Kamis, 19 Februari 2026

Kuliah Tamu PPG Unmuh Jember: PowerPoint Berbasis AI untuk Calon Guru Adaptif dan Inovatif

Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kuliah tamu bertajuk “Pengembangan Materi Presentasi PowerPoint yang Efektif Berbasis AI” pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama PPG FKIP Unmuh Jember dengan IBLU Academy dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom.

Kuliah tamu ini diikuti oleh mahasiswa PPG Calon Guru (Cagur) dari tiga bidang studi, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan PG PAUD. Selain mahasiswa, dosen pengampu PPG juga turut hadir sebagai peserta, menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi digital pendidik di era transformasi teknologi.

Acara dipandu oleh Salsabila Keke Maulyana dari PPG Cagur Bahasa Indonesia. Sementara itu, narasumber utama adalah Nuril Alam, S.Pd., MOS., Trainer IBLU Academy yang juga merupakan Microsoft Partner dan Microsoft Office Specialist Expert. Kehadiran praktisi bersertifikasi internasional ini memberikan perspektif aplikatif dan aktual mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Christine Wulandari Suryaningrum, M.Pd., selaku Kepala Program Studi PPG Universitas Muhammadiyah Jember sekaligus keynote speaker. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru masa kini tidak cukup hanya menguasai materi ajar, tetapi juga harus mampu mengemasnya secara visual, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Memasuki sesi inti, narasumber mengawali dengan menggali pengalaman peserta terkait penggunaan AI dalam pembelajaran. Diskusi awal ini membuka ruang refleksi sekaligus memperlihatkan bahwa sebagian calon guru telah mulai memanfaatkan AI, meski belum optimal dalam pengembangan media presentasi.

Selanjutnya, Nuril Alam memaparkan secara komprehensif bagaimana Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan untuk menyusun materi PowerPoint yang lebih efektif, menarik, dan profesional. Peserta diperkenalkan pada berbagai fitur berbasis AI yang membantu dalam perumusan outline materi, penyederhanaan teks, pemilihan visual, hingga desain slide yang lebih komunikatif dan efisien.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak pertanyaan muncul terkait etika penggunaan AI, batasan kreativitas guru, serta strategi agar media presentasi tetap berpusat pada kebutuhan peserta didik. Diskusi ini memperkaya pemahaman bahwa AI bukan pengganti guru, melainkan alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta mendapatkan e-sertifikat gratis. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bahwa transformasi digital di dunia pendidikan membutuhkan kesiapan kompetensi dan mindset yang adaptif.

Melalui kuliah tamu ini, Program Studi PPG Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmennya dalam mencetak calon guru yang inovatif, kreatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Kolaborasi dengan IBLU Academy menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa lulusan PPG tidak hanya siap mengajar, tetapi juga siap menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman.

Kamis, 13 November 2025

Dr. Dani Harmanto Paparkan Solusi Urban CFD untuk Mobilitas Berkelanjutan dan Atasi Polusi di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang kali ini menyoroti isu krusial lingkungan dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas, yang dilangsungkan pada Kamis, (13/11/2025), bertempat di Aula Ahmad Zaenuri. Acara ini menarik perhatian, khususnya ketika menghadirkan pembicara utama (Keynote Speaker) dari Inggris yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Tokoh yang didapuk menjadi pembicara kunci adalah Dr. Dani Harmanto CEng MIED FHEA, seorang Associate Professor di bidang Teknik Aeronautika dari De Montfort University (DMU), Inggris. Dengan latar belakangnya yang lahir dan tumbuh besar di Surabaya, Dr. Dani membawa perspektif mendalam mengenai tantangan mobilitas perkotaan di tanah air. Materi yang ia sajikan, berjudul: "Urban CFD for Sustainable Mobility: Rethinking Motorcycle Pollution & Low-Speed EV Aerodynamics in Jakarta and Surabaya", mengupas tuntas mengapa kota-kota besar di Indonesia menghadapi masalah polusi udara yang akut.

Dalam paparannya, Dr. Dani menjelaskan bahwa kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya merupakan "laboratorium hidup" yang kompleks bagi studi aliran udara perkotaan. Ia memaparkan dua realitas utama: pertama, lebih dari 70% kendaraan adalah sepeda motor, yang menyebabkan paparan knalpot secara terus-menerus bagi warga kota. Kedua, formasi bangunan tinggi dan kepadatan jalanan menciptakan efek "ngarai jalanan" (street-canyon). Struktur ini, ditambah dengan kondisi angin silang yang lemah (rata-rata di bawah 5 m/s), secara efektif menjebak polutan di tingkat jalanan, sehingga memperburuk kualitas udara yang dihirup warga. Tidak hanya polusi, kondisi aliran udara ini juga menyebabkan kendaraan listrik (EV) kecil yang beroperasi di kecepatan rendah menderita drag tinggi, mengurangi efisiensi energi dan jarak tempuh mereka.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dr. Dani mengusulkan pemanfaatan Urban Computational Fluid Dynamics (CFD) sebagai alat utama dalam perencanaan kota. CFD memungkinkan insinyur dan perencana kota untuk memvisualisasikan dan memprediksi bagaimana polutan tersebar dan bagaimana aliran udara mempengaruhi efisiensi kendaraan. Lebih lanjut, ia mengusulkan pengenalan dua indeks baru: TUAI (Tropical Urban Aerodynamic Index), untuk mengukur efisiensi aerodinamika EV pada kondisi tropis berkecepatan rendah, dan SCEI (Street-Canyon Exposure Index), untuk menilai kemungkinan stagnasi polutan di jalanan. Kedua indeks ini diharapkan dapat berevolusi menjadi standar desain nasional yang dikembangkan bersama antara insinyur dan perencana kota.

Dr. Dani menutup presentasinya dengan pesan optimis, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin global dalam mobilitas berkelanjutan berbasis CFD. Dengan kolaborasi riset yang kuat, khususnya melalui platform AST-PTMA, Indonesia dapat mewujudkan udara yang lebih bersih dan EV yang lebih efisien, yang pada akhirnya akan menciptakan kota-kota yang lebih sehat dan layak huni. Presentasi ini menjadi seruan bagi seluruh PTMA untuk memperkuat kapasitas riset dan pendidikan di bidang ilmu terapan, khususnya rekayasa fluida komputasional, demi mendukung pembangunan kota masa depan.

Connect