Rabu, 29 April 2026

Dosen Unmuh Jember Edukasi Siswa SD Muhammadiyah Kaliwates Belajar Menabung Lewat Money Safe Electric

Upaya menanamkan literasi keuangan sejak dini dilakukan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di SD Muhammadiyah Kaliwates, Jember. Lewat program bertajuk Edukasi Money Safe Electric, siswa diajak belajar mengelola uang saku dengan cara yang aman, praktis, dan menyenangkan.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (4/2/2026) menyasar siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Kaliwates. Program ini melibatkan guru serta orang tua sebagai bagian dari pendampingan agar kebiasaan menabung tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah.

Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana memperkenalkan Money Safe Electric Box, sebuah alat tabungan elektronik berbasis teknologi sederhana yang dirancang untuk membantu anak-anak memahami pentingnya menyimpan uang sejak dini. Pembelajaran dikemas melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung, hingga evaluasi sederhana agar materi lebih mudah dipahami siswa.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan antusias. Para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan penjelasan tentang manfaat menabung hingga mencoba langsung penggunaan alat yang diperkenalkan. Cara belajar sambil bermain ini membuat anak-anak lebih mudah memahami bahwa uang saku sebaiknya tidak langsung dihabiskan, melainkan bisa disisihkan untuk tabungan.

Tim pelaksana kegiatan yang diketuai Diyah Probowulan dari Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Jember menyampaikan bahwa edukasi seperti ini penting untuk membangun kebiasaan finansial yang baik sejak usia sekolah dasar. Menurut mereka, literasi keuangan perlu dikenalkan dengan metode yang dekat dengan dunia anak agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipraktikkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan anak-anak untuk mengenal cara menabung yang aman dan teratur sejak dini. Harapannya, mereka tidak hanya paham konsep uang, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola uang saku,” ujar Diyah.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberi pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Selain menambah wawasan, program ini juga membantu guru dan orang tua dalam membentuk kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap literasi menabung. Setelah mengikuti edukasi, siswa dinilai lebih memahami cara mengelola uang dan lebih termotivasi untuk menyisihkan uang saku mereka. Orang tua pun turut merasakan dampak positif karena mulai lebih aktif mendampingi anak dalam membicarakan keuangan sederhana di rumah.

Program ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mendukung pendidikan karakter dan literasi keuangan sejak dini. Universitas Muhammadiyah Jember berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Jember.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect