Selasa, 25 November 2025

CDC Unmuh Jember Gelar Talkshow Inspiratif Bersama Leader PT Sejati Group di Puncak Acara IGNIVISION

Dalam rangka memperluas wawasan dan menumbuhkan semangat inovasi di kalangan mahasiswa, Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar talkshow inspiratif bersama Leader PT Sejati Group, Agus Aji Panuntun. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan IGNIVISION (Ignite Visionary Business Innovation Competition) yang telah berlangsung sejak 24 November lalu.

Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme mahasiswa yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Luar biasa, saya senang saudara (mahasiswa) hadir memenuhi undangan dari kemarin sampai hari ini,” ujarnya.

Mahasiswa yang mengikuti talkshow ini merupakan peserta kompetisi IGNIVISION yang digelar sehari sebelumnya. Talkshow tersebut menjadi puncak acara sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk mendapat inspirasi langsung dari praktisi bisnis.

Dr. Sofyan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengevaluasi serta mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang bisnis.

“Saya harap mahasiswa mampu membedah kemampuan, menyiapkan diri untuk mengembangkan minat dan bakat kalian. Tanpa dikembangkan dan latihan, tidak akan bisa berkembang dengan sendirinya,” tuturnya.

PT Sejati Group sendiri merupakan perusahaan distribusi berbagai produk yang telah berdiri sejak tahun 2000 dan memiliki perjalanan bisnis yang dinamis.

Mengangkat tema “Inovasi Dalam Ketahanan Bisnis Modern”, Agus Aji Panuntun membagikan pengalaman dan strategi dalam menjaga keberlangsungan bisnis di tengah ketatnya persaingan industri dan pesatnya perkembangan teknologi. Ia menekankan pentingnya adaptasi serta keberlanjutan inovasi dalam dunia usaha.

Agus juga menceritakan perjalanan kariernya, mulai dari berada di titik terendah hingga akhirnya dipercaya memimpin beberapa cabang PT Sejati Group. Menurutnya, kunci utama dari keberhasilannya adalah konsistensi terhadap proses dan komitmen untuk terus berkembang.

Setelah sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kompetisi IGNIVISION sebagai penutup rangkaian kegiatan.  Terpilih 10 besar pemenang yang berhasil mendapatkan dana hibah untuk pengembangan bisnis. Kelompok yang berhasil menjadi 10 besar diantaranya :

  1. Pure Step
  2. ChocoHealthy
  3. Briket dari Batang dan Daun Bakau
  4. EcoTask
  5. Panjer.io
  6. Eco Plast Furni
  7. Wiratech
  8. Ferma+
  9. Sirup Bakawin
  10. Fruit Sushi

Dengan diberikannya dana hibah ini, diharapkan para pemenang dapat mengambangkan bisnis dan inovasi mereka menjadi lebih dikenal luas di pasaran, serta dapat memotivasi untuk terus melakukan inovasi yang berkelanjutan.



Senin, 24 November 2025

Kembangkan Wawasan Praktis, Unmuh Jember Kampus 2 Lepas Mahasiswa PAI di SMPM 7 Sempu


Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember Kampus Banyuwangi atau biasa disebut Kampus 2 itu menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Pada Senin, 24 Desember 2025, Unmuh Jember Kampus 2 menerjunkan tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti program Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) di SMP Muhammadiyah 7 Sempu, Banyuwangi.

Mahasiswa yang dikirim merupakan mahasiswa semester 3 dan menjadi bagian dari pelaksanaan PLP gelombang pertama. Selanjutnya, program ini akan dilanjutkan dengan gelombang kedua dan ketiga agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan praktik lapangan.

Pelaksanaan PLP ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kedua lembaga karena di dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Dekan Fakultas PAI Unmuh Jember dan Kepala SMP Muhammadiyah 7 Sempu. Kerja sama ini mencakup penguatan bidang akademik, peningkatan mutu pendidikan, serta kolaborasi bidang akademik.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak berupaya membangun sinergi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta persiapan akreditasi yang lebih baik pada masing-masing lembaga. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan program-program pendidikan yang lebih strategis di masa depan.

Selama kegiatan PLP, mahasiswa PAI diarahkan untuk mempelajari dinamika lingkungan sekolah secara langsung, meliputi sistem administrasi, kultur organisasi, proses pembelajaran, hingga interaksi sosial antara pendidik dan peserta didik. Dengan demikian, mahasiswa dapat memadukan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman praktik di lapangan.

SMP Muhammadiyah 7 Sempu menyambut baik pelaksanaan PLP ini serta kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan. Pihak sekolah memandang kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan sekolah dan sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

Dengan terlaksananya program ini, Unmuh Jember Kampus 2 berharap mahasiswa mampu memperoleh keterampilan pedagogik dan wawasan praktis yang akan menjadi bekal penting ketika terjun ke masyarakat sebagai pendidik profesional di masa mendatang.

Unmuh Jember dan Universitas Jember Sepakati MoU untuk Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Jember (Unej) melalui Fakultas Kedokteran (FK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Unmuh Jember. Penandatanganan berlangsung pada Senin (24/11/2025) di Gedung Rektorat Universitas Jember.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas institusi dalam memenuhi standar pendidikan kedokteran. Melalui MoU tersebut, Unmuh Jember akan mendapatkan dukungan dan pendampingan dari Fakultas Kedokteran Universitas Jember, mencakup pengembangan kurikulum, pemenuhan standar akreditasi, hingga rencana kebutuhan sumber daya manusia di tahap awal pendirian fakultas.

 


Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., bersama Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM. Keduanya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan dua perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di wilayah Jember. Pihak Unej menekankan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen mereka dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kontribusi pendidikan kesehatan di tingkat regional.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi. Dari Unmuh Jember hadir: Wakil Rektor II, Ns. Sasmiyanto, M.Kes. Wakil Rektor III, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, Ketua Lembaga Kerjasama, Dr. Fauziyah, M.Si. Ketua LPPM, Dr. Juariyah, M.H. Sementara jajaran Universitas Jember yang hadir meliputi: Wakil Rektor I, Prof. Slamin, M.Sc.Com., Ph.D. Wakil Rektor III, Dr. Fendi Setiawan, S.H., M.H.  Wakil Rektor IV, Prof. Bambang Kuswandi, Sc., Ph.D. Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp. L.B.L.

 


Rektor Unmuh Jember, di kesempatan yang sama, menyampaikan harapannya agar proses pendirian fakultas dapat segera terpenuhi. Ia berharap penyelenggaraan Fakultas Kedokteran Unmuh Jember dapat direalisasikan dalam waktu dekat sehingga pada tahun ajaran baru kampus sudah dapat membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi kedokteran

MoU ini menjadi landasan awal dalam memperkuat kerja sama akademik antara kedua institusi. Selain pendampingan dalam aspek internal pendirian fakultas, ruang lingkup kerja sama juga mencakup penelitian bersama, pengembangan program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, serta pemanfaatan fasilitas dan tenaga ahli FK Unej untuk mendukung proses awal Unmuh Jember.

Dengan kesepakatan ini, Unmuh Jember semakin mendekati realisasi pembentukan Fakultas Kedokteran sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. MoU tersebut diharapkan menjadi pijakan penting bagi terwujudnya institusi pendidikan kedokteran yang berdaya saing dan memenuhi standar nasional.

 

IGNIVISION: Unmuh Jember Gelar Kompetisi Bisnis Masa Depan

Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember gelar kompetisi inovasi bisnis bertajuk IGNIVISON (Ignite Visionary Business Innovation Competition). Kompetisi yang bertemakan "Unleash Your Innovative Potential To Reshape The Future Of Business" ini diselenggarakan selama 2 hari yakni dari 24-25 November 2025 bertempat di Aula Ahmad Zaenuri.

Kompetisi ini diikuti oleh 29 kelompok mahasiswa dan satu kelompok tingkat SMA/K yang berhasil lolos ke tahap presentasi final. Benerapa sub tema dalam kompetisi ini diantaranya Manufaktur dan Teknologi Terapan, Budidaya dan Industri Kreatif, Bisnis Digital dan Jasa, serta Food & Beverage.

Pada final ini, para kelompok mempresentasikan output produk dan juga inovasi bisnis yang telah mereka rancang seperti pemanfaatan limbah plastik menjadi produk furniture, ide bisnis jasa pembersih sepatu yang mereka lihat sebagai peluang besar untuk dijadikan ladang bisnis, dan beberapa inovasi bisnis yang sifatnya keberlanjutan.

Kepala Lembaga Pengembagan Mahasiswa dan Alumni (LPMA) Unmuh Jember, Dr. Diyah Probowulan, SE., MM., menegaskan kompetisi ini digagas untuk mengasah mahasiswa untuk mengembangkan inovasi bisnis yang mereka miliki.

"Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa berinovasi di bidang bisnis yang berkelanjutan" tegasnya.

Beliau berharap dengan adanya kompetisi ini dapat menjadi pemicu untuk terus mengembangkan bisnis mahasiswa, dan bisa bersaing di kompetisi nasional.

"Saya harap mahasiswa bisa mengembangkan usahanya yang digagas hari ini, bisa juga mengikuti program bersifat kompetisi P2MW atau PKM" ujarnya.

Kegiatan ini menjadi tanda bahwa Unmuh Jember sangat mendukung pengembangan mahasiswa terutama dalam hal inovasi bisnis yang diharapkan menjadi bekal untuk mengawali karir sebagai entrepreneur.

Jumat, 21 November 2025

Bullying Meningkat, Pakar Psikologi Unmuh Jember : Pahami Cara Melawannya


Fenomena perundungan atau bullying belakangan ini tampak semakin marak dan menyita perhatian publik. Namun, menurut Panca Kursistin Handayani S.Psi, M.A Psikolog, salah satu dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, peningkatan ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh semakin banyaknya kasus, melainkan oleh semakin mudahnya akses informasi melalui media sosial.

“Media sosial membuat segala bentuk kekerasan mudah terekspos ke publik. Orang-orang jadi lebih sering melihat aksi bullying dan mengira kasusnya meningkat, padahal sejak dulu sudah banyak terjadi. Hanya saja dulu akses informasinya terbatas,” jelasnya.

Selain media sosial, faktor lingkungan juga menjadi pemicu. Beliau menegaskan bahwa masih banyak lingkungan sosial yang menganggap perundungan sebagai bentuk penyelesaian masalah. Lingkungan yang mendukung aksi bullying seolah itu solusi dari sebuah masalah membuat perilaku ini terus berulang.

Beliau juga menyoroti faktor psikologis, seperti ketidakstabilan emosi dan kemampuan regulasi diri yang belum matang pada anak-anak. Menurutnya, nilai-nilai moral pada sebagian anak tidak terinternalisasi dengan baik karena minimnya peran orang tua dalam proses pendidikan karakter.

“Kita belajar nilai pertama kali dari keluarga seperti empati, toleransi, cara merespons sesuatu yang tidak sesuai dengan diri kita. Namun saat ini banyak orang tua menyerahkan sepenuhnya perkembangan anak kepada sekolah atau lembaga formal, padahal penanaman nilai dilakukan lewat contoh dan diskusi langsung antara orang tua dan anak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi tindakan perundungan,  beliau merasa penting bagi anak maupun remaja untuk memahami cara melawan tindakan tersebut, baik secara langsung maupun dengan mencari bantuan. Jika menjadi korban, jangan diam. Bila dirasa tidak mampu melawan sendiri, speak up kepada orang terdekat sangat penting untuk menghindari resiko yang lebih besar.

Beliau menegaskan bahwa keluarga harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak untuk bercerita. Sementara itu, lembaga pendidikan juga memegang peranan besar sebagai pengawas perilaku siswa.

“Sekolah kadang menganggap bullying hanya sekadar candaan. Padahal jika candaan sudah mengarah pada kekerasan, itu harus ditangani serius,” tegasnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa kunci untuk menekan perilaku perundungan adalah mengubah perspektif masyarakat dalam memandang kekerasan. Jika masyarakat masih dianggap sebagai alternatif penyelesaian masalah, maka perundungan akan terus terjadi.

Dengan meningkatnya kesadaran dan keterlibatan aktif dari keluarga, sekolah, serta lingkungan, beliau berharap kasus perundungan dapat diminimalisir dan anak-anak dapat tumbuh dalam ruang yang aman.

Minggu, 16 November 2025

Unmuh Jember Laksanakan Penanaman 315 Bibit Durian Hibah PP Muhammadiyah

 


Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melaksanakan kegiatan penanaman 315 bibit pohon durian hibah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di area lahan sekitar Rumah Sakit Umum (RSU) Unmuh Jember pada Sabtu (15/11/2025). Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kawasan hijau kampus serta mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Kegiatan dimulai dengan sambutan rektor Unmuh Jember Dr. Hanafi, M.Pd., “Ke depan, kita berencana mengembangkan area ini menjadi dapur produktif seperti program MBG dan berbagai konsep berkelanjutan lainnya. Kami ingin ruang ini menjadi laboratorium hidup yang memberi manfaat ekologis, edukatif, dan ekonomi,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Ketua BPH Unmuh Jember Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., IPU., ASEAN Eng., juga turut meberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau menegaskan bahwa penanaman bibit durian ini merupakan langkah kecil namun penting dalam mendukung kelestarian lingkungan kampus serta penguatan ekosistem hijau di kawasan pendidikan dan kesehatan Unmuh Jember.

“Penanaman pohon bukan sekadar aktivitas simbolis, tetapi komitmen jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Hibah dari PP Muhammadiyah ini kami manfaatkan sebaik-baiknya” pungkasnya.


Selain itu, turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini Ketua PDM Jember Prof. Dr. H. Aminullah Elhady, M.Ag.,   Direktur RSU Unmuh Jember, dr. Bambang Indra H., Sp. THT, serta direktur PT MSH, Dr. Diyan Indrayani, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat juga direktur BUMU Dr. Aris Yuni Pawestri, SH., MH.

Para dekan dari seluruh fakultas di lingkungan Unmuh Jember juga hadir dan ikut serta melakukan penanaman bibit pohon secara bergiliran. Keterlibatan pimpinan fakultas tersebut menjadi wujud dukungan terhadap penguatan budaya kampus hijau sekaligus mendorong implementasi nilai-nilai keberlanjutan di lingkungan universitas.


Penanaman bibit secara bergantian pada titik-titik lubang tanam yang sudah disiapkan oleh tim pelaksana. Setiap bibit diberi ajir, diberi pupuk dasar, dan disiram sebagai simbol dimulainya perawatan jangka panjang.

Penanaman bibit durian ini merupakan bagian dari upaya Unmuh Jember untuk terus memperluas ruang hijau kampus, yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis, edukatif, hingga ekonomi di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, unit pelayanan kesehatan, dan lembaga di bawah naungan Muhammadiyah.

Kamis, 13 November 2025

Dr. Dani Harmanto Paparkan Solusi Urban CFD untuk Mobilitas Berkelanjutan dan Atasi Polusi di Rakornas AST-PTMA Unmuh Jember

 

Asosiasi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (AST-PTMA) sukses menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang kali ini menyoroti isu krusial lingkungan dan mobilitas berkelanjutan di Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas, yang dilangsungkan pada Kamis, (13/11/2025), bertempat di Aula Ahmad Zaenuri. Acara ini menarik perhatian, khususnya ketika menghadirkan pembicara utama (Keynote Speaker) dari Inggris yang memiliki ikatan kuat dengan Indonesia.

Tokoh yang didapuk menjadi pembicara kunci adalah Dr. Dani Harmanto CEng MIED FHEA, seorang Associate Professor di bidang Teknik Aeronautika dari De Montfort University (DMU), Inggris. Dengan latar belakangnya yang lahir dan tumbuh besar di Surabaya, Dr. Dani membawa perspektif mendalam mengenai tantangan mobilitas perkotaan di tanah air. Materi yang ia sajikan, berjudul: "Urban CFD for Sustainable Mobility: Rethinking Motorcycle Pollution & Low-Speed EV Aerodynamics in Jakarta and Surabaya", mengupas tuntas mengapa kota-kota besar di Indonesia menghadapi masalah polusi udara yang akut.

Dalam paparannya, Dr. Dani menjelaskan bahwa kota-kota seperti Jakarta dan Surabaya merupakan "laboratorium hidup" yang kompleks bagi studi aliran udara perkotaan. Ia memaparkan dua realitas utama: pertama, lebih dari 70% kendaraan adalah sepeda motor, yang menyebabkan paparan knalpot secara terus-menerus bagi warga kota. Kedua, formasi bangunan tinggi dan kepadatan jalanan menciptakan efek "ngarai jalanan" (street-canyon). Struktur ini, ditambah dengan kondisi angin silang yang lemah (rata-rata di bawah 5 m/s), secara efektif menjebak polutan di tingkat jalanan, sehingga memperburuk kualitas udara yang dihirup warga. Tidak hanya polusi, kondisi aliran udara ini juga menyebabkan kendaraan listrik (EV) kecil yang beroperasi di kecepatan rendah menderita drag tinggi, mengurangi efisiensi energi dan jarak tempuh mereka.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dr. Dani mengusulkan pemanfaatan Urban Computational Fluid Dynamics (CFD) sebagai alat utama dalam perencanaan kota. CFD memungkinkan insinyur dan perencana kota untuk memvisualisasikan dan memprediksi bagaimana polutan tersebar dan bagaimana aliran udara mempengaruhi efisiensi kendaraan. Lebih lanjut, ia mengusulkan pengenalan dua indeks baru: TUAI (Tropical Urban Aerodynamic Index), untuk mengukur efisiensi aerodinamika EV pada kondisi tropis berkecepatan rendah, dan SCEI (Street-Canyon Exposure Index), untuk menilai kemungkinan stagnasi polutan di jalanan. Kedua indeks ini diharapkan dapat berevolusi menjadi standar desain nasional yang dikembangkan bersama antara insinyur dan perencana kota.

Dr. Dani menutup presentasinya dengan pesan optimis, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin global dalam mobilitas berkelanjutan berbasis CFD. Dengan kolaborasi riset yang kuat, khususnya melalui platform AST-PTMA, Indonesia dapat mewujudkan udara yang lebih bersih dan EV yang lebih efisien, yang pada akhirnya akan menciptakan kota-kota yang lebih sehat dan layak huni. Presentasi ini menjadi seruan bagi seluruh PTMA untuk memperkuat kapasitas riset dan pendidikan di bidang ilmu terapan, khususnya rekayasa fluida komputasional, demi mendukung pembangunan kota masa depan.

Connect