Senin, 27 April 2026

Dari Buah Langka ke Kelas Kreatif: KKN Unmuh Jember Wujudkan STEAM dan Kearifan Lokal di PAUD Se-Jawa Timur


Puluhan guru PAUD dan TK dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti dua kegiatan inovatif yang digelar mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember, yakni Workshop “Learning Through Play” dan pelatihan STEAM–Loose Parts di TK Tunas Cendekia. Kegiatan ini mengusung semangat penguatan pembelajaran kreatif berbasis kearifan lokal bagi pendidik anak usia dini.

Di tengah tantangan pendidikan abad ke-21, guru PAUD dituntut mampu menghadirkan pembelajaran menarik tanpa bergantung pada fasilitas mahal. Melalui pendekatan STEAM Education (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) serta metode Loose Parts, peserta diajak memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang kaya dan tak terbatas.

“Anak-anak tidak perlu jauh-jauh belajar sains. Buah yang ada di sekitar kita pun bisa menjadi laboratorium hidup yang luar biasa. Inilah esensi kearifan lokal yang ingin kita tanamkan sejak dini,” ujar salah satu narasumber.

Buah Langka Nusantara Jadi Media Belajar

Salah satu sesi menarik dalam workshop adalah pemanfaatan buah lokal sebagai media pembelajaran. Empat buah khas Nusantara seperti Parijoto, Ciplukan, Rambusa, dan Kepundung diperkenalkan sebagai stimulus sensorik bagi anak.

Melalui eksplorasi buah tersebut, anak-anak dapat belajar berbagai aspek secara terpadu: mengenal ciri buah (sains), menggambar dan mewarnai (seni), hingga menghitung dan mengelompokkan (matematika). Pendekatan ini menghadirkan integrasi STEAM yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dari Teori ke Praktik di Kelas

Implementasi nyata terlihat dalam pelatihan di TK Tunas Cendekia. Para guru dilatih merancang pembelajaran berbasis eksplorasi dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti daun, batu, tutup botol, hingga barang bekas.

“Guru menjadi lebih kreatif dan percaya diri. Mereka mulai melihat lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang kaya,” ungkap perwakilan sekolah.

Konsep local culture, global skill menjadi benang merah kegiatan ini. Guru didorong mengangkat unsur budaya lokal dalam pembelajaran, sehingga anak tidak hanya berkembang secara kognitif, tetapi juga memiliki identitas dan karakter yang kuat di tengah arus globalisasi.

Sinergi Berkelanjutan Kampus dan Sekolah

Mahasiswa KKN menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan sesaat. Mereka berharap metode yang diperkenalkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh para guru di sekolah masing-masing.

Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui sinergi ini, inovasi pembelajaran tidak lagi menjadi wacana, melainkan hadir nyata di ruang kelas—membuka peluang bagi lahirnya generasi kreatif, adaptif, dan berdaya saing global.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Ajak Santriwati Terapkan Hidup Bersih dan Sehat di Pondok Pesantren Tanwirut Thullab


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bersama santriwati di Pondok Pesantren Tanwirut Thullab. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus praktik langsung dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat di lingkungan pesantren.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam dua tahap ini diawali pada 19 April 2026 dengan sosialisasi dan diskusi interaktif. Dalam sesi tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan kamar dan kamar mandi, serta menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Para santriwati tampak antusias, aktif bertanya, dan berbagi pengalaman terkait kebiasaan mereka di lingkungan pesantren.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah wawasan kami tentang pentingnya hidup bersih dan sehat,” ujar salah satu santriwati.

Kegiatan berlanjut pada 26 April 2026 dengan aksi nyata berupa senam bersama, kerja bakti, serta penanaman tanaman herbal. Senam pagi dilakukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kemudian dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan area pesantren, termasuk halaman dan fasilitas umum.

Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, mahasiswa KKN bersama santriwati juga menanam tanaman herbal seperti sirih dan lidah buaya. Tanaman ini dipilih karena memiliki manfaat kesehatan serta mudah dirawat, sehingga dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Koordinator KKN menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif. “Kami berharap santriwati dapat membiasakan hidup bersih dan sehat sehingga tercipta lingkungan pesantren yang nyaman dan sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya PHBS semakin meningkat di kalangan santriwati dan menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukasi Kesehatan Gigi Sejak Dini, “Senyum Sehat Gigi Kuat” di Tunas Kasih Besuki

Upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini kembali dilakukan melalui kegiatan edukasi kesehatan gigi bertajuk “Senyum Sehat Gigi Kuat” di Tunas Kasih Besuki pada Senin (27/04/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim medis, guru, murid, hingga orang tua dalam suasana parenting bersama yang edukatif dan menyenangkan. Kolaborasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.

Rangkaian kegiatan dilaksanakan sepulang sekolah, tepatnya pukul 11.00 WIB, dengan agenda utama praktik menggosok gigi bersama. Anak-anak diajak mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar di bawah bimbingan tim medis dan guru, sehingga mereka dapat memahami langkah-langkahnya secara langsung.

Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Anak-anak tampak senang mengikuti praktik bersama, sementara orang tua turut mendampingi dan memberikan contoh yang baik. Metode pembelajaran yang interaktif ini dinilai efektif dalam menanamkan kebiasaan positif pada anak.

Edukasi ini menjadi penting sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini agar anak rajin menggosok gigi secara rutin. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan anak-anak dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap kebiasaan menggosok gigi tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Dengan demikian, program ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang sehat dengan senyum yang kuat dan percaya

 

Dari Dapur, Meraih Peluang: Mahasiswa KKN Unmuh Jember Dorong Produktivitas Warga melalui Olahan Pisang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program RPL PAUD Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat bertajuk “Dari Dapur, Meraih Peluang” pada 25 April 2026 di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kreasi olahan pisang sebagai peluang usaha rumahan berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendorong peningkatan produktivitas masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah dijangkau, yakni pisang, peserta diajak untuk mengolahnya menjadi produk makanan yang memiliki nilai tambah dan daya jual.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan UMKM Dapur Husna serta melibatkan paguyuban ibu rumah tangga Griya Mutiara. Kolaborasi ini menghadirkan pelatihan yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian produk secara menarik.

Peserta yang didominasi ibu-ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya dan mencoba langsung proses pembuatan olahan pisang, sekaligus mendapatkan wawasan baru mengenai peluang usaha berbasis pangan lokal.

Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri dari rumah. Mahasiswa KKN menekankan bahwa usaha kecil dapat dimulai dari dapur sendiri dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sidopekso mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis rumah tangga. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukatif Promosikan Lembaga Berbasis Islam TKIT Nurus Sholah kepada Masyarakat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program edukatif dengan fokus pada promosi lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Islam, yakni TKIT Nurus Sholah Jember, kepada masyarakat sekitar.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan kecerdasan anak. Dengan mengusung prinsip “adab dulu baru ilmu”, TKIT Nurus Sholah Jember hadir sebagai lembaga yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pembelajaran umum secara seimbang. Namun demikian, belum semua masyarakat mengetahui keunggulan dan program yang dimiliki sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan berbagai kegiatan edukatif dan promotif. Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat melalui kunjungan ke rumah warga serta pertemuan lingkungan. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan anak usia dini sekaligus memperkenalkan kurikulum, metode pembelajaran, serta fasilitas yang tersedia di TKIT Nurus Sholah.

Selain itu, mahasiswa juga mengadakan kegiatan pembelajaran interaktif bersama anak-anak di lingkungan sekitar. Kegiatan ini meliputi permainan edukatif, pengenalan huruf hijaiyah, hafalan doa-doa harian, serta aktivitas seni dan kreativitas. Pendekatan ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak mengenai suasana belajar yang menyenangkan dan bernuansa islami.

Tidak hanya melalui interaksi langsung, mahasiswa KKN turut memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Berbagai konten seperti poster, video pendek, dan dokumentasi kegiatan disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Respon masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang positif. Banyak orang tua mulai memahami pentingnya pendidikan berbasis Islam sejak dini dan menunjukkan ketertarikan untuk menyekolahkan anaknya di TKIT Nurus Sholah Jember. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat.

Melalui program ini, diharapkan TKIT Nurus Sholah Jember semakin dikenal luas dan menjadi salah satu pilihan utama dalam pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.

 

Peringati Hari Kartini, Ibu-ibu PKK Desa Lebakrejo Gelar Kegiatan Tukar Kado

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ibu-ibu PKK Desa Lebakrejo mengadakan kegiatan kebersamaan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan ini diikuti oleh anggota PKK serta didukung oleh mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Jember yang turut membantu jalannya acara.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua PKK Desa Lebakrejo yang menyampaikan pentingnya memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan di masyarakat. Dalam sambutannya, beliau juga mengajak seluruh anggota PKK untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan peran perempuan dalam keluarga, serta aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN di Desa Lebakrejo. Salah satu mahasiswa yang juga merupakan guru TK kelompok B menyampaikan maksud dan tujuan keikutsertaannya dalam kegiatan PKK, yaitu untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan sosial di desa.

Suasana semakin meriah ketika memasuki kegiatan tukar kado yang diikuti oleh seluruh anggota PKK. Setiap peserta membawa satu hadiah sederhana yang kemudian ditukar secara acak, sehingga menambah rasa penasaran dan keceriaan saat membuka kado yang diperoleh. Gelak tawa dan kebahagiaan terlihat dari para peserta yang menikmati momen kebersamaan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar anggota PKK serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Kartini sebagai simbol perjuangan perempuan Indonesia. 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Kenalkan Pembelajaran Interaktif bagi Anak PAUD dan TPA di KB Anak Cerdas


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan inovasi pembelajaran interaktif bagi anak usia dini melalui kegiatan edukatif di KB Anak Cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat dan Senin (24 dan 27 April 2026) dengan melibatkan anak-anak PAUD dan TPA.

Program ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar sejak dini melalui pendekatan bermain sambil belajar. Salah satu mahasiswa KKN, Rohimah, turut aktif mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas edukatif yang dirancang menarik dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan beragam media kreatif, seperti kartu bergambar, permainan edukatif, lagu interaktif, hingga kegiatan prakarya sederhana. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal huruf hijaiyah melalui permainan, tetapi juga dibimbing menghafal doa-doa harian, seperti doa sebelum makan, doa bangun tidur, dan doa untuk kedua orang tua.

Metode pembelajaran dikemas secara interaktif dengan memadukan gerakan dan lagu, sehingga anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat materi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keberanian anak untuk melafalkan doa dengan lebih percaya diri.

“Anak-anak jadi lebih berani melafalkan doa dengan suara lantang karena dibalut permainan dan nyanyian. Belajar agama jadi terasa menyenangkan,” ujar Rohimah.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, terutama saat kegiatan bernyanyi dan bermain. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang kreatif mampu meningkatkan minat belajar anak usia dini.

Kepala KB Anak Cerdas mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang dinilai membawa suasana baru dalam proses pembelajaran. “Anak-anak sangat antusias, terutama saat sesi hafalan doa. Kami berharap metode ini dapat terus diterapkan meskipun program KKN telah selesai,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembelajaran agama yang menyenangkan dan mudah dipahami.

 

Connect