Rabu, 29 April 2026

Mahasiswa KKN UM Jember Kenalkan Jajanan Tradisional Sehat untuk Anak Usia Dini

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember, Iva Septin Lestari Ningsih, melaksanakan kegiatan edukasi bertema Pengenalan Pembiasaan Makan Jajanan Tradisional kepada Anak Usia Dini guna Mengurangi Konsumsi Makanan Instan atau Junk Food pada Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengumpulkan para wali murid untuk diberikan edukasi mengenai pentingnya mengenalkan jajanan tradisional kepada anak-anak sejak usia dini. Program ini bertujuan untuk membangun kebiasaan makan sehat serta mengurangi konsumsi makanan instan atau junk food yang kurang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa jajanan tradisional memiliki banyak manfaat dan lebih aman dikonsumsi dibandingkan makanan cepat saji. Bahan-bahan yang digunakan umumnya berasal dari bahan alami seperti tepung beras, kelapa, gula merah, singkong, dan bahan pangan lokal lainnya yang lebih sehat dan bergizi.

Ada beberapa alasan mengapa jajanan tradisional perlu dikenalkan kepada anak usia dini. Pertama, bahan-bahannya aman dan alami. Kedua, tidak mengandung pemanis buatan yang berlebihan. Ketiga, tidak mengandung MSG atau micin secara berlebihan. Keempat, tidak mengandung bahan pengawet buatan yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan anak jika dikonsumsi terus-menerus.

Melalui kegiatan ini, para orang tua diajak untuk lebih bijak dalam memilih makanan ringan bagi anak dan mulai membiasakan konsumsi jajanan sehat yang bernilai gizi. Selain itu, pengenalan jajanan tradisional juga menjadi bentuk pelestarian budaya kuliner lokal agar anak-anak tetap mengenal makanan khas Indonesia.

Dalam praktiknya, para wali murid menyambut kegiatan ini dengan sangat baik dan penuh antusias. Mereka merasa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar karena saat ini banyak anak yang lebih akrab dengan makanan instan dibandingkan makanan tradisional yang sebenarnya lebih sehat.

Anak-anak pun terlihat senang saat diperkenalkan dengan berbagai macam jajanan tradisional. Mereka membawa, mengenal, dan menikmati langsung makanan seperti onde-onde, klepon, lupis, kue talam, cucur gula merah, lapis, getas, lemper, kue lumpur, dan berbagai jajanan khas lainnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan antara guru, orang tua, dan anak-anak. Selain menjadi sarana edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan tradisional sejak dini.

Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat lebih menyukai makanan sehat, mengurangi ketergantungan terhadap makanan instan, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan tetap mencintai budaya lokal Indonesia.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect