Senin, 29 Juni 2026

Perkuat Jejaring Global, Magister Manajemen Unmuh Jember Gandeng Akademisi Filipina Bahas Kepemimpinan Kolaboratif

Komitmen Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam memperluas jejaring akademik internasional kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan International Workshop bertajuk Orchestrating Collaboration 2026: Managing Stakeholders and Diverse Teams, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmuh Jember ini menghadirkan akademisi dari Ifugao State University, Filipina, sebagai narasumber internasional untuk membahas pentingnya kepemimpinan kolaboratif, pengelolaan pemangku kepentingan (stakeholder), dan sinergi lintas fungsi dalam menghadapi tantangan organisasi modern.

Sekitar 100 peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Sarjana (S1) dan Magister (S2) FEB Unmuh Jember mengikuti workshop tersebut dengan antusias.

Mengusung tema besar "Building Cross-Functional and Stakeholder Synergy through Adaptive and High-Impact Collaboration", kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber berpengalaman, yakni Dr. Diana Sulianti K. Tobing, S.E., M.Si., CRA., CMA., Jhon G. Pagaddut, CPA., Ph.D., dan Olivia M. Valdez. Ketiganya berbagi pengalaman mengenai strategi membangun kolaborasi yang efektif di tengah keberagaman tim dan kompleksitas hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember, Dr. Budi Santoso, S.E., M.M., M.Akun., mengatakan bahwa penyelenggaraan workshop internasional merupakan bagian dari upaya program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global bagi mahasiswa.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik kolaborasi di tingkat internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai strategi membangun sinergi lintas fungsi dalam organisasi, meningkatkan keterlibatan stakeholder (stakeholder engagement), memberdayakan tim kerja yang beragam, hingga mengelola konflik menjadi peluang kolaborasi yang produktif.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai penerapan kepemimpinan adaptif, komunikasi lintas budaya, serta pengambilan keputusan kolaboratif yang relevan dengan dinamika dunia kerja saat ini.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Manajemen Unmuh Jember berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga wawasan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia profesional.

Workshop internasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Unmuh Jember dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, serta menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat global.

 

Milad ke-3 RSU Unmuh Jember, Luncurkan Klinik Vaksin Internasional dan Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan

Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menandai usia tiga tahun dengan meluncurkan Klinik Vaksin Internasional sebagai langkah strategis memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Momentum Milad ke-3 yang digelar di Auditorium RSU Unmuh Jember, Sabtu (27/6/2026), menjadi refleksi perjalanan rumah sakit sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan.

Mewakili Rektor Unmuh Jember, Wakil Rektor II Ns. Sasmiyanto, S.Kep., M.Kes. menyampaikan apresiasi atas perkembangan RSU Unmuh Jember yang dinilai menunjukkan tren positif sejak berdiri pada tahun 2023. Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan pasien dalam beberapa bulan terakhir menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

"Perkembangan rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir sangat menggembirakan. Jumlah pasien rawat inap terus meningkat dan kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat segera tercapai," ujarnya.

Ia menegaskan, universitas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas dan layanan rumah sakit. Salah satu langkah yang segera direalisasikan ialah pembukaan layanan fisioterapi untuk melengkapi kebutuhan pasien pascaoperasi maupun rehabilitasi.

"Kami ingin masyarakat memperoleh layanan yang lebih lengkap di RSU Unmuh Jember, sehingga tidak perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan lain hanya karena keterbatasan layanan," katanya.

Selain itu, Sasmiyanto mengungkapkan bahwa pengembangan rumah sakit menjadi bagian penting dalam persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jember. Ke depan, RSU Unmuh Jember ditargetkan berkembang menjadi rumah sakit pendidikan yang mampu mendukung proses akademik sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat.

Direktur RSU Unmuh Jember dr. Bambang Indra H., Sp.THT mengatakan bahwa usia tiga tahun merupakan fase penting bagi rumah sakit untuk terus bertumbuh. Setelah memperoleh izin operasional pada Juni 2023, RSU Unmuh Jember berhasil menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan hanya empat bulan kemudian, sehingga mampu memperluas akses pelayanan bagi masyarakat.

"Mayoritas pasien yang kami layani saat ini merupakan peserta BPJS. Kepercayaan masyarakat terus meningkat dari tahun ke tahun, dan hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, rumah sakit juga berhasil meraih apresiasi paripurna dalam penilaian mutu rumah sakit. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen seluruh jajaran dalam menjaga standar pelayanan, keselamatan pasien, serta tata kelola rumah sakit yang berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, RSU Unmuh Jember resmi meluncurkan Klinik Vaksin Internasional, yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan vaksinasi internasional, baik untuk keperluan ibadah, pendidikan, pekerjaan, maupun perjalanan ke luar negeri.

Peluncuran layanan tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan rumah sakit agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain Klinik Vaksin Internasional, manajemen juga tengah menyiapkan sejumlah layanan baru sebagai upaya memperluas cakupan pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember.

Sasmiyanto menegaskan bahwa RSU Unmuh Jember merupakan rumah sakit umum yang hadir untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

"Kami berharap rumah sakit ini tidak hanya menjadi kebanggaan Muhammadiyah, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat Jember dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam," tuturnya.

Memasuki usia ketiga, RSU Unmuh Jember terus memperkuat langkah menuju rumah sakit yang unggul melalui peningkatan fasilitas, pengembangan layanan, penguatan kerja sama dengan berbagai mitra, serta komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Hidupkan Budaya Lokal Melalui Festival Budaya

Semangat pelestarian budaya lokal berpadu dengan kreativitas generasi muda dalam Festival Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sabtu (20/6/2026). Mengusung tema "Ruang Ekspresi dan Budaya Bersemi" dengan tagline "Berani Berbudaya, Bebas Berkarya", kegiatan yang berlangsung di Lapangan Basket Unmuh Jember ini sukses menarik antusiasme lebih dari 200 pengunjung.

Festival yang berlangsung pada malam hari tersebut dihadiri mahasiswa, dosen, pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum. Berbagai pertunjukan seni dan budaya disuguhkan sebagai ruang apresiasi sekaligus media edukasi bagi generasi muda untuk semakin mengenal kekayaan budaya lokal.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Komunikasi Antarbudaya, yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami konsep komunikasi secara teoritis, tetapi juga mengaplikasikannya melalui penyelenggaraan sebuah festival budaya yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa belajar merancang strategi komunikasi, membangun kolaborasi, hingga mengelola sebuah kegiatan berskala publik.

Festival Budaya 2026 lahir dari kepedulian mahasiswa terhadap semakin kuatnya pengaruh budaya global yang berpotensi menggeser kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Padahal, Kabupaten Jember memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tari tradisional, musik patrol, jaranan, batik, hingga berbagai produk kriya yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat.

Melalui festival ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berupaya menghadirkan ruang dialog budaya yang mampu mempertemukan berbagai generasi. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, festival juga dirancang sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk menampilkan karya sekaligus memperluas jejaring dan apresiasi publik terhadap budaya lokal.

Untuk memperkaya rangkaian acara, panitia menggandeng berbagai komunitas seni di Kabupaten Jember, seperti Komunitas Tari Tradisional Jember, dan Komunitas Musik Etnik. Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember turut berpartisipasi sebagai mitra yang mendukung upaya pelestarian budaya daerah melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya memerlukan kolaborasi lintas sektor. Festival ini tidak hanya menjadi panggung ekspresi seni, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

Melalui Festival Budaya 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berharap budaya lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai identitas yang dapat terus hidup, berkembang, dan relevan di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat kebanggaan terhadap budaya daerah sekaligus melahirkan ruang-ruang kreatif bagi generasi muda untuk terus berkarya.

Antusiasme pengunjung yang memenuhi area festival hingga acara berakhir menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap memiliki daya tarik yang kuat ketika dikemas secara kreatif, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda. Dengan semangat "Berani Berbudaya, Bebas Berkarya", Festival Budaya 2026 menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmuh Jember dalam merawat sekaligus menghidupkan kembali budaya lokal melalui pendekatan komunikasi yang inovatif.

Kamis, 25 Juni 2026

Unmuh Jember Sukses Gelar Expo Luaran MKWU, Karya Inovatif dari 5 Mata Kuliah Dipamerkan



 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses menyelenggarakan Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKMU) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Aula Ahmad Zainuri, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kreativitas mahasiswa melalui pameran karya nyata dan inovasi dari lima mata kuliah wajib universitas.

    Pameran edukatif ini menampilkan luaran karya dari mahasiswa yang menempuh mata kuliah Al Islam II, Al Islam IV, Pendidikan Kewarganegaraan dan Deradikalisme, Pendidikan Anti Korupsi dan Anti Napza, serta Kewirausahaan. Beragam inovasi dipamerkan secara langsung, mulai dari perancangan platform digital, kampanye video edukasi, media pembelajaran anak, hingga ragam produk kewirausahaan.

    Gavriel Ayatullah Khomaini dari Program Studi Sistem Informasi berhasil meraih Juara I kategori Al Islam IV. Ia menciptakan karya bernama "Skillmu", sebuah platform pengembangan hard skill dan soft skill mahasiswa berbasis nilai amanah. 

    Pada kategori Kewirausahaan, Lubna Kumaylia (PGPAUD) keluar sebagai Juara I dengan inovasi media edukatif "Zip & Play Learning Activity Box For Kids". Sementara untuk Bazar Kewirausahaan, Juara I diraih oleh Hilmi Alivia Sahrul Gafur (Teknik Lingkungan) yang memamerkan maket Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). 

    Kreativitas kampanye visual juga unjuk gigi. Anisa Mifta'ur Rizky (Manajemen) sukses menjuarai kategori Pendidikan Kewarganegaraan dan Deradikalisme melalui karya video "Perisai Bangsa: Melawan Radikalisme, Menjaga Identitas Nasional". Menyusul di kategori Pendidikan Anti Korupsi dan Anti Napza, Reisya Nasywa (Psikologi) merebut Juara I lewat karya video bertajuk "Pilihan Kecil, Dampak Besar". Adapun kategori Al Islam II dimenangkan oleh Muhammad Reza Radjaki A. (Sistem Informasi) dengan luaran Praktek Sholat. 


    Tidak hanya memberikan penghargaan bagi mahasiswa, kampus juga menobatkan predikat Dosen Pengampu Berprestasi kepada lima tenaga pendidik. Mereka adalah Saibah, S.Pd., M.Pd. untuk mata kuliah Al Islam IV, Hasna Huwaida S.Pd.I., M.Pd. (Al Islam II), serta Amara Diva Abigail, S.H., M.Kn. (PKn & Deradikalisme). Predikat serupa juga diberikan kepada Edhi Siswanto, S.I.P. M.SI. (Pendidikan Anti Korupsi & Anti Napza) dan Nuraini Kusumaningtyas, M.Psi. (Kewirausahaan). 

    Melalui pelaksanaan Expo MKMU, Unmuh Jember menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan evaluasi pembelajaran yang terbuka. Metode luaran proyek ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang tidak hanya kuat secara teori, namun piawai dalam mengimplementasikan gagasan aplikatif bagi masyarakat luas. 


Rabu, 24 Juni 2026

Media Pembelajaran Anak Usia Dini "Zip & Play" Karya Mahasiswi PGPAUD


    Pada gelaran pameran Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKMU) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), mahasiswa didorong untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Aula Ahmad Zainuri pada Selasa (23/6/2026) ini menampilkan berbagai inovasi mahasiswa dari beragam program studi. Salah satu produk yang disorot adalah rancangan Lubna Kumaylia dan Tim, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), yang ditetapkan sebagai Juara Pertama pada kategori Kewirausahaan. 

    Lubna memenangkan kategori tersebut melalui produk alat permainan edukatif bernama "Zip & Play Learning Activity Box For Kids". Produk ini dirancang dalam bentuk kotak aktivitas fisik yang di dalamnya terdapat beberapa modul permainan interaktif. Target utama dari pembuatan produk ini adalah anak-anak usia dini yang sedang berada dalam masa krusial perkembangan fisik dan mental. 

    Pembuatan Zip & Play dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan orang tua, terhadap alat bermain yang aman secara material dan mampu melatih kemampuan motorik halus serta kognitif anak secara efektif. Dengan memanfaatkan keilmuan dari program studi PGPAUD, Lubna merancang instrumen permainan yang sesuai dengan standar psikologi perkembangan balita. Secara simultan, produk ini diproyeksikan sebagai purwarupa bisnis yang memiliki nilai komersial dengan mengaplikasikan teori-teori dari mata kuliah Kewirausahaan.

    Proses pengembangan produk inovatif ini dibimbing oleh Nuraini Kusumaningtyas, M.Psi., Pendampingan tersebut berfungsi untuk memastikan kualitas produk memenuhi kriteria kelayakan akademis sekaligus memiliki struktur perencanaan produk yang terarah. 

    Pencapaian Lubna di ajang Expo MKMU ini membuktikan bahwa mahasiswa dapat memadukan pemahaman teori pendidikan dengan prinsip bisnis yang terukur. Luaran produk Zip & Play Learning Activity Box For Kids menjadi representasi nyata dari pembelajaran berbasis proyek, di mana tugas perkuliahan dieksekusi menjadi barang fisik yang memiliki fungsi edukasi dan prospek ekonomi yang jelas.


Inovasi "Skillmu" Karya Gavriel: Integrasi Teknologi dan Nilai Keislaman

    Universitas Muhammadiyah Jember  (Unmuh Jember) menggelar pameran Expo Luaran Mata Kuliah Wajib Universitas (MKMU) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa (23/6/2026). Bertempat di Gedung Aula Ahmad Zainuri, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil implementasi pembelajaran selama satu semester. Pada ajang tersebut, Gavriel Ayatullah Khomaini, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, berhasil meraih Juara Pertama untuk kategori mata kuliah Al Islam IV. 

    Gavriel menampilkan inovasi berupa platform digital yang diberi nama "Skillmu". Platform ini dirancang secara khusus untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan teknis (hard skill) sekaligus kemampuan interpersonal (soft skill). Pengembangan aplikasi ini didasarkan pada kebutuhan mahasiswa akan sarana edukasi dan pengembangan diri yang terintegrasi serta mudah diakses melalui perangkat digital.     

    Dalam merancang Skillmu, Gavriel tidak hanya berfokus pada aspek kecerdasan buatan atau teknologi informasi, tetapi juga mengintegrasikan materi dari mata kuliah Al Islam IV ke dalam sistemnya. Ia menerapkan nilai-nilai "Amanah" dan "Fastabiqul Khairat" sebagai basis etika operasional platform tersebut. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa tetap sejalan dengan pembentukan karakter dan moralitas. 

    Proses perancangan platform ini mendapat pendampingan dari dosen pengampu, Saibah, S.Pd., M.Pd., yang turut menerima penghargaan sebagai Dosen Pengampu Berprestasi pada kategori yang sama. Keterlibatan dosen pengampu memastikan bahwa aspek teknis aplikasi sejalan dengan indikator capaian pembelajaran mata kuliah. 

    Kemenangan Gavriel dalam Expo MKMU ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengonversi pemahaman teoretis dari mata kuliah keagamaan menjadi produk teknologi yang fungsional. Platform Skillmu berpotensi menjadi media penunjang operasional bagi mahasiswa lain dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip etika dasar.


Bawa Inovasi SDGs ke Panggung Dunia, Unmuh Jember Tampil di Global Sustainable Development Congress 2026

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) turut ambil bagian dalam ajang internasional The 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 22–25 Juni 2026. Kehadiran Unmuh Jember menjadi bagian dari kontribusi 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang difasilitasi oleh Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA di bawah koordinasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

GSDC 2026 merupakan forum yang diinisiasi oleh Times Higher Education (THE) dan dihadiri sekitar 5.000 delegasi dari berbagai negara yang berasal dari kalangan akademisi, pemerintah, industri, hingga organisasi masyarakat sipil. Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi global dalam merumuskan langkah nyata pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada kesempatan tersebut, Unmuh Jember menampilkan sejumlah inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan melalui booth PTMA. Berbagai karya unggulan yang dipresentasikan mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kontribusi kampus terhadap isu lingkungan, energi, dan pertanian berkelanjutan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Forage Chopper Machine, mesin pencacah pakan ternak yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas peternak sekaligus mendukung ekonomi hijau. Program yang dipimpin Hadi Jatmiko bersama tim Unmuh Jember tersebut telah dimanfaatkan oleh PRA Karangtengah dan melibatkan mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selain itu, Unmuh Jember juga menampilkan hasil riset Battery-Less RFID Sensor for Smart Agriculture yang dipimpin Dr. Danang Kumara Hadi bekerja sama dengan Ibaraki University, Jepang. Inovasi ini memungkinkan pemantauan suhu dan kelembaban secara real time tanpa menggunakan baterai sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat energi. 

Di bidang energi terbarukan, Unmuh Jember memperkenalkan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi bahan bakar padat ramah lingkungan (Eco-Friendly Solid Fuel). Program yang dipimpin Asroful Abidin dan Hilfi Harisan tersebut memberdayakan petani di Desa Plalangan melalui teknologi pirolisis sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis pengolahan limbah pertanian.

Ketua ASKUI PTMA, Aidil Syahputra, menjelaskan bahwa partisipasi PTMA dalam GSDC 2026 merupakan bagian dari strategi internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah sekaligus memperkuat posisi kampus di tingkat global.

“Agenda kami di sini adalah menyampaikan dan mempresentasikan hasil SDGs dari setiap perguruan tinggi serta mengikuti rangkaian seminar internasional untuk menjawab permasalahan SDGs di dunia,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, mengapresiasi keterlibatan PTMA dalam GSDC 2026. Ia menilai langkah tersebut dapat mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah semakin aktif menghasilkan inovasi yang berdampak serta memperkuat daya saing di tingkat internasional.

Keikutsertaan Unmuh Jember dalam GSDC 2026 menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari kampus tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Dengan membawa semangat kolaborasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat, Unmuh Jember terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

 

Connect