Kamis, 23 April 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi Cuci Tangan 6 Langkah kepada Warga Kamal Bangkalan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukasi dan praktik cuci tangan yang baik dan benar bagi orang tua, anak-anak, serta masyarakat di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah berbagai penyakit, khususnya pada anak usia dini. Selain itu, orang tua juga didorong untuk menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi singkat mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Untuk menarik perhatian peserta, mahasiswa KKN mengemas edukasi secara interaktif melalui kuis tebak gambar serta sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh anak-anak maupun orang tua.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung enam langkah mencuci tangan yang benar, mulai dari membasahi tangan, menggosok telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, hingga membersihkan ujung kuku dan ibu jari secara menyeluruh. Praktik ini dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan mahasiswa agar setiap tahapan dapat dipahami dengan baik.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para orang tua mengaku kegiatan ini mengingatkan kembali pentingnya kebiasaan mencuci tangan yang sempat menjadi perhatian utama selama masa pandemi COVID-19. Mereka juga berharap kebiasaan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa langkah sederhana seperti mencuci tangan memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.

Apotek Hidup Mini di TK Mawar: Cara Kreatif Mahasiswa KKN Unmuh Jember Tanamkan PHBS Sejak Dini

Menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini tidak cukup hanya melalui teori di dalam kelas. Diperlukan pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif agar nilai-nilai tersebut benar-benar melekat dalam keseharian anak. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melalui program “Apotek Hidup Mini” di TK Mawar, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, pada 21 April 2026.

Program yang digagas oleh mahasiswa KKN ini mengajak siswa dan wali murid untuk terlibat langsung dalam praktik hidup sehat melalui kegiatan sederhana namun bermakna. Anak-anak diajak mengumpulkan gelas plastik bekas, membersihkannya, lalu memanfaatkannya sebagai pot tanaman. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan pentingnya kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pemanfaatan kembali limbah plastik.

Setelah itu, anak-anak mulai menanam berbagai tanaman obat seperti jahe, kencur, dan kunyit. Dengan penuh antusias, mereka belajar langsung bagaimana merawat tanaman, mulai dari menanam hingga menyiram secara rutin. Aktivitas ini sekaligus melatih kemampuan motorik halus serta memperkenalkan konsep sebab-akibat secara sederhana.

Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) dengan konsep STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Anak-anak tidak hanya belajar tentang kesehatan, tetapi juga memahami hubungan antara lingkungan yang bersih dengan tubuh yang sehat.

Lebih dari sekadar kegiatan sesaat, program “Apotek Hidup Mini” dirancang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Anak-anak diberikan tanggung jawab untuk merawat tanaman setiap hari, sehingga menumbuhkan sikap disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan.

Keterlibatan wali murid juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Nilai-nilai PHBS yang ditanamkan di sekolah diharapkan dapat terus diterapkan di rumah, sehingga menciptakan sinergi antara pendidikan dan lingkungan keluarga.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi yang sehat, peduli lingkungan, dan berkarakter sejak usia dini.

Mahasiswa KKN RPL PGPAUD Unmuh Jember Kampanyekan “Stop Kekerasan pada Anak” di Bondowoso

Mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi PGPAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), menggelar edukasi parenting bertajuk “Stop Kekerasan pada Anak: Lindungi Senyum Mereka, Ciptakan Masa Depan Cerah” di RA Bustanul Ulum, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari wali murid, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat setempat. Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam menjawab persoalan sosial di tingkat akar rumput, khususnya terkait praktik kekerasan terhadap anak.

Mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa tema ini diangkat berdasarkan hasil observasi di lapangan, yang menunjukkan bahwa literasi mengenai pola asuh positif (positive parenting) masih perlu ditingkatkan. Dalam realitas sehari-hari, kekerasan verbal seperti membentak maupun kekerasan fisik seperti memukul masih kerap dianggap sebagai bentuk pendisiplinan yang wajar.

“Usia dini adalah masa golden age yang sangat menentukan perkembangan anak. Kekerasan, sekecil apa pun, dapat berdampak pada perkembangan otak dan meninggalkan trauma jangka panjang. Pendisiplinan tidak sama dengan kekerasan,” ungkap salah satu mahasiswa KKN dalam sesi pemaparan.

Workshop ini dikemas secara interaktif, tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga diskusi terbuka mengenai tantangan pengasuhan di era modern. Peserta dibekali pemahaman tentang manajemen stres dalam pengasuhan, teknik regulasi emosi, serta komunikasi empatik dalam menghadapi perilaku anak.

Selain itu, mahasiswa juga menghadirkan simulasi penerapan konsekuensi logis sebagai alternatif pengganti hukuman fisik. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu orang tua menghadapi situasi seperti anak tantrum tanpa harus menggunakan kekerasan.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh partisipasi. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang diikuti para wali murid. Acara kemudian ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan RA Bustanul Ulum dan masyarakat Desa Pekauman dapat menjadi ruang yang aman dan penuh kasih bagi anak-anak, sehingga tumbuh generasi yang sehat secara emosional, cerdas, dan berkarakter.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Keagamaan di Darul Quran

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan pembinaan keagamaan di Yayasan Darul Quran Jember. Program ini menjadi upaya membangun sinergi antara pendidikan formal, peran orang tua, serta pembinaan religius bagi anak sejak dini.

Kegiatan dilaksanakan di lingkungan KB Darul Quran dan TPQ Darul Quran, yang menjadi lokasi strategis dalam penerapan pendidikan holistik. Rangkaian program diawali dengan kegiatan parenting yang melibatkan para orang tua. Dalam sesi ini, mahasiswa KKN bersama pihak yayasan memberikan pemahaman terkait pentingnya menyesuaikan metode belajar dengan tahap perkembangan anak, khususnya dalam pengenalan calistung (membaca, menulis, dan berhitung).

Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE). Para orang tua diberi ruang untuk berkreasi membuat media pembelajaran sederhana sesuai ide masing-masing. Hasilnya, tercipta berbagai alat peraga yang inovatif, menarik, dan mudah diaplikasikan di rumah.

Program berikutnya adalah “Kelas Orang Tua”, di mana orang tua diajak masuk ke dalam kelas untuk melihat langsung proses pembelajaran anak. Dalam kegiatan ini, ditunjukkan metode belajar sambil bermain yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat menerima materi dengan lebih rileks dan antusias. Melalui pengalaman ini, orang tua diharapkan mampu menerapkan pola pembelajaran serupa di lingkungan keluarga.

Tak hanya berfokus pada pendidikan umum, mahasiswa KKN juga turut berperan dalam pembinaan keagamaan di TPQ Darul Quran. Pada sore hari, mahasiswa mendampingi ustadz dan ustadzah dalam kegiatan belajar mengaji, khususnya pada kelompok Tilawati 1 dan Tilawati 3. Pendampingan ini meliputi pembelajaran membaca Al-Qur’an, perbaikan makharijul huruf, serta hafalan doa harian.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap dapat mempererat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan akhlak yang mulia.

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Dampingi Posyandu Anggrek 1, Tingkatkan Layanan Kesehatan di Pucaksari

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) turut mendampingi pelaksanaan Posyandu Anggrek 1 di Dusun Pucaksari, Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menyasar balita, ibu hamil, serta lansia sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berperan aktif membantu kader posyandu, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), hingga pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita. Selain itu, mahasiswa juga memberikan penyuluhan singkat kepada para ibu terkait pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keluarga.

Ketua kader Posyandu Anggrek 1, Muliyati, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu kelancaran kegiatan.
“Mahasiswa KKN membantu menimbang dan mencatat. Ibu-ibu juga senang karena ada tambahan penyuluhan,” ujarnya.

Sebanyak 39 balita dan 7 ibu hamil tercatat hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa, alur pelayanan menjadi lebih tertata sehingga kader posyandu tidak kewalahan meskipun jumlah peserta cukup banyak.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

Selain itu, mahasiswa KKN juga belajar memahami karakter sosial dan budaya masyarakat setempat, termasuk peran kelompok ibu-ibu dalam komunitas keagamaan sebagai bagian dari potensi pemberdayaan desa.

Kegiatan posyandu ditutup dengan pembagian PMT kepada balita. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin semakin meningkat, serta terjalin sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan desa.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Bersama Santri Nurussalam Gelar Aksi Bersih Lingkungan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan bersama santri Madrasah Nurussalam. Kegiatan ini difokuskan pada pencabutan rumput liar di halaman dalem KH Murtadho, yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.

Dengan memanfaatkan peralatan sederhana, mahasiswa dan para santri bekerja sama membersihkan area halaman yang dipenuhi rumput liar. Untuk mempercepat proses, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok sehingga kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Para santri tampak antusias mengikuti arahan serta turut aktif dalam setiap proses pembersihan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini, sekaligus membangun sikap tanggung jawab dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya diajak membersihkan lingkungan, tetapi juga belajar secara langsung tentang pentingnya merawat kebersihan agar tercipta lingkungan yang nyaman dan sehat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan singkat dari mahasiswa KKN, kemudian dilanjutkan dengan aksi pencabutan rumput secara bersama-sama. Mahasiswa turut memberikan contoh langsung, sehingga tercipta interaksi yang baik antara mahasiswa dan santri. Suasana kegiatan berlangsung hangat dengan canda dan tawa yang mengiringi kerja bakti.

Hasil kegiatan terlihat nyata, di mana halaman dalem KH Murtadho yang sebelumnya dipenuhi rumput liar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan santri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, kedisiplinan, dan gotong royong kepada para santri sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Semarakkan Market Day TK Trate Mas di Momen Hari Kartini

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember turut menyemarakkan kegiatan Market Day yang digelar TK Trate Mas di Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini berlangsung meriah sekaligus menjadi peringatan dua momen istimewa, yakni Hari Kartini dan hari jadi TK Trate Mas.

Acara yang terbuka untuk umum ini mengusung semangat kemandirian dan kreativitas sejak usia dini. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera sebagai upaya menanamkan nilai nasionalisme pada anak-anak, kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan TK Trate Mas.

Kepala Sekolah TK Trate Mas dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara tidak lepas dari kerja sama yang solid antara guru, wali murid, serta dukungan berbagai pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh pihak, mulai dari tim guru, wali murid, hingga para tamu undangan. Tanpa kebersamaan ini, kemeriahan acara tidak akan terwujud,” ungkapnya.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan Market Day, mulai dari defile drumband, pentas seni siswa, bazar dan kegiatan jual beli kreatif, hingga lomba mewarnai dan fashion show bertema busana adat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal kreativitas, keberanian tampil, serta interaksi sosial.

Kesuksesan acara ini juga didukung oleh sejumlah mitra, seperti Agam Tunggal Jaya, Rocket Chicken, dan Kids Book. Kehadiran mahasiswa KKN dalam kegiatan ini turut memberikan kontribusi positif, baik dalam pendampingan siswa maupun membantu kelancaran teknis acara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kemandirian, kreativitas, serta semangat kebersamaan dapat terus tumbuh sejak usia dini, sejalan dengan semangat Hari Kartini dalam membangun generasi yang berdaya dan percaya diri.

Connect