Green Intellectual Capital Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University
Dalam rangkaian International Research Dissemination bertajuk “Global Minds and Shared Discoveries: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”, Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun. sebagai salah satu presenter. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan diikuti oleh akademisi dari Indonesia dan Filipina.
Pada forum riset internasional tersebut, Dr. Astrid Maharani
memaparkan materi berjudul “How Green Intellectual Capital Creates Firm Value:
Sustainability Performance as the Key Signalling Mechanism”. Penelitian ini
mengkaji peran green intellectual capital dalam menciptakan nilai
perusahaan dengan menjadikan kinerja keberlanjutan sebagai mekanisme sinyal
utama bagi investor dan pemangku kepentingan.
Dalam pemaparannya, Dr. Astrid menjelaskan bahwa green
intellectual capital terdiri dari tiga komponen utama, yakni green human
capital, green structural capital, dan green relational capital.
Ketiga aspek tersebut merepresentasikan kapasitas perusahaan dalam mengelola
pengetahuan, sistem, serta hubungan eksternal yang berorientasi pada
keberlanjutan lingkungan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
objek perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Hasil riset menunjukkan bahwa green intellectual capital
berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun, pengaruh tersebut menjadi
lebih signifikan ketika dimediasi oleh kinerja keberlanjutan (sustainability
performance), yang berfungsi sebagai sinyal kredibilitas perusahaan di mata
investor.
Lebih lanjut, Dr. Astrid menegaskan bahwa di era ekonomi
hijau, kinerja keberlanjutan tidak lagi sekadar pelengkap laporan perusahaan,
melainkan telah menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan
investasi. Perusahaan yang mampu mengelola pengetahuan hijau secara konsisten
dinilai memiliki daya saing dan prospek jangka panjang yang lebih baik.
Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta forum
karena relevansinya dengan isu global mengenai ESG (Environmental, Social, and
Governance), ekonomi berkelanjutan, serta transformasi praktik bisnis ramah
lingkungan. Diskusi interaktif yang berlangsung secara daring turut membuka
peluang pengembangan riset kolaboratif lintas negara antara Universitas
Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University.
Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, Universitas
Muhammadiyah Jember menegaskan perannya dalam kontribusi akademik internasional
serta komitmennya dalam mendorong pengembangan riset yang mendukung agenda
pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Tags : Berita Kerjasama Penelitian


Posting Komentar