Selasa, 30 Desember 2025

Aksi Kepedulian, Gabungan UKM Unmuh Jember Gotong Royong Pasang Bronjong Cegah Longsor di Kaliwates

Puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) yang tergabung dalam gabungan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terlibat langsung dalam kegiatan Gotong Royong Pemasangan Bronjong Penahan Tanah Longsor di Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Krajan RT 05 RW 04, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi longsor susulan menyusul kejadian longsor yang terjadi pada 9 dan 22 November 2025. Kondisi tanah di lokasi dinilai semakin labil, bahkan tiga rumah warga di atas tebing telah mengalami retakan, sehingga diperlukan langkah mitigasi segera untuk mencegah risiko yang lebih besar.

Lurah Kaliwates, Abdul Kamil, menjelaskan bahwa pemasangan bronjong dilakukan untuk menahan pergerakan tanah pada tebing yang longsor, terutama saat debit air sungai meningkat di musim hujan.

“Bronjong ini kami bangun agar tidak terjadi longsor berikutnya. Tanah di tebing sudah labil dan ada tiga rumah di atasnya yang mulai retak. Karena keterbatasan anggaran pemerintah di akhir tahun, kegiatan ini kami lakukan secara swadaya dengan melibatkan perguruan tinggi dan elemen masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa pemasangan bronjong dilakukan dengan memanfaatkan bantuan 100 unit bronjong kawat, dengan target pemasangan maksimal meski jumlah tersebut baru mencukupi sekitar sepertiga dari kebutuhan ideal di lokasi tersebut. Namun demikian, keberadaan bronjong dinilai sangat membantu menahan tanah saat air sungai naik hingga empat sampai lima tingkat.

Dalam kegiatan ini, Unmuh Jember turut berkontribusi melalui dukungan material dan sumber daya manusia. Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bagian dari komitmen kampus dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kami hadir melalui unit kegiatan mahasiswa dengan membawa empati dan simpati untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Kontribusi kami meliputi penyediaan batu sungai sebagai material bronjong serta keterlibatan langsung mahasiswa dari berbagai UKM,” jelasnya.

Menurutnya, mayoritas mahasiswa yang terlibat merupakan pengurus UKM, sebagai bentuk pembelajaran sosial dan penguatan nilai kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas kemahasiswaan.

“Mahasiswa harus memahami bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat. Kehadiran mereka di sini bukan hanya untuk membantu saat bencana, tetapi juga sebagai bagian dari pengabdian masyarakat secara menyeluruh,” tutupnya.


Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect