Dosen Unmuh Jember Edukasi Siswa SD Muhammadiyah Kaliwates Belajar Menabung Lewat Money Safe Electric
Upaya menanamkan literasi keuangan sejak dini dilakukan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di SD Muhammadiyah Kaliwates, Jember. Lewat program bertajuk Edukasi Money Safe Electric, siswa diajak belajar mengelola uang saku dengan cara yang aman, praktis, dan menyenangkan.
Kegiatan yang digelar pada Rabu (4/2/2026) menyasar siswa kelas
3 SD Muhammadiyah Kaliwates. Program ini melibatkan guru serta orang tua
sebagai bagian dari pendampingan agar kebiasaan menabung tidak hanya tumbuh di
sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah.
Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana memperkenalkan Money Safe
Electric Box, sebuah alat tabungan elektronik berbasis teknologi sederhana
yang dirancang untuk membantu anak-anak memahami pentingnya menyimpan uang
sejak dini. Pembelajaran dikemas melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi,
praktik langsung, hingga evaluasi sederhana agar materi lebih mudah dipahami
siswa.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan antusias. Para
siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan penjelasan
tentang manfaat menabung hingga mencoba langsung penggunaan alat yang
diperkenalkan. Cara belajar sambil bermain ini membuat anak-anak lebih mudah
memahami bahwa uang saku sebaiknya tidak langsung dihabiskan, melainkan bisa
disisihkan untuk tabungan.
Tim pelaksana kegiatan yang diketuai Diyah Probowulan dari Prodi
Akuntansi Universitas Muhammadiyah Jember menyampaikan bahwa edukasi seperti
ini penting untuk membangun kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah
dasar. Menurut mereka, literasi keuangan perlu dikenalkan dengan metode yang
dekat dengan dunia anak agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan
dipraktikkan.
“Melalui
kegiatan ini, kami ingin membiasakan anak-anak untuk mengenal cara menabung
yang aman dan teratur sejak dini. Harapannya, mereka tidak hanya paham konsep
uang, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab
dalam mengelola uang saku,” ujar Diyah.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai
memberi pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Selain menambah wawasan,
program ini juga membantu guru dan orang tua dalam membentuk kebiasaan positif
di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa
terhadap literasi menabung. Setelah mengikuti edukasi, siswa dinilai lebih
memahami cara mengelola uang dan lebih termotivasi untuk menyisihkan uang saku
mereka. Orang tua pun turut merasakan dampak positif karena mulai lebih aktif
mendampingi anak dalam membicarakan keuangan sederhana di rumah.
Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan
tinggi dan sekolah dasar dalam mendukung pendidikan karakter dan literasi
keuangan sejak dini. Universitas Muhammadiyah Jember berharap kegiatan serupa
dapat terus dikembangkan dan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Jember.
Tags : Berita Pengabdian


Posting Komentar