Sabtu, 20 September 2025

Akhiri PKKPIMB 2025, Unmuh Jember Hadirkan The Lantis di Panggung Penutupan


Rangkaian
Pengenalan Kehidupan Kampus dan Pembinaan Ideologi Mahasiswa Baru (PKKPIMB) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember tahun 2025 resmi ditutup pada Jumat (19/9/2025). Bertempat di lapangan basket kampus, acara penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme, dihadiri ribuan mahasiswa baru, dosen, serta jajaran pimpinan universitas.

Acara penutupan ditandai dengan sambutan Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa mahasiswa baru kini telah memasuki tahap pendidikan yang lebih tinggi dan memiliki tanggung jawab besar sebagai generasi penerus bangsa.

“Sekarang, saudara-saudara semua sudah menjadi siswa tertinggi di Indonesia, yaitu mahasiswa. Dan harus mulai belajar lagi di kelas,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan mahasiswa baru.

Menurut Dr. Hanafi, PKKPIMB bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam dunia kampus, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.

Sejak siang, penutupan diawali dengan pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Mahasiswa baru berkesempatan mengunjungi stand-stand UKM yang berjajar rapi di area lapangan basket, sekaligus menyaksikan penampilan kreatif dari berbagai UKM, mulai dari seni tari, musik, pencak silat, hingga demonstrasi olahraga.

Hal ini menjadi ajang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat potensi organisasi sekaligus menumbuhkan minat bergabung dalam kegiatan kampus.

Dengan berakhirnya PKKPIMB 2025, ribuan mahasiswa baru Unmuh Jember resmi memulai perjalanan akademik mereka. Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan awal tentang kehidupan kampus, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia perkuliahan.

The Lantis Bikin Suasana Pecah

Malam harinya, sorotan utama penutupan adalah penampilan spektakuler dari The Lantis, band tamu yang sejak awal sudah dinanti-nantikan ribuan mahasiswa baru. Begitu lampu panggung mulai meredup dan sorot cahaya menyorot ke arah panggung utama, teriakan mahasiswa langsung membahana. Suasana semakin riuh ketika personel The Lantis satu per satu naik ke panggung, disambut tepukan tangan dan sorakan antusias penonton yang memenuhi hampir seluruh area lapangan basket.

Tanpa basa-basi, The Lantis membuka penampilan dengan lagu-lagu andalan mereka yang membuat suasana langsung bergemuruh. Aksi panggung yang enerjik, atraktif, dan penuh interaksi dengan penonton membuat mahasiswa baru semakin terbawa suasana. Beberapa kali sang vokalis mengajak penonton bertepuk tangan bersama, melambaikan tangan ke udara, hingga bernyanyi bersama.

Puncak kemeriahan terjadi saat The Lantis membawakan lagu khas mereka, “Lampu Merah”. Begitu intro lagu dimainkan, ribuan mahasiswa serentak bersorak dan berdiri, seakan tak ingin melewatkan momen tersebut. Lantunan lirik yang dibawakan dengan penuh semangat membuat lapangan basket Unmuh Jember berubah menjadi lautan suara. Cahaya lampu panggung yang berwarna-warni berpadu dengan gemerlap ponsel para penonton menciptakan atmosfer layaknya konser besar di tengah kota.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika mahasiswa serempak menyanyikan bagian reffrain lagu, hingga suara penonton terdengar lebih lantang daripada mikrofon panggung. Beberapa mahasiswa bahkan tampak mengibarkan bendera kecil, mengenakan atribut kampus, dan melompat-lompat mengikuti irama.

Usai tampil, personel The Lantis pun tak lupa menyampaikan kesannya atas pengalaman pertama mereka tampil di Jember, khususnya di hadapan mahasiswa Unmuh Jember.

“Keren banget, ini pertama kali kita perform di Jember. Luar biasa antusiasnya teman-teman mahasiswa Unmuh Jember ini,” ungkap Giri, basis sekaligus vokalis The Lantis, dengan wajah sumringah.

Ia pun menambahkan harapannya untuk mahasiswa baru agar tetap semangat menempuh perjalanan akademik.

“Semoga semuanya lancar belajarnya, sukses selalu untuk Unmuh Jember,” tutupnya disambut riuh tepuk tangan penonton.

Penampilan The Lantis malam itu benar-benar menjadi penutup yang tak terlupakan. Tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi simbol semangat dan optimisme bagi mahasiswa baru Unmuh Jember dalam memulai perjalanan mereka di dunia perkuliahan.

Kamis, 18 September 2025

Meriah! OSPEK Fakultas Pertanian Unmuh Jember 2025 Resmi Ditutup di Greenhouse Faperta

Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember sukses menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus dan Pembinaan Ideologi Mahasiswa Baru (PKKPIMB) tingkat fakultas pada Kamis, 18 September 2025. Acara puncak yang berlangsung di Greenhouse Faperta ini diikuti oleh lebih dari 40 mahasiswa baru, sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan PKKPIMB Fakultas yang digelar sejak 16 hingga 19 September 2025.

Penutupan PKKPPIMB tahun ini dikemas dengan suasana meriah, hangat, dan penuh kebersamaan. Sejak pagi, mahasiswa baru mengikuti senam bersama untuk memupuk semangat dan kekompakan. Kegiatan dilanjutkan dengan outbond, yang dirancang untuk mengasah kemampuan kerja sama, strategi, serta membangun solidaritas antarmahasiswa.

Setelah itu, suasana semakin semarak dengan penampilan pentas seni (pensi) dari mahasiswa baru. Berbagai penampilan, mulai dari musik hingga drama. Tak hanya penampilan dari mahasiswa, parea dosen tidak kalah saing dengan menyumbangkan lagu-lagu yang diiringi oleh Faperta Band.

Momen yang paling ditunggu-tunggu adalah penyambutan mahasiswa baru oleh Ultras Faperta di Stadion Unmuh Jember. Dengan sorakan, yel-yel, dan atraksi khas, suasana stadion dipenuhi semangat kekeluargaan. Kehadiran Ultras Faperta menjadi simbol penyambutan hangat sekaligus bukti bahwa mahasiswa baru telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Pertanian.

Sebagai penutup, panitia menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa terbaik yang dinilai aktif, disiplin, dan berkontribusi positif selama kegiatan berlangsung. Apresiasi ini menjadi penyemangat agar mahasiswa baru terus mengembangkan diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, penutupan PKKPIMB Faperta 2025 menjadi ajang yang meninggalkan kesan mendalam. Mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan kampus, tetapi juga dilatih untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, dan memupuk semangat prestasi.

Acara ini menegaskan bahwa Fakultas Pertanian Unmuh Jember tidak hanya fokus pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebersamaan. Penutupan OSPEK pun menjadi awal perjalanan baru bagi mahasiswa angkatan 2025 untuk mengukir prestasi dan kontribusi nyata di kampus maupun masyarakat.

KWT Nawasena dapat Pelatihan Digital dan Smart-Drying Dongkrak Produksi Produk Mawar

Pemberian Alat Rose Smart-Drying

    Pemasaran berbasis digital atau digital marketing kini menjadi pilihan utama bagi banyak produsen barang maupun jasa untuk meningkatkan brand awareness dan memperluas pasar. Strategi ini dinilai lebih mudah menjangkau konsumen dari berbagai kalangan. Namun, bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Nawasena Desa Karangpring, konsep ini masih terbilang baru.

    Selama ini, produk olahan bunga mawar yang menjadi ikon KWT Nawasena hanya dikenal di sekitar desa dan produksinya sebatas jika ada pesanan. Padahal, potensi pengembangan usaha sangat besar, mengingat bahan baku berupa bunga mawar mudah didapat dan memiliki nilai jual tinggi jika dikelola dengan baik.

    Untuk menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian dari Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mengadakan pelatihan digital marketing sekaligus menyerahkan bantuan alat pengering bunga mawar, pada Selasa (26/8/2025), di Desa Karangpring, Kec. Sukorambi, Kab. Jember.

 Tim Pengabdian Faperta Unmuh Jember

    Dalam pelatihan tersebut, Anisa Nurina Aulia, S.P., M.Sc., selaku pemateri, menekankan pentingnya brand awareness agar produk tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas. “Selain sosialisasi brand awareness, kami membantu membuatkan e-commerce melalui platform Shopee dan Instagram. Kami juga melatih anggota KWT Nawasena membuat katalog produk serta konten promosi yang dapat menarik perhatian konsumen,” jelasnya.

    Selain materi pemasaran, tim pengabdian juga memberikan bantuan alat pengering bunga mawar atau Rose Smart-Drying. Ketua tim pengabdian, Andika Putra Setiawan, S.ST., M.T., menjelaskan bahwa alat tersebut merupakan luaran Hibah Pengabdian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. “Rose Smart-Drying dapat mengeringkan bunga mawar dalam jumlah besar tanpa bergantung pada sinar matahari. Ini akan memudahkan produksi dan meningkatkan kualitas olahan bunga mawar,” ujarnya.

 Dengan adanya pelatihan dan dukungan teknologi, KWT Nawasena diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat daya saing produk di pasar yang lebih luas. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan anggota kelompok serta masyarakat Desa Karangpring.



Sabtu, 13 September 2025

PKKPIMB 2025 Unmuh Jember: Saat Ospek Menyatu Dengan Roblox


Pengenalan Kehidupan Kampus dan Pembinaan Ideologi Mahasiswa Baru (PKKPIMB) Uiversitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember memiliki sisi unik yang menyeret perhatian. Mulai dari peserta, konsep kegiatan, dan tugas yang diberikan kepada mahasiswa baru sebagai tanggung jawab selama mengikuti masa ospek.

Ospek pada jaman dulu dikenal sebagai kegiatan yang melelahkan dan menakutkan bagi mahasiswa baru, dengan segala macam tugas yang tak masuk akal, sangsi bagi maba yang melanggar bagaikan melanggar undang-undang negara, konsep ekstrem yang digagas oleh kakak tingkat semester akhir yang tak kunjung berakhir itu dianggap untuk menumbuhkan sikap disiplin dan loyalitas para maba. Tapi, kenyataannya itu semua menjadi ajang balas dendam senior kepada juniornya (maba).

Lalu, apakah hal seperti itu masih berlaku sampai hari ini? mungkin masih ada di sebagian kecil kampus yang masih menganggap konsep tersebut masih bisa dipakai saat ini. Namun, jika melihat Unmuh Jember, tentu sangat menghindari konsep seperti itu jika dilihat dari rangkaian ospek beberapa tahun ke belakang.

Kampus unggul satu ini memiliki cara tersendiri untuk membuat mahasiswa disiplin tanpa  menggunakan cara kekerasan. Unmuh Jember selalu mengikuti tren perkembangan zaman yang sedang hangat di tiap periodenya, termasuk dalam hal PKKPIMB.

Roblox, salah satu tren yang sedang ramai di kalangan anak kecil sampai dewasa. Dengan ide kreatif, Roblox yang biasanya hanya digunakan untuk bermain layaknya game pada umunya, di Unmuh Jember justru dijadikan sarana penugasan ospek. 

Seluruh mahasiswa baru diminta mengikuti dua bentuk penugasan utama. Pertama, mereka wajib memasukkan foto pribadi dan avatar Roblox ke dalam kartu identitas (ID Card) yang akan dipakai selama kegiatan PKKPIMB. Langkah ini dinilai penting untuk menunjukkan keselarasan identitas personal dan identitas virtual di dunia digital.

Kedua, mahasiswa baru dari berbagai gelombang dibagi ke dalam 24 kelompok beranggotakan 40–50 orang. Setiap kelompok ditugaskan membuat dance kreatif dengan formasi tertentu di Unmuh Jember Virtual Campus, ruang kampus digital yang tersedia di Roblox.

Menurut panitia, penugasan ini memiliki empat tujuan utama. Pertama, memperkenalkan kampus virtual Unmuh Jember sebagai inovasi digital interaktif. Kedua, menegaskan tema PKKPIMB 2025, “Digital Leaders, Future Maker”, melalui pengalaman langsung mengelola identitas digital dan berkolaborasi di ruang virtual. Ketiga, menghadirkan tugas yang seru, kekinian, dan dekat dengan keseharian mahasiswa baru. Terakhir, melatih soft skills seperti komunikasi, koordinasi, kreativitas, hingga kedisiplinan dalam bekerja bersama tim besar.

Dengan pendekatan ini, Unmuh Jember berharap kegiatan PKKPIMB tidak hanya menjadi orientasi kampus semata, tetapi juga sarana pembelajaran relevan yang menyenangkan bagi generasi muda di era digital.

Jadi, ospek bukanlah hal yang menakutkan lagi bagi para mahasiswa baru, justru menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk mengenal kehidupan kampus serta menjalin relasi dengan mahasiswa yang lain.

Jumat, 12 September 2025

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Pasang Plang Arah Jalan di Dusun Bendorejo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 26 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember melaksanakan kegiatan pemasangan plang arah jalan di Dusun Bendorejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Sabtu (6/9). Program ini bertujuan meningkatkan fasilitas umum sekaligus memudahkan warga maupun pengunjung dalam menemukan alamat tujuan.

Sebelumnya, Dusun Bendorejo belum memiliki plang penunjuk jalan yang memadai. Kondisi tersebut kerap menyulitkan warga maupun tamu dari luar daerah. Menyikapi hal ini, mahasiswa KKN menjadikan pembuatan dan pemasangan plang sebagai salah satu program kerja utama selama pengabdian mereka di Desa Karangrejo.

Sebanyak sembilan mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan ini. Sebelum pelaksanaan, mereka melakukan survei untuk menentukan titik strategis pemasangan plang. Plang dibuat dari material seng dan kayu agar lebih tahan lama, melalui proses pemotongan, penghalusan, pengecatan, hingga penulisan nama jalan. Pemasangan dilakukan di sejumlah titik penting, seperti perempatan dan jalur utama Dusun Bendorejo.

Ketua Kelompok KKN 26, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya mempermudah navigasi, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tata kelola lingkungan serta memperkuat identitas wilayah.

Warga Dusun Bendorejo menyambut baik inisiatif ini. Mereka mengaku terbantu dengan adanya plang penunjuk jalan baru yang memudahkan pengunjung dari luar desa. Kehadiran mahasiswa KKN juga dinilai membawa dampak positif bagi pengembangan infrastruktur serta memotivasi masyarakat untuk terus menjaga fasilitas umum di lingkungan mereka.

Kamis, 11 September 2025

Unik dan Inspiratif : Mahasiswa Baru Ikut Ospek Sambil Gendong Buah Hati

Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus dan Pembinaan Ideologi Mahasiswa Baru (PKKPIMB) 2025 mulai Rabu (10/9/2025). Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, yaitu pada 10, 11, 12, 13, dan 19 September 2025.

PKKPIMB tahun ini diikuti ribuan mahasiswa baru dari berbagai daerah. Namun, ada satu sosok yang mencuri perhatian peserta lain. Ia adalah Mashuda (34), seorang guru PAUD sekaligus ibu dua anak, yang mengikuti PKKPIMB sambil membawa buah hatinya yang baru berusia delapan bulan.

Mashuda sudah lebih dari sepuluh tahun mengabdi sebagai guru PAUD. Meski sebelumnya pernah lulus dari salah satu perguruan tinggi di Jember, jurusan yang ia ambil tidak sejalan dengan profesinya saat ini. Itulah yang mendorongnya kembali kuliah dengan memilih Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Unmuh Jember.

Saat mengikuti PKKPIMB, Mashuda sempat terkejut melihat mayoritas peserta masih remaja yang baru lulus SMA, sementara dirinya sudah berkeluarga dan membawa balita. Namun, ia bersyukur tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan.

Selain karena jurusan yang sesuai, Mashuda memilih Unmuh Jember karena kemudahan biaya kuliah.

“Unmuh Jember itu membantu orang-orang yang ikhlas mengajar tapi kurang mampu secara ekonomi,” ujarnya.

Ia juga menilai pelayanan kampus sangat memudahkan sejak awal proses pendaftaran.

“Di Unmuh Jember ini pelayanannya sangat baik. Saat saya mendaftar tidak merasakan kebingungan dan dilayani dengan cepat,” ungkapnya.

Sebagai seorang guru, ibu rumah tangga, sekaligus mahasiswa, Mashuda menyadari pentingnya manajemen waktu. Ia merasa terbantu karena jadwal kuliah di Unmuh Jember cukup fleksibel.

“Katanya sih nanti kuliah bisa disesuaikan, meskipun saya masuk reguler. Jadi membagi waktunya enak antara mengajar dan belajar,” pungkasnya.

Mashuda berharap perjalanannya menempuh pendidikan di Unmuh Jember dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mendidik anak usia dini, sehingga ia bisa lebih bermanfaat untuk murid-muridnya di PAUD.

Kisah Mashuda memberi warna tersendiri pada PKKPIMB 2025, sekaligus menjadi inspirasi bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal usia maupun keadaan.

Rabu, 10 September 2025

Grand Opening PKKPIMB 2025, Rektor : Selamat Datang di Kampus Unggul

Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar Grand Opening Pengenalan Kehidupan Kampus dan Pembinaan Ideologi Mahasiswa Baru (PKKPIMB) 2025 pada Rabu, 10 September 2025, di Aula Ahmad Zaenuri. Acara ini diikuti sebanyak 1.190 mahasiswa baru yang berasal dari sembilan fakultas di Unmuh Jember.

PKKPIMB merupakan kegiatan rutin yang dirancang untuk memperkenalkan kehidupan akademik, budaya kampus, serta menanamkan nilai-nilai ideologi Muhammadiyah kepada mahasiswa baru. Tidak hanya sebagai ajang perkenalan, kegiatan ini juga menjadi langkah awal mahasiswa dalam menapaki perjalanan akademiknya.

Acara dibuka dengan Technical Meeting sebagai persiapan awal. Dilanjutkan dengan Grand Opening yang menghadirkan jajaran pimpinan universitas dan fakultas untuk diperkenalkan secara langsung kepada mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Rektor Unmuh Jember menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus motivasi kepada mahasiswa baru.

“Selamat datang di kampus unggul, tempat di mana kalian akan belajar dan berkembang untuk mencapai mimpi” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan harapannya kepada para mahasiswa baru.

“Kami berharap kalian dapat mengikuti ospek ini dengan penuh semangat” tuturnya.

Setelah acara seremonial di Aula Ahmad Zaenuri, kegiatan berlanjut di lapangan basket Unmuh Jember. Di sini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi wadah pengembangan minat dan bakat, baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun kepemimpinan.

Sebagai penutup, mahasiswa baru diarahkan untuk berkumpul sesuai fakultas masing-masing. Penyambutan hangat dari dekan, dosen, dan panitia fakultas menjadi momen awal kebersamaan. Dalam kesempatan itu, mereka juga dikenalkan lebih jauh mengenai profil fakultas, program studi, serta berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia.

Melalui PKKPIMB, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Kehadiran ribuan mahasiswa baru tahun ini diharapkan dapat menjadi energi segar bagi kampus dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, modern, dan islami.

Connect