Senin, 27 April 2026

SERUNYA GERMAS CERIA, MAHASISWA KKN FKIP UNMUH JEMBER EDUKASI MAKANAN SEHAT LEWAT KUNJUNGAN DAPUR DAN COOKING CLASS

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar program edukatif bertajuk GERMAS CERIA (Gerakan Makan Sehat Ceria) di TK PGRI 1 Karang Nangkah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Program ini menghadirkan pembelajaran tentang makanan sehat dan bergizi melalui kegiatan interaktif, kunjungan edukatif, hingga cooking class yang melibatkan anak-anak dan wali murid.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak usia dini mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman belajar langsung yang menyenangkan sekaligus mendorong peran aktif orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama enam hari dengan berbagai aktivitas edukatif. Pada hari pertama, mahasiswa KKN mengawali kegiatan dengan sesi parenting bersama wali murid guna memberikan pemahaman tentang pentingnya pola makan sehat bagi anak. Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan pada jenis makanan sehat dan tidak sehat beserta manfaatnya melalui pembelajaran interaktif di kelas.

Pada hari-hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan praktik sederhana untuk memperkuat pemahaman anak. Metode ini membuat anak tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.

Memasuki hari kelima, anak-anak mengikuti kunjungan edukatif ke dapur MBG. Sebelum kegiatan dimulai, mereka diajarkan dan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sebagai bagian dari pembiasaan hidup bersih dan sehat. Di lokasi, anak-anak dikenalkan berbagai peralatan memasak serta proses pengolahan makanan secara langsung. Antusiasme terlihat ketika mereka diberi kesempatan menyusun burger dari bahan yang telah disediakan. Suasana semakin meriah dengan perjalanan menggunakan odong-odong yang menambah keceriaan selama kegiatan berlangsung.

Sebagai puncak kegiatan, pada hari keenam dilaksanakan cooking class yang melibatkan anak-anak bersama wali murid. Dalam kegiatan ini, peserta mempraktikkan pembuatan ayam goreng crispy mulai dari persiapan bahan hingga proses memasak. Suasana kebersamaan terasa hangat, di mana anak-anak dan orang tua bekerja sama dalam setiap tahap kegiatan.

Kegiatan cooking class mendapat respons positif dari wali murid. Beberapa di antaranya menunjukkan ketertarikan dengan mencatat resep yang diberikan dan melihat peluang untuk mengembangkan keterampilan tersebut sebagai usaha rumahan. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dalam suasana sederhana namun penuh kebahagiaan.

Melalui program GERMAS CERIA ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap anak-anak dapat memahami pentingnya makanan sehat sejak dini serta membentuk kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua serta menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang kreatif, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

PEDULI KESEHATAN SEJAK DINI, MAHASISWA KKN UNMUH JEMBER GELAR EDUKASI PHBS LIBATKAN ANAK DAN ORANG TUA

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan melibatkan anak-anak dan orang tua pada Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan metode interaktif, seperti edukasi pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini, demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar, serta pembelajaran melalui media visual berupa gambar animasi tentang kebiasaan hidup bersih. Pendekatan ini dirancang agar anak-anak lebih mudah memahami materi sekaligus merasa senang selama proses belajar.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif anak-anak dalam setiap rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya memperhatikan, tetapi juga mempraktikkan langsung cara mencuci tangan dengan benar. Selain itu, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam memperkuat pembiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan di rumah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Edukasi ini juga diharapkan dapat membentuk perilaku hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi peserta didik, orang tua, serta lingkungan sekolah. Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap program serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya membangun generasi yang sehat dan peduli terhadap kebersihan sejak dini.

MAHASISWA KKN UNMUH JEMBER LAKSANAKAN EDUKASI CTPS DI PAUD AL-HIDAYAH

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di PAUD Al-Hidayah pada Kamis (23/04/2026) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak usia dini, khususnya dalam menjaga kebersihan tangan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas.

Selain penyampaian materi, anak-anak juga diajak untuk mempraktikkan langsung langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Metode yang digunakan bersifat interaktif dan menyenangkan, sehingga anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan sekolah sejak dini

MAHASISWA KKN RPL KEMENDIKDASMEN FKIP PAUD UNMUH JEMBER HADIRKAN POJOK TOGA DI TK TUNAS CENDEKIA

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Kemendikdasmen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menghadirkan program inovatif berupa Pojok Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di TK Tunas Cendekia, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendidikan kesehatan sejak dini kepada anak-anak melalui pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan guru dan peserta didik secara langsung, mulai dari pembuatan pojok TOGA, penanaman tanaman obat, hingga praktik pengolahan minuman herbal.

Koordinator kegiatan KKN menyampaikan bahwa program ini dirancang agar anak-anak dapat belajar mengenal lingkungan sekaligus memahami manfaat tanaman obat bagi kesehatan. “Melalui pojok TOGA, anak-anak tidak hanya mengenal jenis tanaman, tetapi juga memahami manfaatnya secara sederhana dan aplikatif,” ujarnya.

Mahasiswa bersama guru dan siswa menanam berbagai jenis tanaman obat seperti jahe, kunyit, serai, dan daun mint di area yang telah disiapkan. Kegiatan ini dikemas secara partisipatif, di mana anak-anak dilibatkan langsung dalam proses menanam, menyiram, hingga mengamati pertumbuhan tanaman sebagai bagian dari pengalaman belajar mereka.

Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik pembuatan minuman herbal sederhana. Anak-anak diajak mengenal proses pengolahan bahan alami menjadi minuman sehat, seperti wedang jahe dan minuman kunyit. Aktivitas ini menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat melalui konsumsi bahan alami.

Kepala TK Tunas Cendekia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi sekolah. “Pojok TOGA menjadi media pembelajaran baru yang sangat bermanfaat. Anak-anak jadi lebih mengenal tanaman sekaligus belajar hidup sehat sejak dini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menanamkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini serta mendorong sekolah untuk mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan secara berkelanjutan. Kehadiran pojok TOGA tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang memperkaya pengalaman belajar anak dalam mengenal kesehatan secara alami.

MAHASISWA KKN UNMUH JEMBER GELAR KEGIATAN ECOPRINT UNTUK TINGKATKAN KREATIVITAS ANAK DAN WALI MURID

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan edukatif berupa pelatihan ecoprint bersama anak-anak dan wali murid di PAUD KB Barokah, Banyuwangi, pada Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kreatif yang menggabungkan unsur seni, edukasi, dan kepedulian lingkungan.

Ecoprint merupakan teknik mencetak motif alami pada kain dengan memanfaatkan daun dan bunga sebagai bahan utama. Selain ramah lingkungan, bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di sekitar, sehingga dapat diterapkan secara sederhana oleh masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai pengertian ecoprint, tujuan, serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa KKN menekankan bahwa proses pembelajaran menjadi hal utama, di mana anak-anak dapat belajar secara interaktif, kreatif, dan menyenangkan bersama orang tua mereka.

Pada tahap praktik, anak-anak bersama wali murid mulai menyusun berbagai jenis daun dan bunga di atas tas kain putih sesuai dengan ide dan kreativitas masing-masing. Setelah pola terbentuk, kain ditutup menggunakan plastik bening dan dilanjutkan dengan proses pemukulan secara perlahan agar warna serta bentuk daun dapat tercetak dengan baik pada permukaan kain.

Selanjutnya, hasil cetakan direndam dalam larutan air tawas untuk memperkuat warna agar lebih tahan lama. Setelah itu, kain dijemur hingga kering dan menghasilkan motif ecoprint yang unik serta beragam sesuai dengan kreativitas peserta.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh antusias dan kebersamaan. Anak-anak terlihat senang bereksplorasi dengan bentuk dan warna, sementara wali murid aktif mendampingi serta berkolaborasi dalam setiap tahapan proses.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat meningkatkan kreativitas anak sejak usia dini, mempererat hubungan antara anak dan orang tua, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar.

MAHASISWA KKN UNMUH JEMBER DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA MELALUI OLAHAN SINGKONG BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, pada Minggu (19/04/2026). Program ini mengusung tema pemanfaatan bahan pangan lokal melalui diversifikasi produk berbasis kearifan lokal guna mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan mampu bersaing secara ekonomi.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar Desa Mangli yang memiliki lahan subur serta hasil panen singkong yang melimpah. Letaknya yang strategis, dekat dengan Pasar Pujer, seharusnya menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Namun, selama ini sebagian besar hasil singkong hanya dijual dalam bentuk mentah kepada pengepul atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga nilai ekonominya belum optimal.

Melalui program KKN ini, mahasiswa berupaya mengubah pola pikir masyarakat agar tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi juga mampu menjadi pelaku industri rumah tangga. Pada pekan pertama, mahasiswa melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi sebagai alternatif sumber pendapatan yang lebih stabil.

Sebagai langkah nyata, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam pengolahan singkong menjadi tape berkualitas. Kegiatan diawali dengan pemilihan bahan baku singkong yang baik, termasuk memperhatikan usia panen yang tepat agar menghasilkan tape dengan rasa yang optimal dan tidak mudah rusak.

Selanjutnya, pada sesi praktik, mahasiswa bersama warga melakukan proses pengolahan secara langsung, mulai dari pengupasan, pencucian, pengukusan, hingga proses peragian dan fermentasi. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan dan peralatan selama proses produksi guna menghasilkan produk yang higienis dan berkualitas.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Mangli. Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan dan menunjukkan minat besar untuk mengembangkan usaha olahan singkong sebagai sumber penghasilan tambahan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia. Diharapkan, langkah kecil ini dapat menjadi awal bagi masyarakat untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri tanpa harus meninggalkan lingkungan dan keluarga.

Minggu, 26 April 2026

MAHASISWA KKN RPL UNMUH JEMBER TANAMKAN NILAI SEDEKAH SEJAK DINI MELALUI EDUKASI INTERAKTIF PADA ANAK USIA DINI

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan edukasi karakter kepada anak usia dini dengan mengenalkan konsep sedekah secara sederhana dan menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, serta kebiasaan berbagi sejak masa golden age anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan bahwa sedekah tidak selalu identik dengan uang, melainkan dapat dilakukan melalui berbagai tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan dengan pendekatan interaktif menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, sehingga mereka dapat langsung mengaplikasikannya.

Mahasiswa KKN menjelaskan beberapa bentuk sedekah yang dapat dilakukan anak-anak, di antaranya sedekah senyum dengan membiasakan menyapa dan tersenyum kepada guru maupun teman, sedekah tenaga dengan membantu teman atau merapikan mainan bersama, serta sedekah makanan dengan berbagi bekal kepada teman. Selain itu, anak-anak juga dikenalkan pada sedekah melalui kata-kata baik seperti mengucapkan “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”, serta sedekah barang berupa berbagi mainan atau pakaian yang masih layak pakai kepada yang membutuhkan.

Kegiatan berlangsung dengan suasana ceria dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat aktif mengikuti arahan serta merespons setiap pertanyaan yang diberikan. Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN mengajak anak-anak untuk berkomitmen menjadi “Tim Sedekah” dengan menunjukkan semangat mereka melalui interaksi langsung.

Mahasiswa KKN menyampaikan bahwa penanaman nilai berbagi sejak usia dini sangat penting, mengingat pada usia 0–6 tahun perkembangan otak anak mencapai sekitar 80 persen. Oleh karena itu, kebiasaan baik seperti berbagi dan peduli terhadap sesama perlu dibangun sejak dini agar menjadi karakter yang melekat hingga dewasa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, empati, dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Connect