Senin, 29 Juni 2026

Gelar Public Speaking is Fun, HIMAKOM Unmuh Jember Latih Keberanian Siswa SD Tampil di Depan Publik

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Public Speaking is Fun" di SDN Curahnongko 03, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu komunikasi sekaligus menumbuhkan keberanian berbicara dan rasa percaya diri siswa sekolah dasar.

Program yang diinisiasi HIMAKOM ini berangkat dari masih terbatasnya akses edukasi mengenai komunikasi, kreativitas, dan literasi media bagi anak-anak sekolah dasar. Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat, kemampuan berkomunikasi dinilai menjadi bekal penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini.

Melalui konsep pembelajaran yang menyenangkan, mahasiswa Ilmu Komunikasi menghadirkan berbagai aktivitas interaktif yang mendorong siswa berani menyampaikan pendapat, berinteraksi dengan teman, serta mengekspresikan ide di depan umum.

Ketua HIMAKOM bersama jajaran pengurus berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar. Selain itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sosial, empati, serta praktik komunikasi secara langsung di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai permainan edukatif seperti Kotak Ekspresi, Pesan Berantai, dan Reporter Cilik. Melalui permainan tersebut, peserta diajak belajar menyampaikan pesan dengan baik, bekerja sama, serta melatih keberanian berbicara di depan teman-temannya. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengenalan konsep public speaking, penyerahan hasil donasi, hingga sesi foto bersama.

Program ini memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan kemampuan komunikasi dasar siswa, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun hubungan yang lebih erat antara mahasiswa dengan lingkungan sekolah. Sasaran kegiatan tidak hanya siswa sebagai peserta utama, tetapi juga guru sebagai mitra edukasi dan mahasiswa HIMAKOM sebagai fasilitator pembelajaran.

Kegiatan HIMAKOM Mengabdi menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran di Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember yang tidak berhenti di ruang kelas. Melalui pengabdian ini, mahasiswa diajak menghadirkan solusi edukatif bagi masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai agen perubahan sosial.

Ke depan, HIMAKOM Unmuh Jember berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak sekolah yang memperoleh manfaat dari edukasi komunikasi, kreativitas, dan penguatan karakter sejak dini.

 

Perkuat Kualitas Tesis Berstandar Global, Magister Manajemen Unmuh Jember Gelar Kolokium Internasional Bersama MSU Malaysia

Komitmen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam mencetak lulusan berdaya saing global terus diperkuat melalui penyelenggaraan Kolokium Internasional Program Studi Magister Manajemen bersama Management and Science University (MSU) Malaysia, Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini menghadirkan akademisi internasional untuk memberikan peer review terhadap proposal tesis mahasiswa.

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang berlangsung secara luring di kampus MSU Malaysia, kolokium tahun ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting. Meski demikian, nuansa akademik internasional tetap terasa dengan keterlibatan langsung para dosen dan pakar dari MSU sebagai reviewer.

Sebanyak 35 mahasiswa Magister Manajemen Unmuh Jember mempresentasikan proposal tesis mereka di hadapan para akademisi MSU. Setiap peserta memperoleh evaluasi, kritik, dan rekomendasi konstruktif terkait penyempurnaan metodologi penelitian, penguatan kerangka konseptual, hingga teknik analisis data agar penelitian yang dihasilkan memenuhi standar akademik internasional.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember, Dr. Budi Santoso, S.E., M.M., M.Akun., menjelaskan bahwa kolokium internasional merupakan salah satu strategi program studi dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa sekaligus memperluas jejaring akademik global.

Menurutnya, keterlibatan reviewer dari MSU Malaysia memberikan perspektif baru yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam menyusun penelitian. Masukan yang diberikan tidak hanya memperkuat kualitas proposal tesis, tetapi juga mendorong lahirnya penelitian yang memiliki kontribusi ilmiah serta relevansi terhadap perkembangan dunia bisnis dan ilmu manajemen.

"Kolokium ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa agar mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memiliki standar internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata kerja sama akademik antara Unmuh Jember dan Management and Science University Malaysia," ujarnya.

Selama kolokium berlangsung, suasana diskusi berjalan dinamis. Mahasiswa tidak hanya mempresentasikan ide penelitiannya, tetapi juga berdialog secara langsung dengan para reviewer internasional mengenai pendekatan penelitian, kebaruan (novelty), hingga peluang pengembangan hasil riset.

Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan atmosfer akademik internasional sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan penyusunan penelitian yang lebih komprehensif.

Selain menjadi forum akademik, kolokium ini juga memperkuat hubungan kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Management and Science University (MSU) Malaysia. Ke depan, kolaborasi kedua institusi diharapkan terus berkembang melalui berbagai program, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah bereputasi.

Melalui penyelenggaraan kolokium internasional secara berkelanjutan, Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkelas dunia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghasilkan lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Perkuat Jejaring Global, Magister Manajemen Unmuh Jember Gandeng Akademisi Filipina Bahas Kepemimpinan Kolaboratif

Komitmen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan International Workshop bertajuk Orchestrating Collaboration 2026: Managing Stakeholders and Diverse Teams, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmuh Jember ini menghadirkan akademisi dari Ifugao State University, Filipina, sebagai narasumber internasional untuk membahas pentingnya kepemimpinan kolaboratif, pengelolaan pemangku kepentingan (stakeholder), dan sinergi lintas fungsi dalam menghadapi tantangan organisasi modern.

Sekitar 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Magister (S2) FEB Unmuh Jember mengikuti workshop tersebut dengan antusias.

Mengusung tema besar "Building Cross-Functional and Stakeholder Synergy through Adaptive and High-Impact Collaboration", kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Dr. Diana Sulianti K. Tobing, S.E., M.Si., CRA., CMA., Jhon G. Pagaddut, CPA., Ph.D., dan Olivia M. Valdez. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai strategi membangun kolaborasi yang efektif di tengah keberagaman tim dan kompleksitas hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember, Dr. Budi Santoso, S.E., M.M., M.Akun., mengatakan bahwa penyelenggaraan workshop internasional merupakan bagian dari upaya program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global bagi mahasiswa.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik kolaborasi di tingkat internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai strategi membangun sinergi lintas fungsi dalam organisasi, meningkatkan keterlibatan stakeholder (stakeholder engagement), memberdayakan tim kerja yang beragam, hingga mengelola konflik menjadi peluang kolaborasi yang produktif.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai penerapan kepemimpinan adaptif, komunikasi lintas budaya, serta pengambilan keputusan kolaboratif yang relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia profesional.

Workshop internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Unmuh Jember dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, serta menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat global.

 

Milad ke-3 RSU Unmuh Jember, Luncurkan Klinik Vaksin Internasional dan Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan

Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandai usia tiga tahun dengan meluncurkan Klinik Vaksin Internasional sebagai langkah strategis memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Momentum Milad ke-3 yang digelar di Auditorium RSU Unmuh Jember, Sabtu (27/6/2026), menjadi refleksi perjalanan rumah sakit sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan.

Mewakili Rektor Unmuh Jember, Wakil Rektor II Ns. Sasmiyanto, S.Kep., M.Kes. menyampaikan apresiasi atas perkembangan RSU Unmuh Jember yang dinilai menunjukkan tren positif sejak berdiri pada tahun 2023. Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan pasien dalam beberapa bulan terakhir menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

"Perkembangan rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir sangat menggembirakan. Jumlah pasien rawat inap terus meningkat dan kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat segera tercapai," ujarnya.

Ia menegaskan, universitas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas dan layanan rumah sakit. Salah satu langkah yang segera direalisasikan ialah pembukaan layanan fisioterapi untuk melengkapi kebutuhan pasien pascaoperasi maupun rehabilitasi.

"Kami ingin masyarakat memperoleh layanan yang lebih lengkap di RSU Unmuh Jember, sehingga tidak perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan lain hanya karena keterbatasan layanan," katanya.

Selain itu, Sasmiyanto mengungkapkan bahwa pengembangan rumah sakit menjadi bagian penting dalam persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jember. Ke depan, RSU Unmuh Jember ditargetkan berkembang menjadi rumah sakit pendidikan yang mampu mendukung proses akademik sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat.

Direktur RSU Unmuh Jember dr. Bambang Indra H., Sp.THT mengatakan bahwa usia tiga tahun merupakan fase penting bagi rumah sakit untuk terus bertumbuh. Setelah memperoleh izin operasional pada Juni 2023, RSU Unmuh Jember berhasil menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan hanya empat bulan kemudian, sehingga mampu memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.

"Mayoritas pasien yang kami layani saat ini merupakan peserta BPJS. Kepercayaan masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun, dan hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, rumah sakit juga berhasil meraih apresiasi paripurna dalam penilaian mutu rumah sakit. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen seluruh jajaran dalam menjaga standar pelayanan, keselamatan pasien, serta tata kelola rumah sakit yang berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, RSU Unmuh Jember resmi meluncurkan Klinik Vaksin Internasional, yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan vaksinasi internasional, baik untuk keperluan ibadah, pendidikan, pekerjaan, maupun perjalanan ke luar negeri.

Peluncuran layanan tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan rumah sakit agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain Klinik Vaksin Internasional, manajemen juga tengah menyiapkan sejumlah layanan baru sebagai upaya memperluas cakupan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember.

Sasmiyanto menegaskan bahwa RSU Unmuh Jember merupakan rumah sakit umum yang hadir untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

"Kami berharap rumah sakit ini tidak hanya menjadi kebanggaan Muhammadiyah, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat Jember dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam," tuturnya.

Memasuki usia ketiga, RSU Unmuh Jember terus memperkuat langkah menuju rumah sakit yang unggul melalui peningkatan fasilitas, pengembangan layanan, penguatan kerja sama dengan berbagai mitra, serta komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Hidupkan Budaya Lokal Melalui Festival Budaya

Semangat pelestarian budaya lokal berpadu dengan kreativitas generasi muda dalam Festival Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema "Ruang Ekspresi dan Budaya Bersemi" dengan tagline "Berani Berbudaya, Bebas Berkarya", kegiatan yang berlangsung di Lapangan Basket Unmuh Jember ini sukses menarik antusiasme lebih dari 200 pengunjung.

Festival yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri mahasiswa, dosen, pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum. Berbagai pertunjukan seni dan budaya disuguhkan sebagai ruang apresiasi sekaligus media edukasi bagi generasi muda untuk semakin mengenal kekayaan budaya lokal.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami konsep komunikasi secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikannya melalui penyelenggaraan sebuah festival budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa belajar merancang strategi komunikasi, membangun kolaborasi, hingga mengelola sebuah kegiatan berskala publik.

Festival Budaya 2026 lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap semakin kuatnya pengaruh budaya global yang berpotensi menggeser kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Padahal, Kabupaten Jember memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tari tradisional, musik patrol, jaranan, batik, hingga berbagai produk kriya yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat.

Melalui festival ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berupaya menghadirkan ruang dialog budaya yang mampu mempertemukan berbagai generasi. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, festival juga dirancang sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menampilkan karya sekaligus memperluas jejaring dan apresiasi publik terhadap budaya lokal.

Untuk memperkaya rangkaian acara, panitia menggandeng berbagai komunitas seni di Kabupaten Jember, seperti Komunitas Tari Tradisional Jember, dan Komunitas Musik Etnik. Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember turut berpartisipasi sebagai mitra yang mendukung upaya pelestarian budaya daerah melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya memerlukan kolaborasi lintas sektor. Festival ini tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

Melalui Festival Budaya 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berharap budaya lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai identitas yang dapat terus hidup, berkembang, dan relevan di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat kebanggaan terhadap budaya daerah sekaligus melahirkan ruang-ruang kreatif bagi generasi muda untuk terus berkarya.

Antusiasme pengunjung yang memenuhi area festival hingga acara berakhir menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki daya tarik yang kuat ketika dikemas secara kreatif, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda. Dengan semangat "Berani Berbudaya, Bebas Berkarya", Festival Budaya 2026 menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember dalam merawat sekaligus menghidupkan kembali budaya lokal melalui pendekatan komunikasi yang inovatif.

Kamis, 25 Juni 2026

Unmuh Jember Sukses Gelar Expo Luaran MKWU, Karya Inovatif dari 5 Mata Kuliah Dipamerkan



 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses menyelenggarakan Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKMU) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Aula Ahmad Zainuri, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kreativitas mahasiswa melalui pameran karya nyata dan inovasi dari lima mata kuliah wajib universitas.

    Pameran edukatif ini menampilkan luaran karya dari mahasiswa yang menempuh mata kuliah Al Islam II, Al Islam IV, Pendidikan Kewarganegaraan dan Deradikalisme, Pendidikan Anti Korupsi dan Anti Napza, serta Kewirausahaan. Beragam inovasi dipamerkan secara langsung, mulai dari perancangan platform digital, kampanye video edukasi, media pembelajaran anak, hingga ragam produk kewirausahaan.

    Gavriel Ayatullah Khomaini dari Program Studi Sistem Informasi berhasil meraih Juara I kategori Al Islam IV. Ia menciptakan karya bernama "Skillmu", sebuah platform pengembangan hard skill dan soft skill mahasiswa berbasis nilai amanah. 

    Pada kategori Kewirausahaan, Lubna Kumaylia (PGPAUD) keluar sebagai Juara I dengan inovasi media edukatif "Zip & Play Learning Activity Box For Kids". Sementara untuk Bazar Kewirausahaan, Juara I diraih oleh Hilmi Alivia Sahrul Gafur (Teknik Lingkungan) yang memamerkan maket Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). 

    Kreativitas kampanye visual juga unjuk gigi. Anisa Mifta'ur Rizky (Manajemen) sukses menjuarai kategori Pendidikan Kewarganegaraan dan Deradikalisme melalui karya video "Perisai Bangsa: Melawan Radikalisme, Menjaga Identitas Nasional". Menyusul di kategori Pendidikan Anti Korupsi dan Anti Napza, Reisya Nasywa (Psikologi) merebut Juara I lewat karya video bertajuk "Pilihan Kecil, Dampak Besar". Adapun kategori Al Islam II dimenangkan oleh Muhammad Reza Radjaki A. (Sistem Informasi) dengan luaran Praktek Sholat. 


    Tidak hanya memberikan penghargaan bagi mahasiswa, kampus juga menobatkan predikat Dosen Pengampu Berprestasi kepada lima tenaga pendidik. Mereka adalah Saibah, S.Pd., M.Pd. untuk mata kuliah Al Islam IV, Hasna Huwaida S.Pd.I., M.Pd. (Al Islam II), serta Amara Diva Abigail, S.H., M.Kn. (PKn & Deradikalisme). Predikat serupa juga diberikan kepada Edhi Siswanto, S.I.P. M.SI. (Pendidikan Anti Korupsi & Anti Napza) dan Nuraini Kusumaningtyas, M.Psi. (Kewirausahaan). 

    Melalui pelaksanaan Expo MKMU, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan evaluasi pembelajaran yang terbuka. Metode luaran proyek ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang tidak hanya kuat secara teori, namun piawai dalam mengimplementasikan gagasan aplikatif bagi masyarakat luas. 


Rabu, 24 Juni 2026

Media Pembelajaran Anak Usia Dini "Zip & Play" Karya Mahasiswi PGPAUD


    Pada gelaran pameran Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKMU) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), mahasiswa didorong untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Aula Ahmad Zainuri pada Selasa (23/6/2026) ini menampilkan berbagai inovasi mahasiswa dari beragam program studi. Salah satu produk yang disorot adalah rancangan Lubna Kumaylia dan Tim, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), yang ditetapkan sebagai Juara Pertama pada kategori Kewirausahaan. 

    Lubna memenangkan kategori tersebut melalui produk alat permainan edukatif bernama "Zip & Play Learning Activity Box For Kids". Produk ini dirancang dalam bentuk kotak aktivitas fisik yang di dalamnya terdapat beberapa modul permainan interaktif. Target utama dari pembuatan produk ini adalah anak-anak usia dini yang sedang berada dalam masa krusial perkembangan fisik dan mental. 

    Pembuatan Zip & Play dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan orang tua, terhadap alat bermain yang aman secara material dan mampu melatih kemampuan motorik halus serta kognitif anak secara efektif. Dengan memanfaatkan keilmuan dari program studi PGPAUD, Lubna merancang instrumen permainan yang sesuai dengan standar psikologi perkembangan balita. Secara simultan, produk ini diproyeksikan sebagai purwarupa bisnis yang memiliki nilai komersial dengan mengaplikasikan teori-teori dari mata kuliah Kewirausahaan.

    Proses pengembangan produk inovatif ini dibimbing oleh Nuraini Kusumaningtyas, M.Psi., Pendampingan tersebut berfungsi untuk memastikan kualitas produk memenuhi kriteria kelayakan akademis sekaligus memiliki struktur perencanaan produk yang terarah. 

    Pencapaian Lubna di ajang Expo MKMU ini membuktikan bahwa mahasiswa dapat memadukan pemahaman teori pendidikan dengan prinsip bisnis yang terukur. Luaran produk Zip & Play Learning Activity Box For Kids menjadi representasi nyata dari pembelajaran berbasis proyek, di mana tugas perkuliahan dieksekusi menjadi barang fisik yang memiliki fungsi edukasi dan prospek ekonomi yang jelas.


Connect