Amal Sosial bagi Siswa Kurang Mampu, TK Sartika Banjarsawah Tanamkan Empati Sejak Dini
Kepedulian sosial
sejak usia dini menjadi fokus utama kegiatan yang dilaksanakan di TK
Sartika Banjarsawah melalui program “Amal Sosial bagi Anak Kurang Mampu”
pada Selasa (29/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah
Kerja Nyata (KKN) yang didampingi oleh Saudah, sebagai upaya menjawab kondisi
sosial di lingkungan sekolah.
Berdasarkan hasil
observasi awal, terdapat sejumlah siswa yang mengalami keterbatasan ekonomi,
seperti penggunaan seragam yang sudah tidak layak hingga adanya anak di sekitar
lingkungan sekolah yang belum dapat mengenyam pendidikan karena faktor biaya. Kondisi
tersebut mendorong pihak sekolah bersama mahasiswa KKN untuk menghadirkan
program yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga edukatif.
Program amal sosial
ini dirancang sebagai media pembelajaran kontekstual. Anak-anak dari keluarga
yang lebih mampu diajak terlibat langsung dalam proses pengumpulan donasi,
pengemasan bantuan, hingga penyerahan kepada teman-teman mereka yang
membutuhkan. Melalui keterlibatan tersebut, peserta didik belajar nilai empati,
kepedulian, dan pentingnya berbagi sejak dini.
Kegiatan berlangsung
di halaman sekolah dengan suasana penuh kebersamaan. Anak-anak tampak antusias
mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi
turut berperan aktif dalam proses berbagi. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan
pokok yang diharapkan dapat meringankan beban penerima.
Melalui kegiatan ini,
anak-anak diajak memahami bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan nilai
penting dalam kehidupan. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat membentuk
karakter sosial yang kuat hingga mereka tumbuh dewasa.
Program ini juga
sejalan dengan visi TK Sartika Banjarsawah, yaitu mewujudkan generasi yang
cerdas, ceria, dan berakhlak. Selain memberikan manfaat bagi siswa yang
membutuhkan, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara sekolah, wali murid,
dan masyarakat sekitar.
Pihak sekolah
mengapresiasi dukungan dari orang tua yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan
ini. Sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan program,
sehingga nilai-nilai kebaikan dapat terus ditanamkan secara berkelanjutan
kepada anak-anak.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar