MAHASISWA KKN UNMUH JEMBER DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA MELALUI OLAHAN SINGKONG BERBASIS KEARIFAN LOKAL
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, pada Minggu (19/04/2026). Program ini mengusung tema pemanfaatan bahan pangan lokal melalui diversifikasi produk berbasis kearifan lokal guna mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan mampu bersaing secara ekonomi.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi besar Desa Mangli yang memiliki lahan subur serta hasil panen singkong yang melimpah. Letaknya yang strategis, dekat dengan Pasar Pujer, seharusnya menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Namun, selama ini sebagian besar hasil singkong hanya dijual dalam bentuk mentah kepada pengepul atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga nilai ekonominya belum optimal.
Melalui program KKN ini, mahasiswa berupaya mengubah pola pikir masyarakat agar tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah, tetapi juga mampu menjadi pelaku industri rumah tangga. Pada pekan pertama, mahasiswa melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi sebagai alternatif sumber pendapatan yang lebih stabil.
Sebagai langkah nyata, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam pengolahan singkong menjadi tape berkualitas. Kegiatan diawali dengan pemilihan bahan baku singkong yang baik, termasuk memperhatikan usia panen yang tepat agar menghasilkan tape dengan rasa yang optimal dan tidak mudah rusak.
Selanjutnya, pada sesi praktik, mahasiswa bersama warga melakukan proses pengolahan secara langsung, mulai dari pengupasan, pencucian, pengukusan, hingga proses peragian dan fermentasi. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan dan peralatan selama proses produksi guna menghasilkan produk yang higienis dan berkualitas.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Mangli. Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan dan menunjukkan minat besar untuk mengembangkan usaha olahan singkong sebagai sumber penghasilan tambahan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat desa dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia. Diharapkan, langkah kecil ini dapat menjadi awal bagi masyarakat untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri tanpa harus meninggalkan lingkungan dan keluarga.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar