Mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember Edukasi Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik di TK Dharma Wanita Panggungrejo 02
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember, Nuryanti (NIM 2510274071), melaksanakan kegiatan edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik di TK Dharma Wanita Panggungrejo 02 sebagai upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman
anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenalkan
perbedaan antara sampah organik dan anorganik, serta melatih siswa agar
terbiasa membuang sampah pada tempatnya sesuai jenisnya.
Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari bahan
alami dan mudah terurai oleh mikroorganisme, seperti sisa makanan, daun kering,
dan kulit buah. Sementara itu, sampah anorganik berasal dari bahan non-alami
atau hasil olahan manusia yang sulit terurai, seperti plastik, kaca, dan
kaleng.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menggunakan metode
edukatif dan interaktif agar materi mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan
diawali dengan penyuluhan sederhana menggunakan bahasa yang ringan dan mudah
dimengerti. Selain itu, media visual seperti gambar dan warna berbeda pada
tempat sampah juga digunakan untuk membantu anak mengenali jenis-jenis sampah.
Dua tempat sampah dengan warna berbeda disiapkan, misalnya
warna hijau untuk sampah organik dan warna kuning untuk sampah anorganik.
Anak-anak kemudian diajak untuk mempraktikkan langsung cara memilah sampah
sesuai contoh yang telah diberikan.
Tidak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan
edukatif untuk meningkatkan minat belajar dan partisipasi siswa. Melalui
permainan tersebut, anak-anak menjadi lebih antusias dan aktif mengikuti setiap
instruksi yang diberikan.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat sangat
bersemangat. Mereka mulai memahami perbedaan antara sampah organik dan
anorganik serta mampu memilah sampah dengan baik. Pendekatan belajar sambil
bermain terbukti efektif dalam menanamkan kebiasaan positif kepada anak usia
dini.
Kegiatan ini memberikan berbagai manfaat, di antaranya
meningkatkan kepedulian lingkungan sejak dini, membantu menciptakan lingkungan
sekolah yang bersih dan sehat, menanamkan kebiasaan baik dalam kehidupan
sehari-hari, serta mengurangi jumlah sampah yang tercampur.
Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan sederhana ini,
anak-anak dapat terus menerapkan kebiasaan memilah sampah tidak hanya di
sekolah, tetapi juga di rumah bersama keluarga. Dukungan dari guru dan orang
tua sangat penting agar pembiasaan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sekolah juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas tempat
sampah terpilah secara permanen agar siswa semakin terbiasa menjaga kebersihan
lingkungan. Dengan edukasi sejak dini, generasi muda dapat tumbuh menjadi
pribadi yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki tanggung jawab sosial yang
tinggi.






