Kamis, 30 April 2026

Mahasiswa KKN UM Jember Gelar Sosialisasi Parenting di TK Tunas Mulya: Wujudkan Orang Tua Hebat untuk Buah Hati

Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Afirmasi S1 PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember kembali melaksanakan kegiatan magang pendidikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan mengusung tema edukatif bagi masyarakat. Kali ini, Alifah, mahasiswa RPL Afirmasi S1 PG PAUD, mengadakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Ilmu Parenting: Menjadi Orang Tua Hebat untuk Buah Hati” di TK Tunas Mulya, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Parenting menjadi salah satu aspek penting dalam membentuk karakter, kebiasaan, serta kesehatan fisik dan mental anak di masa depan.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan kesehatan, kegiatan diawali dengan pembiasaan pagi berupa doa bersama sebelum memulai aktivitas serta ice breaking ringan yang menciptakan suasana hangat dan menyenangkan. Para wali murid tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak awal.

Pada tahap inti, peserta diajak memahami pentingnya ilmu parenting agar dapat menjadi orang tua yang hebat dan bijak dalam membimbing anak. Materi disampaikan secara santai namun bermakna, melalui penyampaian materi, menyimak cerita, hingga diskusi interaktif bersama wali murid. Dalam sesi ini, para orang tua diberikan pemahaman bahwa mendidik anak bukan hanya soal memberikan fasilitas, tetapi juga tentang kehadiran emosional, komunikasi yang baik, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam bertanya, berbagi pengalaman, serta menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi anak di rumah. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat, menunjukkan tingginya kepedulian orang tua terhadap proses tumbuh kembang buah hati mereka.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian makanan bergizi berupa susu dan telur sebagai simbol pentingnya pemenuhan nutrisi bagi anak-anak. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.

Secara keseluruhan, praktik pembelajaran dalam kegiatan KKN ini berlangsung aktif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para orang tua semakin memahami bahwa menjadi orang tua hebat bukan hanya tentang mendidik anak agar pintar secara akademik, tetapi juga mendampingi mereka tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan berkarakter baik.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukasi Pencegahan Stunting Sejak Dini di TK Tunas Mulya

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) S1 PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan praktik pembelajaran bertema kesehatan di TK Tunas Mulya, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Siti Sofiah ini mengangkat tema “Kenali dan Cegah Stunting: Wujudkan Generasi Sehat” sebagai bentuk edukasi pentingnya pencegahan stunting sejak usia dini.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui pembelajaran berbasis ilmu pengetahuan dan kesehatan yang dikemas secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.

Kegiatan diawali dengan pembiasaan pagi seperti berdoa bersama sebelum memulai aktivitas belajar, dilanjutkan dengan ice breaking yang membuat suasana kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak awal.

Pada kegiatan inti, mahasiswa KKN mengajak anak-anak untuk mengenal stunting melalui media pembelajaran visual berupa video edukatif. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh anak usia dini, terutama mengenai pentingnya makan makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, dan menerapkan pola hidup sehat.

Selain itu, anak-anak juga diajak mempraktikkan cara mencuci tangan yang baik dan benar sebagai salah satu langkah sederhana dalam menjaga kesehatan. Kegiatan praktik ini menjadi momen yang paling menarik karena anak-anak dapat belajar secara langsung sambil bermain.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti arahan, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap materi yang disampaikan.

Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKN memberikan makanan bergizi berupa susu dan telur kepada seluruh peserta didik. Pemberian makanan bergizi ini menjadi simbol nyata pentingnya pemenuhan nutrisi dalam upaya mencegah stunting sejak dini.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian apresiasi kepada anak-anak, doa bersama, serta salam penutup yang menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Secara keseluruhan, praktik pembelajaran di TK Tunas Mulya berlangsung dengan aktif, tertib, dan penuh makna. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar baru bagi anak-anak, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendidikan anak usia dini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak kecil, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari stuntin

 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Ajak Wali Murid Sulap Botol Bekas Menjadi Pot Bunga Hias

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pemanfaatan sampah plastik berupa botol bekas menjadi pot bunga hias bersama wali murid di TK Putra Putri Bunda Jember pada Senin (27/04/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Pemanfaatan Sampah Plastik Botol Bekas Menjadi Karya Pot Bunga Hias untuk Menambah Estetika Lingkungan Rumah dan Sekolah.” Program tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas yang masih dapat digunakan kembali.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak para wali murid untuk melihat bahwa botol plastik bekas yang biasanya dianggap sampah dan langsung dibuang, sebenarnya masih memiliki nilai guna apabila diolah dengan kreativitas. Salah satunya adalah dengan mengubahnya menjadi pot bunga hias yang menarik, unik, dan bermanfaat.

Proses kegiatan dimulai dengan membersihkan botol plastik bekas yang telah dikumpulkan sebelumnya. Setelah itu, peserta diajak memotong botol sesuai bentuk pot yang diinginkan, kemudian mengecat dan menghiasnya menggunakan berbagai warna serta motif menarik sesuai kreativitas masing-masing.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para wali murid terlihat aktif mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses pembersihan hingga dekorasi akhir. Hasil karya yang telah dibuat kemudian dimanfaatkan sebagai pot bunga untuk mempercantik halaman rumah maupun lingkungan sekolah.

Selain menjadi sarana edukasi lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman kreatif yang menyenangkan bagi para peserta. Mereka tidak hanya belajar tentang pengelolaan sampah, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi barang bernilai estetika.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan ide baru yang sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan.

“Biasanya botol bekas langsung dibuang, ternyata bisa dibuat menjadi pot bunga yang cantik. Ini sangat bermanfaat untuk rumah dan sekolah,” ujarnya.

Mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah plastik serta membiasakan budaya daur ulang sejak dari lingkungan keluarga.

Selain membantu mengurangi sampah plastik, program ini juga menjadi langkah kecil namun nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, indah, dan sehat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember kembali menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui inovasi sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Ajarkan Semangat Menjaga Kebersihan dan Gotong Royong di Lingkungan Sekolah Bersama Wali Murid dan Masyarakat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan edukasi dan aksi nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menanamkan semangat gotong royong bersama wali murid dan masyarakat sekitar sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat tercipta melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak wali murid, guru, dan masyarakat sekitar untuk terlibat langsung dalam kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, halaman, serta area sekitar yang sering menjadi tempat penumpukan sampah. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Semangat gotong royong yang ditanamkan dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia. Melalui gotong royong, masyarakat belajar membangun persatuan dengan mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengutamakan kepentingan bersama demi terciptanya lingkungan yang lebih baik.

Selain itu, nilai gotong royong juga sejalan dengan sila kedua, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena mengajarkan sikap saling membantu, peduli, dan menghargai sesama tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, gotong royong memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan sosial antarwarga. Ketika masyarakat terbiasa bekerja sama, maka rasa saling percaya akan tumbuh dengan sendirinya. Kepercayaan inilah yang menjadi modal sosial penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara kolektif.

Bagi dunia pendidikan, nilai gotong royong juga sangat penting ditanamkan sejak dini. Lingkungan sekolah yang menerapkan kerja sama akan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, terbuka, dan saling mendukung. Anak-anak dapat belajar bahwa keberhasilan tidak selalu dicapai sendiri, tetapi juga melalui kebersamaan dan kepedulian terhadap orang lain.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, gotong royong bahkan disebut sebagai inti dari nilai-nilai kebangsaan. Nilai ini menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap semangat menjaga kebersihan dan budaya gotong royong dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Kebiasaan sederhana seperti membersihkan lingkungan bersama, saling membantu, dan peduli terhadap sesama diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berjiwa sosial tinggi.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya hadir dalam bentuk edukasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Ajak Orang Tua dan Anak Jaga Kebersihan Lingkungan, Olahraga Bersama, serta Lestarikan Budaya melalui Pakaian Adat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan edukatif mengenai pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta pelestarian budaya bangsa bersama anak-anak, wali murid, dan guru di TK PKK Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini mengusung tema pelestarian budaya dan kesehatan. Program tersebut bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat melalui olahraga bersama, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta membiasakan guru dan siswa mengenakan pakaian adat setiap hari Kamis sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak usia dini.

Acara diawali dengan edukasi singkat mengenai pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh serta pengenalan berbagai jenis aktivitas fisik yang menyenangkan untuk anak-anak. Selain itu, mahasiswa KKN juga mengenalkan berbagai macam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia agar anak-anak lebih mengenal keberagaman budaya bangsa.

Rangkaian kegiatan praktik dimulai dengan pemanasan massal yang diikuti oleh guru, siswa, dan wali murid dengan penuh semangat. Setelah itu, mahasiswa KKN mengajak seluruh peserta berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti senam bersama.

Kegiatan senam ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana relaksasi, kebersamaan, serta mempererat silaturahmi antarwarga sekolah. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap gerakan senam dengan ceria.

Setelah olahraga bersama, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah. Guru, siswa, wali murid, dan mahasiswa KKN bekerja sama membersihkan halaman sekolah, area bermain, dan lingkungan sekitar agar tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk proses belajar.

Selain itu, program pembiasaan memakai pakaian adat setiap hari Kamis juga mendapat perhatian khusus dari para wali murid. Mereka merasa bangga karena anak-anak dapat belajar mencintai budaya Indonesia secara langsung melalui penggunaan busana adat.

“Biasanya kami hanya menyewa pakaian adat saat ada acara tertentu, tetapi sekarang banyak wali murid yang justru tertarik untuk membeli sendiri karena merasa penting untuk mengenalkan budaya kepada anak-anak,” ujar salah satu wali murid.

Pihak guru juga memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan mahasiswa KKN. Menurut mereka, kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang efektif untuk menanamkan nilai kebersihan, kedisiplinan, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa kepada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kebiasaan hidup sehat, menjaga lingkungan, dan melestarikan budaya dapat terus diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Program ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter anak usia dini dapat dibangun melalui kegiatan sederhana namun bermakna, yang melibatkan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gelar Istiqosah Bersama Murid dan Wali Murid di TK Nurrohmah

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan keagamaan berupa istiqosah bersama murid dan wali murid di TK Nurrohmah, Desa Curahdringu, Kecamatan Tongas, pada Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini serta mempererat hubungan antara pihak sekolah, murid, guru, dan wali murid.

Kegiatan istiqosah berlangsung di lingkungan TK Nurrohmah dengan suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dzikir bersama, serta doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Murid-murid mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat, didampingi oleh guru serta wali murid yang turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran seluruh elemen sekolah menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh makna.

Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keagamaan. Melalui istiqosah bersama, mahasiswa berharap anak-anak dapat mulai mengenal dan membiasakan diri dengan kegiatan religius sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan karakter religius pada anak-anak sekaligus mempererat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak,” ujarnya.

Salah satu wali murid mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam membentuk akhlak anak serta memberikan ketenangan batin bagi orang tua.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk anak-anak. Mereka belajar berdoa bersama, lebih dekat dengan nilai agama, dan kami sebagai orang tua juga merasa lebih tenang,” tuturnya.

Kepala TK Nurrohmah juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN atas kontribusi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembentukan karakter anak yang berakhlak mulia.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pembiasaan spiritual yang dilakukan secara konsisten sejak usia dini.

Dengan terlaksananya kegiatan istiqosah ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan, memperkuat hubungan antara sekolah dan wali murid, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam pembinaan nilai-nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.

 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi Kesehatan Mulut dan Gigi Bersama Warga Posyandu dan Lansia

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung tema “Edukasi Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi” di KB Tunas Ceria, Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini ditujukan bagi warga posyandu dan para lansia sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa kesehatan mulut dan gigi merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara menyeluruh. Banyak permasalahan kesehatan yang berawal dari kurangnya perhatian terhadap kebersihan gigi dan mulut, terutama pada kelompok lansia yang rentan mengalami gangguan kesehatan gigi dan gusi.

Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh warga dengan penuh semangat dan antusiasme. Senam pagi ini tidak hanya bertujuan menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat sekitar. Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat seluruh peserta mengikuti gerakan senam bersama.

Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan penyuluhan dan edukasi mengenai kesehatan mulut dan gigi. Dalam sesi ini, mahasiswa KKN menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan gigi, cara mencegah penyakit seperti gigi berlubang, radang gusi, bau mulut, hingga dampak yang dapat timbul apabila kesehatan mulut tidak diperhatikan dengan baik.

Materi disampaikan secara sederhana, komunikatif, dan interaktif agar mudah dipahami oleh seluruh peserta, khususnya para lansia. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman mengenai masalah kesehatan gigi yang sering mereka alami.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik gosok gigi bersama. Mahasiswa memberikan contoh cara menyikat gigi yang benar, mulai dari teknik menyikat, arah gerakan, hingga waktu yang dianjurkan untuk menyikat gigi, yaitu minimal dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.

Para peserta kemudian mempraktikkan langsung cara menyikat gigi yang benar dengan bimbingan mahasiswa. Praktik ini diharapkan dapat membantu peserta memahami kebiasaan sederhana namun sangat penting dalam menjaga kesehatan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi sejak dini hingga usia lanjut.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya hadir untuk belajar dari masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi kesehatan.

Diharapkan, kebiasaan baik yang telah diajarkan dalam kegiatan ini dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh warga posyandu dan lansia, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap kesehatan diri sendiri.

 

Connect