Jumat, 10 April 2026

Dosen Unmuh Jember Perkuat Kapasitas Remaja PASHMINA Lewat Pelatihan Kesehatan dan Komunikasi


Dosen Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Fakultas Psikologi dengan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) remaja melalui organisasi PASHMINA (Pelajar Aisyiyah Putri Hebat, Mandiri, dan Berdaya) Kabupaten Jember. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026), di MAM 1 Watukebo.

Program ini merupakan bagian dari pengabdian Fakultas Psikologi Unmuh Jember yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar remaja, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, komunikasi interpersonal, serta kesiapan psikososial. Selama ini, keterbatasan akses terhadap informasi yang valid dan minimnya ruang pendampingan sebaya masih menjadi persoalan di kalangan remaja.

Melalui kegiatan ini, para dosen memberikan serangkaian pelatihan yang meliputi sosialisasi kesehatan reproduksi, pelatihan komunikasi interpersonal, serta pengenalan konseling dasar. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan dapat langsung diaplikasikan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Remaja anggota PASHMINA yang menjadi peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Selain memperoleh pengetahuan baru, mereka juga dilatih untuk mengembangkan kemampuan komunikasi yang efektif, empati, serta keterampilan dasar dalam memberikan pendampingan kepada teman sebaya.

Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk memperkuat peran PASHMINA sebagai wadah kaderisasi remaja putri di bawah naungan Nasyiatul Aisyiyah. Melalui pembekalan ini, para anggota diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berperan sebagai agen edukasi di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya pelatihan ini, Unmuh Jember berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang memadai, tetapi juga keterampilan sosial dan kepedulian terhadap sesama. Upaya ini sekaligus menjadi wujud komitmen Fakultas Psikologi dalam mendukung pembangunan generasi muda yang sehat, berdaya, dan berkarakter.

Senin, 06 April 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Berbagi Takjil di LKSA Muhammadiyah Al-Iman

Semangat berbagi di bulan suci Ramadan diwujudkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melalui kegiatan pembagian takjil di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Al-Iman, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Sabtu, (21/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi mahasiswa KKN sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan di bulan penuh berkah.

Sejak sore hari, mahasiswa KKN telah mempersiapkan berbagai jenis takjil untuk dibagikan menjelang waktu berbuka puasa. Takjil tersebut kemudian disalurkan secara langsung kepada anak-anak dan pengurus LKSA Muhammadiyah Al-Iman. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Tidak hanya berbagi makanan, mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti. Mereka mengajak berbincang santai, berbagi cerita, hingga memberikan motivasi dan semangat belajar. Interaksi tersebut menciptakan kedekatan emosional yang membuat kegiatan semakin bermakna, baik bagi mahasiswa maupun anak-anak panti.

Koordinator KKN Kelompok 1 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan adik-adik di LKSA Muhammadiyah Al-Iman. Meskipun sederhana, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan solidaritas sosial, terutama bagi mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami realitas sosial di masyarakat. Melalui interaksi langsung, mahasiswa belajar untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan serta mengasah nilai-nilai kemanusiaan.

Pihak pengurus LKSA Muhammadiyah Al-Iman menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unmuh Jember. Mereka mengapresiasi kepedulian mahasiswa yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi bersama anak-anak panti, terutama di bulan Ramadan.

Menurut pengurus, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi anak-anak yang membutuhkan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa. Anak-anak tampak antusias menerima takjil yang dibagikan, sementara mahasiswa turut merasakan kebahagiaan dari momen berbagi tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat nilai kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Ramadan pun menjadi lebih bermakna, tidak hanya sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menebarkan kebaikan kepada sesama.


Mahasiswa BCB Unmuh Jember Gelar “Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan” di Panti Asuhan Nur Iman

Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan” di Panti Asuhan Nur Iman, Patrang, Jember, pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial mahasiswa dalam berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini juga merupakan bagian dari program pembinaan Beasiswa Cendekia Baznas. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik mahasiswa, tetapi juga mendorong terbentuknya karakter sosial, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I, Kepala Biro Layanan Kemahasiswaan Agista Ul Hakim, S.IP., M.Si, mentor BCB Ari Sita Nastiti, S.E., M.Akun, serta mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unmuh Jember menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Program ini tidak hanya membentuk mahasiswa yang cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti asuhan agar tetap semangat dalam meraih cita-cita.

“Adik-adik harus tetap memiliki cita-cita setinggi mungkin. Jangan pernah merasa kecil hati dengan keadaan yang ada, karena setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, mahasiswa BCB menyerahkan santunan kepada Panti Asuhan Nur Iman berupa uang sebesar Rp1.780.000 yang merupakan hasil donasi yang dihimpun sebelumnya, serta paket sembako untuk kebutuhan panti.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah Ramadhan yang disampaikan oleh Agista Ul Hakim, S.IP., M.Si, yang mengangkat tema keutamaan ibadah puasa serta pentingnya meningkatkan amal dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana kegiatan semakin hangat dengan berbagai permainan interaktif (games) yang melibatkan anak-anak panti asuhan. Mahasiswa BCB juga membagikan hampers snack sebagai bentuk kebersamaan dan kebahagiaan di bulan suci Ramadhan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan shalat Magrib berjamaah yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara mahasiswa, pengurus, dan anak-anak panti asuhan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa BCB Unmuh Jember berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

FIKES Unmuh Jember Latih Ibu-Ibu PCA Pakusari Tangani Kegawatan Anak di Rumah

Kapasitas keluarga dalam menghadapi kondisi darurat pada anak masih menjadi tantangan di masyarakat. Padahal, sebagian besar kejadian kegawatan anak justru terjadi di rumah sebelum mereka sempat mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan. Kondisi krusial ini menuntut peran aktif orang tua, khususnya ibu, sebagai penolong pertama yang mampu bertindak cepat dan tepat.

Menjawab kebutuhan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Ibu sebagai Responder Awal dalam Menangani Kegawatan Anak di Rumah”. Kegiatan yang menggandeng Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Pakusari ini dilaksanakan pada Sabtu (7/2/2026) silam, dan diikuti secara antusias oleh 27 peserta ibu anggota 'Aisyiyah.

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan ibu dalam menangani kondisi kegawatan anak yang sering terjadi di rumah, seperti kejang demam, tersedak, dan diare dengan risiko dehidrasi. Melalui metode penyuluhan interaktif, pelatihan, serta simulasi langsung, peserta dibekali pengetahuan teoretis sekaligus keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, diskursus berjalan sangat aktif dengan berbagai pertanyaan yang berangkat dari pengalaman nyata para ibu. Hal ini menunjukkan betapa relevannya materi pelatihan dengan realitas pengasuhan harian. Tidak hanya meningkatkan pemahaman, kegiatan ini sukses mendorong perubahan pola pikir peserta. Jika sebelumnya banyak ibu yang cenderung panik atau mengandalkan informasi yang belum teruji kebenarannya, setelah pelatihan mereka mengaku menjadi lebih tenang, rasional, dan percaya diri dalam melakukan pertolongan pertama.

Dalam sesi praktik, para ibu dilatih secara langsung untuk melakukan tindakan sederhana namun menyelamatkan nyawa, seperti cara memposisikan anak dengan benar saat terjadi kejang, manuver pertolongan pertama pada anak yang tersedak, hingga takaran pemberian cairan oralit pada anak diare. Keterampilan ini sangat krusial guna mencegah kondisi anak memburuk sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Dampak dari pelatihan ini tidak hanya dirasakan oleh individu peserta, tetapi berpotensi meluas ke komunitas. Sebagai bentuk tindak lanjut dan keberlanjutan program, kegiatan ini berhasil menginisiasi pembentukan komunitas “Ibu Siaga Anak Sehat” di lingkungan PCA Pakusari. Komunitas ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan sekaligus agen edukasi kesehatan bagi warga sekitar.

Program yang diinisiasi oleh FIKES Unmuh Jember ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ibu sebagai responder awal adalah langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan keluarga. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, seorang ibu tidak hanya berperan sebagai pengasuh, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga keselamatan nyawa anak. Ke depan, FIKES Unmuh Jember berharap program serupa dapat diperluas ke berbagai wilayah lain demi menciptakan lebih banyak keluarga yang tangguh dan siaga.

Kamis, 02 April 2026

Dosen Akuntansi Unmuh Jember Raih Hibah Nasional RisetMu, Angkat Isu Green Investment Perbankan Syariah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) melalui keberhasilan meraih Hibah RisetMu Batch IX Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penelitian ini diketuai oleh Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun., CSRS., CSRA., CSP., CRA., CMA., CBV., dengan anggota tim Ari Sita Nastiti, S.E., M.Akun., dosen Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Riset ini mengusung topik strategis mengenai green investment (investasi hijau) dan dampaknya terhadap nilai perusahaan pada perbankan syariah di Indonesia dengan menggunakan pendekatan mutakhir berupa moderated mediation model, yang mengintegrasikan peran sustainability performance sebagai variabel mediasi serta Islamic corporate governance sebagai variabel moderasi.

Topik ini dinilai sangat relevan dengan perkembangan industri keuangan saat ini, terutama setelah diberlakukannya regulasi keuangan berkelanjutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam konteks tersebut, green investment tidak lagi sekadar pilihan strategis, melainkan menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing dan reputasi lembaga keuangan, khususnya perbankan syariah. Penelitian ini berangkat dari adanya kesenjangan dalam literatur empiris, di mana hubungan antara green investment dan nilai perusahaan masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Oleh karena itu, riset ini hadir untuk menjawab bagaimana mekanisme tersebut bekerja secara lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor keberlanjutan dan tata kelola berbasis prinsip syariah. Keunggulan penelitian ini terletak pada kebaruan model yang digunakan, yang memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu akuntansi, khususnya pada bidang akuntansi keberlanjutan berbasis syariah.

Sebagai bentuk komitmen terhadap luaran ilmiah berkualitas, hasil penelitian ini telah diarahkan untuk dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi. Selain itu, penelitian ini juga tengah dikembangkan menjadi buku referensi ber-ISBN dan ditargetkan memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini diharapkan memberikan dampak praktis bagi industri perbankan syariah serta regulator dalam merumuskan kebijakan keuangan berkelanjutan. Model yang dihasilkan berpotensi menjadi dasar dalam pengembangan sistem akuntansi keberlanjutan yang selaras dengan nilai-nilai syariah dan kebutuhan industri keuangan modern. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Prodi Akuntansi Unmuh Jember sebagai salah satu pusat pengembangan riset unggulan di bidang ekonomi dan akuntansi, sekaligus menunjukkan komitmen institusi dalam mendorong inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Selasa, 17 Maret 2026

Cerita Islami Jadi Media Literasi, Dosen Unmuh Jember Latih Anak LKSA Storytelling

 

Cerita Islami dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan minat baca sekaligus menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Melalui pendekatan tersebut, dosen Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Apresiasi Sastra Anak Islami melalui Pelatihan Storytelling untuk Pengembangan Literasi dan Karakter Religius Anak di LKSA Putri Aisyiyah Sumbersari Jember.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, (11/1/2026) di Panti Asuhan LKSA Putri Aisyiyah Sumbersari Jember, yang beralamat di Jalan Riau Gang Paving No. 13 Jember. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi anak melalui pendekatan kreatif berbasis sastra anak Islami.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak asuh LKSA diperkenalkan dengan berbagai cerita pendek Islami yang sarat pesan moral dan nilai-nilai keislaman. Melalui metode storytelling, peserta tidak hanya membaca cerita, tetapi juga diajak untuk menyampaikan kembali cerita tersebut secara ekspresif di depan teman-temannya.

Ketua tim pengabdian, Dr. Mohamad Afrizal, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif.

“Melalui storytelling, anak-anak tidak hanya membaca cerita, tetapi juga belajar memahami ajaran-ajaran Islam dan mengekspresikannya kembali. Ini menjadi cara efektif untuk menumbuhkan literasi sekaligus karakter religius,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak pengelola LKSA. Kepala LKSA Putri Aisyiyah Sumbersari Jember, Saibah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan storytelling tersebut.

“Kami sangat senang karena ini pertama kalinya anak-anak mengikuti kegiatan bertema sastra, khususnya sastra anak Islami. Selama ini mereka masih relatif awam. Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan, menumbuhkan minat literasi, sekaligus memperkuat nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Yasmin Putri, siswi kelas 1 SMP Muhammadiyah 1 Jember, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan.

“Kegiatan ini sangat menyenangkan dan membuat saya tertantang untuk lebih banyak membaca. Sebelumnya saya sering merasa malas membaca karena jenuh dengan pelajaran sekolah, tetapi melalui cerita-cerita Islami ini saya jadi lebih tertarik,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang praktik bagi mahasiswa. Mafatih Nur Afadila, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unmuh Jember semester 4 yang terlibat sebagai narasumber, mengaku senang dapat mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah.

“Kami tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga bisa mempraktikkannya secara langsung dengan berbagi cerita kepada adik-adik di LKSA,” katanya.

Melalui pelatihan storytelling berbasis sastra anak Islami ini, anak-anak tidak hanya belajar membaca dan memahami cerita, tetapi juga mengembangkan keberanian berbicara serta kemampuan mengekspresikan pesan moral. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus memperkuat karakter religius sejak dini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung gerakan literasi di masyarakat. Dengan metode yang kreatif dan menyenangkan, storytelling diharapkan mampu menjadi alternatif pembelajaran yang relevan dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan berbudaya literasi.

Senin, 16 Maret 2026

Bakti Sosial di Desa Binaan, Fakultas Teknik Unmuh Jember Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Dusun Plampang

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik dan sejumlah organisasi nonpemerintah melaksanakan kegiatan bakti sosial di Dusun Plampang, Desa Klekehan, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso pada Sabtu dan Minggu (14–15/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program desa binaan Fakultas Teknik yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. Sasaran kegiatan adalah masyarakat kaum duafa yang tinggal di wilayah Dusun Plampang, salah satu daerah terpencil di Desa Klekehan.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya 43 paket sembako, baju baru Lebaran untuk 25 anak-anak, baju baru Lebaran untuk 35 perempuan dewasa, serta sarung, jilbab, dan mukena.

Desa Klekehan sendiri merupakan desa binaan Fakultas Teknik yang selama ini menjadi lokasi program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam upaya penyediaan air bersih bagi warga Dusun Plampang yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air.

Selama dua tahun terakhir, Fakultas Teknik bersama sejumlah mitra organisasi nonpemerintah seperti Gana Indonesia dan Ducati Owners Club Indonesia telah melaksanakan berbagai program pembangunan sarana air bersih. Program tersebut meliputi pembangunan bendung (dam), saluran intake, jaringan perpipaan air bersih, instalasi pompa hydram, penampungan air hujan, uji kualitas dan kuantitas air baku, hingga pembangunan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Pendanaan kegiatan bakti sosial ini diperoleh melalui kegiatan penggalangan dana (fundraising) dengan mengirimkan flyer dan proposal kepada berbagai perusahaan maupun donatur perorangan.

Masyarakat Dusun Plampang menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias. Warga mengaku sangat senang dan bahagia atas bantuan yang diberikan, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan sebagai bagian dari program rutin desa binaan Fakultas Teknik. Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Unmuh Jember berharap dapat terus memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil yang masih membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih.

Jumat, 13 Maret 2026

Tim RisetMu Unmuh Jember Kembangkan Inovasi Program Bi’ah Lughawiyyah di MBS Al Islam Paleran

Tim hibah RisetMu IX dari Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Islam Paleran pada Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Inovasi Program Bi’ah Lughawiyyah: Strategi Keberlanjutan Pengembangan Bahasa Arab dan Pembinaan Akhlak Santri.”

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Hasna’ Huwaida sebagai ketua tim pengusul bersama Moh. Alfan, serta melibatkan tiga mahasiswa dari lintas program studi. Program ini merupakan implementasi dari hibah RisetMu IX yang berangkat dari hasil penelitian sebelumnya mengenai pembelajaran bahasa Arab berbasis lingkungan atau bi’ah lughawiyyah.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim terlebih dahulu melakukan observasi untuk memetakan kondisi serta kebutuhan pengembangan lingkungan bahasa Arab di pesantren.

Bi’ah lughawiyyah merupakan pendekatan pembelajaran bahasa Arab yang menekankan pada pembentukan lingkungan bahasa secara sistematis. Lingkungan ini dirancang secara sengaja agar santri memperoleh pengalaman langsung dalam menggunakan bahasa Arab dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari di lingkungan pesantren.

Hasna’ menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan sebelumnya menunjukkan adanya pengaruh positif pembelajaran bahasa Arab berbasis bi’ah lughawiyyah terhadap pembinaan akhlak santri. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi tim untuk mengembangkan inovasi program yang dapat menjaga keberlanjutan pembelajaran bahasa Arab sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan pesantren.

Menurutnya, pendidikan akhlak memiliki urgensi yang semakin besar di tengah tantangan era modern yang ditandai dengan berbagai fenomena degradasi moral di masyarakat. Dalam perspektif Islam, pendidikan akhlak tidak hanya berfungsi membentuk perilaku baik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan individu dalam menghadapi berbagai kontradiksi kehidupan antara kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kebatilan, serta keadilan dan kezaliman dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Pendidikan ini juga mencakup pembinaan hubungan manusia dengan Allah (hablumminallah) serta hubungan dengan sesama manusia (hablumminannas).

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari pihak pesantren dan peserta yang terdiri atas ustadz, ustadzah, serta pengurus bahasa Arab santri. Direktur MBS Al Islam Paleran, Rizky Pahlevi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat semakin memotivasi para guru dan santri dalam mempelajari bahasa Arab.

“Kami berharap para guru dan santri tidak hanya memandang bahasa Arab sebagai mata pelajaran, tetapi juga sebagai kunci untuk membuka khazanah keilmuan Islam yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Siti Nur Arfatika selaku ustadzah penggerak bahasa Arab di MBS Al Islam Paleran mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru terkait strategi pengajaran bahasa Arab melalui penguatan bi’ah lughawiyyah.

Sebagai penutup kegiatan, tim pengabdian menyerahkan sejumlah produk pendukung program, di antaranya modul implementasi bi’ah lughawiyyah di lingkungan MBS Al Islam Paleran, poster bahasa Arab sebagai media pembelajaran visual, serta buku-buku bacaan dan pembelajaran bahasa Arab guna menambah literasi santri dan santriwati.

Melalui kegiatan ini, tim RisetMu IX Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab sekaligus memperkuat pembinaan akhlak santri. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Connect