Senin, 27 April 2026

Dari Dapur, Meraih Peluang: Mahasiswa KKN Unmuh Jember Dorong Produktivitas Warga melalui Olahan Pisang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program RPL PAUD Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat bertajuk “Dari Dapur, Meraih Peluang” pada 25 April 2026 di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kreasi olahan pisang sebagai peluang usaha rumahan berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendorong peningkatan produktivitas masyarakat. Dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah dijangkau, yakni pisang, peserta diajak untuk mengolahnya menjadi produk makanan yang memiliki nilai tambah dan daya jual.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan UMKM Dapur Husna serta melibatkan paguyuban ibu rumah tangga Griya Mutiara. Kolaborasi ini menghadirkan pelatihan yang tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian produk secara menarik.

Peserta yang didominasi ibu-ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka aktif bertanya dan mencoba langsung proses pembuatan olahan pisang, sekaligus mendapatkan wawasan baru mengenai peluang usaha berbasis pangan lokal.

Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri dari rumah. Mahasiswa KKN menekankan bahwa usaha kecil dapat dimulai dari dapur sendiri dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sidopekso mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis rumah tangga. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa inovasi sederhana dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

 

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Edukatif Promosikan Lembaga Berbasis Islam TKIT Nurus Sholah kepada Masyarakat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan program edukatif dengan fokus pada promosi lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Islam, yakni TKIT Nurus Sholah Jember, kepada masyarakat sekitar.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan kecerdasan anak. Dengan mengusung prinsip “adab dulu baru ilmu”, TKIT Nurus Sholah Jember hadir sebagai lembaga yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pembelajaran umum secara seimbang. Namun demikian, belum semua masyarakat mengetahui keunggulan dan program yang dimiliki sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN melakukan berbagai kegiatan edukatif dan promotif. Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat melalui kunjungan ke rumah warga serta pertemuan lingkungan. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan anak usia dini sekaligus memperkenalkan kurikulum, metode pembelajaran, serta fasilitas yang tersedia di TKIT Nurus Sholah.

Selain itu, mahasiswa juga mengadakan kegiatan pembelajaran interaktif bersama anak-anak di lingkungan sekitar. Kegiatan ini meliputi permainan edukatif, pengenalan huruf hijaiyah, hafalan doa-doa harian, serta aktivitas seni dan kreativitas. Pendekatan ini memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak mengenai suasana belajar yang menyenangkan dan bernuansa islami.

Tidak hanya melalui interaksi langsung, mahasiswa KKN turut memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Berbagai konten seperti poster, video pendek, dan dokumentasi kegiatan disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Respon masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang positif. Banyak orang tua mulai memahami pentingnya pendidikan berbasis Islam sejak dini dan menunjukkan ketertarikan untuk menyekolahkan anaknya di TKIT Nurus Sholah Jember. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat.

Melalui program ini, diharapkan TKIT Nurus Sholah Jember semakin dikenal luas dan menjadi salah satu pilihan utama dalam pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.

 

Peringati Hari Kartini, Ibu-ibu PKK Desa Lebakrejo Gelar Kegiatan Tukar Kado

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ibu-ibu PKK Desa Lebakrejo mengadakan kegiatan kebersamaan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Kegiatan ini diikuti oleh anggota PKK serta didukung oleh mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Jember yang turut membantu jalannya acara.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua PKK Desa Lebakrejo yang menyampaikan pentingnya memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan di masyarakat. Dalam sambutannya, beliau juga mengajak seluruh anggota PKK untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan peran perempuan dalam keluarga, serta aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari mahasiswa yang mengikuti kegiatan KKN di Desa Lebakrejo. Salah satu mahasiswa yang juga merupakan guru TK kelompok B menyampaikan maksud dan tujuan keikutsertaannya dalam kegiatan PKK, yaitu untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan sosial di desa.

Suasana semakin meriah ketika memasuki kegiatan tukar kado yang diikuti oleh seluruh anggota PKK. Setiap peserta membawa satu hadiah sederhana yang kemudian ditukar secara acak, sehingga menambah rasa penasaran dan keceriaan saat membuka kado yang diperoleh. Gelak tawa dan kebahagiaan terlihat dari para peserta yang menikmati momen kebersamaan tersebut.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar anggota PKK serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Kartini sebagai simbol perjuangan perempuan Indonesia. 

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Kenalkan Pembelajaran Interaktif bagi Anak PAUD dan TPA di KB Anak Cerdas


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan inovasi pembelajaran interaktif bagi anak usia dini melalui kegiatan edukatif di KB Anak Cerdas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat dan Senin (24 dan 27 April 2026) dengan melibatkan anak-anak PAUD dan TPA.

Program ini bertujuan menumbuhkan semangat belajar sejak dini melalui pendekatan bermain sambil belajar. Salah satu mahasiswa KKN, Rohimah, turut aktif mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas edukatif yang dirancang menarik dan menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan beragam media kreatif, seperti kartu bergambar, permainan edukatif, lagu interaktif, hingga kegiatan prakarya sederhana. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal huruf hijaiyah melalui permainan, tetapi juga dibimbing menghafal doa-doa harian, seperti doa sebelum makan, doa bangun tidur, dan doa untuk kedua orang tua.

Metode pembelajaran dikemas secara interaktif dengan memadukan gerakan dan lagu, sehingga anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat materi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keberanian anak untuk melafalkan doa dengan lebih percaya diri.

“Anak-anak jadi lebih berani melafalkan doa dengan suara lantang karena dibalut permainan dan nyanyian. Belajar agama jadi terasa menyenangkan,” ujar Rohimah.

Suasana kegiatan berlangsung penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, terutama saat kegiatan bernyanyi dan bermain. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang kreatif mampu meningkatkan minat belajar anak usia dini.

Kepala KB Anak Cerdas mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN yang dinilai membawa suasana baru dalam proses pembelajaran. “Anak-anak sangat antusias, terutama saat sesi hafalan doa. Kami berharap metode ini dapat terus diterapkan meskipun program KKN telah selesai,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembelajaran agama yang menyenangkan dan mudah dipahami.

 

Amal Sosial bagi Siswa Kurang Mampu, TK Sartika Banjarsawah Tanamkan Empati Sejak Dini

Kepedulian sosial sejak usia dini menjadi fokus utama kegiatan yang dilaksanakan di TK Sartika Banjarsawah melalui program “Amal Sosial bagi Anak Kurang Mampu” pada Selasa (29/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang didampingi oleh Saudah, sebagai upaya menjawab kondisi sosial di lingkungan sekolah.

Berdasarkan hasil observasi awal, terdapat sejumlah siswa yang mengalami keterbatasan ekonomi, seperti penggunaan seragam yang sudah tidak layak hingga adanya anak di sekitar lingkungan sekolah yang belum dapat mengenyam pendidikan karena faktor biaya. Kondisi tersebut mendorong pihak sekolah bersama mahasiswa KKN untuk menghadirkan program yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga edukatif.

Program amal sosial ini dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual. Anak-anak dari keluarga yang lebih mampu diajak terlibat langsung dalam proses pengumpulan donasi, pengemasan bantuan, hingga penyerahan kepada teman-teman mereka yang membutuhkan. Melalui keterlibatan tersebut, peserta didik belajar nilai empati, kepedulian, dan pentingnya berbagi sejak dini.

Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan suasana penuh kebersamaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berperan aktif dalam proses berbagi. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban penerima.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak memahami bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting dalam kehidupan. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat membentuk karakter sosial yang kuat hingga mereka tumbuh dewasa.

Program ini juga sejalan dengan visi TK Sartika Banjarsawah, yaitu mewujudkan generasi yang cerdas, ceria, dan berakhlak. Selain memberikan manfaat bagi siswa yang membutuhkan, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara sekolah, wali murid, dan masyarakat sekitar.

Pihak sekolah mengapresiasi dukungan dari orang tua yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan program, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat terus ditanamkan secara berkelanjutan kepada anak-anak.

 

Kreasi Kardus Bekas, Mahasiswa KKN UNMUH Jember Ajak Wali Murid Percantik Kelas di TK Tunas Muda Kedupok

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember kembali menghadirkan program kreatif dan edukatif melalui kegiatan “Mempercantik Kelas Bersama Wali Murid” di TK Tunas Muda Kedupok. Kegiatan ini diprakarsai oleh Ani Susanti (NIM: 2510274123) dengan mengusung konsep pemanfaatan kardus bekas menjadi tempat sampah estetik.

Program ini bertujuan menciptakan lingkungan kelas yang bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Melalui kegiatan ini, wali murid diajak untuk berkreasi mengubah limbah kardus menjadi tempat sampah yang fungsional dan menarik secara visual.

Dalam pelaksanaannya, peserta menggunakan bahan-bahan sederhana seperti kardus bekas, gunting, lem, serta kertas hias untuk mempercantik tampilan tempat sampah. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemilihan kardus yang masih layak, pemotongan sesuai pola, perakitan, hingga tahap dekorasi sesuai kreativitas masing-masing.

Tidak hanya sekadar kegiatan kerajinan, program ini juga memiliki nilai edukatif. Wali murid diberikan pemahaman tentang pentingnya konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tempat sampah yang dibuat juga dilengkapi dengan label organik dan anorganik sebagai upaya pembiasaan memilah sampah sejak dini.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para wali murid terlihat antusias dalam menghias tempat sampah dengan berbagai tema menarik, mulai dari warna-warni cerah hingga karakter lucu yang sesuai dengan dunia anak-anak. Hasil karya tersebut kemudian ditempatkan di dalam kelas sebagai bagian dari dekorasi sekaligus sarana edukasi.

Ani Susanti menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperindah ruang kelas, tetapi juga membangun kepedulian lingkungan. “Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan serta mengajak wali murid untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan barang bekas,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat ganda, baik dari segi estetika maupun edukasi. Kelas menjadi lebih tertata, sementara anak-anak secara tidak langsung belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih, kreatif, dan peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Kegiatan sederhana ini menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu membutuhkan biaya besar, melainkan dapat dimulai dari hal-hal kecil yang berdampak besar.

PASTI KREASI: Parenting Asyik Tanpa Biaya melalui Kreasi di TK IBUNDA Ranugedang Probolinggo

Kegiatan edukasi keluarga tidak selalu harus melibatkan interaksi langsung antara orang tua dan anak. Hal inilah yang dihadirkan dalam program “PASTI KREASI: Parenting Asyik Tanpa Biaya melalui Kreasi” yang diselenggarakan di TK IBUNDA Ranugedang. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para wali murid untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kualitas diri tanpa harus mengeluarkan biaya.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua diajak untuk memanfaatkan bahan sederhana dan limbah rumah tangga menjadi barang yang bernilai guna, baik fungsional maupun dekoratif. Program ini menekankan bahwa parenting tidak hanya berfokus pada pendampingan anak, tetapi juga pada pengembangan potensi dan kesejahteraan orang tua itu sendiri.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak hangat dan interaktif. Para wali murid saling berbagi ide, berdiskusi, serta berkreasi bersama. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga memberikan efek relaksasi di tengah rutinitas harian yang padat. Proses menciptakan karya dari bahan sederhana menjadi sarana untuk mengurangi stres sekaligus melatih kesabaran.

Pihak sekolah menilai bahwa orang tua yang memiliki ruang untuk berkembang secara personal akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif di rumah. Melalui program ini, TK IBUNDA Ranugedang tidak hanya berperan sebagai tempat pendidikan bagi anak, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan bagi orang tua.

Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarsesama wali murid. Terbentuknya komunitas yang suportif diharapkan mampu menjadi sarana berbagi pengalaman serta inspirasi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Melalui “PASTI KREASI”, sekolah berharap para orang tua dapat terus mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan mental, serta menciptakan suasana keluarga yang lebih harmonis. Program ini menjadi bukti bahwa kegiatan parenting dapat dikemas secara sederhana, kreatif, dan tetap berdampak besar bagi kehidupan keluarga.

 

Connect