Jember.

 

Mahasiswa KKN Afirmasi Universitas Muhammadiyah Jember Hadirkan Program TOGA untuk Tanamkan PHBS Sejak Dini di TK PKK Bucor Kulon

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Afirmasi Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan kegiatan edukatif dan kolaboratif dalam rangka program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan membuat tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) atau apotek hidup di halaman TK PKK Bucor Kulon pada Sabtu, 25 April 2026.

Kegiatan ini melibatkan anak-anak, guru, serta wali murid dalam suasana yang menyenangkan, edukatif, dan penuh kebersamaan. Program ini bertujuan menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini, sekaligus mengenalkan manfaat tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan alami.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan lingkungan serta memanfaatkan tanaman yang ada di sekitar mereka dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan berbagai jenis tanaman TOGA seperti Jahe, Kunyit, Serai, dan Daun Mint beserta manfaatnya bagi kesehatan. Anak-anak tampak antusias saat mahasiswa menjelaskan fungsi masing-masing tanaman menggunakan bahasa yang sederhana dan menarik.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung menanam tanaman TOGA di halaman sekolah. Mahasiswa KKN membimbing anak-anak mulai dari menyiapkan media tanam, menanam bibit, hingga menyiram tanaman. Pada sesi berikutnya, anak-anak bersama guru juga diajak untuk merawat tanaman yang telah ditanam sebagai bentuk pembelajaran berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi kesehatan, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Suasana berlangsung penuh semangat gotong royong, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dan orang tua murid.

Para wali murid memberikan respons positif terhadap program ini. Mereka mengapresiasi kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga melatih anak-anak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan membiasakan pola hidup sehat.

Melalui program TOGA ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang sehat, mandiri, dan berwawasan lingkungan, serta mendorong sekolah untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis kesehatan secara berkelanjutan.

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Bersama Warga Wujudkan Lingkungan Bebas Banjir Melalui Kerja Bakti

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember bersama warga setempat melaksanakan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan kerja bakti pada Minggu, 26 April 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menanggulangi potensi banjir yang sering terjadi saat musim hujan, khususnya akibat saluran air yang tersumbat oleh sampah dan endapan kotoran.

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan saluran air dan selokan di lingkungan sekitar. Bersama warga, mahasiswa KKN melakukan pembersihan sampah plastik, botol bekas, dan berbagai limbah rumah tangga lainnya yang menyumbat aliran air. Selain itu, dilakukan pula pengangkatan endapan lumpur yang menghambat jalannya air, serta penataan kembali area sekitar saluran agar tetap bersih dan tidak dijadikan tempat pembuangan sampah.

Berdasarkan hasil kegiatan, kondisi saluran air sebelumnya cukup memprihatinkan karena dipenuhi tumpukan sampah rumah tangga dan endapan lumpur yang menyebabkan aliran air tidak lancar. Setelah dilakukan pembersihan, saluran air kembali berfungsi dengan baik sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir saat hujan deras turun.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga sekitar turut berpartisipasi aktif dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi tanggung jawab bersama.

Mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Melalui kerja bakti ini, diharapkan budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga lingkungan tetap terjaga dan risiko banjir dapat diminimalkan di masa mendatang.

 

Senin, 27 April 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gelar Kirab Kartini Cilik Bersama Anak PAUD di Situbondo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan kirab atau jalan santai dalam rangka memperingati Hari Kartini bersama anak-anak PAUD dan masyarakat sekitar. Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar pada 21 April 2026 di Desa Tribungan, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, dengan pusat kegiatan di TK Mabadius Shaleh.

Mengusung tema “Kirab Kartini Cilik: Menumbuhkan Kreativitas, Kepercayaan Diri, dan Semangat Kartini pada Anak Usia Dini”, kegiatan ini diikuti oleh anak-anak, guru, serta warga setempat. Para peserta tampil menarik dengan berbagai kostum, mulai dari baju adat seperti kebaya hingga pakaian profesi seperti polisi.

Kirab dilaksanakan dengan berjalan santai mengelilingi desa sambil menampilkan ragam kostum kreatif yang dikenakan peserta. Kegiatan ini dipromotori oleh Mutammima, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember, yang berperan sebagai penggagas sekaligus pelaksana bersama tim dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pahlawan emansipasi perempuan, tetapi juga dilatih untuk lebih berani tampil di depan umum. Selain itu, kirab ini menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan budaya serta berbagai profesi kepada anak sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana kebersamaan antara mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat turut memperkuat nilai sosial yang ingin dibangun melalui kegiatan ini.

Dengan adanya Kirab Kartini Cilik ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan Kartini dapat tertanam sejak dini pada anak-anak, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas dan rasa percaya diri dalam diri mereka.

 

Mahasiswa KKN RPL Kemendikdasmen FKIP PAUD Hadirkan Pojok TOGA di TK Tunas Cendekia


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Kemendikdasmen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian dengan menghadirkan program inovatif berupa pembuatan pojok Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di TK Tunas Cendekia. Program ini bertujuan mengintegrasikan pendidikan kesehatan sejak dini kepada anak-anak.

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Gempol ini mencakup berbagai rangkaian, mulai dari pembuatan pojok TOGA di lingkungan sekolah, penanaman tanaman obat, hingga praktik langsung pembuatan minuman herbal bersama guru dan peserta didik.

Koordinator kegiatan KKN menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang menyenangkan. “Melalui pojok TOGA, anak-anak tidak hanya mengenal berbagai jenis tanaman obat, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kesehatan tubuh secara sederhana,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama guru dan siswa menanam berbagai jenis tanaman seperti Jahe, Kunyit, Serai, dan Daun Mint di area yang telah disiapkan. Kegiatan ini dikemas secara interaktif, sehingga anak-anak dapat terlibat langsung mulai dari proses menanam, menyiram, hingga mengamati pertumbuhan tanaman.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat minuman herbal sederhana berbahan dasar tanaman TOGA, seperti wedang jahe dan minuman kunyit. Aktivitas ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal manfaat bahan alami dalam menjaga kesehatan tubuh.

Kepala TK Tunas Cendekia mengapresiasi program yang diinisiasi mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai kehadiran pojok TOGA memberikan manfaat nyata bagi sekolah. “Pojok TOGA menjadi media pembelajaran baru yang sangat bermanfaat. Anak-anak jadi lebih mengenal tanaman sekaligus belajar hidup sehat sejak dini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini serta mendorong pengembangan pembelajaran berbasis lingkungan di sekolah. Kehadiran pojok TOGA diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar anak secara alami dan berkelanjutan.

Top of Form

Bottom of Form

 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Kenalkan Pembelajaran Interaktif untuk Anak PAUD dan TPA di Bondowoso



Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan belajar interaktif bagi anak-anak PAUD dan TPA di KB Anak Cerdas pada Jumat dan Senin (24 dan 27 April 2026). Program ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar sejak dini melalui pendekatan bermain sambil belajar.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan berbagai metode pembelajaran kreatif. Mulai dari penggunaan kartu bergambar, permainan edukatif, lagu interaktif, hingga kegiatan prakarya sederhana yang dirancang untuk menarik perhatian anak-anak. Salah satu peserta KKN, Rohimah, turut aktif mendampingi dan memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat.

Selain pembelajaran umum, anak-anak juga dikenalkan huruf hijaiyah melalui permainan yang menyenangkan. Untuk santri TPA, mahasiswa membimbing hafalan doa-doa harian seperti doa sebelum makan, doa bangun tidur, hingga doa untuk kedua orang tua. Metode yang digunakan dikemas dengan gerak dan lagu, sehingga memudahkan anak-anak dalam menghafal sekaligus memahami maknanya.

“Anak-anak jadi lebih berani melafalkan doa dengan suara lantang karena dibalut permainan dan nyanyian. Belajar agama jadi terasa menyenangkan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.

Pendekatan interaktif ini terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan dan lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.

Kepala KB Anak Cerdas memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa suasana baru yang positif di lingkungan sekolah. “Anak-anak sangat antusias, apalagi saat sesi hafalan doa. Semoga metode ini bisa kami lanjutkan setelah program KKN selesai,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan anak usia dini, khususnya dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukasi Wali Murid tentang Bijak Screen Time Anak Usia Dini di Bondowoso

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember, M. Kholis (NIM 2510274244), melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Fenomena Screen Time pada Anak Usia Dini” kepada wali murid di sebuah lembaga PAUD di Desa Pekauman Daringan pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dalam memberikan penggunaan gadget secara bijak dan terkontrol pada anak.

Kegiatan dilatarbelakangi oleh fenomena di lapangan, di mana banyak anak usia dini terlihat lebih sering bermain gadget dibandingkan berinteraksi dengan teman sebayanya. Bahkan, beberapa anak menunjukkan tanda ketergantungan, seperti menangis saat perangkat diambil dan kurang tertarik bermain di lingkungan sosial.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memberikan berbagai materi edukatif, mulai dari penyuluhan dampak penggunaan gadget, diskusi pengalaman orang tua, hingga pembagian panduan screen time sehat. Selain itu, orang tua juga diajak menyusun jadwal penggunaan gadget di rumah serta mendapatkan pendampingan dalam menerapkan aturan screen time pada anak.

“Sebagian besar anak usia dini menggunakan gadget lebih dari dua jam per hari. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bersama karena dapat berdampak pada perkembangan bahasa, sosial, dan emosional anak,” ujar M. Kholis dalam pemaparannya.

Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini juga mendorong orang tua untuk menghadirkan alternatif aktivitas tanpa gadget, seperti bermain bersama anak secara langsung guna memperkuat interaksi dan kedekatan emosional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin sadar akan pentingnya pengawasan dalam penggunaan teknologi digital pada anak. Dengan pendampingan yang tepat, gadget tidak hanya menjadi alat hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara positif tanpa mengganggu tumbuh kembang anak.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi di era digital, khususnya dalam dunia pendidikan anak usia dini.

 


Connect