Bawa Inovasi SDGs ke Panggung Dunia, Unmuh Jember Tampil di Global Sustainable Development Congress 2026
Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) turut ambil bagian dalam ajang internasional The 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 22–25 Juni 2026. Kehadiran Unmuh Jember menjadi bagian dari kontribusi 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang difasilitasi oleh Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA di bawah koordinasi Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
GSDC 2026 merupakan forum yang diinisiasi oleh Times Higher
Education (THE) dan dihadiri sekitar 5.000 delegasi dari berbagai negara yang
berasal dari kalangan akademisi, pemerintah, industri, hingga organisasi
masyarakat sipil. Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi global dalam
merumuskan langkah nyata pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Pada kesempatan tersebut, Unmuh Jember menampilkan sejumlah
inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan melalui booth PTMA. Berbagai
karya unggulan yang dipresentasikan mencerminkan implementasi Tri Dharma
Perguruan Tinggi sekaligus kontribusi kampus terhadap isu lingkungan, energi,
dan pertanian berkelanjutan.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Forage
Chopper Machine, mesin pencacah pakan ternak yang dikembangkan untuk
meningkatkan produktivitas peternak sekaligus mendukung ekonomi hijau. Program
yang dipimpin Hadi Jatmiko bersama tim Unmuh Jember tersebut telah dimanfaatkan
oleh PRA Karangtengah dan melibatkan mahasiswa melalui program Merdeka Belajar
Kampus Merdeka (MBKM).
Selain itu, Unmuh Jember juga menampilkan hasil riset Battery-Less RFID Sensor for Smart Agriculture yang dipimpin Dr. Danang Kumara Hadi bekerja sama dengan Ibaraki University, Jepang. Inovasi ini memungkinkan pemantauan suhu dan kelembaban secara real time tanpa menggunakan baterai sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
Di bidang energi terbarukan, Unmuh Jember memperkenalkan
program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi
bahan bakar padat ramah lingkungan (Eco-Friendly Solid Fuel). Program
yang dipimpin Asroful Abidin dan Hilfi Harisan tersebut memberdayakan petani di
Desa Plalangan melalui teknologi pirolisis sekaligus membuka peluang ekonomi
baru berbasis pengolahan limbah pertanian.
Ketua ASKUI PTMA, Aidil Syahputra, menjelaskan bahwa
partisipasi PTMA dalam GSDC 2026 merupakan bagian dari strategi
internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah sekaligus memperkuat posisi
kampus di tingkat global.
“Agenda kami di sini adalah menyampaikan dan
mempresentasikan hasil SDGs dari setiap perguruan tinggi serta mengikuti
rangkaian seminar internasional untuk menjawab permasalahan SDGs di dunia,”
ujarnya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam forum tersebut juga menjadi
momentum untuk memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi
riset lintas negara.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP
Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, mengapresiasi keterlibatan PTMA dalam GSDC 2026.
Ia menilai langkah tersebut dapat mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah
semakin aktif menghasilkan inovasi yang berdampak serta memperkuat daya saing
di tingkat internasional.
Keikutsertaan Unmuh Jember dalam GSDC 2026 menjadi bukti
bahwa inovasi yang lahir dari kampus tidak hanya memberi manfaat bagi
masyarakat lokal, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan
pembangunan berkelanjutan di tingkat global. Dengan membawa semangat
kolaborasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat, Unmuh Jember terus memperkuat
perannya sebagai kampus berdampak yang berorientasi pada pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).



Posting Komentar