Senin, 04 Mei 2026

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Bersama Mahasiswa KKN Unmuh Jember dalam Pemanfaatan Pekarangan dan Galon Bekas untuk Menanam Sayuran sebagai Upaya Ketahanan Pangan Keluarga

Dalam upaya menanamkan nilai kepedulian lingkungan, kemandirian, serta kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan keluarga sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan kegiatan menanam sayuran dengan memanfaatkan botol dan galon bekas di pekarangan TK Al Hidayah Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena melibatkan kolaborasi aktif antara pihak sekolah dengan orang tua murid. Sejak pagi hari, suasana sekolah dipenuhi semangat kebersamaan. Para orang tua hadir mendampingi anak-anak mereka sambil membawa galon bekas yang telah dikumpulkan dari rumah. Barang-barang yang sebelumnya dianggap tidak terpakai tersebut kemudian diolah menjadi media tanam yang kreatif dan ramah lingkungan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dari mahasiswa KKN bersama Kepala TK Al Hidayah Modangan, Ibu Desi Nurhayati. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai pembelajaran praktik bercocok tanam, tetapi juga sebagai langkah kecil dalam membangun kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa kebutuhan pangan, khususnya sayuran, dapat dipenuhi secara mandiri meskipun dengan lahan terbatas. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan barang bekas, keluarga dapat menanam sendiri sayuran sehat dan mengurangi ketergantungan pada pembelian di pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari motorik, kognitif, sosial-emosional, hingga nilai karakter seperti tanggung jawab dan kerja sama. Anak-anak tidak hanya belajar menanam, tetapi juga diajak memahami proses pertumbuhan tanaman serta pentingnya merawat dan menjaga lingkungan.

Proses kegiatan dimulai dari langkah sederhana namun edukatif, seperti membersihkan botol, memotong bagian tertentu, melubangi sebagai saluran air, hingga mengisi media tanam dengan campuran tanah dan pupuk. Anak-anak bersama orang tua kemudian menanam berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, cabai, tomat, dan terong. Tanaman-tanaman ini dipilih karena mudah ditanam, cepat panen, dan dapat dimanfaatkan langsung untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

Antusiasme terlihat jelas dari wajah anak-anak yang dengan penuh semangat mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka bekerja sama dengan orang tua mulai dari mengisi tanah, menanam bibit, hingga menyiram tanaman. Beberapa anak tampak bangga menunjukkan hasil tanamannya, sementara para orang tua pun terlihat senang dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran anak.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga bagi kami sebagai orang tua. Kami jadi lebih sadar bahwa menanam sayuran di rumah itu mudah dan bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” tuturnya.

Selain praktik menanam, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember juga memberikan edukasi ringan mengenai cara merawat tanaman, seperti pentingnya penyiraman secara rutin, pemberian sinar matahari yang cukup, serta penggunaan pupuk organik. Orang tua juga diajak untuk melanjutkan kegiatan ini di rumah sebagai bentuk pembiasaan positif bagi anak. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit tanaman dari mahasiswa KKN kepada warga sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tumbuh budaya menanam di lingkungan keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, sekecil apa pun, setiap keluarga memiliki peluang untuk menghasilkan sayuran sendiri yang sehat, segar, dan bebas bahan kimia berbahaya. Hal ini tentu mendukung terciptanya ketahanan pangan keluarga sekaligus mengajarkan pola hidup sederhana dan mandiri kepada anak sejak dini.

Kegiatan menanam sayuran ini menjadi bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat memberikan dampak besar. Dari pekarangan sederhana dan botol bekas, tumbuh harapan akan generasi yang lebih peduli, mandiri, dan siap menghadapi ta

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect